Cinta Beda Negara Bicara Soal Kasta

Cinta Beda Negara Bicara Soal Kasta
Bencana Atau Rencana


__ADS_3

Setelah melakukan kencan ala suami istri itu Alvian kembali di sibukan di kantor, Ya walau pun terkadang dya harus datang secepat nya saat sang istri meminta hal aneh aneh, Seperti kemarin, Hanya karna ingin tidur siang saja Lily menelpon nya untuk mengelus punggung nya agar bisa tidur dengan nyenyak dan Alvian harus meninggalkan baju yang di pakai nya saat itu juga.


Yang kata Lily bau keringat Alvian yang sudah bercampur dengan Parfume mahal itu sangat di sukai nya.


Alvian bisa apa ? Ya hanya bisa menuruti setiap keinginan istri nya lah apa lagi bisa nya coba ?


Haris ini seperti nya Pekerjaan kantor berjalan lancar, Bahkan saat makan siang pun istri nya tidak meminta hal aneh seperti biasa nya.


Bisa makan siang dengan tenang, Karna memang setiap hari nya Fellio atau Ernest yang mengambil dan mengantar makan siang untuk sang Tuan.


" Beruntung nya aku hari ini, bisa merasakan makan dengan ayam madu dan salad, Ya salad dan selalu salad. " Alvian bergumam setelah membuka kotak bekal nya.


"Apa ini ?" Gumam nya lagi saat melihat ada kertas berwarna pink dan Alvian tau itu bekas bentuk bibir siapa yang menempel di kertas pink itu.


Membuka lipatan kertas pink itu senyum Alvian terbit disana.


......*Dear Suami ku ❤......


Hari ini aku memasak khusus untuk mu Tuan, Kau harus membayar mahal atas makan siang itu.


Aku memasak ayam madu dengan kematangan yang pas, Ada salad sayur dengan minyak sayur juga. Sebagai bonus istri cantik mu ini menambahkan puding mangga susu untuk mu. tenang, Sayur dan buah nya dari kebun milik ku sendiri.


Aku menunggu hadiah dari mu Tuan, Selamat makan siang suami Tua ku yang tampan dan mempesona setiap saat.


Aku mencintai mu Suami kaya raya bijaksana ❤


Salam cinta dari istri mu yang paling cantik.


Lily Alena Putri Arrasha Wook ❤*


...❤❤❤...


Kembali melipat surat cinta itu Alvian menyantap makan siang nya dengan senyuman bahagia nya.


Mengambil foto makan siang nya, Alvian mengirimkan nya kr sang istri.


^^^Schatzi ❤^^^





...*Terima kasih makan siang nya Nyonya. Suami mu ini menyukai nya. Aku mencintai mu Nyonya....


Karina akan mengantar kan hadiah mu nanti ❤*


" Dya sudah memakan nya. Ahh...aku akan menghubungi nya " Saat ini Lily sedang menghubungi suami nya.


" Hallo, Sudah makan siang Nyonya ?"


" Sudah, Hadiah apa yang akan aku dapat kan Tuan ?" Lily menekan kata Tuan disana.


" Tunggu saja di istana mu Nyonya, Karina akan mengirim nya untuk mu langsung. Sudah dulu ya. Suami mu ini harus mencetak uang untuk mu Nyonya. Sekarang pengeluaran kartu ku akan bertambah nanti nya dengan para Baby. Aku mencintai mu Nyonya " Alvian tersenyum senang saat melihat senyum dan wajah merona milik istri nya saat ini. Karna mereka melakukan pangggilan Vidio.


" Ya, Aku mencintai uang mu Tuan "

__ADS_1


Tut !


Panggilan di putus sepihak oleh Lily.


Saat sedang menikmati senyuman indah dari sang istri yang terpatri dengan sempurna di ingatan nya tiba yiba pintu ruangan nya di buka paksa oleh seseorang.


Merasa janggal Alvian memutar kursi kerja nya dan melihat siapa yang datang.


Dan ternyata Kikan lah yang datang dengan setelan hitam mengkilap nya.



" Maaf, Tuan. Nona ini memaksa ingin masuk dan kata nya dya ingin masuk karna memiliki kartu akses milik Tuan Jacki " Kata Karina sang Sekertaris nya.


" Ya, Kamu bisa kembali bekerja " Akhir nya Karina pergi dan kembali menutup pintu.


" Aku menagih janji mu. Sudah seminggu terlambat dari janji yang di tektukan. Kapi kakak tidak datang ke rumah yang ku tinggali "


Melirik ke arah Kikan Alvian bersikap dingin mendengar permintaan Kikan.


Menghela nafas nya Alvian mencoba sabar dan mau tidak mau dya harus menetapi janji nya ke Kikan. karna Alvian bukan tipe Pria yang ingkar dalam Janji nya.


Hanya saja satu satu nya salah Alvian adalah menduakan Lily dengan Kikan. Ya walau bisa di bilang terpaksa.



" Apa yang kamu ingin kan ? Liburan seperti apa yang kamu ingin kan ?" Kata Alvian menyatukan kedua tangan nya dan bertumpu di meja kerja nya.


Menatap Kikan dengan tatapan tajam yang tidak pernah di tujukan nya ke Lily, Kikan merasa semakin iri.


" Tidak perlu ke luar Negri. Hanya di sini saja. Tapi tolong pastikan Lily tidak menggagalkan rencana liburan kita. karna aku tidak akan terima itu " Ucap Kikan dengan angkuh nya.


" Kita berlibur di pulau Hongdo saja. Jika kakak tidak yakin kakak bisa memesan hotel disana atas nama orang lain jika takut aku mensetting liburan kita ini "


Tanpa disadari Alvian dya akan masuk ke dalam jebakan Kikan.


" Baik, orang ku akan mengurus nya nanti. Besok kita bertemu disana "


" Tidak ! Kamu harus menjemput ku dirumah. Bahkan sudah hampir 3 minggu kakak belum mengunjungi ku "


" Jangan berlebihan Kikan. Aku tidak akan mengunjungi mu. Kau bebas melakukan apa pun yang kamu ingin kan. maka dari itu mari kita bercerai " Kat Alvian lagi.


Kembali merasakan sakit hati ny Kikan memendsm kekesalan di dalam hati nya.


" Aku akan mendapat kan mu kak "


Kikan membatin dalam hati.


" Jika sudah selesai pergi lah. Aku masih banyak pekerjaan yang harus aku selesaikan. Karna besok aku akan menemani mu berlibur selama 1 hari penuh "


" Aku akan disini menunggu kakak sampai selesai " Kata Kikan lagi dengan tidak tau malu nya.


Tanpa di sadari mereka berdua Sang Nyonya Macan Asia sedang menuju ke kantor Alvian dengan amarah nya.


Karna saat tadi Kikan hendak masuk ke ruangan sang Tuan, Dengan sigap Ernest langsung menghubungi Fellio bahwa Ada macam kumbang yang hendak mendekati singa Jantan.


Dan apa yang di sampai kan oleh Ernest Di sampai kan langsung oleh Fellio ke sang Nyonya Macan Asia.

__ADS_1


Brak...


Pintu kembali di buka paksa dan kali ini lwlebih keras dari sebelum Kikan tadi.


" Sayang...Aku merindukan mu " Lily melenggang dengan santai dan langsung duduk di pangkuan suami nya saat Alvian memundurkan kursi kerja nya hendak berdiri.


Dengan cepat Lily duduk di pangkuan Alvian.



" Aku merindukan mu " Dengan tak tau malu nya Lily mencium bibir Alvian dan melummat bibir bawah nya.


Awal nya Alvian terbuai sampai dya merasakan ciuman Lily semakin panas dan tangan mungil dengan jari jari lentik berhias kuku yang di cat warna merah muda dengan kombinasi bunga bunga kecil berwarna putih dengan lancang nya membuka simpulan dasi dan berlanjut ke Kancing kemeja nya.


Sadat Lily semakin nakal dan menuntut Alvian melepas kan ciuman nya.


" Sayang,,, Aku mengingin kan mu " Bisik Lily semakin tak tau malu dan kondisi.


Biar lah dya menjadi santapan Alvian siang ini dan berakhir lemas di tempat tidur agar bisa menjauh kan suami tampan nya dari Macan kumbang seperti apa kata Fellio dan Ernest pada nya tadi.


" Kita di kantor sayang..."


" Kita belum pernah melakukan nya di kantor bukan ? Cepat usir tamu nya. Mengganggu saja. Sudah berkunjung tidak tau malu " Sindir Lily.


Merasa diri nya kembali di sindir Kikan murka.


" Aku juga istri nya. Bisa kah kau memberi sedikit ruang untuk ku juga ? Kau egois menginginkan nya sendirian tanpa mau berbagi " Suara Kikan naik satu oktav.


Merasa Sikap Kikan keterlaluan kerna sudah membentak Lily Alvian marah.


" Jaga batasan mu Kikan. Kau tidak berhak membentak istri ku " Kata Alvian tegas.


" Aku juga istri mu jika kau lupa "


" Aku tidak lupa siapa kau. Tapi di hati ku hanya Lily istri ku. Hanya Lily " Tegas nya lagi.


Merasa dya menang karna Alvian membela nya Lily mulai berakting sedih dan mengekuarkan air mata nya.


" Apa aku salah By ? Kenapa Dya jahat dengan ku ? Aku tidak membentak nya...Hiks..hiks.." Tangis Lily mulai terdengar di pelukan Alvian.


Brak...


Pintu ruangan kerja Alvian kembali di banting keras oleh Kikan untuk kedua kali nya.


Sepeninggalan Kikan Lily masih pura pura menangis di pelukan Alvian.


" Sudah, Akting mu tidak bagus Nyonya. Aku sudah membantu mu berakting, Sekarang beli aku imbalan atas partisipasi ku dalam drama istri pertama yang tersakiti karangan mu Schatzi"


Merasa dya sudah kalah di hadapan Alvian Liky hanya bisa pasrah saat Alvian membawa nya ke dalam kamar istrirahat nya.


" Bersiap lah untuk terbang bersama ku Nyonya" Alvian memulai aksi panas nya dengan memberikan cumbuan cumbuan menghayut kan sampai Yang di tunggu nya terdengar mengalun indah.


" Aaahhh..." Desah Lily.


" Siap Nyonya ? Mari kita terbang bersama " Alvian memulai aksi nya di siang hari.


...🔥🔥🔥...

__ADS_1


Panas bener Al 🤯


__ADS_2