Cinta Beda Negara Bicara Soal Kasta

Cinta Beda Negara Bicara Soal Kasta
Meminta Untuk Memiliki


__ADS_3

" Nona, Makan malam sudah siap segera turun, Tuan dan Nyonya besar juga sudah hadir " Sang pelayan membawa berita


" Terima kasih " Jawab Lily


" By ayo kita turun udah di tunggu "


Alvian menggandeng mesra jemari Lily menuruni tangga dan menuju Meja makan


Dan sampai nya disana samua mata tertuju pada pasangan serasi dengan baju Couple tanpa di rencanain


" Wuahhh...Mesra banget sih mereka " Ucap Ratih kesemsem melihat Lily dan Alvian yang baru saja datang


" Selamat malam semua nya " Sapa Lily dan Alvian hanya menunduk memberi salam


" Wuahhh...ini kah sosok pengusaha muda yang sedang naik daun itu ? Bayangan dari Keynan Young " Lee memulai membuka suara nya


" Kau banyak bicara sekali Lee " Sentak Keynan


" Sudah ayo makan, Aku sudah tidak sabar melahap sate maranggi itu " Ucap Tuan Edwin


Ya setelah kembali dari Liburan singkat mereka di Indonesia Negara kelahiran menantu kesayangan nya itu Tuan Edwin sengaja mempekerjakan Chef langsung dari Indonesia dengan Khusus di pesan nya namun terkadang dya juga sering meminta menantu nya membuat kan Soto lengkap dengan Perkedel Kentang dan sambal kecap yang di beri perasan jeruk nipis


" Pimpin Doa nya Alvian " Keynan memerintah


Dengan berani Alvian membaca Doa sebalum makan di hadapan peserta makan malam keluarga kali ini.


" Selesai " Ucap Alvian dan mereka kembali menegakan pandangan mereka dan langsung menyantap makan malam nya


Namun tidak dengan Alvian, Dya maaih harus menjaga pola makan nya karna di lihat nya semua makanan berat namun menolak pun dya segan untuk itu.


" Kenapa gak makan Al ? " Mawar bertanya


" Hm, maaf aku belum bisa makan berat karna masih harus sering kontrol dan semua ini makanan berat " Jawab Alvian sedikit ragu


" Kamu mau salad By ? Biar aku buat kan di dapur "


" Boleh, Maaf merepotkan mu Schatzi "


Lalu Lily pergi ke dapur untuk membuat kan Alvian salad sayur dengan Mayones manis gurih dan Lily juga membuat ayam madu tanpa minyak untuk Alvian yang di panggang di oven


" Nona biar kami saja " Ucap para Chef dan asisten nya


" Tidak, Aku bisa, Kalian makan saja ini waktu nya makan malam jadi segera lah makan " Lily berucap pelan dan sedikit mengusir Para anggota dapur


Akhir nya Lily selesau dengan Tugas nya di dapur " Maaf ya By lama, Ini aku buatin kamu ayam madu yang di panggang dan salad sayur " Lily menaruh Sepiring salad sayur dan sepotong ayam madu buatan nya


" Terima kasih Schatzi, Maaf merepotkan mu " Ucap tulus Alvian


" Sudah makan saja, Drama lagi di meja makan, Ini bukan tontonan Gratis " Ketus Keynan


" Ini juga bukan ajang perlombaan dengan ada nya komentator dan juri " Skat Matt, Keynan bungkam seketika

__ADS_1


" Double Kill Bos " Goda Lee lagi


" Park, Kurangi Angka Nol untuk Lee bulan ini " Park hanya menyeringai melihat teman senasib nya itu


" Oke, Aku diam " Lee mengangkat kedua tangan nya dan mereka makan dengan hening dan menyelesaikan makan malam hari ini


Dqn saat ini mereka sedsng berada di Ruang keluarga yang besar dengan sofa sofa super mewah nya rumah Keynan


" Bagaimana keadaan mu Al ? Sudah baikan kah ? " Tuan Edwin membuka percakapan


" Yq, Seperti yang anda lihat Tuan, Aku masih harus rajin untuk kontrol " Jawab Alvian lagi dan mereka saling bercerita dan saling membalas candaan satu sana lain..


" Maaf, Ada yang ingin aku sampai kan " Alvian membuka Suara lagi


Semua menatap kearah nya dengan pandangan bertanya ada apa ini ? Mungkin begitu kira kira nya arti tatapan mereka


" Jika Tuan dan Nyonya Keynan setuju dan berkenan aku ingin meminta Lily dan melamar nya serta ingin memperistri nya untuk ku, aku memnita sacara Pribadi dulu dan nanti nya akan ada beberapa keluarga ku yang akan datang " Alvian mengutarakan keinginan nya


Keynan yang sedang memakan Buah potong itu langsung melotot dan menghempas kan garpu nya


Keynan langsung diam disana , Pikiran nya sudah melayang layang berkenala entah kemana ?


Benar yang di katakan Park, Saat kita bahagia memilili seorang putri maka kita juga harus siap untuk melepas nya mencari pria yang mencintai nya


" Tuan, Maaf jika aku lancang tapi aku serius dengan Lily " Lanjut Alvian lagi


Keynan meletakan garpu yang sedang menusuk buah melon itu dan dya menghela nafas nya berat


" Huh, Jika memang kau benar benar serius dengan putri ku dan putri ku juga menerima mu aku akan menyetujui nya "


" Baik Tuan, Saya akan persiap kan segala nya besok acara resmi nya "


Duaaarrrr....


Jawaban Alvian membuat semua nya melongo tak percaya dengan sini semua.


" Kenapa terburu buru sekali ? Tidak mesti besok juga kami belum menyiapkan semua nya " Keluh Keynan lagi


" Kau seperti orang susah saja, Bingung mempersiapkan segala nya " Cibir Nyonya Mitha


" Bu, bukan begitu hanya saja aku masih terkejut kenapa mesti buru buru " Jawab Keynan lagi


" Sudah tenang saja, tidak perlu memikirkan hal kecil seperti itu semua akan di urus orang ku dan acara akan di lakukan dirumah Utama " Putus Tuan Edwin


" Ayah, Lily putri ku kenapa kalian yang memutuskan segala nya "


" Kau lupa ? Bahwa acara keluarga harus di lakukan dirumah utama hah ? kau saja yang kurang ajar menikah dirumah mu tanpa memberi tahu kami dan menikah tanpa resepsi "


Saat Keynan hendak menjawab Mawar mengelus punggung dan lengan nya.


" Maaf Ayah, Itu semua keinginan Mawar, Mawar masih malu dengan status Mawar dulu nya, Merasa tidak pantas untuk Mas Keynan jadi maaf kan Mawar jangan salah kan Daddy " Jawab Mawar lembut

__ADS_1


" Sudah Sayang, Kamu gak salah, Yang salah Mas karna memaksa kamu waktu itu karna mas takut kehilangan kamu "


Cup


Keynan mencium Kening Mawar dengan sayang, Namun saat aden itu terjadi terdengar suara yang mengejutkan mereka.


" Eeeooohhh...My Eye " Teriak Alandra dari sana membawa mainan nya


" Hey boy, Apa yang kau lakukan ? " Tanya Keynan


Alandra datang menghampiri Daddy nya dan duduk di pangkuan sang Daddy.



Anggep aja gitu yaa 😍😍😍😍


Tak lama datang lah Alaendra bersana Airin putri Park.


" Uncle Park, Airin menangis dya terjatuh saat bermain " Alendra menuntun Airin ke arah Park


" Papi, Cakit tatik na, Ati atoh ama kakak El " Jawab bocah cantik yang masih cadel itu padahal usia nya sudah mau 5 tahun


" Sudah jangan menangis, sudah di obati bukan ? " Tanya Park lembut


Bocah Cadel itu menangguk setuju.


" Oh iya kami punya berita bagus " Keynan membuka suara lagi dan semua nya melihat ke arah nya saat di pangkuan nya sudah berubah dari Alandra menjadi Alendra



" Istri ku hamil lagi, Dan usia kandungan nya sudah berapa sayang ? Mas Lupa " Ucap Keynan


" Sudah 6 minggu " Jawab Mawar


" What ? " Pekik Lee


" Uhukkk...uhuk..." Park terbatuk bersamaan dengan pekikak Lee


" Kenapa ? Istri ku yang hamil kalian yang terkejut " Ketus Keynan


" Bukan begitu bos hanya saja usia mu sudah hampor kepala 5 apa kau masih kuat untuk berdagang saat malam dan menggendong " Ucapan Lee menyulut emosi Keynan


" Bahkan aku masih kuat untuk meremukan semua tulang tulang mu saat ini juga ? Mau mencoba Lee ? " Keynan tersenyum setan di hadapan semua orang


" Tidak Tuan maaf " Lee mulai menciut


" Rasakan " Timpal Park lagi


" Mari kita coba Park, Seberapa kuat nya dirimu " Tantang Lee


" Kau akan menyesal " Jawab Park angkuh

__ADS_1


" Ayo kita coba " Lee sudah bangkit dan Park pun juga bangkit dari sofa nya


" Pelayan siap kan arena tarung, Lee dan Park akan bermain " Teriak Keynan dati ruang keluarga


__ADS_2