
Lily sudah sadar dan saat ini sudah berada di kursi roda danndi dorong oleh Angel menuju Dokter Spesialist kandungan seperti yang sudah di janjikan oleh Dokter sebelum nya yang menangani Lily.
" Tenang Lily, Jangan gugup " Angel berusaha menenangkan Adik ipar nya
" Hallo selamat pagi " Sapa Dokter Wanita yang usia nya kira kira masih muda lah.
" Hallo Dokter " Angel yang menyapa Lily hanya diam saja.
" Nyonya Alvian ? Benar ?" Tanya Nya
" Iya Dokter " Jawab Lily.
" Tekanan darah nya rendah sekalo ya 90/70 Harus benar benar badtress dulu yaa...Asupan gizi nya harus di perhatikan. Minum susu sebagai penunjang nya ya. Oke mari kita cek dulu kandungan nya "
" Mari Nyonya saya bantu " Perawat membawa Lily naik ke Ranjang Rumah sakit.
Menyingkap Pakaian Atas Lily hingga menampakan Perut Nya yang sedikit berisi itu.
Perawat membantu memberikan Gel untuk Melakukan USG nya.
Saat melihat layar monitor Lily menitikan air mata nya saat melihat ada makhluk hidup di rahim nya.
" Selamat ya Nyonya, Usia kandungan nya baru 3 minggu, Lihat, Ini ada di dalam satu kantung ini ada 2 gumpalan darah yang nanti nya akan menjadi bayi anda Nyonya, Seperti nya kembar. Tapi maaf, Saya harus menyempaikan nya bahwa ukuran kedua nya beda, Satu janin anda lemah Nyonya " Dokter menjelas kan Semua yang di lihat nya ke Lily.
Angel mendengar itu langsung bahagai bahwa Alvian akan memiliki anak kembar.
" Apa ada turunan kembar ?" Tanys Dokter itu sambil membersih kan perut Liky bekas Gel tadi.
" Adik saya kembar Dok. Karna Daddy dan Mommy saya Program "
" Mama Suami nya Juga kembar Dok " Jelas Angel membuat Lily kaget bahwa mama mertua nya juga kembar.
" Benar kah ? Wuaahhh...selamat Nyonya " Ucap sang dokter.
" Terima kasih dokter " Kata Lily
" Di jaga kandungan nya ya Nyonya, Sekali lagi selamat. Ini resep nya ya. Kalau bisa selama Trimester pertama ini setiap Minggu nya periksa rutin ya. Agar kita tau perkembangan Janin nya yang lemah "
Lily mengangguk dan keluar dari ruangan dokter kandungan tadi.
Sepanjang perjalanan Kembali menuju ruangan nya Lily terus menerus mengelus perut nya yang kini sudah hadir nya malaikat kecil nya.
Bukan hanya satu tapi ada dua disana.
" Welcome To Twin A " Gumam Lily namun di dengar oleh Angel
" Bawa Happy ya Lily, Harus fokus ke Mereka dulu. Wanita hamil itu harus Happy be come true. So Enjoy to Pregnan " Angel mengelus kepala Lily dengan penuh kasih sayang.
" Thanks...Ci. Tolong jangan beritahu Alvian dulu. Biar jadi kejutan untuk nya saat pulang nanti "
Angel mengangguk dan tak lama ponsel nya berdering dan itu dari Jack.
__ADS_1
" Ya Jack ?"
Ini aku An, Bagaimana Lily ?
Angel melirik sekilas ke arah Lily bibir nya bergerak menyebut Alvian.
Lily menggeleng.
" Istri mu hanya kurang cairan saja. Dya dehidrasi. Tansi nya juga rendah "
Syukur lah An, Bisa menjauh dari nya ?
Angel menurut dan pamit ke Lily.
" Ya Ada apa ? " Tanya Angel
Paman Chow sudah meninggal An, Dya berpesan aku harus menikahi Kikan. Aku harus bagaimana An ?
Suara Alvian terdengar Frustasi membuat Angel memekik kaget dan langsung membekap mulut nya sendiri.
" Ya Tuhan...takdir macam apa yang kau berikan ke mereka ? Harus nya mereka bahagia hari ini. namun kau mempermainkan mereka Tuhan..."
Angel membatin dan mengabaikan Alvian disana dan tersadar saat Alvian kembali memanggil nya.
An...aku harus menikahi nya An.
" Jangan bodoh Al. Kau tau bagaimana Lily mencintai mu. Bagaimana Hancur nya dya saat Dya tau kau menikahi wanita lain ? " Angek emosi
Lalu aku harus apa An ? Aku hanya menikahi nya tanpa harus menyentuh nya dan mendua kan Lily. Aku hanya menikahi nya sebagai tanggung jawab saja atas anamah dari Paman Chow. Lily akan mengerti nanti nya.
Tapi amanah Paman Chow An.
" Aku bosan mendengar mu. Lakukan saja amanah itu jika memang terbaik untuk mu dasr bodoh ! "
Tut...!
Panggilan telepon di putus sepihak oleh Angel karna merasa kesal.
Deg !
Rasa nya tubuh Lily hampir limbung mendengar semua penuturan dari Angel tadi bahwa suami nya Akan menikahi wanita lain ?
Hancur ? Sudah pasti Lily hancur.
Wanita mana yang rela membagi suami nya dengan orang lain ?
Wanita mana yang kuat mendengar semua ini ? Namun sekuat tenaga Lily mencoba tegar demi diri nya demi buah hati nya.
" Lily..Ka...kau " Perlahan Angel mendekat ke arah nya dengan kaki tak kalah gemetar nya dengan Lily.
" A...aki baik baik sa...ja Ci...A...aku hanya ingin melihat Cici saja tadi "
__ADS_1
" A...apa kau mendengar nya ?"
" Ya aku mendengar nya Ci " Lily mencoba tersenyum namun senyuman itu membawa Luka yang sangat dalam untuk Angel
" Lily kau harus percaya pada suami ku...Alvian hanya__"
" Aku baik baik saja Ci, Ayo kembali ke ruangan aku sudah lapar "
Mencoba menyembunyikan rasa sakit hati nya Lily mencoba tegar. Bagaimana pun dya harus kuat harus !
Sesampai nya di ruangan Nya Lily sudah merebahkan diri nya di Tempat tidur dan mulai mengabaikan Angel.
" Ci bisa tinggalkan Aku ? Aku ingin sendiri "
" Tidak Lily. Aku tidak akan meninggalkan mu "
" Aku mohon Ci..."
" Ya baik lah " Akhir nya Angel mengalah dan keluar dari ruangan Lily.
Setelah Angel keluar Lily mulai menangis.
Menangisi nasib rumah tangga nya bersama Alvian.
6 bulan bersama tidak ada apa pun dan kali ini hari ini Semua nya terasa hancur.
Runtuh semua nya, Semua impian nya.
" Kenapa ? Kenapa saat mereka hadir di Dunia ku harus bersama baerita ini. Berita menyakit kan ini. "
Harus apa kah Lily sekarang ?
Bagiamana nasib nya Kini ?
Anak anak nya yang baru saja hadir di rahim nya.
Anak anak yang selalu di nanti kan suami nya.
Hari ini hadir bukan hanya satu, Tapi membawa saudara nya juga bersama nya.
Lily kembali di ingat kan pada waktu mereka Honeymoon dslam bentuk Family Tout waktu itu dya bertanya bagaimana Jika mereka mendapat kan ujian dalam rumah tangga nya ? bagaimana jika Lily tidak sanggup akan ujian itu.
Dengan yakin nya Suami nya itu menjawab " Aku bukan Tuhan yang bisa memprediksikan kehidupan di masa yang akan datang. Tapi, Aku ingin menulis takdir ku bersama kamu. Malukis kehidupan rumah tangga kita dengan gambar gambar indah yang nanti nya akan menemaki kita. Aku tidak banyak meminta kepada Tuhan Sayang "
" Aku hanya meminta kepada Tuhan, jika aku tidak berjodoh dengan kamu lagi, Aku meminta kepada Tuhan untuk menulis ulang takdir ku bersama mu. Walau aku bukan Alvian yang sekarang. Tapi aku ingin Lily yang sekarang. Lily yang menjadi pusat poros hidup ku. Lily yang menjadi sumber kebahagiaan ku. Lily yang menjadi pusat bernafas nya jiwa ku. Aku tidak ingin yang lain nya. Aku hanya ingin Lily ku, Lily istri ku dan Lily yang akan menjadi Ibu dari anak anak ku. selama itu kamu dan diri mu aku hanya ingin kamu. Dan jika suatu saat kamu tidak sanggup dalam ujian itu, dan kamu akan menyerah, Aku akan membantu mu dan menggenggam tangan mu untuk kembali yakin dengan ujian itu bersama ku. menyelesai kan nya dengan ku bukan lari dan pergi dari ku "
" Aku harus percaya pada nya kalau ini ujian. Ya aku harus percaya pada nya. Tapi...Hiks...hiks...hiks...sanggup kah aku melihat istri lain dari suami ku ? Ya Tuhan...kuat kan aku. "
" Kenapa mesti sesakit ini kau menguji ku Tuhan ? Tidak bisa kah kau meringan kan nya ? Tidak bisa kah kau mengasihi ku ? Kuat kan aku Tuhan...Ku mohon buat aku kuat untuk semua ini " Tangis Lily begitu membuat Angel yang mendengar nya di Balik pintu ruang rawat nya ikut merasakan sakit nya tersayat walau luka itu tertutup ?
Sakit nya hati walau luka itu tidak nampah sama sekali bahkan berdarah pun tidak.
__ADS_1
Tapi rasa sakit nya ? Mungkin tidak semua orang kuat merasakan nya.
" Kau harus kuat demi anak mu Lily, Mereka akan berjuang bersama mu. Membahagia kan mu nanti nya. Aku terus berdoa agar Tuhan mau meringan kan ujian nya untuk mu. Kau kuat Lily kau Kuat " Lirih Angel berlinang air mata tak sanggup melihat betapa hancur nya Istri dari Saudara nya itu.