
Setelah sarapan Alvian membawa Lily kembali ke kamar mereka dsn sesampai nya di sana Alvian mendudukan Lily di pinggir ranjang mereka dan Alvian berlutut di hadapan nya.
" Kenapa melakukan semua ini ? Apa kamu takut aku tidak sanggup membiayai semua nya ? Kamu ragu sama aku ? " Tanya Alvian lembut
Lily yang sejak tadi menunduk memberanikan diri melihat suami nya.
" Maaf " Cicit Lily merasa bersalah
" Jadi ? Kenapa melakukan ini ? Aku tidak tau hal ini Lily. Aku gak mau kamu di permalukan begitu. "
" Maafin aku By. Hiks...hiks...maaf "
Alvian hanya bisa menghela nafas nya dan membawa sang istri ke dalam pelukan nya meredakan tangis kesedihan nya.
" Jangan pernah lakukan itu lagi. Aku mampu biyayai semus kebutuhan kamu. Bilang aja kamu mau apa ? Aku turutin kok. Gak harus mencuri milik Daddy kamu ! Kamu itu sekarang tanggung jawab aku dan aku akan menjamin semua nya !" Tegas Alvian
" Iya...maafin aku By " Jawab Sesal Lily
" Sekarang ayo turun dan minta maaf sama keluarga kamu " Dan mereka memutuskan untuk turun kembali
⚘⚘⚘⚘⚘
Sepeninggalan Alvian dan Lily tadi dari meja makan Keynan membuka suara nya.
" Berapa yang telah di habis kan nya Park ? " Tanya Keynan mencoba tenang.
Bukan dya marah karna Lily menggunakan uang nya hanya saja perbuatan Lily memang salah.
" Anda bisa melihat nya sendiri Tuan " Park menyerah kan ponsel nya kepada Keynan
Dan Saat Keynan melihat nominal angka di ponsel Park dya hanya bisa mengehela nafas ya saja.
" Kenapa di permasalah kan ? Aku akan membayar baiaya liburan ini " Tuan Edwin
" Maaf...tapi biar aku saja yang mengganti semua nya " Tiba tiba Alvian kembali datang bersama Liky yang masih menunduk kan wajah nya dan masih memeluk lengan Alvian
" Aku tidak mempermasalah kan uang nya. Uang segitu hanya beberapa menit kehidupan ku saja. Tapi kali ini Istri mu memang salah ! " Tegas Keynan dan Lily tau itu salah
" Maka dari itu aku sebagai suami meminta maaf atas apa yang sudah di lakukan istri ku. Aku akan membimbing nya agar lebih baik lagi. Sekali lagi aku minta maaf " Ucap Tulus Alvian membuat Lily memberanikan diri melihat semua orang disana
" Maaf...A...aku salah to...tolong jangan marahi suami ku " Pinta Lily
" Sudah lah...jangan di bahas lagi..." Tuan Edwin
" Ya sudah kata nya mau berbelanja kan ? mau aku temenin ? Atau mau belanja sendiri aja sama yang lain nya ? " Tawar Alvian
" Mau sama kamu aja " Jawab Lily dengan manja
" Yaudah semua nya kami duluan ya " Pamit Alvian
Dari Hotel ke pusat perbelanjaan Toko toko bermerk tidak jauh hanya berjalan 15 menit sudah sampai tapi setengah perjalanan Lily sudah keringatan dan Alvian kasihan akan itu.
" Kamu capek ? Aku gendong mau ? " Seakan tau kelelahan sang istri Alvian sudah berjongkok dihadapan Lily dan Lily naik ke gendongan Alvian
__ADS_1
" Aku sayang kamu By. Maafin aku ya " Pinta Lily dengan manja nya
" Yaudah...jangan di ulangi lagi. Itu gak baik loh. Kau mau suami kamu di tuduh gak bisa bimbing kamu ? "
Lily menggeleng " Gak. Maafin ya " Menarik kedua telinga nya sebagai permintaan maaf nya
" Oke mau belanja apa ? " Tanya Alvian lagi
" Beli tas boleh ? "
" Boleh ayo " Dan mereka sampai di toko tas merk ternama berlogo kereta kuda
" Selamat datang di toko kami " Sapa pelayan ramah tak lama datang rombongan ibu ibu sosialita tampak nya kelas atas
Mereka melirik ke arah Lily dan Alvian dengan rendah.
Ya saat ini Lily hanya menenteng tas tangan nya seharga 20 juta dan itu di pandang remeh
" Saya mau lihat tas itu " Tunjuk Lily pada Tas biru dan putih itu
" Ini ukuran berapa ? 25 ya ? " Tanya Lily
" Iya Nona "
" Schatzi sebelah sini ayo " Alvian membawa Lily ke arah lain nya
" Ini juga satu warna lagi Nona warna kuning " Pelayan membawa tas warna kuning lagi
" Aku ambil ketiga nya " Jawab Lily dan pelayan itu segera membungkus nya
" Sugar baby ya ? " Tanya ibu ibu itu kepada Lily
Karna melihat Lily masih muda dan Alvian sudah dewasa mereka berpikir Lily memanfaatkan Alvian
Dengan bangga Lily mengangkat tangan nya dan memberi tahu kan cincin di jari manis nya dan jugs milik Alvian.
Ibu ibu itu hanya kaget melihat nya cincin penuh dengan berlian.
" Palsu ya ? " Sindir ibu yang satu nya lagi
" Dimana Tas paling mahal disini ? tunjukan " Pinta Lily pada pelayan
Dengan cepat pelayan membawa The king off Han Bag.
Yaitu Tas kulit buaya putih dari Africa itu.
__ADS_1
" Ini birkin 30 ? " Tanya Lily
" Benar Nona dan ini hanya ada exclusiv saja " Ucap sang pelayan
" Keluarkan seri sepatu terbaru musim panas ini dan fashion item lain nya " Pinta Lily dan Alvian hanya tersenyum saja melihat istri manja nya menjadi galak
Tak lama palayan datang membawa fashion item yang di minta Liky dari sepatu.jaket.Sweter dan kaos Serta kacamata juga.
" Bungkus itu semua " Ucap Lily lagi
" Yakin mau belanja segitu banyak ? Nanti nyesel gak bisa bayar. Tas kamu aja cuma 20 juta " Sindir ibu ibu itu
" Tas harga ratusan juga kalau Kredit sama saja kan ? parfume anda saja hanya 500 ribu jadi untuk apa ? " Dengan sombong nya Lily meminta dompet Alvian
" By dompet kamu " Rengek manja Lily
Alvian mencium pucuk kepala nya dan memberikan dompet mahal nya.
" Lakukan pembayaran dengan ketigs kartu itu pilih saja. Aku tidak tau berapa banyak uang suami ku tapi ku pastikan Platinum itu bisa membeli semua isi toko ini dan aku tidak ingin menggunakan member VVIP ku agar mendapat kan diskon ! Aku masih mampu membayar semus nya !" Tegas Lily
Selesai melakukan pembayaran Mereka pergi meninggalkan toko tersebut.
" Antar belanjaan kami ke Hotel Da Arrasha Wook Hotel De Resort " Ucap Lily
" Dan ini imbalan untuk kalian " Lily memberi kan Pecahan Uang Uero kepada pelayan dan meninggalkan nya.
" Ck...sombong sekali " Gumam salah satu ibu ibu tadi
" Jika sombong di dasari pondasi yang kuat dsn uang yang cukup tidak masalah bukan ? Asal jangan sombong tapi nanggung. Kesan nya jadi maksa !" Skak dari Lily dan mereka terdiam
" Kita mau kemana lagi ? " Tanya Alvian yang masih menggenggam tangan istri tercinta nya
" Mau cariin sepatu kerja kamu. Aku juga kan mau ngantor di yayasan " Jawab Lily dengan manja nya lagi dan Alvian sama sekali tidak risih akan itu
" Yaudah ayo "
" Nanti malam Aku yang pimpin deh. Kamu kan udah baik banget belanjain istri "
" Jangan menghayal ! Kamu baru aku dorong 5 kali aja dari belakang udah merengek, Gimana cerita nya mau pimpin di atas ? Mimpi kamu "
" Is...liat aja entar malem. Aku di atas biar kamu tau kalau aku bisa manjain kamu " Lily mengerucutkan bibir nya
" Kamu masih anak anak mana tau yang begituan "
" Anak anak yang udah nyicil bikin anak sama kamu " Jawab Lily kesal
Dan Alvian hanya bisa tertawa.
" Ketawain aja terus ! Nanti malem aku gak kasih kamu ya. Tidur sama Reas aja sana " Rajuk Lily
__ADS_1
" Oke, Minta maaf ya...jangan marah lagi. Mau apa ? Beli ice cream ? "
" Iya " Jawab Lily masih ketus dan mereka mencari ice cream