
" Kita pulang naik mobil aja ya, kasihan kamu kena panas muka kamu merah tuh " Alvian mengusap pipi Lily yang memerah karna panas
" Ih gak ayo naik motor lagi besok besok naik motor gede napa ya ? ada ? " Tanya Lily lagi
Alvian teetawa di buat nya semakin kesini Alvian semakin tau jadi diri Lily sebenar nya " Saya jadi ragu kamu itu Anak Tuan Keynan apa bukan ? kamu pake barang sederhana walau dari merk ternama dan kamu gak pernah nunjukin jadi diri kamu sendiri "
" Aku tuh gak suka sama temen temen sekolah aku mereka berteman dengan Kasta "
" Lily " Panggil Alvian lembut menatap Mata coklat bening milik Lily
" Ya ?" Tanya Lily
" Saya minta mulai sekarang terbiasa lah dengan kehadiran saya. Minta apa pun itu dengan saya walau saya tau kamu mampu tapi setidak nya saya bahagia jika kamu melibat kan saya dalam keseharian kamu, Kamu ngerti kan maksud saya ? "
" Kalau masih bisa sendiri aku sendiri aja deh, Gak mau ngerepotin " Jawab Lily
" Setidak nya kabari saya setiap hari Lily, Kasih saya kepastian akan hubungan ini "
" Ish mau nya gimana sih ? kurang jelas apa hubungan kita saat ini ? gak bisa ngerasain ya gimana sikap aku ke kamu ? gak peka banget sih jadi orang " Kesal Lily
" Lily sayang, Saya memang pria dewasa tapi saya berani bersumpah saya gak pernah jalin hubungan dengan siapa pun selama ini. Banyak yang mendekat tapi saya nya gak nyaman. Yang saya mau cuma kamu dan yang saya cinta cuma kamu Lily karna kamu Cinta nya Alvian " Ungkap Alvian lagi
Lily semakin tersipu di buat Alvian " Ish udah ih jangan di godain mulu napa " Kesal Lily
" Udah yuk pulang " Alvian menarik tangan Lily dan memasang kan helm nya.
Mereka kembali pulang setelah lelah berjalan jalan seharian bersama dan saat mereka asik berboncengan dan Lily memeluk pinggang Alvian di atas motor hingga di lampu merah mereka berhenti.
" Joe itu Lilu bukan ? " Tanya Keynan saat melihat Lily boncengan dengan Alvian
" Seperti nya iya Tuan " Jawab Joe supir nya Keynan
" Ikuti mereka akan kemana " Titah Keynan
Dan mereka mengikuti Kemana Alvian dan Lily pergi kemana dan Keynan tau ini arah jalan pulang ke Mansion nya.
" Lily, Besok kamu kemana ? mau nonton gak ? malam saya jemput jam 7 mau ? " Tanya Alvian lagi
" Iya, Awas telat lagi " Jawab Lily
" Naik motor atau naik mobil ? " Tanya Alvian lagi
" Naik motor aja deh, Motor gede kayak punya Daddy ada ? atau motor sport juga boleh jangan Matic gini kayak Di boncengin sama om nya " Kekeh Lily saat menyebut Om wajah Alvian berubah total
Cup
Alvian mencium bibir Lily sekilas dan saat Lily sadar dya juga melihat di belakang Alvian Keynan sudah berdiri dengan tatapan tajam nya.
Lily langsung berlari masuk ke dalam Rumah dengan wajah yang memerah karna malu.
" Eghem " Keynan berdehem dan Alvian langsung berbalik
Alngkah kaget nya Alvian melihat Keynan disana dengan tatapan horor nya.
" Ya Tuhan mati aku jika Tuan Keynan tau aku mencium putri keaayangan nya " Gumam hati Alvian
__ADS_1
" Selamat datang Tuan " Alvian memberi hormat kepada Keynan
" Hm " Keynan hanya bergumam saja
" Sejak kapan Tuan disana ? kenapa saya tidak tau ada Tuan disini ?" Tanya Alvian sedikit gugup
" Sejak kamu ngajak putri ku Kencan besok malam dan meencium nya " Jawab Keynan
" Ya tuhan bagaimana ini ? " Gumam Alvian lagi
" Maaf kan saya Tuan, Saya sudah lancang " Alvian mengakui kesalahan nya di hadapan Keynan
" Laki laki sejati tidak akan merusak wanita nya, Tapi laki laki sejati adalah dimana dya mau mengakui kesalahan nya " Tegas Keynan
Alvian merasa malu atas kelakuan nya terhadap Lily tadi " Sekali lagi saya minta maaf atas kelancangan saya Tuan " Sesal Alvian lagi
" Yaudah jaga Lily dengab baik saya percaya kamu orang baik dan gak mungkin ngerusak putri saya "
" Saya permisi Tuan " Pamit Alvian meninggalkan Kediaman mewah seorang Keynan Young
Saat makam malam semua hening seperti biasa nya dan saat ini mereka sedang berada di ruang tv bersantai menikmati Quality time nya Kekuarga Keynan
" Kayak nya ada yang lagi bahagia banget Mom " Keynan menggoda Lily karna sibuk dengan ponsel nya
" Apa iya Dad ? ternyata anak kita udah gede ya ? udah sering kencan juga udah gitu sekarang mulai meratikan penampilan nya tadi aja kata Kim Lily masuk ke kamar kita cari Mantel milik aku di Ruang ganti " Jelas Mawar lagi
" Ish Mommy sam Daddy apaan sih ? "
" Sayang, Alvian itu pria baik dsn bertanggung jawab banget Daddy setuju aja kalau kalian dekat yang penting bisa jaga diri "
" Dad, Emang nya Dya baik ya ? emang sih ngomong nya juga lembut banget. Lily suka malu kalau lagi ngomong sama dya sopan banget "
" Ish udsh ih Lily malu "
" Oh iya Dad, Besok Om Al ngajak nonton jam 7 boleh ? " Lily takut takut untuk bertanya
" Boleh, Asal bisa jaga diri "
" Iya besok aku mau pinjem tas Mommy ya biar nampak dewasa dikit, Kata Om Al dya suka liat aku dewasa tapi jangan maksa karna apapun itu dya tetap negeliat aku sebagai Lily bukan sebagai keturunan Young "
" Oh iya Dad, Aku mau tanya dong "
" Tanya apa sayang ? " Keynan mengelus kelapa sang putri yang sedang bermanja dengan nya saat ini
" Dulu Mommy pernah Daddy kasih kartu begini gak ? Om Al kasih aku ini " Lily menunjukan ketiga kartu nya
" Om Al bilang mulai sekarang minta apapun dengan nya libat kan dya dalam setiap keseharian aku. Aku bingung maksud nya gimana ? terus kartu ini untuk apa ? dya juga bilang bukan maksud ngerendahin walau dya tau aku mampu tapi dya mau aku bergantung dengan nya "
" Sayang, Mommy lihat dya laki laki yang bertanggung jawab. Dya juga dewasa bisa bimbing kamu kan "
" Iya sih Mom, Yaudah aku istirahat ya. Night Mommy Daddy " Pamit Lily menuju kamar nya
Tak lama setelah Lily memberihkan wajah nya dsn merebahkan tubuh nya di ranjang nya Ponsel nya bedering
Om Al is calling
__ADS_1
" Ya hallo "
" Lagi apa Schatzi ? "
" Baru bersihin muka aku "
" Vidio Call ya "
Dan sambungan telepon beralih Vidio call
Alvian tersenyum saat Lily merebahkan tubuh nya di atas boneka beruang raksasa peemberian nya
" Boneka kamu bagus ya ? beli dimana ? " Alvian lura pura gak tau
" Heleh...pura pura gak tau padahal udah tau ini dari siapa ? kenapa bohong ? terus gak bilang ? " Jawab Lily
" Iya maaf, Saya hanya takut kamu gak suka "
" Emang aku ada bilang gak suka ? kalung kamu aja masih ada nih di leher aku " Tunjuk Lily lagi
" Iya makasih ya udah mau pake, Jangan di lepas nya " Pinta Alvian lembut
" Maaf juga ya yang tadi sore ketahuan Tuan Keynan deh, Kamu dimarah gak ? aku jadi gak enak sama kamu " Sesal Alvian
" Maka nya jangan suka cium cium sembarangan malu tau, Itu yang pertama buat aku "
" Kamu pikir itu yang keberapa untuk saya ? seumur hidup saya hanya kamu gadis yang saya Cium Lily selain Mama " Alvian muram seketika mengatakan Mama
" Hey, Kenapa sedih ? nanti sebelum aku berangkat ke Paris aku pengen Kenalan sama Mama kamu boleh ? biar dya tau kalau anak nya nakal suka cium cium anak 17 tahun " Lily mencoba mencairka suasans
" Tapi mama saya Udah gak ada Lily "
" Ih...tau loh, Kata Daddy papa kamu sakit ya ? aku mau jenguk boleh ? " Tanya Lily
Pertanyaan Lily membuat Alvian senang pasal nya dya merasa Lily sudah terbuka pada perasaan nya dan tidak membangun tembok pemisah lagi di antara mereka
" Iya besok pulang kantor aku jemput kerumah kamu ya, Biar singgah dulu kerumah aku kan kamu mau jenguk Papa sama Mama kan ? habis kantor saya jemput ya " Alvian berbinar mengakatakan nya
" Iya udah tidur gih, Besok ngantor kan ? "
Alvian hanya menganggup dan menampilkan senyum terbaik nya untuk Lily
" Gute Nacht mein Herzliebhaber [ Selamat malam kekasih hati ku ] " Ucap Alvian dalam bahasa Jerman
" Gute Nacht zurück zu dir, Schatz [ Selamat malam kembali untuk mu sayang ] " Lily langsung mematikan ponsel nya seketika malu dengan kata sayang dari mulut nya untuk Alvian
Sementara Alvian masih mematung dengan ponsel di telinga nya karna mendengar Lily bilang Schatz pada nya yang berarti sayang.
Dengan segera dya mengetik pesan untuk Lily kembali.
[ Ich liebe dich Lily Alena Putri ] Om Al
Di susul dengan pesan suara kembali dari Alvian " Aku mencintai mu Lily, Saranghae " Ucap Alvian membuat Lily malu dan memilih tidur dengan perasaan bahagia
Author : Kejang kejang aku di buat Alvian ini sweet banget sih Al ❤
__ADS_1
⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘
Laki laki sejati tidak akan merusak wanita nya, Tapi laki laki sejati adalah dimana dya mau mengakui kesalahan nya ~~ Keynan Min Young