
" Sudah Nyonya. jangan terus seperti itu wajah nya. ayo kita ke pantai saja. Ingin melihat Sunset bukan ?" Tanya Alvian pada Lily.
Lily yang masih merajuk tetap diam saat bibir nya di kecup sekilas oleh Alvian.
" Kenapa mencium ku ? Aku masih marah " Kata Lily dengan kesal nya.
Sementara Alvian hanya tertawa melihat ekspreai wajah istri nya yang terua cemberut dan merajuk.
" Menyebal kan !" Lily memukul Dada Alvian dan peegi begitu saja meninggalkan nya
" Sayang, Sudah...jangan seperti ini. Kasihan Baby, Melihat Mami mereka merajuk"
" Biar saja mereka tau, Kalau Papi mereka menyebalkan "
" Iya sudah maafkan suami mu ini Nyonya "
Lily masih diam tanda merajuk nya.
" Belikan Yatch dulu biar gak ngambek lagi. " Kata Lily menggoda.
Lily tau berapa harga yatch yang paling sederhana saja harga di atas 10 M apa lagi yang mewah.
" Siap Nyonya. Setelah pulang dari sini Yatch milik mu sudah berada di pelabuhan. Kita akan berlibur di pulau Pribadi milik Papa dulu. Dan aku rasa pembangunan nya sudsh selesai dan dalam tahap Finishing saja. " Lily total melongo mendengar ucapan entang dari suami nya.
" Aku hanya beecanda. Jangan menghabur kan uang. Masih banyak perlu nya. Yayasan juga akan memberikan beasiswa untuk 150 siswa berprestasi. Meraka banyak mengajukan Di Oxford. Dan ada juga yang mengambil jurusan Di Indonesia. Kalau tidak salah Ilmu Kehutanan dan Kelautan. " Lily menjelas kan nya.
Alvian hanya diam menyimak saja jika sang Nyonya sudah mulai acara berhitung nya yang berarti Alvian hanya boleh diam mendengr kan dan menjawab saat di tanya.
Selebih nya ya biasa saja. " Apa kamu dengar By ?" Kan ? Benar kan apa yang di pikirkan Alvian.
Istri nya itu akan bertanya pada nya.
" Iya, Aku mengerti Schatzi, Aku juga mendengar mu." Jawab Alvian sekena nya saja.
" Lalu apa tanggapan kamu talentang beasiswa itu ? Sebagian dari mereka juga ada yang mengajukan kerja Part time dan mengajukan kuliah paruh waktu nya juga. Menurut kamu gimana ?"
" Kamu Direktur Yayasan itu Sayang, Kam harus bisa mengatur nya. Ya walau pun yayasan itu baru. Kita menyediakan jalur beasiswa untuk membantu mereka yang ingin menggapai mimpi nya. Aku bahagia bisa hidup bersama kamu. Yang mau mengerti kehidupan susah mereka. mau berbagi dan bersama mereka tanpa membedakan kasta yang ada. Aku bangga pada kamu Scahtzi, Aku mencintai mu " Alvian mencium kening Lily dengan penuh cinta nya.
" Jadi ? Bisa aku menghabiskan Harta kamu ? Menguras semua isi dompet kamu ? Menjual semua kuda besi itu ?" Goda Lily lagi.
Alviannyang tau Lily menggoda nya lantas membalas godaan nya pula. " Tidak masalah. Aku bisa ke kantor menggunakan motor. Aku akan terlihat tampan jika memakai jaket kulit dan sepatu sport. Di tambah gagah nya motor Harley milik ku. Aku juga bisa menaiki kereta listrik agar cepat sampai. Jika sampai aku tidak memiliki uang saku lagi, Aku bisa mengajukan surat ketidak mampuan sebagai warga Negara. Gampang bukan ?"
__ADS_1
Lily kontan melongo mendengar penuturan suami nya itu. " Kalau kamu miskin gimana kami ?" Tanya Lily panik.
Sebenar nya bukan panik, Melaian kan pura pura panik. " Kamu kaya. Daddy kamu juga kaya. Butik kamu sudah maju. Aku rasa cukup untuk memniayai hidup kita. bisa aku menumpang hidup dengan mu Nyonya " Perkataan Alvian membuat Lily kesan dan melempar kan Kulit jeruk yang di pegang nya ke arah Alvian dengan tampang kesal nya.
Alvian kontan terbahak saat melihat raut kesal dari istri nya itu.
" Sudah, Sudah cukup bermain air nya. Nanti masuk angin " Alvian mengangkat Lily tiba tiba dari air pantai.
" Is...masih mau main " Rengek Lily dengan manja nya.
" Iya bisa besok lagi. sekarang ayo kembali ke Resort. Besok kita akan pulang. Dan minggu depan ada kunjungan ke Indonesia. Daddy mungkin juga akan hadir. Disana Daddy akan bekerja. Kita akan liburan " Kata Alvian membuat Lily bahagia.
Saat rasa bahagia itu tengah menyelimuti nya. Tiba tiba mata Lily menangkap 4 orang Pria yang sangat di kenal nya.
Salah satu nya adalah asisten Gesrek musuh bebuyutan nya. namun juga di sayangi nya.
" Daddy, Opa " Panggil Lily menjerit.
Yang merasa di panggil pura pura tidak melihat aapa lagi mendengar dan terus beejalan menuju mobil nya.
" Ayo Park, Terus berjalan, Jangan melihat ke arah nya. Atau kau mau mendengar ceramah nya ?" Kata Keynan sang Tuan.
Lain hal nya dengan Sang Opa yang jail nya melebihi batas lantas berbalik dan menghentikan Jaka sang asisten nya.
" Sayang kuuu..." Kata Tuan Edwin dengan enteng nya menghamliri Lily.
" Dasar orang tua tidak tau aturan. Dya sengaja menjebak ku ." Geram Keynan melihat Peegerakan ayah nya yang sudah bisa di tebak untuk menjebak dan menjerumuskan nya ke dalam lembah hitam.
" Sedang apa Opa dan Daddy disini ? Dan juga aiss...mengapa ada asisten gesrek disini ? Menyebalkan " Geruru Lily.
Lee hanya memutar bola mata nya malas saat melihat sang Nona mencibir nya.
Jika bukan Cucu dari Tuan Besar dan Putri satu satu nya dari Keynan Young orang yang sangat mengerikan itu sudah bisa di pastikan Lee akan membawa nya ke laut dan membuang nya.
Namjn sayang, Walau begitu Lily tetap menjadi Nona kesayangan nya. Terlepas dari pertengkaran di antara mereka berdua.
Itu adalah bentuk tanda cinta dari Lee untuk sang Nona kesayangan.
" Jika aku tidak disini pasti suami anda akan masuk ke dalam sangkar macan Belang ." Jawaban dari Lee membuat Alvian dan Lily bengong.
Lain dengan Keynan, Dya merasa ingin menenggelam kan Lee ke dasar lautan yang bertemlat di segitiga bermuda yang sangat misterius itu.
" Apa maksud nya ini Daddy ? Apa semua ini ada kaitan nya dengan Daddy ?" Tembak langsung.
Lily membuat Keynan bungkam. Kebungkaman Keynan membuat Lily mendesah Frustasi. antara marah kesal dan berterima kasih juga.
__ADS_1
" Berarti orang yang menyeret ku untuk mengikuti nya adalah orang Daddy ?" Tanya Lily lagi.
Keynan langsung menggeleng kan kepala nya kerna itu bukan orang nya. Melainkan orang Opa nya.
" Bukan sayang. Itu orang Opa mu. Dya juga terlibat dalam siasat ini. Bukan hanya Daddy saja. Opa mu juga ikut andil." Keynan menjelas kan sebisa nya agar Lily percaya.
Mencoba bersabar Lily kembali tersenyum ke arah Opa dan Daddy nya dengan tulus. " Terima kasih telah mencintai ku Daddy, Maaf kan aku jika salah menilai mu. A...aku mencintai mu " Lily berhambur ke dalam pelukan Keynan.
Merasa kan pelukan hangat dan tubuh Lily yang bergetar menandakan dya benar benar sedih membuat Keynan teeharu. " Ya Daddy juga mencintai mu sayang. Sangat mencintai mu. Putri Daddy yang paling cantik. Sudah jangan menangis. nanti cucu cucu Daddy akan ikut menangis. Berikan Daddy senyuman Sayang " Lily memberikan senyuman tulus nya untuk Keynan walau masih ada sisa air mata disana. di mata indah nya.
" Tidak kah juga mencintai Opa ?" Lily menggeleng mendengar ucapan sang Opa kaya raya tiada dua itu.
Tuan Edwin hanya bisa merengut saat Lily dengan polos nya menggeleng itu. " Tapi aku menyayangi Uang Opaaa "
Bruuuaaakkkk....
Tuan Edwin serasa mau pingsan mendengar ucapan Lily yang mengatakan dya menyayangi uang nya.
" Selalu saja. Padahal uang Suami nya banyak. Suami nya juga kaya. Terlebih Daddy nya. Bank Negara saja mungkin tidak bisa menghirung uang nya. Tapi tetap saja dya menyukai uang ku juga. " Kekesalan Tuan Edwin masih di dengar Liky dengan jelas.
" Opa jangan marah. Nanti tambah Tua" Goda Lily.
" Tanpa marah pun Opa memang sudah Tua. Jadi tidak bisa lagi memberi mu jatah bulanan. "
" Tidak masalah. Paman Jaka masih bisa memberitahu ki seberapa kaya nya Opa. Benar kan Paman Jakaaaa ???" Seringai licik mulai terlihat di Wajah Lily membuat Jaka merinding seketika.
Jika dya menuruti Lily dya akan kehilangan uang saku bulanan dari sang Tuan.
Jika dya menuruti sang Tuan pasti dya akan terkena sial atas ulah sang Nona Muda keluarga Young itu.
Entah lah, Jaka merasa simalakama sekarang !
...😂😂😂...
Yang pengen tau Opa Edwin Reymond Young dan sang asisten orang asli Indonesia yaitu Jaka.
Siapa ya nama Jaka ? Lupa author nya 😂😂😂
Opa Edwin Reymond Young
Asisten Jaka.
__ADS_1