
Saat Lily sedang sibuk mempacking barang barang nya ponsel nya berdering dan mau tak mau dya mangangkat nya.
" Ya Hallo dengan siapa ? " Tanya Lily dalam bahasa Francis
" Hallo, Saya dari Perusahaan Fashion De' Star Galery " Jawa sang penelpon
" Dengan Nona Lily Alena Putri Min Young ? " Tanya nya Lagi
" Ya saya sendiri " Jawab Nya
" Anda di terima magang di Perusahaan kami dan besok anda Ada Wawancara langsung dengan CEO kami "
" Hm, Baik lah nanti saya kabari lagi " Balas Lily
" Kami menunggu Nona "
Dan panggilan telepon berakhir.
Lily masih bingung ini pilihan sulit antara Pulang mencari kejelasan dari Alvian atau mempercepat semua nya agar bisa segera kembali
Saat kegundahan nya Ponsel nya kembali berdering dan Kali ini dari Mommy nya.
" Ya Hallo Mom "
" Hallo sayang, besok jadi pulang kah ? Adik mu ulang tahun besok "
" Lily bingung Mom, Barusan ada perusahaan Fashion menghubungi Lily di terima magang disana "
" Oh iya Mom,Dimana Daddy ? " Tanya Lily
Mawar mengantikan arah kamera ponsel nya kepada sang suami yang masih sibuk dengan beekas berkas nya.
" Sudah Tua kah Tuan Keynan itu Mom ? Sampai sudah sulit untuk melepas kaca mata nya " Goda Lily membuat Keynan mengalih kan Pandangan nya dari berkas berkas menatap ponsel sang istri
" Ck, Cepat selesai kan Kuliah mu dan pulang, Berhasil atau tidak nya kamu harus menepati janji memimpin perusahaan " Jelas Keynan
" Tidak seperti itu kesepakatan nya " Bela Lily
" Bagaimana hubungan mu dengan Alvian sayang ? " Tanya Keynan lagi
Seketika wajah Lily berubah muram karna pertanyaan Keynan.
Keynan yang menyadari nya langsung melepas kaca mata nya.
" Kenapa ? Dya menyakiti mu ? " Tanya Keynan mulai emosi
" Tidak Dad, Kami hanya Break saja " Bohong Lily
" Break atau sudah berakhir ? " Todong Keynan
" Dad, Hiks...hiks..." Isak tangis Lily mulai terdengar
" Daddy akan membuat perhitungan dengan nya " Keynan memutus panggilan Antara anak dan ibu itu
⚘⚘⚘⚘⚘
__ADS_1
Sementara di Mansion keluarga Alvian saat Ini Alvian sedang di ruang kerja nya masih meratapi nasib hubungan nya dengan Lily harus berakhir dan kandas di tengan jalan.
Bahkan semua yang sudah di persiapkan nya hancur berantakan.
Alvian membuka kotak peehiasan kecil itu yang di dalam nya berisi Sepasang cincin Couple
Dan itu Rencana Cincin pernikahan Untuk Lily nanti nya.
Di buka nya dan di lihaymt nya kembali kotak tersebut.
Di oandangi nya sepasang cincin yang sangat mewah dan berkelas.
" Maaf kan aku sayang, Maaf kan aku Schatzi " Lirih Alvian
Dya kembali melihat Cincin lain nya ada 2 pilihan Untuk Lily yang sudah di pesan nya dan Alvian sendiri yang menggambar nya.
Dan bisa di pastikan Kedua Cincin itu hanya ada itu di Dunia.
" Maaf kan aku Lily maaf kan aku " Lirih Alvian
Dan tiba tiba sakit di perut nya menyerang dan kali ini Frekuensi nya lebih sakit dari sebelun sebelum nya.
Sampai saat Tiba tiba kesadaran Alvian hilang dan tak sadar kan diri.
Angel yang baru sampai di Mansion untuk meminta tanda tangan Alvian pun langsung menuju Ruangan kerja Alvian tapi sebeluk itu dya menemui Om nya terlebih dulu.
" Hallo Pa, Papa sehat ? " Tanya Angel
" Iya Pa, Angel datang mau minta tanda tangan Alvian dulu ya nanti kita ngobrol lagi " Angel pergi menuju ruangan kerja Alvian
Namun saat Angel masuk Dya kaget melihat Alvian tergeletak di lantai dengan wajah pucat dan kotak cincin di tangan nya.
" Alvian " Teriak Angel Panik
Teriakan Angel mengundang perhatian para pelayan dan Papa Arrasha.
Dengan segera Jacki membawa Alvian ke mobil menuju rumah sakit Centra Medica Young milik keluarga Keynan.
Angel yang panik langsung mengjubungi suami nya Jasson dan meminta nya ke Rumah sakit segera.
" Hallo sayang, Segera susul aku ke Centra Medica Young, Alvian tak sadar kan diri " Ucap Angel sebelum menyalakan Mobil nya.
" Iya tenang sayang, Aku akan kesana kamu hati hati bawa mobil nya jangan ngebut " Jasson
" Iya " Dan Angel langsung melajukan mobil nya bersama dengan Papa Arrasha dan perawat nya menuju Rumah sakit.
Sementara Alvian di bawa Jacki dan beberapa pelayan Pria lain nya.
Sementara Di Paris sana Liky merasa ada yang aneh, entah mengapa perasaan nya menjadi kalut dan gusar.
" Ada apa ini ? kenapa hati ku merasakan sakit yang teramat sangat " Gumam Lily
Dengan segera dya Menghilang kan kegu dahan nya mengambil air minum dingin di kulkas dan membawa nya ke meja kerja nya tanpa sengaja gelas tadi tumpah membasahi beberapa rancangan nya.
__ADS_1
" Ya Tuhan, Ada apa ini ? " Lily memegang dada nya yang terasa begitu ngilu
Kembali ke Korea.
Sesampai nya dirumah sakit Alvian langsung di bawa ke ICU karna Karina sudah tau bahwa kondisi Alviaj kritis dan membahayakan.
" Ayo saya jelas kan di ruangan saya " Karina meminta Angel dan lain nya masuk keruangan nya
Disana masuk Angel Jasson dan Papa Arrasha.
" Jadi bagaimana keadaan Alvian " Tanya Jasson sambil menenang kan istri nya
Sebelum menjelas kan Karina menarik nafas dalam dan menghembuskan nya secara kasar.
" Kondisi Alvian saat ini tidak sedang baik baik saja, Dya kritis dan harus segera menerima Donor hati yang baru sebelum semua nya terlambat, Selama ini Alvian menolak untuk melakukan metode Cemoteraphy dan begini hasil nya, Setidak nya jika Alvian mau melakukan nya kita bisa tau Kanker itu masih ada atau benar benar sembuh " Jelas Karina
Penjelasan dari Karina menghantam pertahan Papa Arrasha, Bagaimana bisa Putra tunggal nya mengalami sakit yang mematikan ini, Ini tidak bisa di biarkan , Dya harus segera bertidak.
" Sa...ya Sa...ja, Am...bil ha...ti sa...ya " Ucap Papa Arrasha Terbata
" Pa, Selama ini Al tidak mau melibat kan papa karna dya sayang sama papa, Angel akan menempuh jalur bawah pa jika itu harus " Tegas Angel
" Tapi kecocokan harus 60 % " Jelas Karina lagi
" La...ku...kan " Kata Papa Arrasha lagi
" Pa Angel mohon jangan pa, Al gak akan terima " Lagi lagi Angel menyela
Papa Arrasha hanya menggeleng tanda dya tidak apa apa.
" Pe...rik...sa sa...ya " Kata nya
Dokter Karina langsung memeriksa kondisi Papa Arrasha dan membawa nya keruang pemeriksaan.
Setelah menunggu selama 2 jam hasil test sudah keluar dan kecocokan nya 90 % Dan arti nya bisa melakukan Pencangkokan hati untuk Alvian dan konsisi hati Papa Arrasha sehat dan bisa melakukan segera Operasi nya.
" Semua sudah cocok, Dan jika kesehatan Tuan Arrasha baik besok kita akan melakukan tindakan Operasi nya " Kata Dokter Karina lagi
" Te...rima...ka...sih " Ucap Papa Alvian
Mereka semua kembali ke ruangan Alvian dan melihat Kondisi Alvian saat ini dengan beberapa alat medis dan jarum jarum menancap di kulit Dada Alvian menunjang kesehatan dan kehidupan nya.
" An, Bawa Papa pulang Dulu sayang, Biar aku dan beberapa penjaga yang berjaga diaini, Papa harus istirahat " Jasson memberi perintah
" Baik, Aku pulang dulu sayang " Angel mengecup Bi ir Jasson sekilas dan pergi meninggalkan nya
Setelah kepergian Angel Jasson duduk di dekat ranjang Alvian.
" Kau beruntung Al, Kau memiliki Lily, Dya sudah ku anggap seperti Putri ku sendiri, Sama seperti anak anak ku, Kau tau Al, Dya sangat manis saat kecil dan itu sangat menggemas kan bagi ku, Bahkan aku orang pertama yang memeluk nya setelah suster dan dokter " Cerita Jasson
Saat Jasson bercerita tentang Lily Jasson melihat Jari jari Alvian bergerak dan merespon nya.
Jasson tau, Saat mengalami Koma seperti ini alam bawah sadar nya masih bekerja dan dya ingin bercerita banyak tentang Lily.
" Dya sangat manis Al, Selama ini aku mencari nya dan sampai Angel bercerita kau sudah memeiliki kekasih dan ternyata itu Putri kecil ku yang sekarang sudah tumbuh dewasa Al, Kata Angel kau sangat mencintai nya, Maka berjuang lah Al, Dya gadis yang pantas untuk kau perjuangkan "
Lagi lagi Jasson dapat melihat pergerakan Dari tangan Alvian.
__ADS_1
Saat Jasson kenbali ingin bercerita Suster masuk untuk mengecek kondisi Alvian.
" Maaf tuan, Tidak boleh terlalu lama di ruangan ini karna ruangan ICU adalah ruangan steril untuk pasien jadi harap maklum atas keterbatasan mengunuungi " Jelas sang Suster dan Jasson keluar