Cinta Beda Negara Bicara Soal Kasta

Cinta Beda Negara Bicara Soal Kasta
Mami & Papi


__ADS_3

" By, Capek " Rengek manja Lily saat sudsh terbangun dari tidur siang nya


" Iya maaf ya, Kamu capek karna aku " Sesal Alvian sambil mengelus pipi Lily


"Pulang yuk, Jemput Reas aku kangen "


" Iya mandi dulu yuk, Aku gendong lagi " Dan Alvian kembali menggendong Lily menuju kamar mandi


" Mau di bantu ? " Tawar Alvian


" Gak deh, Mau sendiri aja, Kamu udah mandi kan ?" Dan Alvian hanya mengangguk mengiyakan partanyaan dari Lily


" Yaudah aku pesen makan atau mau makan di luar sayang ? "


" Makan di luar aja yuk bareng Reas "


" Iya yaudah mandi gih " Alvian meninggalkan Lily


Hingga 25 menit kemudian Lily sudah siap untuk berangkat menjemput anak mereka.



" Cantik banget sih istri nya Alvian " Puji Alvian melihat Liky yang sudah keluar dari kamar


" Emang cantik !" Bangga Lily


" Gemes banget sih istri aku ini, sini cubit dikit "


" Ih...sakit By, Jangan di cubit " Lily merajuk karna di cubit


" Jangan ngambek, Saya hanya gemes aja, Mau beli apa ? Saya beliin ya mau ? " Rayu Alvian agar istri nya tidak marah lagi


" Mau habisin uang kamu biar tau rasa " Dengus Lily lagi


" Habisin sayang, Habisin, Saya kerja buat kamu juga untuk kamu juga jadi kamu mau di apakan uang nya yang penting buat yang berguna "


" Mau buat yayasan sosial sama sekolah gratis "


" Iya udah di buatin kok, Daddy juga salah satu donatur tetap disana yang pasti itu yayasan sosial keluarga, Ada Angel dan Jasson juga Opa dan Oma juga beserta Asisten Park " Jelas Alvian lagi


" Beneran By? Aku boleh kerja ? Masih boleh liat butik juga gak ? "


" Boleh, Sebulan sekali kita ke Paris buat Liat butik kamu, Jika sudah hamil stop melakukan pekerjaan Di luar rumah, Harus fokus ke kandungan kamu "


" Kok gitu ? Kan kalau hamil juga masih boleh kerja kalau sanggup lagian lerja nya di yayasan apa sih ? Cuma duduk duduk aja "


" Berhenti mendebat Schatzi, Turuti keinginan aku, Karna aku gak mau kamu dan kandungan kamu kenapa kenapa, Aku gak bisa 24 jam sama kamu tapi sebisa mungkin aku usahain jika ada apa apa aku langsung menuju kamu "


" Oke, Jangan cerita kandungan dulu ih, Kita mau jemput Reas, Besok juga kita ke Maldive dulu kan ? Mau ajak Reas boleh ? " Tanya Lily lagi


" Hm...siapa yang jagain nya sayang ? Bukan gak boleh "


" Yaudah deh " Mereka akhir nya sampai di rumah Keynan.



" Yuk suami ganteng nya aku " Lily memeluk lengan Alvian dan masuk dan langsung berteriak


" Hallo good morning selamst pagiiii...Yuhu...Lily cantik pulang " Teriak Lily saat masuk kerumah nya


" Schatzi, Jaga sikap kamu, Ingat etika dalam berbicara yang sopan sayang " Tegur Alvian lembut

__ADS_1


" Eh iya...hehehehe...Maaf ya Suami ku "


Saat masuk mereka tidak menemukan anggota keluarga lain nya lantas Lily bertanya ke Salah satu pelayan yang lewat


" Bibi, Yang lain kemana ? Kok gak keliatan ? " Tanya Lily


" Lagi di teman belakang Nona, Lagi piknik baremg Sih kembar dan Reas " Jawab nya


" Oke makasih Bi "


" Iya sama sama Nona, Tuan saya pamit " Pelayan itu pergi dan Alvian memberi salam juga


" Daddy, Mommy " Panggil Lily saat mereka sudah sampai di taman belakang


" Hm " Sahut Keynan


" Ih...Daddy kenapa sih ? Aku pulang malah cemberut gitu, Udah yuk By pulang aja kerumah kita aku udah gak di anggap lagi dirumah ini " Lily menarik Alvian untuk peegi dari sana karna seperti nya Keynan enggan menatap nya


Bukan karena apa dya begitu, Hanya saja dya merasa kehilangan sosok menyebalkan itu, Selama satu bulan sebelum pernikahan nya mereka tinggal satu atap dan Keynan menikmati hari hari itu sampai saat kemarin di hari peenikahan nya Keynan merasa terpukul dan kehilangan sosok menyebalkan itu.


" Ck, Begitu saja sudah ngambek, Gak malu sama suami "


" Selamat pagi Daddy, Mommy " Sapa Alvian ramah dan di balas senyuman dari Mawar


" Papi...Mami...Reas kangen " Reas datang ke dalam dekapan sang Papi


" Papi juga kangen Reas, Reas gak nakal kan dirumah Daddy dan Mommy Rose ? Gak ngerepotin kan ? "


" No Papi ! Reas bisa beresin kamar sendiri " Bangga nya


" Bagus, Itu anak yang pintar nama nya " Puji Alvian


" Iya Mom, Nanti Vian ambil sendiri " Jawab Alvian dengan jantung yang berdetak kencang.


Karna Mawar memanggil nya Vian, Dan itu panggilan dari Mama dan Papa nya dulu.


" Mom, Lily sama suami Lilu boleh titip Reas ? Lily mau ke Maldive terus ke Venice sama ke Jerman juga "


Mawar mendengar Maldive dan Venice langsung melirik ke arah suami nya dan Keynan mengetahui itu pasal nya dulu trip to Eropa mereka gak sempat ke Venice dan berakhir di Belgia atau Jerman ya ? Mawar sedikit Lupa


Keynan menyeringai disana dan mengetikan sesuatu di ponsel nya


Lily akan bulan madu ke Maldive lalu ke Venice dan ke Jerman ! Ayo kita Uji seberapa kaya Menantu ku itu !


Sent to Group Pria Tampan


Seketika pesan dari aplikasi berlogo hijau itu mendapat kan balasan


Aku akan kesana dalam waktu 15 menit ! Persiapkan semua nya ! ( Tn. Edwin )


*Park : Baik


Lee : Aku bersiap


Keynan : Hubungi Keluarga Alvian dan ajudan nya


Tn. Edwin : Teman Teman Lily juga dan Jaka akan menyiapkan pesawat besar nya


Jaka : Laksanakan Tuan*


Balasan dari Tuan Edwin dan Keynan semakin menyeringai dan Lily menangkap niat jahat dari Daddy nya itu dan memutar otak nya

__ADS_1


Setelah Bercerita panjang lebar tiba tiba terdengar suara hellikopter yang akan mendarat dan Keynan semakin menyeringai disana.


" Jangan Daddy kira aku tidak tau apa yang Daddy pikirkan ya " Lily menyeringai melihat sang Daddy


Keynan menegang disana karna ketahuan sang Putri dan Alvian bingung kenapa Lily tiba Tiba berkata seperti itu.


" Hallo Cucu cantik Opa dan Cucu menantu ku yang tampan " Sapa Opa Edwin dsn Lily semakin curiga disana saat Opa nya memeluk Alvian dan tersenyum ramah kepada Daddy nya


" Aku mencium ada Kerjasama yang tidak menguntungkan disini. Apa itu Daddy ? Opa ? Bisa di jelaskan ? " Tanya Lily


Tuan Edwin dan Keynan gugup disana di tatap dengan begitu tajam oleh Lily


" Schatzi, Jangan begitu tidak baik " Tegur Alvian


" Kamu mau tau By? Apa Tujuan Opa kesini ? " Alvian menggeleng disana


" Mereka ingin menggagalkan acara HoneyMoon kita atau mereka akan mengacau. Apa aku benar Dad ? " Tanya Lily


" Tidak Bukan begitu sayang " Jawab Keynan gugup membuat Alvian semakin Heran disana


Tiba tiba saja Tuan Edwin mengangkat telepon nya dari Jaka sang asisten


" Ya Apa Jaka ? Sudah selesai ? "


" Sudah Tuan, Pesawat besar nya sudah saya siapkan "


" Kerja bagus Jaka kau akan ikut "


" Terima kasih Tuan "


" Kabari mereka semua dan kita akan berangkat pukul " Sejenak Tuan Edwin melihat jam tangan nya dan melanjutkan bicara nya


" Kita berangkat jam 1 siang setelah makan siang di sini dirumah Tuan Keynan yang terhormat "


" Baik Tuan "


Dan sambungan telepon di matikan.


" Apa yang Opa rencanakan ?" Tanya Lily lagi


" Kita Akan berlibur bersama Sayang, Kita naik pesawat Besar dan Jaka sudah menyiapkan nya dan kita akan berangkat jam 1 siang nanti setelah makan siang "


" Apa ? aku akan berlibur dengan suami ku saja "


" Lily jangan begiti itu tidak sopan " Tegas Alvian


" Tapi By " rengek Lily lagi


" Sudah aku tidak keberatan " Ucap Alvian


" Asisten rumah ku akan ikut 5 orang dan 10 Bodyguard " Ucap Tuan Edwin


" Kalau begitu aku akan membawa 5 juga dan 10 Body guard juga " Ucap Keynan lagi membuat Lily semakin mendidih disana


" Tenang Al, Sepupu mu dan suami nya juga ikut dive "beserta anak nya " Ucap Tuan Edwin lagi


" Hallo semua " Teriak Camila tiba tiba masuk bersama Stevi dan Meela


" Mau kemana ? " Tanya Lily


" kami di utus opa Edwin untuk liburan ke Mal

__ADS_1


__ADS_2