Cinta Beda Negara Bicara Soal Kasta

Cinta Beda Negara Bicara Soal Kasta
Pagi Yang Indah


__ADS_3

" Jangan pernah meragukan hati ku. Hati ku hanya kamu pemilik nya. Hati ku akan hanya di isi oleh mu mu saja. Tidak dengan wanita mana pun. Jadi, Cukup lihat ke arah ku. Aku akan datang membawa Dunia untuk mu. Dunia yang kamu ingin kan. "


Teess...


Sebuah cairan jatuh tepat di Alvian, Lantas dya mengalih kan wajah nya dari perut buncit istri nya.


" Hey, Schatzi, Kenapa menangis sayang ? Apa ada yang sakit ? apa aku terlalu erat memeluk kamu ? Apa Baby marah dengan ku ?" Alvian langsung bangkit dan duduk berhadapan dengan suami nya.


Lily hanya menggeleng dengan semua pertanyaan yang di layang kan suami nya. " Lantas ada apa sayang ? bicara lah. Jangan membuat ku takut. " Alvian membelai pipi itu dan mencium kedua mata indah itu.


Lily memejam kan mata nya saat Alvian mencium mata nya. Alvian kembali memeluk Lily dan semakin pula Lily terisak membuat Alvian merasakan kepiluan dari tangis sang istri.


" Aku mengerti sekarang. Sudah jangan menangis lagi. Sudah ku katakan aku mengerti dan tidak di permasalah kan dengan kemanjaan dan kenakalan mu. Itu adalah semangat untuk ku agar bisa terus membahagia kan kamu. Sudah ya..jangan menangis lagi. " Akhir nya Lily terdiam dan perlahan nafas nya teratur hingga akhir nya dya terlelap dalam damai di pelukan Alvian.


Entah bagaimana bisa cinta Alvian sebegitu besar nya untuk Lily. Entah lah ! Dya hanya bisa melakukan segela cara yang di kira nya masuk akal untuk Lily.


Membaring kan Lily dengan lembut Alvian juga ikut berbaring disana.


Perlahan wajah nya turun untuk mencai perut buncit itu dan mengusap nya. " Papi mencintai kalian sayang. Jangan nakal Baby, Kahisan Mami. Selamat malam Baby dan Mami, Gd night " Kembali ke posisi nya Alvian ikut tenggelam dalam lautan cinta bersama Sang kekasih hati nya.


...🌞🌞🌞...


Wohooo...selamat pagi...


Ternyata sudah pagi dan Alvian sudah melihat cahaya mentari, Karna jendela kamar milik nya di lengkapi fitur otomatis. Jika sudaj tersemgat cahaya matari mata Horden dalam nya akan tersingkap sendiri.



" Selamat Pagi Schatzi, Baby " Beralih dari wajah Lily tangan Alvian turun menyapa ke perut buncit tempat para Baby tertidur bersama sang Mami.


" Hm...Ngantuk..." Lily kembali bergemul dengan selimut nya dan Alvian membiarkan itu.


Segera turun dari ranjang dan menuju kamar mandi untuk membersih kan diri.


Setelah keluar dari kamar mandi pun istri nya belum juga bangun.


Di biarkan nya sang istri dan dya turun untuk membuat sarapan untuk istri nya sebelum dya berangkat kerja pagi ini.


Setiba nya di dapur Dapat Alvian lihat beberapa pelayan dan Chef sedang melakukan tugas pagi mereka.


Dan saat sang Tuan datang mereka semua menyingkir dan menyapa.


" Ada yang anda butuh kan Tuan ?" Kai sang Chef bertanya.


" Tidak, Aku hanya ingin membuat kan sarapan untuk istri ku "


" Biar kami saja Tuan " Kata mereka lagi setelah melihat Tuan nya sudah memakai kemeja nya.


" Tidak. Aku ingin memasak. Kalain bisa mengerjakan yang lain nya dulu." Sudah tak terbantah kan lagi. Akhir nya mereka menyingkir dulu.


Pagi ini Alvian membuat kan salad buah seperti biasa nya dan Sandwich isi telur ikan dan daging asap serta segelas susu ibu hamil.

__ADS_1


Setelah Selesai Alvian masuk kembali ke kamar mereka dan tidak mendapati istri nya di ranjang. Ternyata istri nya di dekat jendela kamar mereka sedang menikmati pagi nya.


1



" Selamat pagi Cantik, Bagaimana pagi mu ? Menyenang kan kah ?" Alvian datang dengan setangkai bunga Mawar Pink dari taman mereka.


" Hubby..." Pekik Lily saat melihat suami tampan nya dengan setangkai bunga Mawar kesukaan nya.


" Terima kasih..." Lanjut nya mencium bunga indah itu dari suami nya.



" Aku mencintai mu " Kata Lily lagi.


Hal itu membuat Alvian tersenyum bahagia karna istri nya pagi ini yang tetap cantik meski belum mandi.



" Segera mandi. Aku menunggu disini ." Kata Alvian.


" Tidak ingin membantu ku ? Jari ku masih sakit. " Cengir Lily memamerkan jari telunjuk nya yang masih di balut perban itu.


" Mandi dengan Maid saja ya. Ada berkas yang harus aku selesai kan terlebih dulu. Bisa ?"


" Iya, "


Cup..


" Jangan berlari Schatzi, " Alvian berkata saat Lily berlari kecil ke kamar mandi nya.


Tak lama Maid datang membantu sang Nyonya manggosok punggung nya.


Setelah selesai mandi Lily sudah siap dengan gaun cantik nya pagi ini. Sangat cantik.



Cup...


Tiba tibapergerakan tangan Alvian yang sedang di meja makan dengan ipad terhenti saat seubuah sspuan bibir di pipi kiri nya. Dan dya tau siapa pelaku nya.


Di lihat nya sang istri sudah cantik dengan gaun lagi lagi berwarna putih gading kesukaan nya. Sangat cantik dan menggemas kan.


Sementara ssng pelaku langsung duduk di pangkuan sang suami tanpa rasa bersalah sedikit pun.


" Ayo makan. Aku suapi, Pagi ini sarapan dengan sandwich tidak masalah bukan ?" Alvian memotong Sandwich itu dan menyuapi sang istri.


Lily begitu bahagia pagi ini dengan semua limpahan cinta dari suami nya. Selalu. " Sudah, Aku ingin minum susu " Ucap nya manja.


Alvian segera memberikan Segelas susu hamil rasa Strawberri pagi ini. " Terima kasih " Kata nya tulus bergelayut manja di leher suami nya.

__ADS_1


" Kenapa manja sekali heum ? Nakal ." Kata Alvian saat istri cantik nya itu mengendus aroma tubuh suami nya.


" Parfume nya harum. aku suka "


" Ini semua selera kamu Sayang "


" Aku mencintai muuu ..." Lagi lagi Alvian tersenyum bahagia saat mendengar kata cinta dari bibir mungil itu.


" Aku lebih mencintai mu sayang " Alvian menyatukan ujung hidung mancung mereka.


" Hari ini aku ingin ke rumah Daddy boleh ? Aku rindu Mommy dan kembar nakal "


" Iya, Peegi bersama Ernest saja yam Fellio harus mengurus yayasan selama kamu cuti. "


" Heum " Lily menjawab dengan anggukan kepala nya.


" Sudah Aku berangkat ya...Jangan nakal. " Mencubit hidung mungil yang mancung itu.


" Ayo susmi tampan kuuuu" Kata Lily sambil mengantar suami tampan nya ke Pintu depan dimana Jack sudah menunggu.


" Hati hati...Aku mencintai mu. " Kata Lily lagi saat Alvian sudah masuk ke dalam mobil nya setelah drama cinta pagi ini.


" Aku juga mencintai mu Schatzi" Alvian melambaikan tangan nya hingga mobil pergi menjauh dan hilang di balik gerbang depan.


Kembali ke Dalam Rumah Lily duduk di Sofa sambil menonton Tv dengan semangkuk salad buah buatan suami nya.


Sementara di perjalanan nya Alvian sedang terlibat obrolan dengan Jack. " Apa Kikan sudah kembali Jack ?"


" Sudah Tuan. Tapi Dya terus mengurung diri nya di dalam kamar. Hanya keluar dari kamar saat jam makan saja. Lalu kembali ke kamar nya. Entah apa yang terjadi mereka tidak tau. Hanya Kikan dan para petinggi hang membuat drama itu yang mengetahui nya.


Alvian mengeryit heran dengan jawaban sang Asisten. " Kenapa ? Apa ada masalah ?"


" Kemarin Juga dya datang ke Kantor setelah kita pergi Tuan. "


" Katalan pada nya Jack, Aku sudah memenuhi keinginan nya. Aku menagih janji nya untuk tirak lagi menemui ku. Setelah ini aku akan menceraikan nya. "


" Baik Tuan. " Jawab Jack singkat.


Tak lama mereka sampai di Kantor dan langsung menuju ruang meeting untuk meeting pagi ini dan Kirana Sudah menunggu kedatangan mereka. " Meeting segera di mulai Tuan. Hanya tinggal menunggu anda saja. "


" Baik lah ayo. " Mereka bertiga masuk ke dalam ruang Meeting dan Alvian kaget melihat siapa peserta meeting pagi ini. Sosok cantik putih dan tinggi adalah salah satu peserta meeting pagi ini.


Sementara sang Wanita tersebut terpana melihat betapa tampan nyw Alvian pagi hari ini dengan Kemeja putih mahal sebagi Dalam nya dan Jas berwarna Abu dengan dasi berwarna terang pilihan istri cantik nya.



" Maaf, terlambat. Bisa kita mulai. " Alvian membuka Meeting pagi ini dengan senyuman nya.


" Kami yang terlalu semangat Tuan, Anda tidak terlambat karna ini tepat waktu untuk jam Meeting yang sudah di tentukan. " Salah satu pria 50 tahunan berkata. Sementara wanita yang sejak tadi disana terus menatap ke arah Alvian dsn Alvian tau itu.


Cukup membuat pagi hari indah nya pudar seketika dengan tatapan memuja dari wanita tersebut.

__ADS_1


...🍃🍃🍃...


Next ❤


__ADS_2