
Setelah semua telah hadir Keynan kembali memberi intruksi pada kedua asisten nya.
" Sudah siap Park ? " Park hanya bisa menģangguk saja sebagai jawaban nya
" Bagus, Segera siarkan di tv " Titah Keynan lagi
Sebelum itu Keynan menghampiri Mawar yang duduk di kursi nya dengan sejuta perasaan takut nya. Ya takut, Takut jika Keynan terluka
" Mas, Aku gak mau mas kenapa kenapa loh, Aku takut Mas " Kata Mawar memperingati
" Sayang, Mas butuh semangat dan do'a kamu. Agar mas bisa kembaliin harga diri kamu yank, Mas lakuin ini semua demi kamu "
Mawar tidak bisa berkata kata lagi di depan Keynan Mawar hanya bisa memeluk Keynan dan menangis. Sebegitu cinta nya kah Keynan pada nya ? hingga melakukan ini semua ?
" Hey ssyang jangan menangis ya " Keynan menghapus air mata Mawar yang terus mengalir di pipi nya
" Kalau begitu bisa mas mendapat kan ciuman ? Kiss me plis " Kata Keynan lagi dan dengan Berani Mawar mencium bibir Keynan dsn sedikit ******* nya dan Keynan semakin menekan tengkuk Mawar guna memperdalam ciuman mereka hingga kedua nya hampir kehabisan nafas
" I Love You " Kata Keynan dengan manis nya
" More " Jawab Mawar hingga akhir nya mereka berpisak dan Keynan naik ke ring
Kedua nya memancarkan aura gelap nya di sisi masing masing hingga Bara memancing Emosi Keynan.
" Keynan Young senang bertemu anda lagi " Kata nya mengejek dengan memindai tubuh Keynan dari atas sampai bawah.
" Tidak usah banyak basa basi langsung saja " Jawaban Keynan dan setelah nya wasit datang untuk menengahi keadilan dalam peetarungan ini.
" Selamat malam Tuan " Sapa nya ramah namun kedua nya tidak ada yang menjawab
" Kedua manusia ini sama sama arogant aku jadi penasaran siapa pemenang nya dan apa taruhan nya " Batin sang wasit
" Oke ini adalah tinju bebas namun di larang keras memukul alat alat vital semacam leher,dan alat kelamin. Di larang matah mematah kan bagian tubuh selebih nya terserah anda " Jelas sang wasit
Pertarungan pun di mulai kedua nya masih sama sama memindai satu sama lain hingga Bara memulai serangan nya namun dapat di tangkis oleh Keynan perlu di ketahui Keynan adalah seorang petarung sejati dya dapat membaca situasi dari gerakan sang lawan bahkan hanya dari posisi pergeseran kaki nya saja.
Bugh...
Keynan dapat memukul wajah Bara tepat di sudut bibir nya hingga pecah dan berdarah namun Keynan hanya biasa saja menampilkan ekspresi tanpa beban dan datar nya.
__ADS_1
Berbeda dengan Mark dya merutuki kebodohan Bara yang selalu saja terpancing emosi oleh lawan nya.
" Jaga emosi mu Bara " Teriak Mark dan Keynan hanya tersenyum miring sampai saat wasit menegur nya
" Maaf Tuan di larang keras memberi intruksi atau arahan karna ini tinju bebas " Tegus sang wasit dan Mark bungkam seketika
" Shit !!" Umpat nya
" Tenang lah bung, Aku yakin Bara bisa " Jelas Darren
" Aku tak yakin Bara bisa " Imbuh Jorran yang langsung mendapat kan tatapan tajam dari semua nya disana Ada Kim,Jimmy,Willi,Darren,Michael,Jordan dan Mark
" Aku juga tak yakin dengan Bara, Emosi nya selalu membodohi nya berbeda saat dya bertaraung dengan banyak lawan nya dya bisa menggila disana " Jelas Mark
Sementara di atas ring pertarungan semakin panas saja dengan luka di wajah antara kedua nya sampai akhir nya Dengan tendangan memutar Keynan Bara tersungkur ke bawah
Bugh...
Keynan langsung menindih tubuh Bara dan menarik kedua tangan nya kebelakang dengan satu tangan nya di leher Bara sampai wasit mulai menghitung dari satu sampai 10.
" 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10, Selesai " Kata sanga wasit hingga Keynan melepas nya
Perlu di ketahui arena tinju bebas kedus nya berada halaman terbuka hingga kedua nya basah kuyup
" Kau kalah Bara " Ejek Keynan dsn Bara yang di tanya begitu langsung emosi dan dya menyerang Keynan lagi membuat Keynan yang terkena pukulan nya teejatuh dan langsung bangkit hendak kembali menyerang
" Ternyata kau pria bodoh yang tak tau aturan main ya, Aku memang tidak berteman dengan para Mafia namun bukan berarti aku tidak tau cara aturan main dan cara kerja seorang mafia bukan ? lihat kau terlalu emosional dan berambisi untuk memang tanpa memperhitungkan pukulan dan serangan yang akan kau lepas kan untuk lawan mu. dan Karna emosi mu pula kau lupa bahwa lawan mu bisa membaca serangan mu dengan mudah nya. Saran ku jaga emosi mu dan perjelas serangan mu baru melawan ku paham !" Keynan menepuk Wajah Bara dengan santai nya namun lagi lagi Bara memukul nya kembali
Bugh...
" Bajing*n kau Keynan " Kata Bara dengan emosi nya dan dengan secara cepat Mark,Jordan dan Darren memegangi Bara
" Bajing*n kats mu ? bajingan seperti apa yang selalu bermain jujur dan tidak pernah bermain wanita ? seharus nya kata kata bajing*n itu pantas untuk mu yang selalu pergi bermain di club sebelum menikah. Oh apa aku benat ? " Kata Keynan dengan rahang yang mengeras
" Kau salah memilih lawan Tuan Bara yang terhormat " Keynan mencengkram kuat tangan Bara yang telah memukul nya
" Park, Rata kan mobil mereka semua dengan tanah dan pastikan besok Tuan Bara yang terhormat ini datang di acara nya jika tidak naikan berita tentang seorang Bara Reynaldi Thomas adalah seorang PENGECUT !" Bisik Keynan di kata terakhir nya
__ADS_1
Dan setelah nya Keynan pergi meninggalkan mereka semua dan berganti pakaian kering hingga hujan reda dan berhenti
" Kau sudah bisa meratakan Mobil mereka Park " Titah Keynan sampai mereka menuju halaman parkir dimana disana sudah berjejer 8 buah mobil sport milik Bara end the genk nya
" Kau bisa memulai nya Park " Kata Keynan lagi sementara Darren sudah pasrah karna Mobil mewah nya akan hancur di lindas buldoser
" My hot " Kata Darren menatap Lambo nya yang berwarna Merah itu
" Aku akan mengganti nya " Kata Bara masih emosi
Saat buldoser hendak meratakan 8 buah mobil mahal itu di hentikan tiba tiba oleh Lee sang asisten Keynan
" Apa maksud mu Lee " Tanya Keynan
" Yang mana mobil asisten Willi ? " Tanya Lee lagi
" Mau apa kau ? " Tanya Willi lagi
" Kau akan tau setelah nya " Kata Lee dengan senyum setan nya
" Bos, Bisa aku meminta Ferarri biru itu ? " Tanya Lee pada Keynan
" Ambil lah. Tapi apa kau sudah jatuh miskin hingga meminta mobil bekas Lee ? " Tanya Keynan namun Lee tidak menjawab dya pergi ke mobil Keynan dan mengambil tongkat baseball disana dan kembali ke area parkir tanpa di duga Lee memukul kaca mobil itu dengan tongkat tadi
Prang...Prang...Prang...
Lee memukuli kaca mobil dengan tertawa riang seperti anak SD yang menemukan mainan nya.
" Itu hadiah untuk seorang asisten yang arogant dan sombong. Ingat bukan sewaktu acara award tahun lalu ? saat Tuan mu menang dengan begitu angkuh nya kau berjalan dan membuat jus tumpah di jas ku ? tanpa meminta maaf. Agar kau tau saja Willian Muller bahwa mobil mu itu tak ada apa apa nya dengan gajih ku selama yah...kau bisa tanyakan langsung pada Bos ku berapa gajih yang ku terima setiap bulan nya agar tau tau Tuan Asisten, Bahwa tidak semua orang Korea dan berkulit putih mulus seperti kami lemah jika kau mau aku bisa saja bertarung dengan mu tapi tidak, Aku tidak ingin mengotori tangan ku dengan bersentuhan dengan manusia arogant seperti mu " Jelas Lee
" Ratakan semua itu dengan tanah atau kalian bisa mengambil salah satu nya " Kata Keynan lagi
Dan sang supir dengan berani meminta Mobil Lambo milik Darren yang berwarna merah " Tuan bisakah saya meminta lambo merah itu ?" Tanya sang supir buldoser
" Ambil semua jika kau mau dan aku akan membayar pajak nya setiap tahun kau beri saja nomor rekening mu kepada asisten ku " Setelah nya Keynan meninggalkan semua orang disana dan 8 mobil mewah itu tidak jadi di ratakan dengan tanah dan di berikan untuk sang supir buldoser
⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘
Tidak semua orang berkulit putih dan mulus seperti kami lemah ~~ Lee Arsen
__ADS_1