Cinta Beda Negara Bicara Soal Kasta

Cinta Beda Negara Bicara Soal Kasta
Salah Paham


__ADS_3

" Is nyebelin banget sih dya, Gak ngejar aku " Dengus Lily merasa semakin sebal dengan Alvian


Padahal Lily tidak tau bahwa Alvian masih dirumah nya bermain bersama Daddy nya.


Sepanjang jalan dari kamar nya menuju meja makan Lily terus mengomel tentang Alvian.


" Kenapa sih cemberut terus ? Lagi mens ya ? " Tanya Mawar saat melihat putri cantik nya yang terus mengomel


" Is apaan sih Mom, Lagian aku tuh lagi bad mood sama dya bukan nya nyusul aku kek apa kek ? Bujuk kek, ini malah pergi gitu aja, Gak bilang maaf lagi "


" Kalau Alvian cari wanita lain gimana coba ? " Lanjut nya lagi tanpa di sadarai nya Alvian dan Keynan sudah berada di brlakang Lily


" Kenapa cantik ? Bad mood ya ? Di tinggal pacar nya ? eh tunangan sih " Keynan menggoda putri nya


" Apaan sih Dad, Alvian tuh nyebelin tau gak, dya tinggalin aku gitu aja, Lagian itu cewek berani banget tatap Alvian kayak gitu, Aku congkel mata nya baru tau rasa " Ucap Lily berapi api dan Alvian hanya tersenyum menanggapi kecemburuan ala Lily untuk nya


" Terus kalau Alvian ketemu lagi sama cewek itu gimana ? " Tanya Keynan menggoda lagi


Lily langsung menatap nyalang ke arah Daddy nya dan berkata " Akan Lily suruh Daddy mukul dya sampai gak bisa ketemu lagi sama itu cewek " Jawab nya enteng


" Yakin ? Kalau wajah Tampan nya babak belur gimana ? Kan kamu juga yang rugi "


" Eh iya sih, Kalau Alvian gak ganteng lagi gimana dong ? Dya itu ganteng banget tau Dad, Apalagi kalau gak pake baju kantor pake kaos jaket sama jeans, iss...gak rela bagi nya "


Saat Lily menjelas kan semua nya tentang Alvian Keynan dan Mawar menatap ke arah Alvian yang tersenyum menang mendengar kan pujian dari Lily yang jarang di dengar nya langsung dan kali ini dya jelas mendengar nya sejelas jelas nya.


" Liat Apaan sih ? Lily mengikuti arah Pandangan Mommy dan Daddy nya dan tiba tiba


" Daddy ! " Teriak nya menggema


" Schatzi, Gak boleh teriak teriak di meja makan, Jaga sopan santun dan etika di meja makan itu penting " Alvian duduo di kursi sebelah Lily


" Apaan sih? Pulang sana !" Usir nya dengan ketus


" Yasudah Aku pamit ya, Dad Mom, Alvian pulang " Alvian sudah bangkit dari kursi nya untuk pamitan


Dya bergegas untuk pergi dari sana bukan sakit hati karna Ucapan Lily hanya saja dya tidak ingin terus membuat mood Lily kembali memburuk


" Lily, Kamu itu gak boleh bicara begitu sama Alvian, Dya itu laki laki, Calon suami kamu, Hormati dya seperti kamu menghormati Daddy " Tegas Mawar memberi Nasihat


" Yaudah sih Mom, dya aja yang baperan banget, Baru juga di gituin udah pergi aja, Gak minta maaf pula "


" Kamu tau apa ? Apa kamu tau dya kehar kamu sampai ke dalem ? apa kau tau dya nungguin kamu di depan lift sambil terus berkata maaf walau dya gak salah, Dya sama sekali gak liat itu cewek kan ? itu cewek yang liat Alvian kan ? Dya juga mau kejar kamu tapi Daddy ajak dya main dan kamu apa ? Kamu usir dya ? Kamu itu sudah dewasa Lily, belajar menghargai nya bukan kamu terus yang mesti di ngertiin sama dya " Lanjut Mawar lagi memarahi Putri nya


" Biarin aja kali Mom, Besok juga baikan " Jawab nya enteng


" Kim, Kim !!! " Panggil Mawar ke asisten kesayangan nya

__ADS_1


" Iya Nyonya " Jawab Kim menghampiri


" Bawa makanan ku ke Rooftop, Kamu mau makan disini apa di rooftop Mas ? " Tanya Mawar emosi karna faktor kehamilan nya kali ini dya semakin tegas dan berkelas


" Mas ikut kamu yank " Jawab Keynan kecewa dengan Lily kali ini


" Jadi Lily makan sama siapa dong ? " Tanya Lily menatap Kedua orang tuan nya yang mulai meninggalkan nya dan sih kembar lagi di rumah Opa dan Oma


" Makan sama ke egoisan kamu, Dan pikir kan lagi kesalahan kamu, kalau kamu gak minta maaf ssma Alvian jangan harap Mommy mau bicara sama kamu " Tegas Mawar kembali


" Yaudsh yuk yank, Kita makan aja dulu " Keynan membawa Mawar ke Rooftop seperti keinginan sang istri


" Is gimana sih ? Lagian kenapa mesti ngambek gini sih ? Kan emang benar tuh cewek liatin dya sampek kayak gitu "


Lama Lily berpikir Akhir nya dya berlari ke depan dan masih melihat mobil Range Rover hitam milik Daddy belum masuk garasi


Dengan cepat Lily masuk ke mobil dan melaju menyusul ke rumah Alvian.


25 menit berkendara Akhir nya Lily sampai di gerbang pintu rumah Alvian


" Bisa buka pintu nya ? Alvian sudah pulang ? " Tanya Lily pada penjaga


" Oh, Tuan Muda sudah sampai Nona, Silahkan masuk " Penjaga memhmbuka gerbang dan mempersilahkan Lily Masuk


Cittt....


Blam...


Pintu mobil kembali di tutup dengan kasar menandakan kegelisahan Hati pengemudi nya tadi


" Dimana Alvian bibi ? " Tanya Liky pada pelayan yang lewat


" Eh, Nona, Tuan sedang mandi mungkin baru aja naik ke atas saya juga mau bawa makan malam ke kamar nya " Jawab sang pelayan


" Siniij By, Biar Lily aja yang bawa " Liky yang sudah naik di tangga menuju lantai 2 tempat kamar Alvian kembali berbalik



Lily hanya menggunakan Dress rumahan bertali kecil Dress tersebut lebih mirip dress tidur mungkin.


Ceklek...


Pintu terbuka dan Lily mulai masuk ke kamar Alvian


" By, Aku masuk ya " Ucap Lily lagi sambil meletakan makanan di atas nampan tadi di letakan di meja dekat sofa


10 menit Lily menunggu Akhir nya Alvian keluar dengan handuk kimono mandi nya.

__ADS_1



" By " Panggil Lily melembut membuat Alvian kaget bukan main


" Loh kok disini ? "


" Kamu marah ? " Lily bertanya


" Loh berpikir aku marah ? emang nya aku marah ? "


Brugh...


" Maaf, hiks...hiks...maaf udah bentak kamu, maaf udah marah sama kamu hik...hiks...hiks... "


" Sayang kamu kenapa ? Aku gak marah sama kamu, Kok nangis ? "


" Maaf, Kamu jangan marah lagi jangan pergi lagi jangan tinggalin aku " Tangis Lily lagi


" Aku gak pergi sayang, Aku hanya gak mau bikin kamu tambah bad mood, Jadi aku milih pergi ke rumah dari pada kamu makin bad mood "


" Maaf " Lirih nya lagi


" Iya udah aku maafin udah ya jangan nagis lagi " Lily mengangguk


" Sudah makan ? " Lily menggeleng


" Tunggu aku ganti baju dulu baru kita makan ya " Lily kembali mengangguk


5 menit berlalu, Alvian sudah kembali dengan Sweter biru nya dan duduk di sofa dengan senyum sejuta pesona nya



" Sini aku suapin " Pinta Alvian dan Lily mendekat


" Besok aku gak bisa ngantar ya, kerjaan banyak "


Sesaat Alvian tersadar pakaian yang di kenakan Lily yang dengan tali kecil yang menggantung di bahu nya memperlihatkan punggung mulus nya.


" Loh kok pakaian nya begini ? Tadi keluar cuma pake ini aja ? Terus tadi di depan ketemu penjaga juga kan ? Kamu pake ini ?" Alvian menunjuk gain tidur Lily


Lily hanya tersenyum malu karna terburu buru mengejar Alvian sampai lupa ganti baju.


" Pake jaket sayang, gaun tidur kamu ini gak pantes di pakai saat bersama pri lain "


" Kan cuma ada kamu "


" Walau pun sayang, Kita belum sah, gak bisa kamu pake beginian disini, kalau udah nikah ya terserah kamu itu pun harus di kamar saja " Tegas Alvian

__ADS_1


" Iya udah ih ini ambil jaket " Lily pergi ke ruang ganti nya mengambil jaket jeans nya di dalam lemari sana


__ADS_2