Cinta Beda Negara Bicara Soal Kasta

Cinta Beda Negara Bicara Soal Kasta
Kata Maaf Yang Tak Sampai


__ADS_3

" Aku membenci mu. Aku membenci mu. Aku membenci mu " Selalu kata itu yang terucap dari bibir mungil itu setelah di setubuhi paksa oleh Alvian.


Setelah memastikan Lily terlelap dalam tidur nya Alvian dengan seluruh penyesalan nya membersih kan tubuh Lily dan menggantikan pakaian nya.


" Maaf kan aku Lily, Maaf kan aku Schatzi, maaf kan aku sayang " Alvian mencurahkan segala maaf dan penyesalan nya di kamar mandi di bawah guyuran air yang deras keluar dari shower.


Bukan air hangat melainkan air dingin yang memang sengaja di biar kan nya menyapu bersih semua kelakuan kotor nya tadi terhadap Lily nya.


" Aku tidak akan membiar kan mu pergi Schatzi, Tidak akan. Aku akan mengurung mu disini bersama ku hingga ajal kita. Aku akan memastikan semua kebutuhan mu disini. Tanpa Terkecuali " Menyudahi mandi nya dan berpakaian waktu kini sudah menunjukan pukul 05.00 pagi hari dan Alvian keluar dari kamar nya Menuju lantai bawah.


" Bangun kan Kikan sekarang dan bantu dya berkemas. kesabaran ku sudah habis. Dya sudah keterlaluan !" Titah Alvian ke pelayan.


Bergegas melakukan titah sang Tuan, Barisan para pelayan sibuk mengemasi barang barang Kikan. Memasukan ke dalam koper dan membereskan kembali kamar ini.


" Hey ! apa yang kalian lakukan di kamar ku ? Berani nya kalian " Hardik Kikan penuh emosi saat keluar dari kamar mandi melihat para pelayan memasukan barang barang nya ke dalam koper.


" Maaf Nona. Kami harus melakukan ini. Ini perintah dari Tuan " Salah satu pelayan menjawab pertanyaan Kikan.


" Beres kan semua nya. Tanpa tertinggal satu helai pun barang nya disini walau hanya selehai rambut nya " Titah Alvian dengan arogan nya.


Melihat perubahan sikap Alvian yang menjadi dingin dan arogan membuat Kikan panik dan heran.


Namun sebisa mungkin dya bersikap tenang menghadapi nya.


" Kenapa kakak berubah ? Apa ini karna Lily ?" Tanya Kikan.


" Jangan pernah menyalahkan Istri ku atas apa yang tidak pernah dya lakukan terhadap mu "


" Dya egois. Dya tidak ingin membagi mu dengan ku. " Balas Kikan.


" Jangan pancing sisi lain dari dalam diri ku Kikan " Geram Alvian dingin.


" Tapi itu ada nya kak. "


" Ku tanya pada kalian semua " Tunjuk Alvian pada pelayan.


" Siapa di antara kalian yang rela berbagi pria kalian dengan wanita lain ? Jawab !"


" Tidak Tuan " Jawab mereka kompak.

__ADS_1


" Itu juga yang di lakukan istri ku. Jika itu terjadi pada mu. Apa kamu bisa dan sanggup berbagi dengan wanita lain ? Jika pun Lily ku bisa berbagi dengan mu aku yang tidak bisa berbagi hati dan Cinta ku untuk mu. Bahkan diri ku saja tidak ingin bersama mu. Alasan ku satu satu nya menikahi mu adalah untuk memenuhi permintaan terakhir Paman Chow. Jika kamu keberatan dengan ini semua. Mari bercerai ! Kamu bisa melakukan apapun sesuai keinginan mu. Aku pasti kan akan menjamin hidup mu seumur hidup ku. Bahkan jika kau meminta 10 % Saham di Arrasha Compeny aku bersedia mengabul kan nya. Kau mau ?"


" Aku bukan wanita matre yang menginginkan uang mu. Aku hanya ingin kamu " Teriak Kikan lagi.


" Tapi sayang nya aku tidak mengingin kan mu ! Jangan munafik Kikan, Wanita butuh materi untuk menunjang pelampilan nya. Bahkan Lily ku tirak segan segan menghabiskan uang ku untuk keperntingan diri nya sendiri. walau semua aku tau alasan nya ! Kau bukan Lily dan Lily juga bukan kau. Jadi bersiap lah. Jack akan mengantar mu !"


Alvian meninggalkan Kikan di kamar nya sendirian.


" Akkkhhh !!!!" Jerit Kikan saat semua sudah meninggalkan Diri nya.


" Pastikan Dya dalam pengawasan mu Jack, Kau akan tinggal bersama nya. "


" Baik Tuan " Setelah nya Alvian kembali ke dapur membuat sarapan untuk Lily yang masih tidur di kamar mereka karna lelah di buat Alvian.


Bersiap kembali masuk ke kamar nya Alvian menghembuskan nafas nya kasar. Merubah ekspresi wajah nya yang biasa selalu memberi kan cinta dan kelembutan sekarang dya ingin Lily tau bahwa Lily tidak akan bisa meninggalkan nya.


Ceklek...


Pintu terbuka setalah Alvian membuka kunci Pin Kamar mereka.


Mendengar suara pintu di buka Lily langsung mempersiapkan diri nya sebagai benteng pertahan " Mau apa kau ? pergi...Aku tidak ingin melihat mu. Pegi dari sini " Teriak Lily sambil berderai air mata.


" Makan ! Habis kan sarapan mu dan minum susu nya lalu Vitamin !" Titah Alvian dingin.


Lily kaget melihat Alvian berubah dingin dan sikap nya membuat Lily heran.


" Makan Lily " Alvian mencoba menyuapkan nya Makan.


Namun Lily hanya menatap nya datar sebagai tanda protes diri nya.


" Makan kata ku Lily " Alvian kembali bersikap dingin dengan nya.


Hal itu membuat Lily semakin menangis karna nya.


Hilang sudah Alvian yang menatap nya penuh cinta. Alvian yang bicara pada nya penuh dengan perasaan. Alvian yang memperlakukan nya dengan kasih sayang.


Sekarang hilang sudah !


Di tatap nya wajah tampan yang membuat hati nya sakit itu dengan berlinang air mata.

__ADS_1



" Kau bukan suami ku. Kau orang jahat. pergi " Kata Lily dengan kesedihan nya melihat Tatapan Alvian yang dingin pada nya.


Jika memang ini jalan yang harus di tempuh oleh Alvian agar Lily tidak meninggalkan nya akan dy lakukan !


" Terserah ! Terserah kalau tidak mau makan. Jika sampai terjadi sesuatu pada Baby ku, Kau orang pertama yang akan di salah kan disini "


Trak !


Alvian meletakan Nampan berisi sarapan pagi Lily dengan kasar di meja dekat Lily.


" 10 menit lagi akan ada perawat dan dokter Kandungan yang akan kesini untuk melakukan kontrol. Dan mereka akan tinggal disini menjaga mu " Lagi lagi ucapan Alvian yang dingin membuat Lily kembali menangis.


" Aku ingin keluar ! Aku ingin periksa di rumah sakit " Lily mencoba melawan.


Namun sayang, Di lihat nya Alvian memang sudah berubah dengan nya.


" Ucap kan selamat tinggal untuk kehidupan normal mu. Mulai detik ini kau harus selalu dalam pengawasan. Tidak akan ku biar kan kau melangkah keluar selangkah pun dari kamar ini. Jika sampai itu kau lakukan, Akan ada yang menanggung akibat nya. Sama seperti saat ini. Jika sarapan itu tidak habis dalam waktu 10 menit, Lihat para dayang mu yang akan menerima akibat nya "


Brak !


Alvian keluar dan membanting pintu dengan kuat membuat Lily kaget dan semakin menangis disana.


Menghela nafas setelah keluar dari kamar nya Alvian menuju Kamar Papa nya dan melihat Liky dari kamera CCTV Kamar mereka dari laptop nya.


" Aku membenci mu Hubby, Aku ingin suami ku. Aku ingin Alvian kum Aku ingin Papi nya anak anak ku. Aku tidak mengenal mu lagi. Aku butuh suami ku. Aku mau suami ku...hiks...hiks...hiks...Aku mau suami ku " Lily makan sambil berderai air mata meratapi kesedihan nya.


" Maaf kan aku Schatzi, Maaf kan aku. Aku harus melakukan ini agar kamu tetap disini. Percaya lah, Aku tetap mencintai mu. Aku selalu mencintai mu. Aku akan tetap milik mu "


" Maaf kan Aku sayang, Maaf kan aku Schatzi, Maaf kan aku " Kata kata Maaf dari mulut Alvian hanya bisa di ucap kan nya sendiri tanpa bisa di dengar Lily.


Kata kata maaf yang tidak sampai kepada orang yang membutuh kan kata maaf itu sekarang !



...❤❤❤...


Next Lily & Alvian 😊

__ADS_1


__ADS_2