Cinta Beda Negara Bicara Soal Kasta

Cinta Beda Negara Bicara Soal Kasta
Memiliki


__ADS_3

Meninggalkan Tamu nya Tuan Edwina Alvian membawa Lily bermain golf seperti keinginan Lily.


" Are You Ready Schatzi ? " Tanya Alvian saat mereka akan bermain


" Kamu akan kalah By, Dan kalau kamu kalah bersiap lah kehilangan uang yang banyak karna aku akan menguras habis uang kamu "


" Kita lihat saja sayang " Jawab Alvian menantang Lily


Mereka terus bermain sampai Lily melihat keringat di dahi Alvian yang begitu banyak dan dya mengambil Tissu untuk membersihkan nya.


" By, Sinian dikit, Nunduk " Pinta Lily dengan nada manja nya dan Alvian menurut


" Kamu capek ? kalau capek kita istirahat yuk, aku gak mau kamu kenapa kenapa "


Alvian yang di perhatikan oleh Lily begitu bahagia membara dalam diri nya dan sekilas dya melirik ke arah Christian yang menatap mereka


Cup...


Alvian mengecup bibir Lily yang sedang mengomel di hadapan nya dengan gemas dya menatik dan mwnggoyang goyang kan kedua pipi Lily kekiri dan ke kanan


" By, Apaan sih ? Cium cium malu ah "


" Kamu itu milik saya Lily, Milik nya Alvian " Tegas Alvian menatap Lily dan kali ini Lily melihat di mata Alvian penuh dengan rasa takut akan kehilangan akan diri nya


Lily merangkup kedua tangan nya di pipi Alvian dan membalas tatapan nya.


" Kamu dengar ya By, Aku milik mu dan kamu milikku, Kita saling memiliki dan aku tidak akan pergi dari kamu, Jadi buang jauh jauh pikiran buruk kamu tentang aku karna disini " Lily menunjuk Dada nya di hadapan Alvian


" Karna disini tertulis sebuah nama Alvian Arrasha dan disini pula setiap detak nya menyebut nama kamu rasa cinta yang sama yang kamu berikan ke aku, Jadi jangan takut kehilangan yang belum pasti itu akan hilang " Jelas Lily panjang lebar


Alvian langsung memeluk Lily dengan penuh kasih sayang memberikan kehangatan akan cinta yang di miliki nya untuk Lily.


" Aku mencintai mu sayang, Jangan pernah pergi lagi dari aku walau aku meminta nya aku mohon " Ucap Alvian penuh dengan cinta dan ketulusan nya


" Aku juga mencintai kamu By " Balas Lily


" Oke sekarang kita makan siang dulu ya, Kamu belum makan juga ayo " Lily membawa Alvian masuk ke dalam menuju meja makan karna sudah waktu nya makan malam dan Tamu Tuan Edwin juga sudah pergi.


Namun saat mereka sampai di meja makan Lily melihat Ada Chtistian disana bersama Orang Tuan nya dan juga Opa dan Oma nya.


" Bibi, bisa tolong bawakan makan siang kami ke gazebo dekat kolam taman belakang ya, Bawakan salad sayur dengan minyak sayur saja dan buat kan salmon grill No minyak dan jus melon juga air hangat " Perintah Lily mengurus semua keperluan sang kekasih yang sekarang makan No minyak dan penyedap rasa


" Pastikan juga tidak ada penyedap rasa berlebihan guna kan saja garam laut " Titah nya Lagi


" Sayang, Kenapa tidak makan di sini saja kita bersama " Tanya Tuan Edwin


" Kami ingin suasana berbeda Opa "

__ADS_1


" Schatzi tidak apa kita makan disini saja bersama Opa dan Oma dengan tamu mereka " Alvian mencoba mencegah Lily


" No, Aku merasa tidak nyaman saat di tatap dengan tatapan memuja dari orang lain, Rasa nya risih " Jawaban Telak dsri Lily untuk Chtistian


Christian hanya tersenyum mendengar jawaban telak atas diri nya yang ketahuan menatap Lily.


" Schatzi jangan begitu ayo kita makan disini saja aku tidak apa apa "


" Aku tidak nyaman By" Rengek Lily lagi


" Turuti anak manja itu Al, Jika tidak dya bisa mengamuk seperti waktu kecil dulu jika keinginan nya tidak terpenuhi " Tuan Edwin


" Kamu dengar By apa kata opa ? "


" Yasudah ayo " Alvian pergi membawa Lily dan pamit kepada pesrrta meja makan


" Aku akan mendapat kan mu Lily, Aku akan memiliki mu " Gumam Christian dalam hati


" Seperti nya Chriatian punya niat terselubung " Tuan Edwin membatin


Sepeninggalan Lily dan Alvian dan mereka sudsh sampai di gazebo di taman belakang dekat kolam renang


" Kamu tidak boleh seperti itu Sayang, Ya walau aku tau dya menyukai mu setidak nya jangan permalukan dya di hadapan banyak orang, Karna Pria sakit hati itu bisa melakukan apa saja bahkan di luar nalas sekali pun "


" Iya maafkan aku By " Ucap Lily menyesal


" Ke pantai boleh ? "


" Ini sudah kesiangan banget sayang, Nanti pulang nya malem banget aku yang di marah Daddy "


" Jadi kemana dong ? " Tanya Lily cemberut


" Nonton mau ? "


" Ayuk By, Aku mandi dulu ya emuuuaaahhh " Lily berbinar bahagia dan meninggalkan Alvian untuk mandi


Setelah kepergian Lily tanpa disadari Alvian di datangi sosok yang ingin bersaing dengan nya.


Ya siapa lagi jika bukan Christian Alexander


" Aku ingin kita bersaing secara sehat untuk Lily " Tiba tiba Chistian berkata demikian langsung di hadapan Alvian


Alvian yang kaget pun hanya bisa menatap nya dan tersenyum tipis.


" Jika Lily menginginkan dan mengizinkan mu dekat dengan nya lakukan " Jawab Alvian santai


" Aku akan mendapat kan hati Lily bahlan dya tidak menolak ciuman ku malam itu "

__ADS_1


" Calon istri ku yang tidak menolak apa kau yang tidak tau diri ? " Skak Alvia


" Kau akan menyesal karna telah menantang ku Tuan Muda Arrasha "


" Mari kita lihat seberapa tangguh nya pee


rjuangan seorang Tuan Muda Alexander sang pecinta wanita berkelas model Dunia "


" Tapi aku tidak yakin kau bisa dan mampu dekat dengan calon istri ku" Cibir Alvian lagi dan itu membuat Christian semakin emosi dantertantang


" Selama ini tidak pernah ada seorang wanita yang menolak pesona ku " Jawab nya sombong


" Ya dan Tunangan ku menolak mu, Bahkan dya menjelas kan dengan hati yang menyesal karna telah di cium oleh mu, Bahkan aku harus mencium nya beberapa kali dalam sehari agar bekas ciuman daru mu hilang " Jawaban Alvian memukul mundur Christian


" Maaf aku permisi " Pamit Alvian saat melihat Christian diam dan tak dapat menjawab nya lagi



" Sudah selesai Nyonya ? " Tanya Alvian saat melihat Lily beru keluar dari Pintu Lift rumah Opa nya ini


" Hehehehehe...maaf lama ya ? " Lily bergelayut manja di lengan Alvian


Ya semakin kesini Lily semakin menunjukan sikap manja nya ke Alvian karna memang ini lah asli dari seorang Lily.


Dya harus di tempah menjadi sosok mandiri yang tidak bergantung dengan siapapun saat masih kecil dan tiba saat dya bertemu dengan Keynan dan merqsakan cinta dari seorang ayah dya kembali harus kecewa karna memiliki Adik lagi hingga waktu Mommy dan Daddy nya habis dengan kedua adik kembar nakal nya yang luar biasa saat bayi hingga umur 5 tahun dan itu membuat Lily kesal.


Pasal nya adik kembar nakal itu selalu mengganggu hinga bahkan pernah merobek kertas ujian milik nya dan itu membuat nya menangis dan menyalah kan mereka yang nakal.


Daddy dan Mommy nya memaklumi itu karna mereka merasa bersalah dengan kisah masa kecil Lily yang bisa di bilang kurang kasih sayang dari mereka walau itu tidak pernah terucap dari bibir nya langsung


Dan saat ini dya menemukan dan bersama orang yang tepat.


Laki laki sejuta pesona nya dengan cinta, Kasih sayang dan ketulusan serta perhatian dari Alvian membuat Lily menunjukan sikap manja nya dan Alvian menyukai Lily yang bermanja ria dengan nya.


" Manja banget sih, Gemes " Alvian mencubit pipi Cubby Lily dan Lily merajuk


" Ih sakit ih..." Rengek nya manja


" Iya maaf, nanti boleh belanja deh " Rayu Alvian


" Boleh menuhi lemari kaca di kamar kamu ? "


" Boleh " Jawab Alvian dengan santai nya mengusap kepala Lily dengan kasih sayang nya



" Cantik banget sih kamu ? Jadi males keluar deh "

__ADS_1


__ADS_2