
Sepanjang malam Alvian terus tidur sembari memeluk qistri tercinta nya hingga pagi tiba.
Matahari sudah menampakan sinar nya dan masuk tanpa permisi di celah celah jendela yang masih tertutup tirai.
" By...ih tutupin lagi tirai nya " Keluh Lily saat mulai terusik dengan cahaya yang masuk
Alvian hanya melihat istri nya dari kaca meja rias kamar hotel mereka karna dya baru selesai mandi dan bersiap untuk kerumah GrandMa dan GrandPa nya Alvian.
" Ayo bangun Schatzi, Ini sudah hampir pukul 8 dan kamu belum bersiap "
" Ini gara gara kamu juga kan ? Udah di tarik di tusuk di tunggangi lagi. Ih nyebelin kamu " Keluh Lily dengan mata masih terpejam dan semakin memeluk Guling nya
" Kamu yang goda aku duluan kan ? Aku gak pernah suruh kamu pake baju begituan. Itu bukan baju tapi Seperti saringan santan milik Bibi dirumah "
" Is...kamu itu nama nya Lingerie tau. Lagi pula itu mahal. Malah kamu koyak ih...ganti itu "
" Iya di ganti...nanti beli yang warna merah ya mau ? Pengen liat deh " Nah sekarang otak alvian sudah terkontaminasi oleh hal hal panas tentang ranjang
" Gak mau ih...nanti kamu terjang lagi kayak tadi malam.Gila aja hampir 2 jam. Capek tau " Lily merajuk
" Iya minta maaf ya...ayo kata nya mau kerumah GrandMa dan GrandPa "
" Gendongin, Bantuin gosok punggung nya jugaaaa " Manja nya Lily hanya dapat di lihat oleh Alvian seorang.
Karna jika sudah di luar dya akan menjadi wanita dewasa dan mandiri yang bisa menempatkan diri sebagai seorang istri dari Alvian.
" Iya ayo...udah di siapin air nya " Alvian menggendong Lily dan mendudukan nya di washtaple.
" Gosok dulu gigi nya ya " Alvian menunggu Lily yang sedang menggosok gigi nya dan Alvian mengkungkung tubuh Lily dengan kedua tangan nya yang bertumpu di meja washtaple
Di tatap nya sedemikian rupa wajah sang istri yang sedang menggosok gigi di hadapan nya terlihat sangat menggemas kan di mata Alvian.
Dengan berani Alvian mencuri ciuman di kening sang istri.
Cup...
" Selamat pagi istri ku, Cinta ku, Jiwa raga ku dan Dunia ku " Ucap Alvian penuh dengan cinta dan kelembutan
Cup...
Lily yang sudah selesai gosok gigi membalas ciumman sang suami di bibir merah tipis bergelombang itu.
" Selamat pagi kembali suami ku, Cinta ku, Nafas ku dan Isi Dunia ku " Balas Lily tak kalah Cinta nya
Pagi ini di isi dengan cerita cinta mereka yang menikmati hari sebagai suami istri yang saling mencintai.
" Aku bantu " Alvian mengambil gel pembersih wajah milik istri nya.
Dan dengan sabar nya Alvian membantu memberihkan wajah nya dengan busa gel tadi.
Di gosok nya dengan lembut wajah cantik itu lalu di bersihkan nya dengan handuk basah.
" Ayo aku bantu menggosok punggung nya " Lily mengangguk dan kembali di gendong Alvian
Sebegitu mencintai nya kah pria ini ? Pria yang sedang menggendong nya, Membantu nya dalam setiap hal bahkan sampai mandi pun dya membantu Lily.
__ADS_1
" Ya Tuhan...terima kasih atas Cinta yang kau berikan untuk ku lewat suami ku ini " Batin Lily
Lama Lily bersiam diri di banthtub dan Alvian selesai membantu nya.
" Bersih kan diri kamu sayang, Aku menunggu di luar ya " Alvian meninggalkan Lily
15 menit kemudian Lily keluar dengan kimono mandi nya dan bersiap untuk pergi bersama Alvian.
" Selesai " Gumam nya Saat melihat tampilan diri nya di kaca rias.
" Sudah cantik ayo " Alvian membawa Lily
" Tunggu By, aku pake heels dulu biar keliatan dewasa di depan keluarga kamu biar gak di kira nya kamu nikahin anak SMA. Aku kan masiu imut " Lily tersenyum saat menyinggung tentang umur nya dan sang suami
" Iya...biar suami kamu ini gak di katain Fedofil kan ? "
" Jangan marah suami ku " Lily menarik kedua pipi Alvian dan menggoda nya
" Aku tidak akan pernah bisa marah Lily, Kamu dan semua yang ada dalam diri mu adalah paket lengkap untuk ku. Kebahagiaan dan membuat mu tersenyum adalah pencapaian tertinggi dalam diri ku " Gumam Alvian dalam hati
" Sudah ayo By kita pergi " Lily turun ke bawah dan ini sudah masuk jam 9 pagi dan peserta Family Tour sudah selesau sarapan.
" Kami akan berkunjung ke rumah kerabat nya Alvian jadi kami akan membawa Reas bersama kami ya " Lily
" Benar kah Mi ? Boleh kah Reas ikut ? "
" Iya ayo kita berangkat, Mami dan Papi sarapan di mobil saja " Lily mengambil kotak kotak bekal berisi roti panggang dengan daging asap dan keju serta susu segar
" Ayo kita berangkat " Lily menggandeng tangan sang Putra
Lebih tepat nya rombongan Mereka !
Menempuh perjalanan menggunakan mobil dari Pusat kota Frunkfurt am Main ke pusat Kota Berlinstraße memakan waktu tempuh selama 49 menit dan mereka sudah sampai di sebuah rumah mewah bernuansa putih khas eropa dengan aksen sentuhan gold juga
" Aku gugup Schatzi "
" Tenang aku bersama mu " Lily menenang kan
" Reas juga bersama papi " Dan Akhir nya Alvian kembali melajukan mobil nya dan sampai di depan gerbang utama
" Cari siapa ? " Tanya penjaga
" Nyonya dan Tuan Bruselia " Ucap Alvian menyebutkan marga dari GrandPa dan GrandMa nya
" Silahkan " Penjaga itu membuka pintu gerbang dan Alvian kembali melajukan mobil nya hingga mereka sampai di rumah ini
" Rumah nya bagus By " Puji Lily sang istri
" Tapi disini panas Pi, gak kayak dirumah kits banyak pohon " Reas mengomentari karna memang kulit Reas sensitiv dengan sinar matahari
Ini Reas hari ini ya gaya banget 😍
" Ayo Schatzi kita masuk " Alvian menggenggam tangan Lily dan mereka masuk ke dalam rumah dan sudah di sambut oleh Sepasang lansia yang sedang menikmati teh di pagi hari
__ADS_1
" Alvian Arrasha Wook putra dari Arrasha Wook dan Diana Cruise Bruselia yang memilih menjadi Diana Cruise Wook " Mereka sudah di sambut oleh suara dingin dan angkuh GrandPa nya Alvian bernama Mark Cruise Bruselia
" Apa kabar GrandPa, GrandMa " Sapa Alvian ramah
Tampak di lihat Alvian sang GrandMa memandang nya dengan pandangan sendu dan mata berkaca kaca menahan rindu mendalam
" Masih ingat kah kau dengan Orang tua ini ? " Tanya nya Lagi
" Suami ku " Nyonya Liana Cruise menyela
" GrandPa, GrandMa aku hanya ingin mengenalkan Istri ku dan ini putra ku Reas " Ucap Alvian
Saat mereka masih berdiri datang paman dan bibi Alvian sepasang suami istri yang menghasut Pasangan Lansia itu agar membenci nya
" Anak pungut dari panti asuhan ? Dan menikahi putri dari Keynan Min Young ? Keluarga Sombong itu " Lanjut nya lagi
" GrandPa cukup ! Jika tidak menyukai ku jangan libat kan anak dan istri ku "
" Ayo Schatzi, Kita pergi " Alvian menarik tangan sang istri
" Jika kau keluar dari sini jangan pernah kembali lagi walau aku mati sekali pun karna aku membenci ayah mu yang telah membawa putri ku dan menelantarkan nya "
" Papa tidak menelantar kan mama ! Papa tidak tau mama sakit GrandPa. Papa sibuk bekerja agar GrandPa tau bahwa papa bisa menghidupi dan mencukupi kami. GrandPa egois telah mengusir kami hanya karna saat itu usaha papa menurun " Sergah Alvian
GrandPa Mark hanya tersenyum miring melihat ke arah Alvian.
" Ayo Schatzi, Kita pergi ini bukan rumah. Ini neraka seperti yang di bilang mama dulu.Rumah ini di penuhi tipu muslihat " Lanjut Alvian menatap sinis ke arah paman dan bibi nya
" Jaga bicara mu Alvian " Bentak bibi nya
" Karna kau sudah memiliki istri kau berani melawan kami " Tambah sang paman
" Jangan libat kan istri ku ! Aku saja yang bodoh mau menuruti permintaan istri ku yang tulus ingin mengenal keluarga mama ku dan apa yang ku dapat ? Keluarga ini memang tidak pantas di hormati " lanjut nya lagi
" Kau jangan sombong anak muda, Kau kaya dan berhasil karna papa mu menjual Harta warisan dari Kakak ku " Ucap bibi Alvian
Saat Alvian ingin menjawab Lily yang maju ke hadapan bibi nya.
" Aku minta maaf atas nama suami ku dan kedua mertua ku. Jika memang keberhasilan suami karna Hasil dari uang keluarga ini aku akan mengganti nya sebut kan saja berapa nominal nya " Angkuh Lily
" Kau terlalu sombong " Hina Paman Alvian
" Ya aku memang sombong. Bukan kah tadi GrandPa bilang keluarga ku itu sombong ? " Skak Lily lalu dys berjalan ke arah Sang GrandMa memberikan sebuah kotak yang berisikan jam tangan mahal keluaran Patek Phillipe
" Ini untuk GrandMa, Semoga suka " Lily berjongkok dan tersenyum ke arah GrandMa Alvian
" Reas, beri salam ke GrandMa setelah nya kita pulang " Lily memanggil Reas dan Reas melakukan apa yang di perintah kan sang Mami
" GrandMa Reas pamit " Reas Mencium tangan GrandMa Liana
" Jaga lah Mami dan Papi mu nak, Restu ku pada ku " GrandMa Liana menyentuh kepala Reas
" Vian Pulang GrandMa, Vian menyanyangi GrandMa " Alvian mencium tangan GrandMa Liana dan mencium kening nya
Dan mereka pergi meninggalkan rumah yang pernah Alvian tempati dulu.
__ADS_1