
Hari ini adalah hari Golf bareng keluarga Crazy Rich Young yang sangat luar biasaaaaahhhh.
" Mommy Daddy, Selamat pagi " Sapa Lily riang gembira
" Usia 17 tahun Darling, Tidak pantas berlarian seperti itu " Cibir sang Daddy pada anak perempuan satu satu nya
" Mom" Rengek Lily karna seperti biasa Daddy nya selalu menggoda nya
" Mom " Rengek Keynta menggoda sang Kakak
" Hey boy, Im Sister, Tidak sopan tau " Dengus Lily
" Young Sister Please, ini meja makan bersikap lah selayak nya wanita normal " Ucapan Keynda membuat semua orang melongo disana
" Hey Keynda sih manusia kutu buku berkacamata ayo bertarung "
" Kau berarti memang tidak normal jika ingin bertarung dengan anak usia 10. lagi pula mana ada pria sejati bertarung dengan wanita itu sama saja pecundang !!" Skak Keynda
" Cukup Guys kita sarapan dan makan dengan diam " Keynan mulai tegas dengan anak anak nya
Kehidupan Keynan begitu sempurna dengan kahadiran ketiga buah cinta nya dengan Mawar.
Istri tercinta nya yang begitu telaten mengurus semua keperluan keluarga nya walau tidak langsung memasak namun setiap hari nya dya selalu memberi intruksi masakan apa yang akan di makan oleh keluarga nya.
Dya selalu bertanya kepada keluarga nya menu apa yang ingin di makan mereka semua dan baru lah dya memberi intruksi dan memantau rasa yang cocok dengan selera semua keluarga nya.
Karna Keynta lebih suka Westren lain Keynda dya lebih suka Korea banget seperti darah memang lebih kental dari air dsn Mawar meyakini itu.
Kalau Lily sama dengan nya tetap lidah rakyat Indonesia yang selalu melekat dengan mereka.
" Dad, Aku ingin tau bagaimana Negara tercinta Mommy " Tiba tiba Keynda sih bungsu berucap karna dyau sang Mommy begitu merindukan Negara kelahiran nya
Sontak membuat semua orang disana menatap nya dengan tatspan curiga sebeb mereka tau bagaimana Keynda itu.
" Sayang, Momny tidak apa apa, Mommy disini saja bersama kalian " Jawaban Mawar membuat hati Krynan tercubit pasal nya sejak di bawa kesini 18 tahun yang lalu Mawar tidak pernah memaksa untuk pulang kecuali saat saat pertama disini dan semakin lama Mawar mulai terbiasa namun Keynan melupakan tentang jati diri Seorang rakyat dari sebuah Negara.
" Kita akan liburan Ke Indonesia setelah libur sekolah akhir semester kalian dan kerjaan Daddy sedikit lenggang " Putus Keynan di meja makan membuat mata Mawar berkaca kaca
__ADS_1
Keynan menangkap perasaan istri tercinta nya saat ini " Bersiap lah kita akan kerumah Opa untuk Golf Daddy akan bersiap " Keynan bangkit dari duduk nya menuju kamar dan Mawar mengikuti nya
Sampai di dalam kamar Keynan sudah berdiri dengan merentangkan kedua tangan nya untuk menyambut kedatangan Mawar " Makasih Mas " Isak tangis Mawar di pelukan Keynan
" Mas ingat, Dulu ada yang bilang Cinta tidak butuh terima kasih "
" Iya aku senang banget mas mau ajak kita liburan di Indonesia aku seneng banget Mas hiks..hiks..hiks " Tangis Mawar
" Maafin mas yang gak peka sama kamu yank " Keynan mengurai pelukan nya dan menghapus jejak air mata istri nya
" Oke sudah puas menangis nya Nyonya ? ayo kita bersiap jika tidak putra mu Keynda akan mengamuk lagi pada Tuan ini Nyonya "
" Dya juga putra mu mas "
" Tapi dya selalu memusuhi mas "
" Karna mas suka menggoda nya "
" Iya sudah ayo turun "
Mereka sudah berkumpul dengan pakaian Olahraga golf mereka saat ini dan bersiap pergi ke rumah Utama sampai kembali terdengar perdebatan di antara ketiga anak nya.
" Hey Tuan Putri Daddy mu itu Keynan Young bukan nya Marvin sih tukang pukul yang menjadi supir mu sejak 10 tahun ini " Dengus malas Keynan melihat putri nya lebih dekat dengan Marv dari pada dengan nya
Lily hanya memutar bola mata nya malas " Jika Daddy orang biasa aku akan sangat bahagia pergi kemana pun bersama Daddy tanpa harus ada drama saling menjilat satu sama lain tapi bukan berarti aku menyesal menjadi anak Daddy yang kaya raya tiada tara itu " Lily memeluk pinggang Daddy nya manja
" Ck, Jika Daddy tidak kaya kau tidak akan bisa naik turun mobil mewah dan berkelas tapi Daddy bingung kartu yang Daddy berikan tidak pernah menampilkan notifikasi batas limit seperti anak anak lain nya lalu apa yang kau kerjalan sayang ? " Tanya Keynan
" Aku mendapat kan 1000₩ Dari Opa setiap minggu nya, Oma memberi 500$ Setiap Minggu dan aku di beri jatah bulanan sama Mommy sebanyak 5000₩ jadi coba Daddy hitung berapa uang milikku dan uang Daddy utuh di dalam tabungan ku untuk keperluan mendadak saja dan hitung hitung tabungan " Jelas Lily
" Berarti kau mendapat kan 176 juta lebih setiap mobil ? " Tanya Keynda kaget dengan uang yang begitu banyak
" Hahahahaha...jadi aku tidak kekurangan bahkan uang ku sudah berlebih hanya untuk jajan bahkan aku juga bisa membeli tas sekelas milik Mommy yang paling murah jika aku mau " Sombong Lily lagi
" Sudah ayo berangkat nantu Tuan besar mengamuk dan mengomel "
" aku ingin naik buggati " Kata Keynta
__ADS_1
" Ya kami akan naik itu bersama Uncle Marv " Jelas Keynda
" Tanya kan pada Tuan Keynan itu boys mobil itu milik siapa ? " Tanya Lily menggoda kedua adik nya
" Bye " Lily pamit meinggalkan semua disana
" Sudah jika kalian ingin masih ada yang milik Mommy kan ? " Mawar menengahi
" Aku ingin kita naik motor mas "
" Ayo sayang kita pacaran lagi " Keynan mengedipkan sebelah mata nya menggoda Mawar
" Aku naik apa ? " Kata Keynta yang masih diam disana
" Oh aku tau, Uncle Ji...ayo kita naik Helli nya Daddy " Keynta meminta Ji mengemudikan cabung mesin milik Daddy nya
Ya Ji sudah kembali dan Ji juga sekolah lulusan penerbangan yang bisa menerbangkan pesawat kecil saja seperti pesawat capung dan Hellikopter.
" Mereka semua sudah pergi dari Mansion Keynan menuju rumah utama keluarga Young yang itu sudh di wariskan untuk Cucu laki laki tertua yang berarti itu milik Keynta namun karna mereka kembar mereka berdua bebas berdiskusi nanti nya dan Lily tidak memusingkan itu karna nanti nya dya akan ikut suami nya maka dari itu dya berusaha keras nanti nya agar sukses dengan karier nya sendiri tanpa bantuan keluarga nya dan tekad nya sudah bulat sepeeti bola pimpong.
Hingga mereka semua sampai dan saat Lily turun dari mobil nya dya meliat Helli di atas atap rumah Opa nya dan yang membuat nya tak kaget adalah Keynta yang keluar dengan gaya tengil nya.
Karna di keluarga nya hanya Keynta lah yang sering naik Helli itu bahkan hanya untuk ke Mall saya dya bisa meminta paman Ji menerbang kan capung mesin itu.
" Kau naik helli lagi ? " Tanya Lily
" Ya karna itu milikku " Jawab Keynta sombong
" Itu semua sebelum ada kalian sudah menjadi milik ku duluan boys "
" Apa perduli ku ? "
" Saat besar nanti aku akan menjadi pilot " Jawab Keynta dengan cita cita nya
" Lalu perusahaan Daddy ? " Tanya Lily lagi
" Sih jenius itu yang akan mengurus nya. Aku tidak ingin pusing dengan angka angka itu aku akan terbang dan berkeliling Dunia membahagiakan diri ku "
__ADS_1
⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘