
Hari hari telah berganti dan di pagi hari ini pasangan uwu itu sedang menghabiskan sarapan nya di taman.
" Yank...hari ini mas ada meeting di luar mau ikut ? " Tanya Keynan
" Emang nya kamu mau meeting dimana mas ? " Tanya Mawar penasaran
" Mas mau meeting di kota B yank kalau cepat mas langsung pulang kalau gak ya mas harus nginap dan lagi pula mas pergi sama Marvin biar Ji yang jaga kamu " Jawab Keynan
" Yaudah aku dirumah aja deh lagi males kayak nya dedek pengen main sama Aunty Kepo " Ucap Mawar mengingat teman teman nya
" Yaudah Mas berangkat ya yank " Keynan mencium kening Mawar dan pergi menuju kota B
" Apa ini ? kenapa perasaan ku gak enak ? ya tuhan jangan sampai terjadi apa pun dalam keluarga ku " Mawar berucap lirih dan memegang dada nya yang sesak
Dan Siang pun tiba Mawar masih juga memikir kan Keynan dan perasaan nya yang gelisah.
" Mawar kamu kenapa sih ? kok leau banget ? dedek nya ngambek ya ? " Tanya Myung Ju
" Gak tau kak Perasaan ku gak enak sejak pagi tadi apalagi Mas Keynan pergi meering di Kota B sekalian mau tinjau proyek maka nya pergi jauh dan kata nya sih mau pulang " Jawab Mawar lesu
" Yaudah sih...Suami kamu kerja juga bukan main perempuan dan aku akan jadi orang pertama yang tampar suami kamu kalau dya sampek selingkuhi kamu " Crystal yang sedikit bar bar memberi ultimatum
" Emang berani ? " Tanya Min Ah
" Kalau memang dya salah dan nyakitin kamu aku berani aja karna aku udah anggap kamu adik aku sendiri " Jawab Crystal mantap
" Kalau gitu kita bakal serang tuh orang kaya kalau dya nyakitin kamu " Mia ikut menimpali
Sampek pertemuan mereka berakhir dan Mawar kembali ke Rumah bersama Ji dan Kim di dalam mobil pun Mawar masih saja murung
" Nona ada apa ? " Tanya Ji memberanikan diri pasal nya dari rumah tadi sampai ke Mall hingga saat ini Mawar masih saja terlihat murung
" Aku sedikit merasa gelisah memikir kan suami ku kak " Ucap Mawar sendu pandangan nya tak lepas dari kaca jendela mobil
" Anda harus tenang Nona Tuan sedang Meeting dan lagi pula ada Marvin yang menemani nya dan kami akan menjaga anda dengan baik " Jawab Ji tegas
" Huh...sudah lah aku lelah jika sudah sampai bangun kan aku " Titah Mawar dan para asistem nya diam tak menjawab
Hingga Mereka sampai dirumah jam sudsh menunjukan pukul 19.00 waktu setempat namun suami nya tak juga menghubungi nya
" Nona makan dulu ini sudsh waktu nya jam makan malam " Kim menghampiri Nona Muda nya
__ADS_1
" Aku tidak bernafsu untuk makan malam Kik buat saja aku susu " Mawar enggan Makan
Sampai Kim datang membawakan susu hangat khusus ibu hamil untuk Mawar dan meletakan nya namun saat hendak meminum nya gelas yang di pegang nya jatuh ke lantai entah licin atau memang dya tidak fokus alhasil gelas berisikan susu tadi sudsh hancur berkeping keping bercampur dengan susu membasahi lantai
" Maaf Kim " Ucap Nya sendu
" Tidak apa Nona apa mau saya buat kan lagi ? " Tanya Kim
" Tidak usah aku ingin istirahat saja Kim " Jawab nya sendu masih memikirkan Keynan
" Kamu dimana Mas ? kenapa gak bisa di hubungi ? kamu lagi apa ? " Gumam Mawar dan dya menghubungi Marvin untuk mengetahui kabar Keynan
" Hallo kak Marv kakak dimana ? dimana suami ku kak ? kenapa dya gk bisa di hubungi ? " Tanya Mawar beruntun saat sambungan telepon tersambung
" Maaf Nona saya sedang di dalam mobil menunggu Tuan Muda dan Saat ini Tuan Muda sedang meeting di dalam " Jawab Marvin namun Mawar belum juga puas dengan jawaban Marvin namun memahami nya
" Baik lah kak aku tutup telpon nya " Jawab Mawar sendu
" Iya Nona selamat istirahat " Ucap Marvin
Sementara di dalam sebuah ruangan seorang wanita anak rekan bisnis nya Keynan bernama Steffani menemani Keynan Meeting dan dya mengingat betul bagaimana Keynan mengacuh kan nya saat kuliah dulu dan itu membuat nya yakin dan nekad ingin memiliki Keynan walau dya sudah tau saat ini Keynan sudah memiliki istri.
" Ah...bisa kita akhiri meeting ini ? aku sudah kelah dan mengantuk " Ucap Keynan
" Aku bisa berjalan sendiri " Ucap Keynan semakin lirih hingga akhir nya dya pingsan tak sadar kan diri entah obat apa yang di campurkan Steffani ke dslam makanan dan minuman Keynan hingga Keynan sama sakali tidak mengingat apa pun.
Hingga saat pagi ini Keynan terbangun dan dya sedikit merakan aneh ada tangan yang membelit pinggang nya saat kesadaran nya sudah terkumpul dya langaung bangkit dan melihat tubuh nya polos tanpa sehelai benang pun begitu juga dengan wanita di samping nya yang dya tau itu Steffani juga tak mengenakan pakaian apapun.
Keynan langsung bangkit menuju kamar mandi memungut pakaian nya dan segera pergi dari sana dan mencari keberadaan Marvin.
" Anda sudah selesai Meeting Tuan Muda ? " Tanya Marvin saat melihat Keynan
" Kenapa kau tak mencari ku Marv ? dan membiarkan ku di dalam sana " Tanya Keynan balik
" Tuan Meminta saya untuk menunggu di luar maka saya menunggu disini dan saya kira anda lelah dan langsung memesan kamar untuk istirahat " Jawab Marvin
" Sudah lah antar aku pulang ke Mansion " Ucap Keynan
" Baik Tuan " Jawab Marvin memacu mobil nya menuju Mansion
Sepanjang perjalanan Keynan masih Syok memikirkan kejadian yang sudah di alami nya namun saat dya mencari jawaban nya dya sama sekali tidak meningat apapun lagi hingga dya meremas rambut nya merasa frustasi.
__ADS_1
" Apa ada masalah Tuan ?" Tanya Marvin saat melihat Keynan terlihat kacau
" Tidak " Jawab Nya ketus entah apa yang di pikirkan nya saat ini hanya dya yang tau
Sampai dirumah Keynan sudah di sambut oleh Mawar di depan pintu karna dya melihat dari balkon kamar nya bahwa mobil Keynan memasuki gerbanh utama
" Mas " Panggil Mawar sambil berlari menghampiri Keynan dan memeluk nya
" Aku rindu kamu mas hiks...hiks...kamu kemana aja " Tanya Mawar memeluk Keynan namun saat dya menangis dan memeluk Keynan dya menciun aroma parfume yang lain di kemeja Keynan dan dya melihat ke Wajah Keynan yang seperti menyimpan sesuatu pun merasa aneh dan sesaat tatapan nya turun melihat di kerah kemeja putih yang di kenakan suami nya ada Noda Merah yang di yakini nya itu bekas Lipstik Wanita
Mawar melepaskan pelukan nya dari Keynan dan berlalu meninggalkan nya dan Keynan merasa aneh juga ada rasa sesak yang menyerang dada nya saat melihat Mawar menjauh dari nya
" Sayang " Panggil Keynan namun Mawar sudah keburu masuk ke dalam lift menuju kamar nya dan Keynan menyusul menaiki tangga dengan tergesa gesa dya yakin ada sesuatu yang membuat Mawar berubah dya yakin itu
Tepat saat Mawar sudah sampai di lantai atas dan hendak masuk ke kamar nya Keynan juga sampai.
" Sayang...kamu kenapa ? " Tanya Keynan
" Kamu marah sama mas ? " Tanya Keynan lagi
" Sayang plis jawab mas jangan kayak gini kasih tau mas apa yang salah : Tanya Keynan sudah mulai frustasi dan Mawar tak juga menjawab dan Keynan sudah hafal tentang jika Mawar marah dya akan diam tanpa menjawab
" Sayang jawab Mas " Tanya Keynan lagi saat Mawar sudah berada di atas ranjang dan menyelimuti diri nya tanpa melihat Keynan sedikit pun
Keynan ikut duduk di samping Mawar yabg memunggungi nya " Sayang " Panggil Keynan lembut hendak menyentuh kepala istri nya namun Mawar bersuara
" Jangan berani menyentuh ku dengan tangan kotor kamu " Ucap Mawar menahan tangis nya dengan suara bergetar
" Sayang kamu kenapa " Tanya Keynan lagi membalik kan tubuh Mawar dan itu menyulut emosi nya
" Ku bilang jangan sentuh aku dengan tangan kotor itu " Mawar sudah bangkit dan menunjuk Keynan dengan telunjuk nya
" Sayang kamu kenapa ? " Tanya Keynan enggan terpancing emosi sebisa mungkin dya menahan nya
" Sudah ku bilang jangan menyentuh ku dengan tangan kotor kamu dan aku gak sudi di sentuh laki laki yang baru saja bersentuhan dengan wanita lain " Tegas Mawar
" Mawar !!! " Bentak Keynan
" Jangan berani menyentuh ku dan aku jijik dengan laki laki yang sudah menyentuh wanita lain " Jawaban Mawar menyentak pikiran Keynan apa Mawar tau atau terjadi sesuatu
Keynan berlalu ke Kamar mandi membersihkan diri nya dan merutuki kebodohan nya yang sudsh membentak Mawar tadi
__ADS_1
⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘