
Hari ini adalah hari dimana Lily dan kawan kawan akan kembalinke Paris karna liburan mereka disini hanya 5 full saja dalam waktu seminggu.
Dan tepat setelah sarapan pagi mereka akan berangkat menggunakan pesawat Pribadi milik Opa Edwin yang terbaru saat ke Indonesia ya walau pun Bukan Lily yang pertama merasakan nya
" Sayang kata Uncle Park pesawat sudah siap di landasan " Cerita Keynan karna mereka sudah tiba dirumah Keluarga Young saat ini
" No Dad, Kali ini aku akan membawa pesawat Opa yang terbaru benar kan Opa " Lily menggoda Opa nya dan benar saja Opa Edwin hanya melotot menatap Putri Keynan itu
" Kenapa ? Pesawat kamu juga udah Stand By disana " Ya Anak Nanak Keynan memiliki pesawat masing masing
" Itu adalah penebusan Dosa dosa Daddy dan Opa pada ku saat liburan ke Indonesia tahun lalu dan aku masih mengingat Itu "
" Ck, Kami liburan di biayai oleh Tuan Edwin sayang " Keynan tersenyum Licik kepada Ayah nya dan dya sudah bisa menebak apa yang akan terjadi selanjut nya
Tuan Edwin yang melihat sorot mata Cucu cantik nya itu hanya bisa menelan ludah nya dengan kasar
" Opaaaaa " Panggil Lily Manja Keynan sudah tau jika Lily bersikap manis dan menggemas kan seperti ini pasti ada hal di balik nya
" Ya sayang cucu Opa paling cantik " Puji Tuan Edwin
" Berapa yang Opa keluar kan saat liburan ? " Tanya Lily lagi
" Nah kan, Peras harta opa mu sayang " Begitu lah arti dari sorot mata Keynan yang menatap Ayah nya
" Kau akan terima akibat nya jika putri mu sampai memeras isi tabungan ku " Seolah Keynan dan Tuan Edwin bicara lewat telepati dengan tatapan mata saja
" Opaaaa " Panggil Lily lagi yang membuyar kan tatapan ayah dan anak itu
" O...Opa tidak tahu sayang " Jawab Tuan Edwin tergagap
" Paman Jakaaaaaaa " Teriak Lily memanggil Jaka dan tak lama Jaka datang menemui nya
" Iya Nona " Nafas Jaka masih memburu karna berlari dari dapur ke ruang Makan yang jarak nya cukup jauh sekitar 20 meteran jauh nya
Tuan Edwin menatap Jaka dengan Horor seakan memberi kode agar Jaka tidak bicara.
" Paman, Bisa aku bertanya " Lily kembali melancarkan aksi nya dan KeyNn sudah tersenyum senang disana seakan kemenangan nya sudah di depan mata
" Tanya Kan saja Nona "
" Sewaktu liburan tahun lalu di Indonesia Paman ikut bukan ? " Tanya Lily lagi
" Iya Nona sekalian saya pulang kampung "
" Jadi, Bisa aku tau berapa biaya yang di habis kan Opa disana ? " Tanya Lilu lagi dan Kali ini Opa Edwin semakin gugup dya memberi kode pada Jaka dengan gelengan Kepala namun Lily tau itu
" Opa sedang tidak mencurangi ku bukan ?" Semua peserta di meja makan hanya diam menatap interaksi antara Nona Muda, Tuan besar dan Tuan Muda Mereka beserta asisten Tuan Edwin itu
" Paman, Bisa kita lanjut kan ? Berapa Biaya yang di Habis kan sewaktu kalian liburan Di Indonesia ? "
" Hem...Tu...tuan Edwin menghabis kan b...biaya hampir Du...dua Milyar Nona "
Duuuaaaarrrrr Jawaban dari Jaka seakan membakar Tuan Edwin dan sudah di pastikan Lily akan memeras nya lagi
" Tapi...Tuan Keynan juga mengeluarkan Biaya juga Nona karna kalah taruhan dengan Tuan besar saat Mereka di Bali dan Tuan menyewa Villa berserta semua nya dan membeli oleh oleh untuk semua palayan dan saya juga yang mengurus Biaya nya dan itu mamakan uang 800 Juta juga "
__ADS_1
Wuuuaaaahhh kali ini KeynN juga mendapat serangan dari Putri nya.
" Rasakan itu anak durhaka " Begitu lah arti tatapan Tuan Edwin
" Hm, Tuan Krynan juga meneluarkan Uang untuk menginap di Kapal pesiar mengelilingi Labuan Bajo ke Raja Ampat Nona dengan Biaya 600 juta " Lanjut Jaka lagi
" Hahahahahahaha " Tuan Edwin tertawa dalam hati menyambut juga kekalahan nya bersama dengan Keynan saat ini dan dya menikmati wajah muram Putra nya itu
" Beraryi 800 +600 \= 1.3 M bukan dan Opa memghabiskan 1.7 M berati semua nya 3 M ya ? " Tanya Lily lagi
" Iya Nona " Jawab Jaka
" Terkutu lah kau Jaka " Batin Keynan menjerit
" Akan ku habisi kau Jaka " Tuan Edwin tak kalah membatin
" Jadi Opa, Daddy...bisa aku mendapat kan semua Uang itu sekarang ? "
Dan benar saja yang di duga Ayah dan Anak itu ini benar benar pemerasan yang di lakukan Lily.
" Opaaa...Daddy " Panggil Lily lagi dengan manja nya membuat Pria beda generasi itu menghela nafas nya
" Jaka Transfers kan uang 1.7 M itu ke rekening milik Cucu yang paling cantik dan baik hati ini " Ucap Tuan Edwin dengan senyum yang di buat buat
" Jika Opa dan Daddy tidak ikhlas sudah tidak apa, Ayo Girls kita berangkat sekarang, Kita naik pesawat biasa saja ya, Kita naik krlas ekonomi saja uang ku tidak cukup " Ucap Lily
" Tidak Sayang, Opa Ikhlas ayo Jaka Transfers sekarang tambahkan 300 juta lagi dan 300 juta itu untuk teman teman cucu ku masing masing mendapat 100 juga " Titah Mutlak Tuan Edwin membuat teman temen Lily tambah syok lagi
" Akan Daddy tambah kan juga menjadi 1.6 M dan bagi untuk mereka 100 juta perorang nya " Keynan sudah mengambil Ponsel nya dan Mawar sebagai ibu hanya tersenyum saja
" Terima kasih Opa, Terima kasih Daddy Lily " Ucap teman teman Lily gembira
"Kalian akan di antar Jaka ya sayang, Maaf Daddy tidak bisa mengantar karna ada Meeting penting dan Uncle Park sudah mengulur nya setengah jam demi kamu, Daddy mencintai mu sayang " Keynan Mencium kening Putri nya
" Segera selesai kan Kuliah mu dan kembali Pulang kesini, Opa kesepian tidak ada kamu dan Kimmy " Ucap Tuan Edwin
" Jika aku pulang Rumah ini akan menjadi milik ku bukan ? " Goda Lily
" Siapa pun nanti yang menempati rumah ini dya harus mau mengabdi dengan perusahaan kau bisa tinggal disini bersama Suami dan anak anak mu nanti " Jawab Tuan Edwin
" Aku mencintai Opa dan Omaaa " Lily memeluk Opa dan Oma nya sebelum pergi karna Oma masih lemas
" Mommy Daddy, Saranghae " Lily berucap gembiri dan mencium kedua orang tua nya
" Sampai kan salam ku krpada anak anak nakal itu " Lily pamit dan masuk ke dalam mobil menuju bandara
Saat Mobil yang di tumpangi Lily dan Kawan kawan keluar dari gerbang bawah Mobil Alvian hendak masuk namun Lily yang masih fokus pada ponsel nya tidak melihat mobil Alvian namun Alvian melihat mobil Alpard putih keluar dya segera mengejar nya karna Yakin itu Lily
" Jack, Kejar mobil itu aku yakin itu Lily itu Lily Jack " Ucap Alvian pada Jacki
Dan mobil mereka sampai di Bandara Alvian juga ikut turun.
Saat Lily hendak masuk ke ruang tunggu Alvian menghentikan langkah nya.
" Schatzi " Panggil Alvian
__ADS_1
Lily yang me dengat panggilan yang sangat di kenal nya itu berbalik dan melihat siapa yang memanggil nya
Dan saat dya berbalik dya kaget melihat Siapa Pria Itu.
Anggep aja Lily and the genk ya ✌
Lily terdiam disana melihat Alvian yang langsung berjalan ke arah nya namun ada yang aneh kenapa Jalan nya seperti itu seakan menahan rasa sakit disana
" Sayang " Panggil Alvian lagi
Namun Lily masih diam
" Apa ? Kau mau menagih semua barang mu yang belum ku kembalikan ? tunggu saja setelah aku sampai disana aku akan mengirim semua nya untuk mu " Ucap Lily dan dya melihat Alvian memakai jam tangan hadiah dari nya
Alvian hanya menggeleng Sebagai jawaban.
" Tidak, A...aku hanya ingin mengantar mu saja, Bi...bisakah aku mendapat kesempatan kedua ? " Tanya Alvian lagi
Saat Lily akan menjawab dya melihat Wanita yang menemani Alvian dan memeluk nya sewaktu dirumah sakit dsn rumah Alvian
" Al kau disini ? " Karina menghampiri tanpa tau ada Lily di hadapan nya karna tubuh mungil Lily tertutup tubuh tinggi Alvian
Karina menghampiri Alvian disana dan dya kaget ada Lily disana.
" Aku harus pergi " Jawab Lily pergi meninggalkan Alvian
Namun Alvian mengejar Lily dan menggapai tangan nya.
" Sayang, dengar kan aku dulu, Aku ingin kau memberi kesempatan untuk ku " Mohon Alvian
" Aku akan memberi mu sempatan " Ada jeda disana
Alvian sudah tersenyum untuk Lily.
" Aku Akan memberi mu kesempatan untuk bisa mencintai wanita lain dan wanita itu bukan aku " Lily melepas dengan kasar tangan nya dan itu kembali mengenai Perut Alvian
" Aaahhkkk...Ssshhhh " Alvian Meringis merasakan sakit di perut nya lagi
" Alvian " Karina berlari menuju Alvian dan segera menolong nya
Namun sekuat tenaga Alvian menghalau Karina untuk menyentuh nya karna dya tidak ingin Lily kembali dan semakin salah paham dengan nya.
Ini tampilan Alvian saat ngejar Lily 😍
" Aku bisa sendiri Kar " Alvian enggan di tolong Karina dan Lily yang melihat itu merasakan kembali sakit di hati nya dan langsung berlari ke ruang tunggu meninggal kan alvian
" Sekeras itu kah hati mu Lily " Gumam Alvian melihat Lily meninggalkan nya dan iru di dengar oleh Karina
⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘
__ADS_1
Aku memberi mu kesempatan untuk bisa mencintai wanita lain dan wanita itu bukan aku ~~ Lily 😭