
Hari ini adalah hari dimana acara ulang tahun Lily yang di selenggarakan dengan sangat mewah di hotel Young yang di selenggarakan dengan sangat mewah beserta penjagaan yang sangat ketat di gerbang utama pintu 1 sampai pintu ballroom semua memiliki undangan tersediri nya hingga puncak identitas diri sebelum memasuki ballroom dengan sidik jari.
Ya kata mewah selalu melekat pada keluarga Young siapa yang tidak tau bagaimana pengaruh nya keluarga Young di Negara itu sebagai penyokong gerekan ekonomi Negara karna mereka.
Sementara di lain sisi seorang pria masih berkutat dengan pekerjaan nya lebih tepat nya senagaja menyibukan diri nya sendiri mungkin enggan pergi
" Al, Kau tidak benar benar sibuk Al. Kau hanya menyibukan dirimu dengan ini, Kau memang pengecut seperti yang di katakan gadis itu jika kau diam disini "
" Aku harus apa An ? dya menolak ku "
" Karna dya menolak mu sekali kau langsung mundur ? ayolah Al usia mu sudah 29 tahun bukan waktu mu lagi buat bergalau ria seperti ini tunjukan pada nya kau bisa enatah itu bersama atau tanpa nya " Geram Angel
Alvian tidak menanggapi. Laki laki berjas kotak kotak dengan kemeja putih dengan dasi hitam itu masih betah diam di kursi kerja nya sampai Angel menyerahkan ponsel nya
" Kau yakin tidak ingin pergi ? lihat dya cantik bukan ? " Angel menunjukan foto Lily yang di unggah nya di instagram milik nya
@alenaputri_my Sweet 17 ❤
" Bagaimana Al ? atau ku berikan saja hadiah mu untuk Kiara bagaimana ? " Kiara itu anak nya Angel yak
" No ! Aku akan pergi " Alvian berangkat mambawa hadiah nya untuk Lily dan bergegas pulang ke apartement untuk menyiapkan diri nya ke pesta Lily
Setelah melakukan serangkaian pengecekan dan perlengkapan data diri sebagai peserta Undangan Alvian berhasil masuk ke Ballroom hotel dan dya sudah melewati acara resmi pengenalan seorang Lily dan kedua adik kembar nya
" Hallo anak muda apa kabar ?" Sapa Tuan Edwin
Alvian membungkuk memberi hormat pada tuan Edwin " Saya baik Tuan, bagaimana anda ? masih bisa mengangkat stik golf kah ? " Tanya Alvian menggoda
Tuan Edwin tertawa renyah di buat nya " Datang lah besok kita akan bermain dengan Keluarga ku ini undangan khusus untuk mu "
" Baik Tuan, Saya akan datang " Ucap nya sampai saat Keynan datang beegabung
" Inikah hadiah untuk putri ku Tuan Muda ? " Sapa Keynan bersama istri dsn kedua adik kembar Lily
" Maaf, Saya tidak tau harus memberi apa untuk seorang wanita karna saya__"
" Sudah jangan sungkan " Ucap Keynan
" Alendra Alandra panggil kakak kalian " Titah Keynan
Tak lama Lily datang dengan wajah yang sedikit ketus melihat ada Alvian disana.
" Lily sayang, Kenal kan ini Alvian Tuan Muda dari keluarga Arrasha " Keynan membuka suara
" Untuk mu " Alvian memberikan 1 ikat bungan Mawar berwarna pink yang sangat cantik cocok dengan gaun Lily yang juga berwarna pink
Lily menerima Bunga tersebut tanpa senyum sedikit pun dan itu tak luput dari pandangan Mawar dan Keynan
__ADS_1
Tak lama datang pelayan membawa sebuah boneka raksasa yang membuat wajah nya berbinar bahagia melihat pelayan tersebut membawa boneka itu ke arah nya.
" Maaf nona ini milik anda " Kata pelayan tersebut
Lily menyambut nya dengan bahagia karna dya mengoleksi aneka ragam teddy bear dan apalagi ini sangat besar bahkan tubuh nya yang mungil itu langsung tenggelam oleh boneka tersebut
" Terima kasih " Ucap Lily menampil kan senyum bahagia nya
Alvian yang melihat itu langsung bahagia seketika walau pun dya tau senyum Lily bukan untuk nya setidak nya dya tau Lily menyukai haadiah dari nya.
" Ini aku hanya bisa memberikan ini " Alvian kembali menyerah kan kotak perhiasan ternama Tiffany & Co
" Maaf hanya bisa memberikan ini aku tidak tau apa yang di sukai Nona Muda " Ucap Alvian Lily tak kunjung mengambil kotak tersebut namun melihat Mommy dan Daddy nya dya mengambil hadiah dari Alvian
" Aku dengar juga Tuan Muda ini pandai bernyanyi ya ? bisa kami mendengarkan nya ? " Tanys Tuan Edwin
" Saya tidak semahir itu Tuan , Tapi akan saya coba " Hingga Alvian naik ke atas panggung dan duduk di depan piano
" Lagu ini saya persembahkan untuk Putri Dari keluarga Young dan selamat ulang tahun " Ucap nya dengan senyuman Tulus di berikan nya untuk Lily
" Pink Sweet ~~ 17 " Ucap Alvian Lagi dan dya mulai menekan tuts tuts piano dan mulai bernyanyi dengan suara merdu nya membuat orang orang terpukau oleh Tuan Muda Arrasha tersebut
I would need a million words
if i tried to define
for you, i’d die a thousand lives
special kind of energy
’cause love is born when hearts collide
every time you touch me
you remind me that i’m still alive
so promise you’ll never change
and i’ll always be the same
we’ll be dancing the same groove when we’re ninety~two
the same as seventeen
and i’ll never lie to you
just don’t you hold back on me
i wanna love you as strong when we’re ninety~two
the same as seventeen
__ADS_1
i don’t really know what’s right
but i could never call you wrong
i just wanna dance wit’ you
floatin’ over marble floors
you’re something like an angel
you do something to my mind
i could see a thousand years
when i’m lookin’ in your eyes
Prok...prok...prok...
Gemuruh riang tepuk tangan semua orang di tujukan untuk Alvian.
Dya membungkuk memberi hormat kepada semua orang dya juga dapat melihat binar bahagia dari Lily namun saat pandangan mata mereka beradu Lily langsung kembali merubah raut wajah berbinar nya menjadi cuek kembali
Dan saat Alvian Turun dari atas panggung seseorang menghalang langkah nya
" Alvian ? Alvian Arrasha bukan ? " Tanya sosok wanita cantik
" Kanaya ? Apa kabar ? " Alvian langsung di peluk dan cipika cipiki oleh Wanita yang di kenal Alvian sebsgai Kanaya
" Sedang apa disini ? suara kamu bagus ya ? kapan kapan kita jalan bareng ya ? sudah lama kita tidak bertemu sejak kamu kembali dari Jerman waktu it "
Alvian melirik ke arah Lily dengan wajah Liky yang semakin merasa kesal melihat Alvian dan wanita tersebut dsn dya meninggal kan pesta.
" Naya nanti kita biacarain lagi ya aku ada urusan sebentar " Alvian meninggal kan Kanaya dan mencari sosok wanita yang di cintai nya
Dan dya melihat Lily keluar dari ruangan tersebut menuju taman di area hotel tersebut Lily masih menggenggam Bunga dari Alvian dan kotak yang di berika Alvian pada nya tadi.
Lama Alvian berdiri di belakang Lily yang sedang menatap langit berbintang di angkasa
" Aghem " Alvian berdehem dan Lily melihat ke arah nya
" Boleh gabung ? " Tanya nya lagi namun tak mendapat jawaban dari Lily
" Hm...mau lanjut kemana habis ini ? " Alvian membuka percakapan guna mengusir keheningan yang ada
Liky tak menanggapi nya sama sekali hingga Alvian kembali memanggil nya " Lily, maaf kan aku beri aku kesempatan untuk menjelas kan nya " Ucap Alvian lembut
" Apa ? apa yang mau kau jelas kan ? dari mana kau mau menjelaskan nya ? kau tau ? karna ulah mu aku sering mendapat kan cibiran dari teman teman ku karna sejak SD sampai saat terakhir kau memberi ku hadiah aku masih sama menerima cibiran dari orang kau tau ? aku malu dengan tingkah konyol mu itu dan aku membenci mu " Lily meninggalkan Alvian di ssna sendirian
" Maaf kan aku Lily, Jika kau merasa terganggu oleh kehadiran ku aku akn pergi menjauh dari mu dan tidak akan menemui mu lagi " Ucap Alvian dan itu sanggup menghentikan langkah Lily namun dya sadar kembali dan melanjut kan langkah nya
⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘
Jika cinta yang kau kejar meminta kau menjauh maka lakukan lah, Sebab jika kau memaksa untuk terus mengejar nya dya akan semakin menjauh dari mu ~~ Tessa Amelia Wahyudi ✌
__ADS_1