
Hari hari Lily dimulai dengan awal yang bagus untuk menggapai mimpi nya.
Di terima di perusahaan Fashion di gaji dan di beri fasilitas ruang Desain sendiri dengan fasilitas lengkap.
" Kenapa hati ku sakit ya ? Perasaan ku juga tidak enak, Kenapa ? " Pikir nya
Saat ini pikiran nya tertuju pada Alvian, Laki laki yang sangat di cintai nya.
Tapi sudah memutuskan hubungan mereka, Menghempaskan nya begitu saja tanpa kejelasan.
Di lihat nya kembali cincin pertunangan ala mereka sewaktu liburan di Swiss saat ulang tahun nya ke 18 kemaren.
" By, Apa aku gak berharga buat kamu ? kenapa kamu tinggalin aku ? apa salah aku sama kamu ? " Lirih Lily lagi
Dya membuat Sketsa gaun pengantin dan itu tak luput dari pandangan Cristian Alexander sang Bos Perusahaan Fashion.
" Gambar yang bagus " Puji Cristian
" Eh Tuan, Maaf " Lily menghapus air mata nya.
" Kenapa menangis ? "
" Tidak, Saya hanya merindukan Keluarga saya "
" Tidak dengan pacar kamu ? " Tanya Cristian
" Tidak "
" Siapa laki laki di Media sosial milik kamu dan laki laki di parkiran apartement tempo hari " Tanya Cristian lagi
" Alvian mantan kekasih saya dan Felix hanya orang yang terobsesi dengan saya "
" Lalu kenapa bisa berakhir ? " Tanya Cristian lagi
" Maaf, Ini Privasi saya tuan " Jawab Lily
" Baik lah, Mau ikut makan siang ? "
" Tidak terima kasih " Jawab Lily
Dan Cristian segera pergi dari Ruangan Lily.
Sudah berjalan 2 bulan Lily magang dan bekerja di Perusahaan Fashion milik Cristian dan sudah 2 bulan juga Alvian terbaring lemah dirumah sakit
Bahkan setiap hari nya Keynan mencari Alvian namun jawaban Orang kantor hanya sama mereka tidak ada yang tau dimana Alvian.
Bahkan Angel juga tidak kelihatan juga hanya Jasson suami dari Angel yang memimpin sementara.
Selama 2 bulan juga Lily merasa tidak nyaman entah apa yang di pikiran nya yang pasti tertuju pada Alvian.
Sama seperti saat ini Lily menghubungi Angel karna disini Jam 12 siang maka di Korea jam 7 malam, Masih belum larut untuk menghubungi Angel pikir nya.
" Sayang, Lily menghubungi Mu " Jasson menyerah kan ponsel Angel
Jasson melirik ke arah Alvian ada peegerakan atau tidak namun sayang Alvian tidak bergerak.
__ADS_1
" Angkat sayang " Pinta Jasson lagi
" Ya Hallo " Sapa Angel
" Ya Tuhan Ci, Akhir nya " Seru Lily heboh
Jasson mengambil ponsel Angel dan mengaktivkan pengeras suara dan meletakan nya di samping telinga Alvian dan Angel heran akan itu.
" Ci, Apa kabar ? " Tanya Lily
" Sehat, Kamu ? "
" Aku sehat ci, Hanya saja hati ku yang tidak sehat " Lirih Lily
" Kenapa ? "
" Ci, Alvian dimana ? Kenapa dya tidak pernah ada kabar nya lagi ? Dya memblokir nomor ku Ci, A...apa dya sudah memiliki kekasih lagi ? "
Angel bungkam dya sudah tidak kuat untuk bicara lagi suara hilang begitu saja.
Jasson tau itu dan dya mengambil alih untuk bicara.
" Hallo, Lily ini aku suami nya Angel, Aku Jasson "
Lily mengingat Nama Jasson dan dya teringat Oleh Uncle Jass nya.
" Jasson ? Uncle Jass ? " Tanya Lily penasaran entah mengapa dya hanya teringat sosok yang menyayangi nya
" Iya My Queen "
" Balik ke topik, A...apa boleh aku tau dimana Alvian ? Apa dya sudah melupakan ku ? apa dya memiliki kekasih baru ? A...apa dya sudah menikah ? " Suara Lily sudah bergetar menadakan kesedihab yang mendalam
Sementara di dalam diri Alvian dya mendengar suara Wanita tercinta nya, Wanita yang di rindukan nya.
" Lily, Sayang Schatzi " Alvian dalam hati
" Lily, Sayang aku merindukan mu, Aku mencintai mu sayang, Sangat " Alvian lagi
" Cici, Uncle sudah dulu ya aku harus bekerja kembali aku sedang magang di Perusahaan Fashion, Jika berkenan sampai kan salam ku pada nya, A...aku menrindukan nya " Lily langsung memutus sambungan telepon nya
Jasson melihat ke arah Alvian dan dya melihat sebulir air mata keluar dari sudut mata Alvian.
" Sayang, Lihat Alvian merespon dya menangis sayang, Dya mendengar kita " Jasson berseru
Angel Melihat nya dya juga melihat Alvian menangis.
" Al, Kau mendengar ku ? Al ? Kau merindukan Lily ? A..aku aku akan membawa nya kepada mu Al, Aku akan membawa nya untuk mu " Angel berlinang air mata
" Jangan An, Jangan, Aku tidak ingin dya melihat ku seperti ini aku tidak ingin dya menangis An, Jangan " Pinta Alvian dalam hati
" A...aku akan menghubungi nya kembali Al, kau harus kuat kau harus bangkit Al "
" An jangan An, jangan " Pinta alvian lagi namun dya tidak bisa bergerak
Saat Alvian mendengar Suara sambungan telepon Angel dya semakin panik hingga kerja otak dsn jantung nya berpacu lebih cepat dan itu membuat nya kejang.
__ADS_1
" Sayang panggil Dokter Karina Alvian kejang " Seru Jasson
Angel panik dan dya langsung berlari mencari Dr Karina dan Jasson memencet tombol darurat agar perawat cepat datang
" Tenang Al, tenang, jika kau tidak ingin dya datang aku akan mencegah nya Al, Kau harus bangkit " Cerita Jasson
Saat Karina masuk Alvian sudah sedikit tenang dan tidak kejang lagi.
" Ada apa ? " Tanya Angel
" Dya merespon dya tau apa yang kalian bicarakan, Mungkin yang kalian bicarakan hal yang sangat sensitiv untuk nya, Dya menolak semua yang kalian ucap kan, Tolong jangan lakukan itu lagi, dya belum siap " Pinta Karina
" Baik aku mengerti " Jawab Angel
Setelah kepergian Karina Angel duduk kembali di samping Alvian
" Al, Kau takut Lily tau keadaan mu ? Kau takut dya sedih melihat mu ? Kau takuy dya kecewa ? " Tanya Angel
Alvian meraspon dengan menggerakan jari telunjuk nya yang di jepit alat medis.
" Aku tidak ingin dya sedih An " Jawab Alvian dalam hati lagi
" Al, Jika kau tidak ingin dya sedih, Berjuang lah Al, Perjuangkan dya, kau dengar bukan ? Dya merindukan mu "
Alvian kembali menangis mendengar Ucapan Angel.
" Aku juga sangat merindukan nya An, Aku sangat mencintai nya, Aku ingin bangkit namun tubuh ku sakit An " Jawab Alvian lagi dalam hati
" Berjuang lah Al, Aku pulang dulu, Besok aku kembali lagi, Oh iya beberapa bulan ini Tuan Keynan mencari mu, Mungkin Lily meminta Daddy nya "
" Aku tau An, Pasti dya mengkhawatirkan ku " Jawab nya lagi dalam hati
" Aku pamit Al, Berjuang lah " Angel mencium kening Alvian adik sepupu nya dengan penuh kasih sayang
Angel pergi meninggalkan Alvian disana sendirian dan Karina masuk ke ruangan nya.
" Apa kabar mu Al ? Kau mendengar ku ? " Tanya Karina
" Al, Kau masih ingat saat kita di jerman ? Saat aku di bully semua orang karna penampilan ku ? Kau datang menyelamatkan ku Al, Sejak saat ini aku menyukai mu Al, Aku mungkin saja mencintai mu " Karina
" Aku hanya menganggap mu teman Karina tidak lebih "
" Sejak aku kembali kesini dan mencari mu aku tak menemukan mu Al, Tapi saat aku kembali bertemu dengan mu saat kau memeriksa kesehatan mu dan itu membuat ku hancur Al, Aku sakit melihat keadaan mu Al, Jika saja Hati ku cocok aku akan memberikan nya kepada mu Al, Namun hanya 40 % Saja kecocokan nya " Cerita Karina lagi
" Tapi, Aku mendengar ternyata kau sudah memiliki kekasih, Hati ku semakin sakit Al, Ya aku tau kau mencintai wanita bernama Lily itu, Dya cantik Al, Dan kelihatan nya dya juga baik, Aku melihat nya dari tatapan mu kalau kau sangat mencintai nya Al, Al, Bisa kah sedikit saja kau melihat ku sebagai seorang wanita ? Bukan sebagai teman ? " Tanya Karina lagi
" Maaf Karina, aku tidak bisa Karina, Bahkan saat hati ku sudah rusak dan tak berfungsi lagi pun dya tetap dimiliki oleh nya, Hati ku sudah milik nya, Dya pemilik hati ku Lily Alena Putri " Jawab Alvian dalam keadaan koma nya
Alvian menetes kan kembali airmata nya dan Karina melihat nya.
" Kau mengais Al ? Sebegitu cinta nya kau dengan nya Al ? " Tanya Karina lagi
⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘
Bahkan saat hati ku sudah rusak dan tak berfungsi pun dya tetap dimiliki oleh nya, Hati ku sudah milik nya, Dya pemilik hati ku Lily Alena Putri ~~ Alvian ❤
__ADS_1