
Setelah menghubungi supir tak lama mobil pun datang menjemput.
" Mari saya bantu Tuan " Ucap sang supir
" Tidak aku bisa " Jawab Alvian yang enggan Lily di sentuh pria lain. Katakan lah dya posesiv atau berlebihan itu lah cara Alvian mencintai Lily
Setelah menempuh waktu perjalan kurang lebih 25 menit dan mereka sampai di Mansion Keynan.
Dengan sigap sang supir membuka pintu kursi penumpang agar sang Tuan dan wanita nya dengan mudah untuk keluar.
Saat ini Alvian menggendong Lily di depan dada nya menggendong ala bayi koala ya koala raksasa.
" Bahkan dya tidak terganggu sama sekali" Alvian memandang Lily dan berada di gendongan nya dengan tangan di leher Alvian
Saat hendak melewati ruang keluarga Alvian di hentikan oleh deheman oleh calon ayah mertua nya.
Ehgem
Keynan berdehem menghentikan langkah kaki Alvian.
" Maaf tuan, Lily tertidur saat kami sedang menikmati indah nya sungai Han " Jelas Alvian
" Bawa dya ke kamar nya dan segera lah turun, Ingat jangan macam macam dan berniat mencuri kesempatan ! " Tegas Keynan menginterupsi
Alvian hanya mengangguk dan melanjutkan langkah kaki nya membawa Lily ke dalam kamar nya dan meletakan Lily selembut mungkin di ranjang nya.
Saat Mawar hendak turun dan melihat suami nya di bawah dya melewati kamar Lily yang sedikit terbuka dan dya dapat melihat Alvian meletakan tubuh Lily di ranjang nya.
Membantu Membuka Sepatu Lily dan mencari dimana letak rak sepatu kotor dan dya meletakan nya di ujung ruangan kamar Lily dekat pintu kamar mandi.
Dengan telaten Alvian membawa kapas dan pembersih wajah Untuk menghapus bedak di wajah Lily agar wajah nya tetap sehat dan itu semua tak luput dari pandangan mata Mawar sang calon ibu mertua.
" Dya begitu menyayangi Lily " Gumam nya
Namun Mawar tak juga beranjak dari tempat nya terus menatap Kegiatan Alvian hingga selesai dya menaikan selimut untuk menutupi tubuh kekasih nya dan membubuhkan kecupan kasih sayang di kening nya.
" Saya mencintai kamu Lily, Terima kasih telah menerima pria ini " Ucap Alvian dan hendak beranjak dan Mawar langsung turun dengan Lift agar tidak ketahuan oleh Alvian bahwa dya melihat semua yang di lakukan Alvian di kamar putri nya
" Mas sedang apa ?" Tanya Mawar saat melihat Keynan sedang sibuk dengan ponsel nya bersama Marvin dan Ji juga Joe supir keluarga nya.
Mereka main game dengan telinga di jepit oleh penjepit baju di telinga nya dengan Keynan 2 buah. Marvin 1 Joe 4 dan Ji belum ada
" Main yank, Mas minta tolong bawain cemilan ya besok Weekend jadi mas mau gdang sesekali buat main " Jelas Keynan dan Mawar pergi ke dapur menyiapkan coklat panas dan membawa beberapa camilan
__ADS_1
Tak lama Alvian turun darii kamar Lily dan menghampiri Keynan " Selamat malam Tuan " Sapa Alvian
" Kenapa lama sekali ? Kau sedang tidak mencuri kesempatan dengan putri ku kan ? Awas kau " Ancam Keynan
" Tidak Tuan saya hanya membantu melepas sepatu Lily dan membersih kan wajah nya saja agar tidak rusak dengan bedak yang di pakai nya saat tidur karna kulit akan melakukan --" Ucap Alvian terhenti
" Sudah aku mengerti keluarkan ponsel mu kita akan bermsin disini duduk " Keynan memberi perintah
" Saya telpon supir dulu agar dya istirahat di mobil dulu Tuan " Dan Alvian menghubungi supir nya untuk istirahat
" Permain apa Tuan ? " Tanya Alvian
" ML ayo cepat bantu aku di serang oleh Ji dya musuh ku " Kata Keynan tanpa melihat ke arah Alvian
Alvian menurut dengan Keynan dan mulai masuk ke dalam permainan mereka.
Alvian memang jarang main game tapi bukan dya tidak bisa memain kan nya.
" Dimana kau Marv ? Joe dan Ji menyerang ku " Racau Keynan lagi
" Ahhhkkk...cepat bantu aku nyawa ku tinggal sedikit " Racau nya lagi
" Is ayo bantu aku Al, Kau lemah sekali " Omel Keynan terus
" Iya Tuan " Jawab Alvian
" Kenapa kau tidak makan coklat panas nyw ? Buatan istri ku sangat enak "
" Saya tadi habis makan berat dengan Lily Tuan, Sudah banyak kalori yang masuk ke dalam tubuh saya " Alvian menolak halus
" Hanya segelas coklat panas saja tidak akan membuat kotak di perut mu akan berkurang "
" Iya Tuan, Jika tidak keberatan saya minta air hangat saja " Pinta Alvian dan Mawar mengambilkan nya
" Terima kasih Nyonya " Jawab Alvian saat sudah mengambil alih minuman dari Mawar
" Kalian bisa pergi istirahat kecuali kau " Tunjuk Keynan pada Alvian dan Alvian hanya menurut saja
Ehgem...
Keynan berdehem sebelum bertanya kepada Alvian.
" Sudah sejauh mana hubungan kalian ? " Tanya Keynan
__ADS_1
" Maaf Tuan, Saya sudah menjalin hubungan dengan Lily dan tadi kami sudah melakukan ciuman bibir di sungai Han tadi. Tapi sumpah demi tuhan saya hanya mencium nya tidak lebih " Jawwb Jujur Alvian
Keynan hanya menghela nafas nya kasar tanda dya kecewa tapi dya bangga karna Alvian jujur dengan nya karna setiap kali Lily keluar dengan nya Keynan selalu menempat kan beberapa bodyguard tanpa ketahuan Lily menjaga agar semua nya berjalan di tempat seharus nya.
" Aku kecewa karna kalian sudah melakukan ciuman bibir tapi aku bangga kau berani berkata jujur "
" Maaf kan saya Tuan, Saya hanya ingin Lily tau bahwa saya mencintai nya dan Lily wanita pertama dan satu satu nya dalam hidup saya setelah Mama saya " Jawab Alvian lagi
" Baik lah, Aku percaya pada mu. Jaga Lily untuk ku jika kau menyakiti hati nya dan membuat nya kecewa aku pastikan aku orang pertama yang akan melenyapkan mu menjadi abu. Camkan itu !! " Ancam Keynan
Bukan nya takut Alvian malah dengan berani menatap lawan bicara nya saat ini dengan tatapan tak kalah serius nya dari Calon mertua nya itu.
" Saya tidak bisa berjanji Tuan, Tapi saya akan berusaha sebisa saya agar hubungan kami berjalan sesuai keinginan anda dan sebisa mungkin saya akan menghalangan Wanita atau Pria yang akan masuk ke dalam hubungan kami " Tegas Alvian
" Aku tidak salah memilih nya dya begitu tegas dan berani mengambil keputusan dan semoga mereka berjodoh " Gumam Hati Keynan
" Baik lah kau boleh pulang "
" Terima kasih Tuan, Nyonya. Dan jika berkenan besok saya akan menjempu Lily jam 8 karna Lily bilang dya ingan berkenalan dengan Mama dsn menjenguk Papa " Alvian memohon
" Seperti apa perasaan mu sebenar nya untuk Lily ? "
" Saya ? Saya hanya bisa bilang saya sangat mencintai Lily karna diri nya. Bukan karna Lily seorang keturunan Young. Bahkan jika Lily orang susah sekali pun saya akan tetap mencintai nya " Tegas Alvian lagi
" Yasudah, Hati hati di jalan bilang supir mu ini sudah larut berkendara lah dengan hati hati " Ucap Keynan lagi
" Baik, Saya permisi dan selamat beristirahat Tuan Nyonya " Salam Alvian dan meninggalkan kediaman mewah calon mertua nya
Kini Mawar dan Keynan sudah di dalam kamar mereka saling berpelukan dan bercerita seperti kebiasaan mereka setiap malam nya melakukan Quality time berdua sebelum tidur
" Mas, Tadi aku liat Alvian membantu Lily membuka sepatu nya dan membersihkan wajah nya "
" Alvian begitu telaten dan menyayangi putri kita mas, Ternyata putri kita sudah besar dan mendapat kan pria setulus Alvian " Kata Mawar
" Iya mas percaya sama Alvian dya anak yang baik dan tidak pernah terlibat scandal sebagai seorang CEO sebuah perusahaan besar nama nya begitu beraih " Jawab Keynan
" Gak kayak mas dulu ya " Tanya Mawar lagi
Keynan tergagap mendengar ultimatum dari sitri cantik nya itu dan pembahasan mereka menjalar kemana mana sampai akhir nya Keynan berkata " Gadang yuk Yank, Satu jam janji " Pinta Keynan
" Yakin satu jam ? " Tanya Mawar lagi
" Hehehe gak yakin Yank" Setelah itu Keynan mencium bibir Mawar dengan nafsu memburu dan mereka melakukan olah raga malam di akhir pekan wkwkwkwk
__ADS_1
⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘
Saya hanya bisa bilang saya sangat mencintai Lily karna diri nya ~~ Alvian ❤