
Hari kembali pagi dsn pagi ini Mawar ikut ke kantor bersama Keynan untuk membantu nya menyelesaikan pekeejaan nya yang menumpuk karna Park akan cuti.
" Mom, Dad mau kemana ? " Tanya Lily saat melihat ayah dan ibu nya sudah rapi
" Mommy akan membantu Daddy di kantor sampai Nanti Uncle Park kembali bekerja sayang " Sang Daddy memberi penjelasan
" Ya ya ya...Terserah " Kata Lily sedikit ketus pasal nya selama Seminggu sudah dya di sini belum juga di ajak jalan jalan oleh Mommy dan Daddy nya
" Hey, Ada apa ? kemana murung ? " Tanya Keynan saat melihat Anak nya murung
" Bibi Yoo buah ku sudah siap bukan ? aku akan berangkat "
" Sayang Kita berangkat bersama ya, Sekalian Mommy dan Daddy yang antar " Mawar memberi pengertian
Saat Bibi Yoo membawa kotak bekal Lily yang berisi buah buahan potong kesukaan nya dya langsung bangkit dari kursi nya tanpa menyantap sarapan nya
" Lily sarapan mu belum habis sayang " Mawar
" Uncle Marv, Ayo berangkat " Ajak Lily saat Marvin menghampiri nya
" Sudah selesai kah ? " Tanya Marvin saat melihat jam di tangan nya masih menunjukan 07.02 yang berarti masih ada waktu 13 menit lagi untuk berangkat
" Aku sudah selesai " Kata nya
" Lily sarapan dulu " Tegas Mawar
Namun Lily tidak mengindahkan Pertanyaan sang Mommy dan Keynan yang melihat itu pun langsung mengerti kenapa putri nya terlihat dingin pagi ini.
" Sudah lah sayang, Lily merajuk sama Kita karna selama seminggu disini kita belum memgajak nya liburan, Di tambah kita mau pergi ke Amerika dan di tambah kamu ikut Mas ke kantor " Keynan menjelas kan
" Nanti siang kita jemput Lily ke sekolah ya " Keynan mengelus pipi sang istri
Inilah yang selalu di takut kan Mawar, Atas kesibukan mereka karna itu lah sifat asli Lily yang berusia 7 tahun yang masih membutuhkan waktu bersama kedua orang tua nya
Di Halaman Lily saat Marvin membukan Pintu mobil nya dya enggan naik ke mobil tapi dya melihat ada motor disana.
" Uncle aku mau naik motor itu " Tunjuk nya pada Motor Keynan
__ADS_1
" Kita Izin dulu ya Sama Tuan " Kata Marvin
" Ayo lah Uncle kita jalan saja Daddy tidak akan marah jika kita memakai motor nya bahkan jika aku menghancurkan satu mobil nya yang disana " Lily sudah memiliki rencana pemberontakan nya kali ini
Saat Dya melihat mobil yang akan membawa Mommy dan Daddy nya dya memiliki rencana tersendiri.
Lalu dya mengambil Crayon nya dan naik ke cap bagian depan Mobil Sport sang Daddy
" Nona apa yang Nona lakukan ? " Tanya Marvin gugup
" Diam lah Uncle aku ingin Daddy melihat hasil karya ku " Ucap Lily
Dan Lily segera menulis kata kata di atas kaca utama mobil sang Daddy dengan riang gembira
" I Hate You Daddy Mommy πππΏ " Dengan di tambah emoticon marah bertanduk
" Ayo Uncle Kita berangkat Naik Itu " Tunjuk Kinan pada Mobil berwarna Abu abu sebuah Kognighseng milik Daddy nya
Seketika Marvin berkeringat Dingin Karna itu mobio exclusiv milik Keynan yang hanya sesekali di pakai sendiri oleh sang Tuan. Tapi dya teringat kembali atas kata kata sang Tuan " Jika Lily ingin memakai mobil mana pun lakukan lah dan bawa mana yang dya mau "
Dan Saat Keynan hendak masuk ke dalam mobil nya dya melihat karya hasil tangan Lily " I Hate You Daddy Mommy πΏπΏπ"
" Lihat lah sayang, Aku merasa ini lah Lily yang asli dengan segala kejahilan nya " Keynan terkiki geli sementara Mawar hanya tercenung melihat Suami nya serta tulisan di kaca mebil mereka
" Sudah, Jangan memarahi nya biar kan saja, Dya menunjukan sikap berontak nya kepada Kita karna terlalu sibuk " Jelas Keynan
" Mas, Jangan terlalu memanjakan nya takut nya dya salah jalan " Usul Mawar
" Sudah ayo kita naik mobio lain saja " Keynan mengajak Mawar masuk ke mobil lain nya sebuah BMW 2 pintu saja
Sepanjang jalan menuju ke sekolah Lily terus menggerutu karna Keynan dan Mawar selalu sibuk dan jiwa anak anak nya pun muncul
" Uncle nanti jemput nanti kita ke kantor Daddy dan aku ingin memberi Daddy kejutan " Lily sudah memikirkan rencana jahat nya dan Marvin hanya mengangguk saja mengiyakan sang Nona Muda
Saat Lily turun dari mobil nya dya melihat dua anak kembar dan dua teman nya " Apa ? " Kata Lily ketus
__ADS_1
" Siapa kamu sebanar nya ? kenapa bisa naik mobil itu ? " Tanya Maura
" Bukan urusan kamu !" Jawab Lily ketus langsung meninggalkan Mereka semua nya
" Kenapa mereka selalu mengganggu ku ? membuat hari ku buruk saja " Dengus Lily saat memasuki kelas
" Kenapa setiap masuk ke kelas selalu menggerutu ? ada apa ? " Tristan menutup buku bacaan nya
" Kenapa ada anak seperti mereka disini ? " Kata Lily pelan
" Ya memang ada, Contoh nya mereka " Jawaban Tristan membuat Lily melongo
" Sudah lah Lily tidak usah fikirkan mereka oh iya kita akan melakukan kerja kelompok bukan ? bagaimana jika kita mengerjakan nya di taman ? " Kata Tristan memberi usul
" Ide bagus nanti istirahat kita mengerjakan nya " Dsn pelajaran di mulai
Meninggalkan Lily di sekolah dan sekarang kita kembali ke kantor Keynan.
" Tuan, Saya mendapat Kabar bahwa anda masuk salah satu nominasi salah satu pebisnis muda yang sukses bersama para pesaing anda dan salah satu nya adalah dari Kerajaan bisnis THOMAS CORP yang di pimpin oleh BARA REYNALDI THOMAS pemenang tahun lalu dan saya juga mendapatkan kabar dari Rekan kita disana bahwa Bara adalah sosok yang sangat arogan dan ini foto nya " Park memberikan foto dari sosok Bara
Keynan mengeryit kan Alis nya melihat Foto yang di berikan oleh Park.
" Aku tidak tertarik tentang nya, Karna menurut ku dya tidak menarik sama sekali dan aku sudah pernah melihat nya di majalah Bisnis sang Raja Bisnis Amerika Bara Reynaldi Thomas yah, Masih lebih tampan lagi aku " Kata Keynan sombong membuat Mawar jengah atas nya
" Aku memang tampan sayang " Kata Keynan saat melihat tampilan wajah Mawar seakan mengejek nya
" Ya ya ya, Kau memang paling tampan dan kaya raya " Kata Mawar jengah
" Setelah 8 tahun ini kamu baru menyadari nya sayang ? bahwa suami kamu ini tampan dan kaya raya dah gagah di ranjang " Bisik Keynan saat menekan kata kata ranjang yang membuat Mawar merona malu
" Mas malu ih " Kata Mawar panik malu malu meaw meuaw ngaong ngaong
" Segera lah menikah Park, Agar kau tau hangat nya saat tidur di malam hari dan dasyat nya guncangan ranjang mu " Kata kata ambigu Keynan membuat Mawar semakin merona dan Park tahu kemana arah cerita sang Tuan
" Saya akan belajar dengan Tuan, Bagaimana cara nya menghangat kan ranjang di malam hari " Jawaban Park membuat Mawar semakin salah tingkah di buat kedua lelaki di hadapan nya ini
__ADS_1
" Apa yang kalian bicara kan ? aungguh tidak tau malu " Dengus Mawar dan kedua Pria itu saling diam membisu seketika
ββββββββββββββββββ