Cinta Beda Negara Bicara Soal Kasta

Cinta Beda Negara Bicara Soal Kasta
Kencan Suami Istri


__ADS_3

Hari ini Lily selalu uring uringan. Pasal nya tadi siang dya mengirim kan pesan untuk suami nya bahwa mereka akan melakukan kencan hari ini.


Namun sampai saat ini suami nya belum juga Pulang, Padahal jam sudsh menunjukan pukul 05.17 sore namun suami nya belum juga kembali.


Mengambil ponsel nya dengan di selimuti kekesalan nya Lily menghubungi suami nya.


Belum sempat Alvian meenyapa sang istri di telpon suara istri nya sudah lebih dulu terdengar.


" Jika dalam waktu 15 menit Rolls Royce Kamu belum sampai maka jangan salah kan aku jika ada mobil Tersayang mu akan hancur tak bersisa !" Setelah nya Lily mematikan ponsel nya.


Sementara Alvian yang sedang di dalam mobil nya hanya bisa menghela nafas nya saja memikir kan istri nya yang sekarang semakin manja dan tidak tahu kondisi.


Itu pula yang membuat Alvian Bahagia sekaligus seperti menaiki permainan Roller Coaster yang mengejutkan.


" Istri ku manis sekali Ern. Dya begitu menggemas kan " Ucap Alvian saat melihat pesan yang di kirim kan sang istri nakal nya.


^^^Schatzi ❤^^^


Jika terlambat bersiap lah melihat Kognigseng milik mu dan teman teman nya akan ku terlantar kan. Mau mencoba nya ?


Dengan tersenyum tipis Alvian kembali melihat ponsel nya yang berisi ancaman dari sang istri dirumah..


" Tambah kan kecepatan roda Kemudi mu Ern, Nyonya mu sudah memberi ku pesan bernada ancaman. Sesampai nya dirumah kamu bisa melihat kekacauan apa lagi yang di perbuat oleh Nyonya mu nanti " Alvian kembali mengintruksi Ernest untuk menambah kecepatan laju mobil yang mereka tumpangi.


Hingga waktu pun menunjukan pukul 05.32 lewat 56 detik.


Dapat Alvian lihat istri nya yang sedang memantau nya dari jendela kamar mereka dengan mobil yang sudah bersiap untuk di eksekusi nya.


Dimana disana ada Koegnigsegg kesayangan nya yang berwarna hitam dan juga deretan mobil lain nya yang sudah tersusun rapi di jalan mansion mereka.




Turun dari mobil memberikan senyuman hangat dan melambaikan tangan nya ke arah sang istri yang terlihat merajuk ke arah nya dengan wajah yang cemberut.


Di lihat Alvian istri nya memang sudah siap dengan pakaian yang rapi berwarna putih kesukaaan nya.


__ADS_1


Berjalan kembali masuk ke dalam Mansion mereka Alvian sudah di sambut oleh para pasukan istri nya.


" Selamat datang Tuan " Sapa mereka ke arah Alvian.


" Terima kasih. Apa yang di lakukan Nyonya kalian hari ini ? Apa dya membuat kalian sudah dan kewalahan ?" Alvian yang tau bagaimana istri nya jika sedang badmood mencoba mencari tahu tentang kegiatan istri nya dari lara barisan pasukan Huru hara sang istri.


" Nyonya hanya mengajak kami bermain Tuan, maaf Nyonya juga membeli beberapa Tas keluaran terbaru dan kami baru selesai memberes kan nya di ruangan Nyonya. Dan kami juga mendapat pesan jika Tuan terlambat sore ini pulang tanpa membawa hadiah Nyonya bilang Tuan tidak boleh masuk ke kamar. "


" Tolong Ambik kan bunga Lily dan Mawar Pink di belakang cepat ya " Mereka pergi membantu dan kembali dengan setangkai mawar pink dan bunga Lily putih.


Ceklek...


Pintu kamar di buka oleh Alvian dan dya sudah di sambut dengan istri nya yang masih hetah di sofa dekat jendela kamar mereka.


" Schatzi, Aku membawa kan bunga untuk kamu " Kata Alvian dengan senyuman tulus dari nya.



" Kamu terlambat 56 detik sampsi di rumah dan membutuh kan waktu selama 7 menit 47 detik untuk sampai di kamar. Jadi, Apa yang harus aku lakukan untuk mobil mobil itu ?" Lily berkata sinis dengan sedikit senyuman nya.


" Di jalan macet Nyonya...Saat kamu menelpon suami mu ini sudah di dalam perjalanan. jadi bisa aku mendapat kan keringanan sedikit ?" Alvian membalas Ucapan sang istri yang sedang terlihat merajuk.


" Huh...sudah terlambat pulang, Tidak menyapa Baby juga tidak memberi pelukan dan ciuman. Menyebal kan " Gerutu Lily pelan namun masih di dengar kan sang suami.


Berjalan ke arah sang istri yang merajuk Alvian memberi kan ciuman dan pelukan. Tidak lupa juga memberi kan usapan sayang untuk para Baby kesayangan.


" Merindukan papi kah ? " Tanya Alvian


" Katakan pada Mami, Papi minta maaf jika membuat kalian menunggu. Bisa Papi mendapat kan ciuman dari Mami kalian Baby ?" Alvian kembali bicara sambil mengusap perut Membulat sang istri yang di lihat nya semakin cantik dan anggun.


Cup...


Lily mencium sekilas bibir suami nya Dan Alvian tersenyum sambil memeluk Lily.


" Tidak bau kah ? Suami mu ini baru pulang dari kantor Nyonya. Masih berkeringat " Lily menggeleng di dalam dekapan dada sang Suami.


" Kenapa baju nya seperti ini ? Mau kemana ?" Tanya Alvian lagi.


" Ayo kita kencan. " Lily mengutarakan niat nya ke pada sang suami.

__ADS_1


Melihat betapa antusias nya Lily Alvian akhir nya melunak dan melupakan lelah nya yang seharian menangani berkas dan proyek kerja nya.


" Oke, Bisa lepas kan pelukan nya ? Biar kan hamba mandi sebentar Nyonya. Setelah nya kita berkencan oke " Akhir nya Lily melepas kan pelukan nya.


Alvian segera bergegas mandi dan bersiap.


Keluar dari ruang ganti nya Alvian sudah siap dengan kemeja putih lengan panjang dan celana bahan nya.


Terlihat sederhana namun menampilkan kesan rapi untuk nya.


" Ganti sepatu nya sayang, itu terlalu tinggi. dan lagi bagaimana bisa suami mu ini membiarkan bahu mu di lihat semua orang. Ganti " Tegas Alvian walau masih dengan suara lembut.


" Aku ingin memakai ini. Apa aku tidak cantik ? Kikan saja bisa memakai pakaian seperti ini. bahkan belahan dada nya sampai terlihat. Kenapa aku tidak boleh ?" Lily menunjukan aksi protes nya walau dengan wajah tertunduk.


" Sayang, Schatzi, Lihat aku " Alvian menaikan dagu Lily yang sekarang sudah bersitatap muka.


" Kamu istri ku. Kamu cinta dan hidup ku. Aku melarang mu berpakaian seperti ini karna aku ingin kamu hanya menjadi milik ku. Masalah Kikan aku tidak perduli. Jika kamu ingin memakai nya aku akan memberi kan sedikit kelonggaran hari ini. dan satu hal lagi. Kamu itu cantik. Cantik dalam segala hal di mata ku. percaya pada huem ?" Lily mengangguk dan kembali berjalan bersama suami nya.


" Kita mau kemana Nyonya ? naik apa ?" Tanya Alvian lagi.


" Kita naik Mobil yang ingin ku hancur kan itu. Kita makan di taman kota. Aku ingin jajan dan kulineran. Boleh ?" Lily sudah berbinar bahagia.


" Iya sayang, Apa pun untuk kamu " Alvian mengelus pipi mulus yang semakin berisi itu.


" Ini semakin kenyal sayang, Sehat terus untuk Kamu dan Baby, Jangan takut kamu gendut. Aku ingin kamu makan apa yang ingin kamu makan. Jangan pikirkan ucapan orang yang berkata kamu gendut. Apapun rupa kamu selama itu kamu aku akan terus dan tetap mencintai kamu Nyonya "


" Yakin jika aku gendut kamu tetap mencintai ku ?"


" Masih meragukan ku Nyonya ? Tanya kan dimana keraguan mu ?"


" Aku meragukan kamu yang akan libhran bersama Kikan. Berjanji lah kamu akan tetap mencintai ku dan Baby, Aku ingin suami ku. Katakan lah aku egois. Ya jika memang itu yang harus aku lakukan untuk mempertahan kan suami ku. Kamu hanya milik ku dan para Baby, Aku tidak ingin berbagi. Aku tidak ingin kamu pergi berlibur dengan nya. " Ternyata ini yang di pikirkan Lily.


Alvian tau selama kehamilan sang istri sikap nya selalu berubah dan Mood nya sering naik turun. Maka dari itu Alvian meminta para pelayan untuk membantu nya menjaga Lily selama dya di kantor.


" Izin kan aku liburan satu hari dengan nya. Setelah ini kamu tidak skan lagi merasa takut untuk hal hal itu. Aku akan menyelesaikan semua yang telah aku mulai. dan aku akan mengakhiri nya. Trust Me !"


Lily melihat Alvian dengan tatapan sendu nya sampai akhir nya dya mengangguk saat Alvian menggenggam tangan nya.


" Aku mencintai mu Nyonya " Memberi kan senyuman Penuh cinta nya.

__ADS_1


...❤❤❤...


Lily ❤ Alvian


__ADS_2