
Hari berlalu dengan cepat. hari hari Alvian begiyu sangat berwarna.
Merah kuning hijau di langit yang biru. karna setiap hari nya ada saja ulah istri nakal nya itu.
Seperti saat ini dya begitu sibuk untuk berkemas karna esok hari mereka akan berangkat ke Indonesia. kampung halaman Mommy Bunga Mawar yang cantik jelita.
" Schatzi, Ini sudah larut. ayo tidur. Kasihan Baby. " Alvian mulai jenuh melihat tingkah istri nya.
" Sebentar Papii...Ini harus di cek lagi.".
" Kamu sudah mengecek nya sebanyak 4 kali sayang..."
Lantas Lily berbalik dan menatap Alvian yang terus melihat kearah nya. " Oh benar kah ?" Tanya Lily bingung.
" Iya, Sekarang ayo tidur besok pagi kita berangkat. "
" Ahhh...iya...Aku mencintai mu. "
Cup
Lily mencium bibir Alvian dan memeluk nya. Dengan sekejap saja Lily sudah tidur dalam pelukan Alvian. " Tidur lah. Aku juga mencintai mu. " Balas Alvian dan ikut tertidur.
...🌞🌞🌞...
Pagi hari nya mereka sudah sampai di Bandara tempat dimana Pesawat besar milik Opa Edwin yang sudah siap untuk mengudara.
Namun disana terjadi pertengkaran kecil dari Anak beranak pula. Karna Opa Edwin memerahi Keynan yang Tidak ingin memakai pesawat sendiri dan Keynan memarahi Lily yang membawa serta merta seluruh pelayan wanita dirumah nya.
" Hey, Apa apaan ini ? Kau mau berperang membawa banyak pasukan mu hah ?" Tegur Keynan merasa jengah dengan kelakuan putri nya.
" Apa perduli ku ? Suami ku kaya. " Jawab Lily dengan santai nya yang masih duduk di pangkuan suami nya dan sedang makan Salad buah di dalam pesawat yang sudah mengudara itu.
" Hey ! Daddy lebih kaya dari ny. " Keynan tak terima karna Lily memuji suami nya di hadapan Keynan. Yang notaben nya sebagai Daddy nya.
" Lalu ? Opa juga kaya. Apa salah aku bilang suami ku kaya ? Opa juga kaya. Yakan Opa ? "
Perasaan Tuan Edwin mulai panik. Karna pasti Lily akan menguras isi kartu milik nya.
Tuan Edwin memberi kode kepada Jaka dan Jaka Paham akan itu.
Liburan kali ini sudah di setting Tuan Edwin. Dya sengaja meninggalkan semua kartu kartu milik nya dirumah beserta dompet nya.
Karna dya sudah tau tabiat anak dan ayah itu.
" Akan ku bunuh kau Jaka dya Lily berulah. " Arti sorot mata dari Tuan Edwin ditujukan untuk Jaka.
Sementara sang asisten tak kalah gesit nya menjawab Sang Tuan besar. " Semua aman terkendali Tuan. " Nah, Mereka seakan memiliki ikatan batin mengalah kan sinetron yang lagi hits di kalangan ibu ibu Indonesia. Ikatan Cinta ala Aldebaran Al Fahri dan Andini kharisma Putri.
__ADS_1
Keynan menyeringai mendengar ucapan sang Putri. Sejenak dya juga ingin tau lebih lanjut Apa kelanjutan maksud dan tujuan Putri nya itu.
Tapi tunggu, Ada yang aneh disini. Kenapa ayah nya terlihat begitu tenang ? Apa ini ? Apa yang terjadi ?
Sejenak Keynan berpikir dan menerka nerka apa yang di sembunyikan ayah nya.
Entah lah !
" Sayang, Sudah jangan makan terusm nanti muntah. " Alvian memperingati istri nya yang selalu saja makan.
Nafsu mmakan istri nya berkali kali lipat melonjak nya. Dan Alvian sedikit khawatir akan hal itu walau Donter berkata itu normal.
Tapi Dya manusia normal yang memiliki ketakutan nya sendiri. " Iya ini yang terakhir. " Sahut Lily.
Mawar hanya tersenyum melihat tingkah laku nan manja putri nya itu kepada Alvian.
" Ck, Kau sudah menghabis kan 3 mangkuk salad buah beserta Segelas Jus mangga. Kau Mau terlihat membulat dengan perut besar mu itu ?" Alendra mencibir.
" Jangan berkata seperti itu pada Mami ku. " Reas sedikit tidak terima bahwa Alendra mencubir Lily.
" Ouh...Putra ku..." Lily merentang kan kedua tangan nya dan menyambut Reas dalam pelukan nya.
" Lihat lah sayang, Putri mu itu. " Keynan kembali duduk di samping Mommy bunga Mawar yang cantik jelita di usia matang nya.
Mawar nya memang selalu semlurna dimata Seorang Keynan Young.
" Dya membawa seluruh pelayan Mansion nya dan Menyuruh pelayan rumah kita tinggal di Mansion nya selama mereka semua pergi. Astaga...Aku tidak habis pikir dengan ini semua sayang..."
" Sudah, Tidur saja Mas." Akhir Keynan menurut.
Akhir nya mereka sampai di Bandara Soetta. " Im Cooming Indonesia " Lily sudah berseru heboh disana.
" Dasar. " Cibir Keynan lagi.
" Apa masalah Daddy sebenar nya By ??? Kenapa kwlihatan nya Daddy tidak menyukai aku ikut. Sejak akan berangkat sampai saat ini Daddy terus saja menganggu ku. Hiks...hiks...Aku membenci Daddy. " Lily sudah menangia di pelukan suami nya.
Dengan sabar Alvian membujuk istri nya. Sementara Yang lain nya sibuk tercengang dengan sikap Lily. Kecuali para pasukan nya. " Nyonya Kami memang seperti itu jika dirumah. Kadang menangis kdang juga tertawa. Kami harus siap dengan segala situasi. " Lidya menceritakan pada Jennie Pelayan rumah Keynan.
" Benar kah ? Aku tidak pernah melihat Nona muda selemah dan secengeng itu. " Jawab Jennie.
" Sudah sayang...Daddy hanya bercanda saja. " Hibur Alvian.
" Tidak ! Daddy tidak menyukai ku. Daddy membenci ku. Daddy tidak menyayangi ku. "
" Eh ? Tidak. mana ada seperti itu sayang...Ma...maaf kan Daddy. Daddy tidak bermaksud seperti itu. " Keynan merasa sangat bersalah pada putri nya itu.
__ADS_1
" Ma...maaf kan Daddy sayang..." Keynan kembali minta maaf.
Sejenak Lily melihat Daddy nya dengan mata memerah yang di banjiri Air mata. Dan Keynan tidak suka itu. Putri nya menangis. Dan kali ini Keynan lah tersangka Utama nya.
" Belikan Nasi padang. Ice cream dan Martabak manis. "
Duaaarrrr....
Keynan bagai terkena ledakan Bom atom yang sanggup meledakan kita Hiroshima dan Nagashaki.
" A...apa ??? "
" Hubby...Daddy...pelit...Daddy tidak menyayangi ku..." Lily kembali mengadu ke suami nya.
" Sudah...nanti kita beli ya..jangan menangis lagii..."
" Aku mau Daddy yang membeli nya. " Rengekan Lily kembali terdengar. Dan itu membuat Keynan semakin Frustasi.
" Oke ! Daddy belikan semua nya. " Putus Keynan.
" Promise ?" Tanya Lily sambil memberi jari kelingking nya.
" Promise. " Jawab Keyna yang menautkan Jari kelingking nya ke Jari Lily.
Sekilas Keynan mengingat kenangan masa lalu nya bersama Liky saat dya berjanji ke Lily. Dan pasti nya Lily akan memberikan jari kelingking nya sebagai tanda bahwa Daddy nya sudah berjanji.
" Aku sayang Daddy..." Lily melepaskan pelukan nya dan menghambur ke dalam pelukan Daddy nya.
" Sudah...Jangan terus menangis. Ini Jelek ssayang. " Keynan menghapus sisa air mata di pipi Lily.
Lily melepaskan pelukan nya dan kembali ke Alvian suami nya.
" Nikmati saat saat kehancuran mu Nak. " Entah apa maksud dari Ayah nya tapi satu hal yang di tangkap oleh Otak jenius Keynan.
Sebentar lagi Putri nya itu akan kembali mengguncang Dunia. Dunia Ketenangan seorang Keynan !
" Ayo kita ke Hotel By..." Lily sudah mengangdandeng tangan suami nya dan bergegas pergi masuk ke dalam bus besar yang menjemput mereka.
Ya. Mereka menginap di Hotel Keluarga Young dan semua para pasukan Keluarga masing masing.
Bisa di pastikan Keynan akan pusing dengan nomonal Uang yang akan di habis kan nya di karena kan oleh seorang makhluk mungil berperut buncit.
Siapa Lagi jika bukan Putri nya. Lily Alena Putri Min young. Ny. Arrasha Wook .
...❤❤❤...
Love Love dari Daddy Gale dan Baby Viona.
__ADS_1