
Setelah kepergian Lily Alvian baru tersadar dari kejadian beberapa menit yang lalu.
Dapat di lihat nya mata teduh itu menangis.
Wajah Cantik itu terlihat jelas gurat kekecewaan nya.
Tubuh mungil Itu bergetar Menahan sesak di dalam diri.
Ya Tuhan...Apa sesakit ini kah melihat orang yang kita Cintai dan Kita Rindu kan menangis bahkan kecewa karna Kita ?
Pantas kah Alvian di sebut Pria ?
Pantas kah Alvian mendapat kan kebahagiaan nya lagi ?
Pantas kah Alvian merasakan dan melihat kembali Cinta Di Dalam Diri Wanita nya ?
Wanita yang di Cintai nya ?
Wanita yang di Rindukan nya ?
Wanita yang di Nanyi kan nya ?
Wanita yang selalu mengisi hati dan pikiran ?
Bahkan dalam keadaan berbaring di ranjang pesakitan karna Koma pun dya tetap mengingat satu nama.
Satu Nama yang selalu menempati Posisi tertinggi nya di dalam hati yang paling dalam
Lily Alena Putri Min Young
Wanita satu satu yang di cintai Alvian di Dunia ini setelah Kepergian Mama nya.
" Sayang, Schatzi " Lirih Alvian terduduk di Lantai rumah sakit tak mampu menopang tubuh Lemah nya
Di buka nya genggaman tangan nya tadi, Terselip Cincin pemberian nya saat ulang tahun Lily yang ke 18.
Dimana Dya memakai kan Cincin itu di jari manis Lily saat di Swiss, Ya di Swiss tepat nya di Kota Guarda Kota sejuk dan Asri begitu bersih menurut Lily.
Kota Kecil dengan pemandangan menakjubkan.
Bahkan saat di Villa sewaktu mereka berlibur Lily sudah mengambar kan Gaun pernikahan Impian nya disana dan Alvian sudah melihat nya.
Bahkan Alvian juga sudah menyiapkan Tiara beserta Kalung Indah untuk Lily dan Dua set cincin pernikahan mereka mana yang akan di pilih Lily nanti nya.
Dan sekaramg sudah hancur, Ya Hancur Tak Bersisa ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜
" Lily maaf kan aku sayang, Maafkan aku " Lirih Alvian Lagi
" Al, Ayo kau baik baik saja kan ? " Karina mencoba membawa Alvian Duduk di Kursi tunngu
__ADS_1
" Tidak Karina Tidak, Aku sedang tidak baik baik saja . Hati ku hancur hancur tak bersisa "
" Alvian " Angel berlari ke arah Alvian yang merasakan kesakitan
" Aku sudah hancur An, Aku hancur " Alvian menangis di dalam pelukan Angel
Ya saat Ini hanya Angel sandaran nya karna Kemarin saat Alvian bertanya dimana Papa nya Angel Bilang Papa nya meninggal tapi Angel tidak bilang jika Hati yang berada di dalam diri nya saat ini adalah hati milik Papa nya.
" Al, Sudah jangan begini, Kita Pulang saja ya lakukan Teraphy dirumah saja, Nanti aku minta dokter datang kerumah ya " Jawab Angel
Alvian hanya mengangguk saja, menangis dalam diam di dalam pelukan Angel hanya terlihat badan nya bergetar hebat saja.
Tak lama Jasson datang kerumah sakit melihat Alvian menangis di pelukan Angel dya kaget, Ada apa dengan Alvian batin nya
" Sayang, Tolong urus kan kepulangan Alvian dya ingin melakukan Teraphy dirumah saja " Ucap Angel saat melihat Jasson suami nya mendekat
" Baik lah " Jasson mengurus semua kepulangan Alvian.
Sementara setelah melihat Kejadian yang sangat menyakit kan untuk diri nya Lily menangis di mobil dan Camila yang mengemudi saat ini.
" Kita kemana Lily ? Pulang atau kemana ? " Tanya Camila
" Terserah hiks...hiks..." Tangis Lily
" Kita ke sungai Han saja mau ? Aku bisa melihat Maps kata nya disini sangat terkenal dengan Sungai Han bukan ? " Lily hanya diam saat Camila membawa nya ke sungai Han
" Ya Tuhan Lily, Ini yang nama nya sungai Han itu ? Tempat syuting syuting drama itu ? " Cerocos Camila
Karna capek mendengar kan Camila Dan teman teman nya mengoceh tiada henti Lily memeilih duduk Diam di bangku bangku pinggir jalan sungai Han
Ya disini tempat dimana dya beeciiuman dengan Alvian sewaktu mereka kencan.
Lily kembali teringat masa masa itu, Masa masa dimana dya teeingat semua perlakuan lembut Alvian.
Kata Kata lembut yang keluar dari Bibir Alvian membuat Lily kembali terisak mengingat semua kenangan nya.
**Flashback On
" Selama saya masih hidup di Dunia ini dan bersama kamu saya akan berusaha memastikan tidak akan ada Laki laki lain atau wanita lain yang masuk ke hubungan kita "
" Karna Dunia nya Alvian adalah Lily dan Cinta nya Alvian hanya Lily " Ucap Alvian mantab
" Janji ? " Tanya Lily sambil menunjukan jari kelingking nya di hadapan Alvian
" Iya janji " Jawab Alvian menerima jari kelingking Lily dan sedang bersatu dengan jari nya
" Kalau gitu gendong, Capek " Rengek Lily merentangkan kedua tangan nya
" Ayo saya gendong " Alvian memunggungi Lily agar Lily lebih mudah untuk naik ke punggung nya
__ADS_1
Hap
Lily naik ke punggung Alvian dan melingkar kan kedua tangan nya di leher Alvian dan dagu nya bertumpu di bahu kekar Alvian
" Hubby, Aku sayang kamu "
Cup
Lily mecium pipi Alvian
" Iya, Saya lebih sayang sama kamu. Sayang banget malahan " Jawab Alvian lagi menyusuri jalanan di sungai Han dengan menggendong Lily di punggung nya
Flasshback Off**
Lily kembali menangis setiap meningat semua nya dan tanpa dya sadari di dalam mobil Alvian melihat nya menangis duduk sendiri di bangku .
" Berhenti An " Ucap Alvian meminta berhenti
Namun tiba tiba hujan turun dan Lily masih diam di bangku taman menangis semakin menangis karna keadaan hubungan nya dengan Alvian.
" An, Lily menangis An, Aku ingin memeluk nys An, Tapi aku tidak bisa, Bahkan untuk diriku sendiri saja aku tidak bisa An, Aku tidak berguna An, Aku menyakiti nya tanpa bisa memeluk nya An " Alvian kembali menangis meratapi nasib kisah cinta nya dengan Lily
" Ini bukan salah mu Al, Ini sudah takdir untuk kalian " Jawab Angel
" Tidak bisa kah takdir berbaik hati pada ku An ? Tidak bisa kah takdir menulis ulang kisah ku dan Lily ? Tidak bisa kah Takdir membuat ku dan Lily bersatu ? Hati ku sakit An, Sakit sekali melihat Lily menangis An, Tapi apa yang bisa ku lakukan ? Bahkan dya sudah melepas Cincin nya An, Dya menangis karna aku An, aku sudah gagal membuat nya bahagia An " Ucap Alvian panjang lebar masih dengan melihat Lily yang enggan beranjak dari duduk nya walau pun temen teman nya sudah mengajak nya bahkan salah satu dari mereka sudah ada yang membawa payung
Namun Lily seakan enggan beranjak dari sana masih dengan Kesedihan nya melihat Alvian bersama wanita lain .
Walau dya belum ymtau kejelasan nya apa tapi kenapa mesti menghindar dari nya ?
Memblokir Nomor nya dan tidak pernah membaca atau membalas pesan yang di kirim nya lewat Ig
" Lily C^mon jangan begini, nanti kau sakit " Camila mencoba mengajak Lily bangkit
" Aku memang sudah sakit Cami, Hati ku...Hati ku sedang tidak baik baik saja, Dya sudah hancur, Ya hancur Hingga tak bersisa lagi " Jawab Lily
" Iya aku tau walau aku tak mengalami nya setidak nya ayo kita pulang ke rumah mu dulu, Jangan begini " Ajak Stevi
" Kita pulang kerumah Opa ku saja, Aku tidak ingin Daddy tau aku menangis karna Alvian, aku tidak ingin Daddy menyakiti nya "
Akhir nya mereka kembali ke mobil dan dengan arahan Lily mereka pulang ke Mansion Utama Keluarga Young agar menghindari Daddy nya.
" Mom, Aku menginap dirumah Opa ya " Lily mengirim pesan ke Mommy nya
" Oke sayang " Balasan dari Mawar
Dan sepanjang perjalanan dya masih saja menangis meratapi nasib nya nasib hubungan nya dengan Alvian.
⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘
__ADS_1
Hati ku sedang tidak baik baik saja, Dya sudah hancur, Ya hancur hingga tak bersisa ~~ Lily