
" By aku ngantuk " Lily sudah bersandar di bahu Alvian dengan mata yang terpejam sambil beegumam
" Tidur lah sayang, Aku disini " Alvian mengelus dengan sayang kepala Lily dan sesekali mengusap pipi nya
Tak lama terdengar dengkuran halua dan nafas teratur dari Lily.
Alvian pun menggendong nya ke tempat tidur meletakan nya dengan lembut agar tidak membangun kan Lily.
Setelah membaring kan Lily di ranjang nya Alvian ikut duduk di sisi ranjang dan menatap Lily dengan tulus dan membuka jaket yang di kenakan Lily lalu menyelimuti nya.
" Aku mencuntai mu sayang, Sangat ! Maka cukup berdiri di samping ku menggenggam tangan ku dan berjalan bersama ku melewati semua nya "
" Akan aku berikan Dunia beserta isi nya jika aku mampu melakukan itu tapi aku mohon jangan pernah tinggalkan aku walau pun Dunia menentang ku jika bersama mu dan Tuhan menghapus kan takdir kita aku akan berusaha menulis kembali takdir kita untuk bersama " Lanjut Alvian
Sebelum keluar dya memberikan ciuman di Seluruh permukaan wajah Lily dengan sayang.
" Aku mencintai mu " Ucap nya dengan tulus
Seteleh nya Alvian keluar meninggalkan Lily, Tapi sebelum itu dya sempat melihat kembali ke arah Lily.
" Kamu, Temani Nona tidur di kamar ku dan kau bisa tidur di sofa atau bawa bad lipat " Titah Alvian pada salah satu pelayan
" Baik Tuan " Jawab nya segera meninggalkan Tuan nya
Alvian kembali berjalan ke ruang kerja nya dan disana dya menghubungi Keynan
" Dad, Lily ketiduran disini, Dan aku sudah mengutus pelayan wanita untuk menemani nya di kamar "
" Ya, Awas kalau kamu macam macam habis kamu " Sebelum Alvian menjawab telpon sudah dimatikan duluan oleh Keynan
Tut...tut...tut...
" Berpikir positiv saja Al, Kamu tidak mendengar apapun disana " Gumam nya menenangkan diri
Sementara di rumah Keynan saat Telpon nya berbunyi Keynan masih berpacu di atas Mawar karna mereka melakukan adegan malam nya.
" Aaahhkkk...mas...ada telpon " Raucau Maqar disela sela kegiatan mereka
" Biar mas lihat dulu yank " Keynan mengambil ponsel nya di samping bantal tanpa melepas penyatuan mereka
" Ughhh...Alvian Yank "
" Aahhhkkk...angkat mas ini penuh banget " Namun Keynan tak kunjung mencabut nya karna nanggung
" Dad, Lily ketiduran disini, Dan aku sudah mengutus pelayan wanita untuk menamani nya di kamar "
" Ya, Awas kalau kamu macam macam habis kamu " Sahut Keynan dan memutus panggilan sepihak dan melanjutkan adegan mereka
Dan Alvian disana hanya bisa membatin mendengar suara suara aneh yang di ciptakan kedua calon mertua nya.
Pagi sudah satang, Matahari sudah muncul, Embun mulai menguap bersama sinar Semangat dari Mentari.
Sayup sayup mata Liky bergerak untuk bangun karna merasa sudah siang tiba tiba dya menjerit
" Ya Tuhan...aku ketiduran ? Di kamar Alvian ? " Lily menelisik kembali pakaian nya masih utuh hanya saja jaket nya tadi malam sudah terlepas dari tubuh nya
__ADS_1
" Nona anda tidak apa apa ? " Palayan wanita tadi juga kaget yang menemani Lily tidur di bawah kasur nya dengan Bad lipat
" Ya Tuhan...apalagi ini ? Kenapa tidur disini ? di bawah lagi "
" Saya di utus Tuan Muda untuk menemani anda tidur disini Nona maka nya saya tidur di bawah pake bad lipat " Sahut nya Lagi membuat Lily bernafas lega tak lama Alvian masuk ke dalam kamar nya.
Ceklek...
Pintu kamar terbuka dan muncul sosok Alvian disana.
" Sudah bangun sayang ? " Ucap Alvian dan pelayan tersebut bersiap keluar kamar majikan nya
" Saya permisi Tuan, Nona " Pamit nya lagi
" Jangan mikir yang aneh aneh, Saya tidur di kamar papa, Kamu disini sama pelayan tadi " Jawab Alvian yang tau akan isi pikiran Lily
" Apaan sih ? Siapa coba yang berpikir aneh aneh, gak tuh " Jawab Lily mencoba tersenyum
" Sekarang mandi, Dan bersiap aku ada meeting pagi ini maaf gak bisa antar kamu ya " Alvian mencium pipi Lily yang belum mandi
" Wangi, Gak bau iler kok " Goda nya lagi
" Is...apa sih kamu ? Aku belum mandi sanaan ih " Lily mendorong Alvian agar menjauh dari nya
" Yaudah mandi terus turun untuk sarapan, Aku tunggu dibawah " Ucap Alvian yang masuk ke dalam kamar ganti mencari pakaian kerja nya
Dan Lily bersiap untuk mandi dan berpakaian.
Setelah menyelesaikan mandi nya selama 25 menit Lily keluar dari kamar mandi dan menuju ruang ganti nya.
Tanpa disadari nya Alvian masih di dalam kamar ganti milik nya di sebelah kamar ganti milik Lily.
" By, Kamu di dalem ? " Tanya Lily dari luar
" Iya masuk sayang " Jawab Alvian lagi dan Lily segera masuk
" Cari apa ? Kok belum selesai ? "
" Cari jam tangan aku biar serasi sama dasi nya "
" Emang dasi nya warna apa ? "
" Warna Navy " Jawab Alvian
" Pake ini juga masuk kok" Lily membawa jam tangan yang di beli nya untuk Alvian saat ulang tahun nya kemaren
" Oh iya aku bingung tadi nya udah pegang itu tapi takut gak masuk "
" Masuk kok, Sekarang pake ya, sini aku bantuin pake dasi nya " Lily mengambil dasi nya Alvian dan memakaikan nya
" Nunduk dikit kenapa sih ? Jauh banget ih " Lily merajuk
Dengan Sekali sentak saja Alvian membawa Lily ke atas kursi bulat yang ada di sana.
" Sudah ? " Tanya Alvian dan Lily mengangguk
__ADS_1
" Selesai " Ucap Lily gembira karna membantu Alvian bersiap
" Aku bahagia sayang, Bisa seperti ini bersama kamu, Aku ingin nanti nya setiap hari begini, Kamu cantik, pintar,baik,berbakat dan tulus " Ucap Alvian mesra
" Jangan lupakan kalau aku kaya dan pintar menabung " Goda Lily lagi
" Iya kamu kaya jadi gak perlu uang aku kan ? " Goda Alvian lagi
" Enak aja, Siniin kartu kamu, Aku bawa " Lily mengadahkan tangan nya dan Alvian memberi apa yang di ingin kan tunangan ny itu dengan suka rela
" Sekarang ayo turun " Alvian menggendong Lily di depan untuk turun dan sarapan
Saat turun yang masih menggendong Lily di depan nya Alvian hanya tersenyum melihat ke arah Angel dan Jasson yang sudah duduk di meja makan bersama Kiara menatap nya dengan Pandangan terkejut
" By, Kamu mau meeting ya ? Sama siapa ? Cici ? " Tanya Lily tanpa tau
Saat mereka sudah sampai di meja makan Lily kaget melihat peserta sarapan pagi kali ini.
" Ih By, Turunin ih...malu ada Cici ada Uncle Jass " Lily meminta turun dari gendongan Alvian
" Sudah gak usah malu Angel dan suami nya bahkan pernah lebih parah lagi " Ucap Alvian mengingat saat Angel dan Jasson bercinta lupa menutup pintu dan Kiara hampir saja masuk jika dya tidak langsung membawa Kiara pergi dari sana agar tidak mendengar suara suara aneh
" Uhukkk...uhukkk... " Angel tersedak dan melihat ke arah Alvian yqng tersenyum ke arah nya
" Minum sayang, sudah tidak usah di dengar kan ucapan Alvian dya hanya iri saja " Sahut Jasson
" Emang nya kenapa By ? " Tanya Lily
" Kamu tidak perlu tau sayang, Yang pasti nanti kita tidak akan begitu karna itu memalukan " Jawaban Alvian kembali memukul telak Angel disana
" Sudah ayo sarapan " Dan mereka sarapan dan menyelesaikan nya dengan penuh kenikmatan dan hikmat
Saat ini Lily mengenakan Dress putih selutut dengan polesan make up natural dengan rambut coklat nya.
" Aku berangkat ya, Kamu di antar Jack ya maaf sekali aku gak bisa antar tapi aku janji minggu depan akan datang kesana " Ucap Alvian mencium kening Lily
" Enak banget kamu ya ???? Mau ke Paris terus aku yang sibuk lagi ? " Dengus Angel menyela Alvian
" Akan ku kirimkan tas kulit buaya untuk kamu " Ucap Alvian
" Aku tagih janji kamu ya "
" Tapi kulit buaya biasa, Bukan kulit buaya putih seperti milik Lily di kamar ku " Jawab nya bangga
" Kau menyiapkan semua nya ? Berapa banyak yang kau belikan untuk Lily Al ? " Tanya Angel lagi
" Tidak banyak, Hanya 2 hari yang lalu " Jawab nya bangga lagi
" kau beruntung Lily, Sudah ayo berangkat bisa bisa kau membatalkan Meeting pagi ini " Lily menarik Alvian masuk ke mobil yang di bawa oleh Felio dan Jasson membawa mobil sendiri
" Kami pamit Lily " Angel dada dada melambaikan tangan nya ke arah Lily dan Alvian tersenyum meninggalkan Lily
__ADS_1
" Kita berangkat Nona ? " Tanya Jack pada Lily
" Iya kita kerumah ku dulu pamit dengan keluarga ku " Ucap Liky dan Jack menuruti nya