
Setelah kejadian malam itu Alvian terus termenung memikirkan Lily " Apa yang harus aku lakukan ? " Gumam nya lirih
Angel masuk dengan membawa Lemon Tea kesukaan nya Alvian " Apa lagi ? dya sudah tau kau penguntit sejati nya ?" Tanya Angel
Alvian tidak menjawab tapi hanya menganggukan kepala nya saja.
" Ck, Sudah ku bilang bukan ? katakan sejujur nya jika kau menyukai nya bukan malah menguntit "
" Aku bahkan sudsh bicara pada nya kalau aku mencintai nya " Lirih Alvian
" What ???? Are you seriously ? "
" Jangan bercanda Al ini tidak lucu "
" Ini benar An, dya bilang aku pengecut yang hanya bisa menguntit saja "
" Sudah tenang kan diri mu hari ini kita ada Meeting dengan Young Group soal Apartement mewah yang akan di bangun "
" Baik lah An, Ayo "
Mereka berdua pergi ke Young Group untuk meeting hari ini dan tanpa di sadari Alvian melihat Lily yang sedang berjalan menuju Arah Toilet mungkin dan Alvian mengejar nya
" An aku ingin ke toilet dulu, Meeting nya masih 20 menit lagi bukan ? " Alvian melihat jam mahal nya di balik Lengan kemeja nya
Angel hanya mengangguk tanpa bicara dan Alvian langsung bergegas pergi menyusul Lily dan sampai lah dya di Toilet perempuan dsn sebelum itu dya mengunci pintu depan toilet saat melihat tidak ada siapa pun disana hanya ada Lily saja karna Melihat Tas Lily yangbdi tinggal kan di Washtaple
Dan tak lama Lily keluar dari bilik toilet hendak mencuci tangan nya dan mengambil tas nya dya kaget melihat ada Alvian disana namun dya mencoba tenang dan menganggap Alvian tidak ada
Alvian yang melihat Lily acuh pun langsung menahan tangan nya " Lily ku mohon dengar kan dulu penjelasan ku "
" Stop ya Om, Kita gak saling kenal jadi bwrsikap lah biasa, Anda bisa membaca bukan ? bahwa ini toilat wanita " Ketus Lily
Dan Alvian langsung mengunci tubuh Lily di himpit nya ke dinding kamar mandi " Lepas " Kata Lily berontak namun Alvian tidak mendengarkan nya
" Lily ku mohon dengar kan aku dulu aku melakukan ini karna aku mencintai mu aku melakukan ini karna tidak ingin membuat mu malu karna pria Tua ini menyukai mu, Maaf kan aku Lily " Lirih Alvian
" Kau tau ? jika kau berterus terang pada ku mungkin aku tidak akan benci pada mu dan mungkin jika kau tidak menguntit ku aku bisa saja membuka hati ku untuk mu "
__ADS_1
" Tapi aku mencintai mu Lily, Kau bilang tunggu hingga kau Dewasa dan Kau akan menjadi pacar ku dan aku melakukan nya Lily, Aku menunggu mu aku menanti mu hingga saat ini Lily "
" Hahahahaha " Tawa Lily
" Kau percaya dengan ucapan anak usia 7 tahun ? yang benar saja ? kau bodoh atau apa ? usia mu sudah dewasa bukan ? jadi kau tau bagaimana cara nya bersikap jadi maaf saya permisi " Lily mendorong kasar tubuh Alvian agar menyingkir dari nya
Sepeninggalan Lily, Alvian masih diam disana mencerna semua ucapan nya tadi.
Apa tadi ? Lily bilang dya bodoh mempercayai ucapan anak usia 7 tahun ? Alvian tersenyum miris akan hal itu membuat nya terpukul dengan ini
Disaat dya ingin berjuang Lily mematahkan semangat dan cinta nya selama ini membuat Alvian tersenyum miris akan kejadian tadi.
" Sebegitu sakit nya kah di benci orang yang kita cintai ? apa sesakit ini ? Ya tuhan " Ucap Alvian Frustasi
Dan Alvian bergegas keluar dari toilet Wanita tersebut dan saat dya keluar dari toilet wanita tersebut Keynan melihat nya karna tadi juga Keynan sempat bicara dengan Lily saat Lily baru keluar dari Toilet
Keynan bersembunyi saat tau Alvian akan menghampiri tempat nya tadi.
" Cari tau apa hubungan Lily dan Alvian sekarang " Titah Keynan pada Park
Dan saat ini mereka audah ada di ruang meeting untuk membahas proyek terbaru mereka sebuah apartement mewah di kawasan pusat kota.
" Bagaimana Tuan ? apa anda setuju ? " Tanya Alvian setelah menyelesaikan presentasi nya tadi
" Saya setuju dengan penjelasan Anda dan kontrak nya akan menyusul nanti " Jawab Keynan
" Mari minum dulu di ruangan saya Al " Ajak Keynan dan Alvian tidak sanggup menolak nya dan mereka menuju ruangan kerja Keynan
" Lily Sayang " Sapa Keynan agak kencang dya ingin tau apa reaksi dari Lily dan Alvian saat ini
" Dad " Ucap Lily dan dya kaget dengan Alvian yang di bawa Daddy nya ke ruangan nya
Alvian pun tak kalah kaget nya disana sebisa mungkin dya mengontrol diri nya dan menutupi perasaan nya pada Lily
" Oh iya maaf Tuan saya lupa hari ini jadwal Papa saya kontrol jadi saya minta maaf tidak bisa minum bersama Anda " Bohong Alvian dan Angel menangkap gurat kecewa di wajah sang Bos sekaligus sepupu nya itu
__ADS_1
" Ah sayang sekali padahal saya hendak mengenalkan anda dengan Putri semata wayang saya akhh...baik lah next time saya undang ke rumah saya untuk saling mengobrol atau bisa main golf bareng mungkin ? karna kata Tuan Besar Young ands member club termuda bukan ? anda juga berbakat " Jelas Keynan
" Saya Tunggu jamuan Tuan Keynan " Pamit Alvian dan memberi hormat
Saat Alvian menatap Lily dya sama sekali tidak menatap dan menganggsp keberadaan Alvian sedikit pun
Dan Alvian sudah sampai di Basement Perusahaan dan hendak masuk ke dalam mobil nya namun Angel langsung menyela nya " Biar aku yang menyetir kau sedang kacau " kata Angel
Alvian hanya menghela nafas berat nya penuh kekecewaan itu " Terserah An " Jawab nya dan dya masuk ke dalam mobil dan duduk di kursi penumpang dan sih supir adalah Angel
" Ceritakan pada ku Al " Ucap Angel saat sejak masuk ke mobil dan sampai saat ini Alvian hanya diam menatap ke luar jendela
" Apa maksud mu An ? " Tanya Alvian
" Al, Aku tumbuh bersama mu sejak kecil jadi aku yang mengenal mu jauh dari siapapun bahkan Papa tidak tau keluh kesah mu bukan ? usia 19 tahun kau sudsh harus memimpin perusahaan besar dsn memikirkan ribuan nyawa yang bergantung dengan tubuh mu jadi ceritakaj pada ku Al " Jelas Angel
Alvian menatap Lurus kededapn dan menghela nafas nya sebelum bercerita semua kejadian di toilet tadi tanpa terlewat kan
" Al, Aku tidak bisa melarang mu untuk jatih cinta namun jika wanita yang kau cintai menyakiti mu aku tidak akan rela Al, Kau mencintai nya dengan tulus menunggu nya hingga saat ini namun apa yang kau dapat ? hanya karna kesalahan kau menguntit nya ? klasik sekali alasan nya Al " Ucap Angel sedikit emosi
" Aku tak tau jika mencintai sebahagia ini An ? tapi aku juga tidak tau jika mencintai harus di bayar dengan rasa sakit rasa sakit " Jawab Alvian
" Aku hanya bisa bilang sabar Al, Jika kau mencintai nya dengan tulus kejar dya jika tidak yakin menjauh lah Al kau pantas mendapat kan cinta dari seorang wanita yang baik " Jelas Angel
" Kita kemana An ? kenapa pulang ke Mansion ? " Tanya Alvian saat mengetahui mobil tidak kembali ke kantor menlain kan ke Mansion Arrasya
" Istirahat lah Al, Aku tau kau rindu dengan ibu mu ceritakan pada nya tentang mu dan Mama akan mendengar kan mu Al dan segera lah istirahat " Ucap Angel dan mereka sudah sampai di depan pintu rumah Utama keluarga Arrasha
" Turun Al " Ucap Angel lembut
Alvian tidak merespon ucapan Angel " Al, kau butuh istirahat jadi biar aku yang urus kantor lagi pula jadwal hari ini agak santai jadi aku bisa pulang cepat " Dan mau tak Mau Alvian turun dari Mobil nya dan Angel kembali ke perusahaan
⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘
Aku tidak tau jika mencintai sebahagia ini ? tapi aku juga tidak tau jika mencintai juga harus di bayar dengan rasa sakit ~~ Alvian Arrasha
__ADS_1
Rumah Utama Arrasha