
Malam hari tiba dan Lily sangat bersemangat untuk mengajak Alvian ke pulau Vaadhoo.
Pulau yang terkenal dengan sebutan Pulau pasir bintang.
" Ayo By, Cepatan "
" Iya sayang, Pasir nya tidak akan habis jika kita terlambat sedikit saja "
" Ya sudah ayo " Lily menari lengan Alvian
" Pakai jaket nya Schatzi, Di luar angin nya kencang "
" Ih udah ayo gak papa cepetan ih "
" Pakai jaket atau tidak jadi pergi " Tegas Alvian
" Ish..." Lily berjalan sambil menghentak kaki nya di lantai kayu beralaskan Karpet bulu dengan bibir yang mengerucut sebal
" Jangan begitu jika tidak ingin berakhir di ranjang sayang " Goda Alvian lagi
" Nanti aja ih main ranjang nya ayo liat Pasir bintang dulu ya...nanti boleh nambah durasi nya deh " Rayu Lily lagi
" Jangan mengada ngada Schatzi, Satu jam saja kamu hampir pingsan bagaimana jika di tambah durasi nya ? bisa gak bangun kamu besok " Jawab Alvian
" Yaudah ayo kita pergi " Alvian membawa Lily keluar menuju Pulau Vaadhoo seperti keinginan istri nya
Mererka berangkat malam menaiki kapal pesiar untuk sampai di pulau Vaadhoo yang menempuh jarsk 258 kilo meter dan merek memutuskan untuk naik kapal pesiar saja.
" Semua sudah siap ? Tidak ada yang tertinggal ? " Tanya Lily pada semua orang
" Tidak !" Jawab mereka serempak
" Kalau begitu ayo kita akan ke pulau Vaadhoo dan kita akan naik Kapal pesiar saja ya dan lusa kita akan terbang ke Jerman dan Venice dan rute di tambah ke Amerika karna suami ku ada urusan bisnis disana "
" Terserah saja lah, lagi pula bukan Uang Daddy juga " Ucap Keynan dan Lily tersenyum saja karna Daddy nya tidak tau hal itu
" Ya terserah ku memang " Jawab Lily sombong
" Schatzi, Perhatikan bicara kamu sayang " Tegur Alvian lagi
" Yaudah ih...iya aku salah aku minta maaf ya " Dan pada akhir nya mereka kembali menikmati indah nya malam berdua sebagai suami istri
Kamar mereka berada di lantai paling atas kapal itu dan saat ini mereka sedang menikmati indah nya malam.
" Schatzi sudah malam ayo masuk angin nya semakij kencang " Alvian memberikan selimut dan menutupi bahu sang istri kemudian memeluk nya dari belakang
" By..." Panggil Lily melembut
" Iya sayang ada apa heum ? " Tanya Alvian
" By, Apapun yang terjadi nanti nya di rumah tangga kita kedepan nya tetap lah mencoba untuk memahami "
" Hey...look at me " Alvian membalik kan tubuh istri nya
__ADS_1
" Aku mencintai kamu dengan segenap jiwa ku, Menyayangi kamu dengan nafas ku dan ingin bersama dengan kamu di sisa waktu ku. Jadi ku mohon jangan pikirkan hal yang belum tentu terjadi "
Lama Lily menatap Wajah Alvian dan mata mereka saling memancar kan sinar cinta nya
" By...aku takut kemu ninggalin aku, A...aku takut kamu berpaling dari aku nanti nya " Lirih Lily lagi
" Sayang...Dengar kan aku " Alvian
" Kita menikah berdasar kan cinta. Kita bersama berdasar kan saling percaya jadi aku mohon percayakan semua nya sama aku. Aku akan menanggung semua nya. aku ingin kamu hidup bahagia bersama aku. aku ingin kamu menikmati hari hari kamu sebagai istri aku. "
" Beli apapun yang kamu mau.Minta apapun yang kamu ingin kan sama aku. Dengan senang hati aku memberikan semua yang kamu ingin kan sayang. Aku mau kamu bahagia menjadi istri aku. Istri nya Alvian " Alvian kembali menjelas kan tentang ini
Semua ketakutan ketakutan Lily belum tentu benar ada nya jadi sebisa mungkin Alvian memberi pengertian untuk Lily
" Jadi sekarang bisa kita tidur ? " Tanya Alvian lagi
" Iya...tapi mau di peluj di kiss juga " Pinta Lily dengan manja
" Iya yaudah ayo sini masuk kita tidur biar aku peluk aku kiss juga " Alvian membawa Lily ke ranjang mereka
Dengan penuh kelembutan dan kasih sayang Alvian mengelus kepala Lily dengan sesekali menghadiah kaj sebuah kecupan di pucuk kepala nya sebagai pengantr tidur
Hingga Akhir nya Lily tertidur di dalam pelukan hangat seorang Alvian yang kini sudah menjadi suami nya.
🌼🌼🌼🌼🌼
Pagi yang cerah sudah datang...sinar mentari sudah mengantikan sinar rembulan yang menemani malam mereka selama perjalanan di atas laut.
" Sayang bangun yuk...udah siang tuh " Alvian membangun kan Istri nya yang masih nyaman meringkuk di dalam pelukan nya.
" Masih ngantuk By " Rengek Lily
" Iya nanti di Resort boleh tidur lagi sekarang bangun dulu yuk kita mandi mungkin aja yang lain nya udah nunggu untuk sarapan "
Dan Lily mengikuti perintah sang suami.
Dengan manja nya Lily merentangkan kedua tangan nya yang langsung membelit leher Alvian saat sudsh berada di gendongan nya
Lily yang manja itu membuat Alvian gemas dan sesekali mencuri ciuman dari sang istri yang masih setia memejam kan mata nya.
" Gak mau coba sensasi bercinta di kapal sayang ? Ayo kita cicil hutang kamu " Goda Alvian
" Hah ? Hutang apa coba ? " Tanya Lily lagi
" Hutang kamu lah. sampai kamu hamil dan mengandung anak kita baru hutang kamu lunas " Jelas Alvian
Lily yang kaget langsung menegang dan memeluk leher Alvian semakin erat dan dada mereks saling menghimpit.
Dengan Nakal Alvian berani meremmas bokong Lily yang membuat si pemilik bokong bulat berisi itu mendesis
" Is...kamu ih nakal "
Alvian tidak perduli dan dya meletakan Lily ke dalam Bathup kamar mandi di kapal ini yang cukup besar untuk mereka.
__ADS_1
Hingga sesaat Alvian sudah polos dan masuk ke dalam bathup bersama Lily.
" Aku bantu ya " Dengsn telaten Alvian membuka satu persatu pakaian Lily hingga akhir nya dya membuka kain berenda warna putih yang menutupi aset Lily
Tanpa di duga Alvian berani menyerang Lily dan mendudukan nya Lily di pangkuan nya dan mulai menciumi Lily.
Lily yang mendapat kan sentuhan nakal dari Alvian langsung mendesah menikmati nya.
" Shhh...By...Ughhh " Lily mendesah
" Mendesah lagi sayang...Ayo aku menati kan nya " Lily mulai berani membalas setiap sentuhan dari Alvian.
Mulai membalas ciumman nya.Lummatan nya hingga Lily berani memegang perut Kotak milik Alvian yang membuat Alvian menggila seketika.
Namun tiba tiba di saat semua semakin panas Lily kaget dengan Alvian yang merobek ****** ***** bernda nya
Srekkk...
Alvian mengangkat nya di hadapan Lily yang membuang nya.
" Kenapa di koyak ? Itu harga nya 2 juta " Lily masih menghitung harga ****** ***** nya
" Nanti kita beli yang banyak " Ucap Alvian di sela sela gairah nya
Ya Alvian sekarang mulai berani bermain dengan Lily karna sah secara hukum dan agama pula.
Jleb...
Tiba tiba Lily merasakan inti nya penuh di masuki milik Alvian hingga titik terdalam nya.
" Ughhh...By ini penuh ba...ngethhh" Desah Lily
" Gerakin sayang " Ucap Alvian lagi
" Gerakin gimana ? Ini penuh " Lily mulai gelisah dan sedikit bergerak itu membuat Alvian menggila seketika
" Eeggghhh...gerakin sayang...gerakin " Pinta Alvian lagi
Liky yang tidak tau harus bergerak bagaimana hanya bisa diam hingga Alvian mengangkat bokong Liky dan kembali menghempaskan nya
" aaahhhkkk...By " Teriak Lily saat Merasa kulit nya di tarik dan di tusuk kembali
Alvian kembali melakukan hal itu sampai Lily mulai terbiasa dan juga menikmati nya bergerak sesuai yang di ingin kan Alvian.
" Ahhhkkk...sayang ayo lebih cepat " Alvian hampir sampai itu langsung membantu memegang bokong Lily dan menggerak kan nya lebih cepat lagi.
Sampai Alvian mencapai puncak nirwana nya dan menjerit nikmat.
" aaahhhkkk...Scha...tzi..." Jerit kenikmatan dari Alvian
Lily yang masih mengatur nafas nya itu tersenyum bahagia melihat Alvian puas akan diri nya yang masih belajar itu.
" Hehehe...aku nikmat bukan ? Kamu nya sampek merem melek gitu " Lily menggoda Alvian
__ADS_1
" Jangan nakal sayang...ayo bersihkan diri kamu jika tidak aku tidak bisa jamin kamu untuk berjalan nanti nya " Alvian membalas Lily dan meremmas dada Lily