
Lily terus bercerita bersama Viona disana. Dan Gale tidak membatasi nya. Begitu pula dengan Alvian dan Keynan.
Merek membiarkan Lily bersama Viona dan nampak nya mereka sangat cocok.
" Maaf kan istri ku Tuan, Dya memang seperti itu. " Alvian merasa bersalah dengan tingkah manja istri nya itu.
" Santai saja Tuan, Lagi pula istri ku tidak banyak memiliki teman, Mungkin karna mereka seusia maka nya langsung merasa cocok " Bagimana pun Sikap Lily sangat kekanakan bagi Alvian. Tapi di larang pun akan percuma dan akan berimbas ke ngambekan istri nya.
Meninggalkan para Pria , Lily masih sibuk dengan Viona disana bertukar cerita dari kiri ke kanan atas ke bawah dan banyak lagi.
" Berikan aku nomor ponsel mu Vio, Just The Friend !" Lily menyodor kan ponsel nya yang baru saja di serah kan Lidya sang asisten kesayangan nya.
" Oh iya kenal kan ini teman teman ku. Mulai sekarang kau harus ikut genk ku ya. Itu teman kuliah ku dan ini teman kecil ku, Dan itu. " Tunjuk Lily pada para pasukan tempur nya.
" Itu pasukan tempur ku. Meraka teman bermain ku jika di rumah. Luangkan waktu mu dan aku mengundang mu main golf di rumah Opa ku. Akan ku Traktir kau makan mangga yang sangat mahal itu. Tenanh saja. Dirumah Opa ku ada buah mangga termahal yang di Jepang itu. Aku akan tunjukan pada mu bagaimana cara nya menghabiskan uang suami kita ckckckck " Lily mulai meracuni pikiran Viona dengan tingkah nakal nya.
Viona hanya diam dan tersenyum, Lily sangat anggun dan cantik, Juga menyenangkan. Dan menurut Viona sedikit kekanakan memang.
" Ahh...Syyuuttt...Suami ku datang. Nanti dya bisa curiga pada kita. " Ucap Lily lagi saat Alvian datang bersama Gale disana dan menghampiri mereka.
" Sudah mengobrol nya Schatzi? Jangan pernah berpikiran untuk meracuni pikiran istri nya Tuan Gale, dengan ulah nakal kamu. "
" Huh !" Lily hanya bisa mendengus kesal saat suami nya tau apa yang di pikir kan nya dan apa yang di ceritakan nya lada Viona tadi.
" Sekali lagi maaf kan tingkah istri ku Tuan, Dya memang begitu. Sudah bisa di pastikan istri nakal ku ini meracuni pikiran istri anda untuk menguras semua isi kartu anda. " Alvian berucap santai namun penuh arti.
Gale hanya tersenyum menanggapi nya dan Viona melongo, Bagaimana bisa suami nya Lily sangat paham dengan isi pikiran istri nya ?
Hiisss...ada ada saja.
" Jika istri anda meracuni pikiran istri ku untuk belajar menguras harta ku aku akan sangat berterima kasih pada Nyonya, Karna istri ku ini sangat berhemat, Bahkan meminta Mobil Jazz padahal dirumah banyak mobil. " Ucapan Gale membuat Lily melongo.
Dya adalah Pecinta mobil mobil mewah kelas atas.
" Kau serius Vi ? Meminta Jazz ? Aku tidak punya mobil jenis itu. Apa nyaman ? Bagaimana Kursi nya ? Nyaman kah ? Ac nya bagaimana ?" Pertanyaan Lilh membuat Alvian semakin gemas dengan tingkah laku istri nya.
__ADS_1
" Schatzi, Nyonya Viona adalah istri nya Tuan Gale. Bukan Supervisor Dealler. Berhenti bicara omong kosong. Sekarang sudah malam. Waktu nya istrirahat dan minum susu. " Aahhkkk...Betapa manis nya sikap suami Lily itu.
Sejenak Viona melihat ke arah suami nya dan Gale hanya tersenyum dan paham arti tatapan istri cantik nya itu.
" Besok, Datang lah kerumah kami Lily, Aku akan memasak untuk mu. Aku mengundang mu. " Viona berucap tulus untuk mengundang Lily.
" Ahhkkk baik lah Vio, See you next time. Call me oke. !" Lily memberi kode dan setelah nya mereka berpisah dari Gale dan Viona disana.
Setelah sampai di penginapan mereka Lily yang kelelahan pun langsung merebah kan diri nya setelah berganti pakaian dan belum menghapus make up di wajah nya.
" Dasar, Istri nakal. " Alvian mencium sekilas bibir itu dan mulai membersih kan wajah bermake up istri nya dengan lembut.
Setelah selesai dya juga bergegas membersihkan diri dan mulai ikut merebah kan dirinya di samling Lily istri nya.
...🌞🌞🌞...
Pagi sudah datang, Dan Lily sangat semangat karna hari ini dya ada janji dengan Viona akan berkunjung kerumah mereka dan Lily sangat antusias untuk itu.
" By, ayo kita kerumah Viona. Cepat nanti telat. " Entah mengapa Lily sangat senang akan bertemu Viona hari ini.
" Sabar Sayang, Ini sudah hampir selesai. " Jawab Alvian sambil mengancing kan kemeja nya dan menggulung nya hingga ke siku lengan nya.
" Hiss...kenapa tampan sekali ? Aku gak mau kamu di lirik wanita wanita disini. Kamu tampan dan kelihatan keren sekali, Lalu, apa kabar aku yang berperut buncit ini ?" Lily mendengus kesal saat melihat Suami nya sangat tampan pagi ini.
" Sudah, Jangan cemberut Nyonya. Aku milik mu. " Alvian memeluk Lily dari samping yang sedang makan cake cake manis itu.
" Makan yang benar Schatzi, Kenapa berantakan begini ?" Alvian membantu membersih kan mulut istri nya yang sudah belepotan oleh Cream cake tersebut.
" Jangan mengganggu ku. Aku masih lapar. " Lily merajuk dengan suami nya yang selalu menggoda nya.
__ADS_1
Terlebih lagi suka sekali mencubit pipi nya yang semakin besar itu.
" Jangan di cubit, Sakit..." Lily merengek saat Alvian mencubit pipi gembul nya itu.
" Iya oke. Sudah selesai bukan ? Ayo bersiap. " Lily masih cemberut karna Alvian suka sekali mencubit pipi nya itu.
Lama mereka di perjalanan akhir nya mereka sampai juga.
" His...aku heran kenapa banyak sekali yang suka tinggal di gedung seperti ini. Rasa nya sempit sekali. Tidak bisa bermain. " Lily sudah berkomentar saat tau Viona tinggal di sebuah apartement. Walau pun mewah tapi tetap saja Lily tidak suka tinggal di tempat ketinggian seperti ini.
" By, Tuan Gale itu sudah tua bukan ? Dya menikahi Viona yang masih seusia ku ? Aneh bukan ?" Lily kembali bercerita.
" Berhenti menceritakan orang lain Schatzi, Kamu juga menikah dengan orang tua. " Jawab Alvian.
" Tapi tidak setua tuan Gale. Aku rasa nya berusia 35 lebih ? 37 mungkin ? Tapi walau begiti tubuh nya sangat bagus bukan ? Dya orang bule. Bagaiamana rupa anak Viona ya By ? Bule atau tidak ya ?" Lily terus bercerita tentang ini itu sampai mereka tiba di depan unit kamar milik Viona.
" Berhenti memikirkan hal aneh. Jangan kamu kira aku gak tau kamu ingjn menjodohkan anak anak kita ? Apa aku benar ?"
" hihihi...Maaf " Lily hanya tersenyum memamerkan gigi rapi nya itu.
" Sudah, Ayo tunjukan sikap Nyonya Lily ini dengan baik. Jaga sopan santun nya. Bisa ?"
" Oke. " Cup
Lily memberikan Ciuman di bibir suami nya dan bertepatan dengan itu pintu di buka dan tampak lah Viona sudah menyambut mereka.
Viona nampak terkejut dengan apa yang baru di lihat nya seketika merasa gugup.
" Sorry. " Ucap Lily dengan senyum jenaka nya saat kelakuan mesum nya di lihat oleh Viona.
" Its oke. Ayo masuk. " Viona membuka pintu apartement nya dan Alvian bersama Lily langusng masuk.
Alvian yang juga menyukai tempat bertingkat ini sangat kagum dengan design interior apartment milik Gale dan Viona ini.
...🍃🍃🍃...
__ADS_1
Hayo baca Daddy Gale dan Viona ya ❤