
Setelah selesai dengan acara makan di rumah makan padang yang kata Tuen Edwin murah itu mereka kembali melanjutkan acara jalan jalan mereka dan kali ini mereka sudah lelah dan kembali ke Rumah Keynan Tuan dan Nyonya Young juga ikut.
" Mommy besok kita jadi ke Bali kan ? " Tanya Alandra
" Jadi sayang, sekarang pergi ke kamar bersihkan diri dan istirahat oke " Ucap Mawar
Keynda dan Keynta bergegas ke kamar mereka untuk memberaihkan diri dan istirahat karna mereka sudah makan malam pake sate di pinggir jalan dan itu sangat luar biasa kata Ibu mertua Mawar dan lagi lagi mereka membayar semua orang yang makan disana dan memborong semua sate sate itu danndi berikan kepada orang orang yang lewat dan mereka juga memberi sesikit uang untuk anak anak jalanan
" Oh iya Lee, Bagaimana jika kita bangun rumah singgah disini untuk membantu anak anak yang kurang mampu itu, Menyekolahkan mereka dan istri mu bisa mengurus rumah singgah itu nanti nya " Tuan Edwin
" Ide bagus Tuan, Sedari dulu saya sudah memikirkan nya tapi belum berani bicara " Jawab Lee
" Ck, Kau takut aku menolak nya karna aku tak sekaya Tuan mu itu ? walau aku tak sekaya Tuan mu itu tapi aku masih bisa membangun dan menyekolahkan ribuan anak sekaligus dan ingat, Aku tidak ingin orang yang menanam saham di sini mempengaruhi rumah singgah ini nanti nya pastikan hanya 10 % saja ruang yang tersisa untuk membuka untuk pemegang saham tidak lebih" Ucap Tuan Edwin lagi
" Dan kau Istri nya Lee kau harus bisa nenyeleksi anak anak yang akan bersekolah dan kita akan membangun sekolah gratis untuk semua kalangan, Dan buka pendaftaran untuk Beasiswa di dalam mau pun luar Negri dan kirim kan data nya nanti ke asisten Ku " Jelas nya lagi
" Kamu kuliah kan ? " Tanya Tuan Edwin lagi
" Iya Tuan, Saya sudah menyelesaikan Kuliah saya sampai S2 setelah menikah dengan papi nya anak anak melanjut kan yang sempat tertunda " Jawab Ratih
" Bagus, Kerja kan dengan benar "
" Ternyata Tuan besar ini dermawan sekali ya " Goda Keynan
" Kau kira siapa Tuan Young ini hah ? Kau baru hidup setengah dari usia ku jadi jangan terlalu meremehkan orang tua ini " Jawab Tuan Edwin
Ini lah mereka selalu saja berdebat soal bisnis dan kehidupan yang membuat mereka bagai teman tapi musuh yang selalu berdebat
" Aku lapar, Bisa buat kan aku makanan ? " Tanya Tuan Edwin lagi
" Ayah ingin makan apa ? Biar aku masakan " Ucap Mawar
" Aku ingin makan Mie Instan dari pabrik kalian itu apa nama nya ? " Tanya tuan Edwin
" Mie-Nus yang berarti Mie kurang, Karna sekali makan akan ketagihan karna benareka rasa dari level satu sampai 10 yang bisa membuat orang kejang kejang " Jawab Lee
" Ayah jangan makan mie instan ya, Jika mau Mawar bisa membuat Mie sehat dri sayuran mau menunggu ? " Tanya Mawar lagi..
" Baik buat kan itu " Putus nya dan Mawar berkutat dengan bahan bahan olahan untuk membuat mie sehat untuk seluruh keluarga nya.
" Wuah, Ini enak !! Daya jual ny pasti tinggi " Lee berkomentar
__ADS_1
" Terbuat dari apa Ini Nyonya ? " Tanya Lee lagi
" Ini hanya dari tepung terigu dan telur di campur dengan sayuran jadi warna nya ada hujai dari sawi, Orange dari wortel dan Merah dari buah Naga yang Kuning itu dari tepung dan kuning telur saja " Jawab Mawar
" Jika ada waktu mari kita rincikan bahan nya dan akan kita produksi di pabrik dalam partai kecil dulu sebagai contoh barang jika lulus seleksi akan kita produksi " Jawab Lee
" Kau mau mengajak istri ku berbisnis Lee ? Berapa ke untungan yang di dapat nya jika ini berhasil ? Strategi marketing mu harus cocok dengan profit penjualan nanti nya " Keynan membuka Suara
" Untuk bahan kita gunakan bahan berkualitas tinggi dan untuk camluran kuah nya bagaimana Nyonya ? " Tanya Lee lagi
" Ini kuah nya aku beri rempah rempah seperti kuah kaldu biasa hanya saja aku menambahkan udang cincang saja " Jawab Mawar
" Kita akan buat Dalam aneka rasa seperti Seafood dalam mie kuah dan Rendang sapi dalam bentuk mie gorang, Saya akan usahakan mie nya dalan kemasan menarik dan Rainbow seperti ini mari kita beri nama ini Rainbow Mie " Kata Lee
" Tidak aku ingin nama mie nya Mie Ceria karna saya akan mendonasikan hasil penjualan Mie ini untuk anak anak kurang mampu nanti nya " Jawab Mawar
" Tidak masalah Nyonya " Jawab Lee
" Istri ku semakin pintar berbisnis ternyata " Puji Keynan
" Ayo sayang, peras CEO perusahaan ini " Goda Keynan
" Aku tidak perduli uang ku masih banyak, bahkan aku bingung cara menghabiskan nya " Jawab Datar Keynan
Dan berakhir lah Acara Bisnis dadakan di meja makan itu dengan putusan bahwa Mie nya akan di produksi.
⚘⚘⚘⚘⚘
Pagi sudah menyapa kota Jakarta dan keluarga Keynan bersiap untuk sarapan dan terbang ke Bali karna peemintaan Anak anak nya untuk ke Bali.
Mereka sudah sarapan dan bergegas pergi ke bandara untuk kembali terbang mengudara dengan burung besi menuju Kota Bali yang banyak di suguh kan pantai pantai yang menjadi destinasi utama Pulau Para Dewa itu.
" Saat nya beraksi " Gumam Alandra mengambil Ponsel nya dan menghubungi Kakak tercinta nya
Ini pukul 10 pagi berarti di Paris masih jam 5 pagi bukan ?
" Hm " Gumam Lily saat ponsel nya teehubung dengan Vidio call
" Morning Young sister ? How are You ? " Tanya Alandra
" Jika ingin pamer nanti saja, Disini masih gelap anak manja " Jawab Lily
__ADS_1
" Look at that, Kami akan terbang ke bali menggunakan jet pribadi terbaru milik Opa bersama Uncle Lee juga " Ejek Alandra
Sontak mata Lily langsung terbuka lebar menatap Ponsel nya dimana disana dya di kejut kan oleh jet teebaru milik Opa nya itu.
" Opaaaaaa " Teriak Lily
" Ada apa ini ? kenapa aku merasa ada suara cucu cantik ku ? " Tanya Tuan Edwin
" Opa jahat, Opa beli jet baru hanya untuk beelibur tapi tidak dengan ku " Lily merajuk karna ulah adik nya
" Alandra " Gumam Tuan Edwin
" Opa jahat, Aku membenci kelian semua " Teriak Lily dan dya kembali menghubungi Kekasih nya
" Kenapa Sayang ? Apa yang menganggu mu ? " Tanya Alvian menatap kekasih nya
" Hey, Schatzi sayang, Kenapa ? " Tanya Alvian lagi
" Opa, Daddy dan semua nya mereka meninggalkan ku mereka beelibur tanpa memikirkan ku mereka jahat " Tangis Lily
" Sayang, Kamu sudah dewasa bukan ? " Tanya Alvian
" Hu'em " Lily mengangguk
" Kalau begitu bisa berpikir dari sisi positiv nya ? " Tanya Alvian
" Maksud kamu ?" Tanya Lily balik
" Mungkin saja mereka beelibur karna ingin menemani Mommy mengingat Negara nya, Kami bilang Mommy tidak pernah pulang bukan sejak menikah dengan Daddy ? Sekarang berapa usia mu sayang ? " Tanya Alvian lagi
" 17 tahun " Jawab Lily
" Jadi ? bisa bayangkan berapa lama Mommy tidak pulang ke Negara nya ? bisa merasakan bagaimana rindu nya Mommy dengan Negara nya ? "
" Maaf " Cicit Lily
" Schatzi sayang, minta maaf ke Mommy dan Daddy, akui kesalahan kamu, Saya hanya ingin kamu berpikir dari sudut pandang berbeda walau yang kamu lihat itu beda pula tapi coba lihat dari sisi lain nya "
" Uang Koin memiliki 2 sisi yang berbeda bukan ? Tapi nominal mereka tetap sama bukan ? Jadi bisa belajar memahami dengan sudut pandang lain nya ? Tidak bertumpu dengan satu sudut pandang saja ? "
Ini lah sosok Alvian yang sangat di kagumi oleh Lily karna kedewasaan nya, Ketangguhan nya dan Ketulusan nya yang membuat Sosok Alvian kian sempurna di mata nya 😍
__ADS_1