Cinta Beda Negara Bicara Soal Kasta

Cinta Beda Negara Bicara Soal Kasta
Siasat Sesat


__ADS_3

Berakhir dengan tenaga yang terkuras habis karna permainan yang begitu menguras waktu dan penuh bercampur nikmat, Lily berakhir dengan tidur pulas nya siang itu.


" Maaf jika Papi mengganggu kalian Baby, Ini Papi lakukan demi menenang kan Mami kalian, Maka dari itu bantu Papi untuk menjaga Mami " Alvian kembali membersih kan diri Lily dan setelah nya dya juga mandi dan berganti pakaian nya.


" Jack, Apa kamu mengetahui sesuatu tentang Kikan selama tinggal dengan nya ? " Tanya Alvian saat dya sudah keluar dari kamar pribadi nya dan bercerita dengan Jack.


" Tidak ada Tuan " Jack menggeleng.


" Aku merasa ada yang janggal disini Jack, Cari tahu semua nya sebelum keberangkatan kami " Titah Alvian dan Jack meninggalkan Alvian disana.


Kembali mengerjakan pekerjaan nya yang tertunda Alvian sesegera mungkin menyelesaikan nya agar Macan Asia yang sedang mengandung itu tidak merajuk lagi.


Setelah berkutat dengan tumlukan berkas yang tiada habis nya itu Alvian mendesah pelan.


Terbesit di pikiran nya jika dya ingin segera pensiun dini jika Reas sudah siap nanti nya.


Bahkan dya tidak ragu sama sekali akan kemampuan seorang Reas. Di usia nya yang masih 11 tahuj dya mampu mempelajari bisnis dengan cepat dan tangkap.


Reas pernah bicara berdua dengan nya dulu " Reas janji, Jika Reas dewasa nanti Reas mau bantu Papi buat pimpin perusahaan, Biar Papi bisa liburan sama Mami. Kasihan Mami nungguin Papi pulang setiap hari. Reas mau liat Mami terus tersenyum. Reas sayang sama Mami, Reas gak mau Mami nangis, Papi gak boleh sakitin Mami, Mami segala nya untuk Reas. Jika Mami tidak mengambil Reas dari Jalanan dan mengadopsi Reas dari Panti Reas gak akan bisa bersiri di hadapan Papi. Reas mau Papi janji sama Reas. "


" Apa itu Boy ?"


" Jangan pernah sakitin hati Mami, Mami itu Dunia nya Reas. Mami itu Galaxy nya Reas, Tempat seluruh Jiwa Reas berputar dengan poros nya. Reas akan melakukan apa pun untuk Mami. Papi gak boleh nyakitin Mami "


Tiba-Tiba saat Alvian mengingat pembicaraan nya dengan Reas Kedua tangan mungil membelit leher nya.


" Sudah bangun kah ?" Alvian memutar kursi kerja nya dan Lily duduk di pangkuan nya.


" Mau makan ice cream " Rengen manja Mami nya Reas itu.


" Kita beli nanti "


" Ahhkkk...aku mencintai mu Papi " Lily memeluk suami nya yang sedang duduk itu.


" Ayo pulang Nyonya, Jam sudah menunjukan waktu nya pulang "


" Kenapa ?" Tanya Alvian lagi saat melihat sang istri cemberut.


" Mau beli ice cream "


" Iya nanti kita beli pake mobil box sama Freezer nya kan ?" Lily mengangguk sebagai jawaban.


" Oke ayo berangkat " Alvin dan Lily mulai berjalan dan keluar dari kantor.


Sepanjang perjalanan ke Loby kantor Lily selalu di pandang kagum oleh para karyawan suami ny karna tubuh mungil nya yang begitu menggemas kan dengan perut yang mulai membuncit.


" Mari Tuan, Nyonya " Sapa mereka semua nya.


" Iya...hati hati di jalan " Balas Lily dengan begitu ramah nya.

__ADS_1


Betapa beruntung nya Alvian mendapat kan Istri seperti Lily.


Kaya sudah pasti kaya.


Cantik ? Jelas Lily memang Cantik dengan atau tanpa make Up nya.


Baik hati ? Sudah tidak di ragukan lagi.


Dan yang terpenting adalah Lily sosok yang rendah hati menyikapi semua yang terjadi dalam hidup nya dan itu lah Seorang Lily Alena Putri Min Young.


" Fell, Aku akan menyetir sendiri untuk Nyonya mu, Jadi pulang lah bersama Ernest "


" Baik, Tuan saya permisi." Fellio membiarkan Sang Tuan mengendarai sendiri mobil nya.



" Kenapa lama ?" Kata Lily saat Alvian masuk ke dalam mobil


" Maaf Nyonya "


" Is...Nyonya Nyonya. Kamu kira aku udah Tua ?"


" Kamu kan memang Nyonya sayang "


" Yaudah ih cepetan jalan kita mau beli ice cream yang banyak "


" Iya Sayang..." Mereka bergegas ke Mall tempat Mereja akan memborong ice cream.


Meninggalkan Lily yang sedang kencan memborong ice cream berasama Alvian, Di Sebuah Restoran Mewah milik Park, Keynan datang menemui nya.



Duduk dengan angkuh nya di hadapan Park sang asisten terbaik dari Key Young Global Group.


Keynan langsung memesan pesanan nya.


" Americano Hangat dengan suhu 70 derajat celcius dan roti gandum selai kacang 1 " Titah nya dengan angkuh.


" Bagimana Park ? Sudah menemui titik terang nya ?"


" Dari informasi yang saya terima, Bahwa Wanita itu meminta jatah liburan satu hari penuh bersama menantu anda Tuan, Dan setelah nya dya janji tidak akan menemui nya lagi atau bahkan mendekat ke arah Nona Muda Tuan. " Jelas Park.


" Lalu ?"


" Mereka akan berlibur ke pulau Hongdo dan dya juga meminta orang lain yang memesan kamar jika Alvian curiga. Saya juga sudah mensetting semua nya disana. Dari mulai Perjalanan mereka ke sana sampai kegiatan yang akan di lakukan mereka. Saya yakin Tuan, Ini ada siasat lain nya "


" Ternyata Umur mu tidak memakan kepintaran mu Park "


" Terima kasih atas pujian anda Tuan "

__ADS_1


" Lalu dimana Ceo Indonesia itu Park " Tanya Keynan lagi.


Dan saat Park akan menjawab nya sebuah suara yang di kenali mereka datang menggema dan mendekat.


" Holla, Annyeonghaseyo bangabseubnida ? eotteohge jinaeseyo ? "


"h**olla, Selamat datang ? Apa kabar ?"


" Terlalu berlebihan !" Sinis Park.


" Ahhhkk...sejuk nya Negara mu Park " Kata Lee yang sudah duduk.


" Kau lupa lahir dimana ya ? Apa selama disana kau menjadi bodoh ?" Tanya Keynan


" Maaf Tuan , Ini aku membawakan kerak telor yang anda pesan. Ini juga ada aneka jajanan pasar tradisional dri sana " Lee memberikan kantong pesanan Keynan.


" Bagiamana pekerjaan disana ? apa Putra mu sudah mulai duduk di Kursi nya ?" Tanya Keynan lagi.


" Saat ini dya sudah duduk, Dan sedang memimpin pabrik Tuan. Apa hal kite jumpe ni ? Masalah penat keh ?" Tanya Lee lagi.


" Bahasa mu Lee. Tidak perlu belagak bahasa Negara Lain. Aku tau kau selalu sibuk keluar Negri untuk urusan kerja mu. Dan saat ini istri mu juga berhasil memimpin yayasan Lee. Aku salut untuk itu!"


" Terima kasih Tuan. Tapi ada apa berkumpul disini ?" Tanya Lee lagi.


" Kau sudah tau cerita nya bukan ?"


" Tentang Nona muda ?" Keynan mengangguk.


" Aku sudah memerintah kan anak buah ku untuk memasang CCTV dari mulai keluar dari Rumah yang di tempati wanita itu dan juga sudah meretas yang ada di dalam hotel. Aku juga sudah memblokir semua akses nya Tuan, Setiap kamar hotel Sudah di pasang kamera tersembunyi dan disana hanya ada 5 kamar VVIP jadi semua jebakan sudah siap !" Tegas Lee.


" Orang ku juga sudah menyebar di setiap sudut Tuan " Tambah Park lagi.


" Aku ada kabar gembira sekaligus mengingatkan mu Tuan " kata Lee.


" Apa ?" Tanya Keynan.


" Bara Rrynaldi Thomas. Dya mulai menunjukan taring nya di Indonesia. Dya bersatu dengan Arianto Group dan Hermawan Group Tuan Dya juga mengundang perusahaan Kita untuk datang di acara getering mereka nanti. "


" Kapan ? Aku seperti nya tertarik " Gumam Keynan.


" 2 minggu lagi Tuan "


" Siapkan keberangkatan ku Park, Kita akan berangkat ke sana Berdua " Jelas Keynan.


" Aku menunggu mu Tuan " Lee.


" Aku tidak bisa terang terangan membantu putri ku Park, Lee, Aku hanya bisa membuka jalan dan mengaman kan jalan nya saja. Jadi Tolong, Persiapkan semua nya. aku tidak ingin Putri ku bersedih. zaku juga tau dya begitu banyak protes pada suami nya tentang waktu kerja nya. Aku pernah di maki nya hanya karna mengajak suami nya bermain golf di rumah Ayah dan Dya memaki ku begini. ' Eghem... Hey Daddy !!! Ini Weekend, Waktu nya Q time bersama keluarga. Bukan nya bersana club bola kecil yang menyebalkan itu dan berhenti menghubungi suami ku ' Dya bahkan berteriak dengan kencang nya pada ku. Aku seperti sudah kehilangan pesona ku karna Menantu itu. Ahh...rasa nya aku ingin mencekik leher nya saja " Gerutu Keynan menceritakan kekesalan hati nya pada kedua sahabat sekaligus orang kepercayaan nya.


" Wanita hamil memang beda Tuan " Park menjawab.

__ADS_1


...🍃🍃🍃...


Yang kangen Trio Wow 😚


__ADS_2