
Hari hari pernikahan Alvian dan Lily yang berperan sebagai suami istri itu sangat Romantis dengan tambahan bumbu cinta setiap hari nya.
Kata kata cinta yang selalu di ucap kan alvian menjadi melodi indah bagi Lily.
Sebagai perempuan dya merasa sangat bahagia dan beruntung memiliki suami seperti Alvian.
Namun, hari ini dya terlihat sedih sejak kemarin malam saat suami nya berkata akan ke Italia melihat perkembangan Soal kapal pesiar yang akan di mereka miliki sebagai Salah satu aset mereka.
Lily terlihat murung sejak kemarin bahkan dya tidak seceria biasa nya.
Seperti pagi ini dya membantu Suami nya bersiap untuk bekerja dan siang nanti setelah jam makan siang suami nya akan berangkat ke Italia Bersama Jack karna Angel mengurus perusahaan.
Masih membantu suami nya mengancing kan setiap kancing di kemeja suami nya gerakan Lily tidak seperti biasa nya.
Entah mengapa Alvian nerasa ada beban berat yang di pikirkan Istri nya dengan pandangan kosong yang enggan menatap nya.
Perlahan Alvian mulai melingkar kan tangan nya di pinggang sang istri yang masih memakai pakaian tidur dan belum bersiap.
Selama 6 bulan ini juga Lily belum ada tanda tanda hadir nya malaikat di dalam rahim nya.
" Kenapa Heum ? Alvian membelai pipi istri nya yang sedang berdiri di kursi tempat biasa dya berdiri setiap kali membantu suami nya bersiap
" Tidak. Aku tidak apa apa ! "
" Schatzi, Jangan begini. Aku hanya pergi bekerja bukan berperang dan tidak kembali "
Lily menatap suami nya dengan sorot mata yang menyimpan beban di hati nya.
" Sudah 6 bulan tapi aku belum juga hamil. Jika aku tidak bisa hamil bagaimana ? " Ternyata pertanyaan itu yang membuat Istri nya murung dan Alvian tidak suka itu.
" Kau Dunia ku sayang. Ku mohon jangan memikir kan hal yang belum tentu kebenaran nya. Dunia ku harus terus berputar dan menampil kan cahaya nya walau berganti "
" Ya tapi kamu juga lupa kalau Dunia bisa rusak jika tidak di jaga dengan baik dan benar. Bahkan Dunia juga bisa mengalami kehancuran " Mengerti akan ketakutan yang di rasakan istri nya Alvian mengangkat dagu sang istri agar menatap nya.
" Katakan pada ku apa yang kamu takut kan ? Aku akan menyingkirkan rasa takut itu "
" Aku tidak takut apa pun ! Hanya saja saat ini aku merasa hati ku tidak baik baik saja. Entah lah ! " Lily turun dari kursi itu dan mengambil jas suami nya
" Pakai lah aku akan melihat sarapan dulu " Lily hendak pergi namun langkah nya tertahan saat Alvian memeluk nya dari belakang.
__ADS_1
" Jangan takut kan apa pun Sayang. Percaya kan semua nya dengan ku. aku akan menyelesaikan semua nya dengab cepat
" Entah lah ! " Lily menatap ke arah sang suami yang sudah tampan sempurna di hadapan nya.
Melihat istri nya yang akan menangis Alvian langsung memeluk nya mendekap nya dengan erat.
" Kenapa menangis ? Ku mohon jangan menangis Schatzi "
" Sudah turun lah untuk sarapan aku akan menyusul nanti " Lilu berlalu begitu saja meninggalkan Alvian disana yang masih memikirkan Istri nya kenapa.
Sesampai nya di kamar mandi Lily menatap diri nya di depan kaca. " Kenapa perasaan ku tidak enak ? Kenapa Tuhan ? " Tanya Lily dengan pantulan diri nya di kaca
Sementara Alvian di bawah sudah menunggu selama 25 menit namun istri nya bwlum juga turun. Padahal Rras sudah berangkat bersama Ernest.
Merasa Lily juga tidak turun Alvian kembali ke kamar nya dan dya melihat istri nya duduk di depan meja rias nya dengan masih mengekan kimono mandi nya.
" Schatzi...kenapa ? " Tanya Alvian lembuy sambil menekuk lutut nya dan berjongkok di hadapan Lily.
Di tatap nya wajah cantik itu. Di usap nya pipi lembut itu dan di kecup nya kedua mata indah itu dan berakhir dengan sebuah kecupan singkat di bibir mungil itu.
Lily tidak menjawab tapi dya memeluk suami nya dengan erat. seakan takut kehilangan nya entah lah !
" Sekarang aku mau berangkat ke kantor. Mau ikut ke kantor atau ke yayasan ?"
" Dirumah saja. Nanti aku akan masak untuk makan siang ya "
" Ya Schatzi, Antything for you " Alvian mencium kening sang istri dengan sayang lalu meninggal kan nya.
⚘⚘⚘⚘⚘
Kantor
" Kenapa ? " Alvian sudah di sambut wajah masam dari sepupu nya
" Lily murung. Seperti nya akhir akhir ini dya sedikit sensitiv. Aku juga tidak tau. "
" Apa sudah cek bulanan ? Biasa nya wanita sensitiv itu ada 3 hal.
__ADS_1
Hamil, Menstruasi dan Mempunyai firasat buruk. Mungkin di antara ketiga nya " Seperti biasa Angel sang penasihat !
" Dya memang belum mens bulan ini. Jika aku tidak salah mungkin seminggu lagi."
" Nah berarti yang ke tiga "
" Entah lah An. Aku menjadi tidak tenang untuk bekerja. Jika ini tidak penting saja aku tidak akan pergi meninggal kan nya. dan kapan Kikan menghubungi mu ?"
" Kemarin. Dya bilang paman Chow masuk rumah sakit lagi dan keadaan nya keritis. Jantung nya semakin memburuk. "
" Aku akan menjenguk nya nanti An. Ku mohon tinggal lah dirumah saat aku pergi. Aku takut istri ku semakin tertekan. Bawa Anak mu dan kapan kau akan cuti ? Perut mu sudah hampir meledak " Ya Angel sedang mengandung anak kedua nya dan prediksi dokter ini adalah Laki laki karna dya dan Jasson program bayi Laki laki dengan Serangkaian prosedur yang sudah di sepakati.
Dari makanan olahraga sampai Gaya hubungan sekss nya pun di atur semua nya dan semoga benar bayi mereka laki laki.
" Mungkin minggu depan juga "
" Hah ? Kau gila An. Secepat itu " Alvian begitu berganyung dengan Angel karna memang Angel yang mengurus semua nya.
" Dan mungkin aku akan benar benar Berhenti Al. Jasson meminta ku untuk dirumah. Menjaga anak anak ku " Jawab Angel
Alvian hanya bisa menghela nafas nya. Ya dya tidak bisa egois. Angel sudah memiliki anak dan keluarga jadi Angel berhak memilih.
" Maaf kan aku Al " Sesal Angel
" Sudah lah An. Aku tau cepat atau lambat kau harus memprioritas kan keluarga mu. tapi ku mohon jika ada rapat pemegang saham kau harus hadir. Karna kau tetap lah Singa Betina dari China. Kau Yang terbaik An "
" Shit ! Kau tetap saja memanggil ku Singa betina dari China "
" Persiapkan kelahiran mu An. Berjanji lah kau akan selalu bahagia. "
" Jangan terus mencemas kan ku Al. Sekarang kau juga memiliki orang orang yang kau Cintai. Kau juga harus bahagia Al. Harus "
" Ya aku akan behagia selama Lily ku tetap di sisi ku dan berdiri tegak di samping ku "
" Ayo. kita ada meeting sebentar lagi. Jack sudah siap untuk mengganti kan ku Al. Dya tak kalah jenius nya dari mu " Puji Angel
" Ya ayo " Alvian keluar sambil menggandeng tangan Angel menuju ruang meeting.
__ADS_1
Bisa di lihat bahwa Angel dan Alvian saling menyayangi dan melindungi