Cinta Beda Negara Bicara Soal Kasta

Cinta Beda Negara Bicara Soal Kasta
Bertemu


__ADS_3

Setelah menempuh perjalanan mengudara selama hampir 12 jam dari Paris ke Korea dan disini lah mereka sampai di Kota Seoul Korea.


" Ya Tuhan Lily, Akhir nya aku bisa sampai di Sini, Aku akan berburu Idol disini " Seru Camila heboh


" Kau kuno sekali Cami padahal kau sudah sering keluar Negri juga " Kata Stevi


" Sudah ayo kita ke Rumah Daddy " Ajak Lily dan mereka sudah di jemput Alpard Putih dengan disana sudah ada Marvin dan Ji menjemput Nona mereka


" Uncle Marv, Uncle Ji " Teriak Lily menghambur ke dalam pelukan kedua Asisten mereka


" Nona, Kau semakin memukau saja " Puji Marvin


" Kau bisa saja Uncle Marv "


" Uncle Tolong Bantu kami membawa Koper teman teman ku ya Antar kami ke Mansion Daddy " Pinta Lily


Sepanjang perjalanan menuju Mansion dari Bandara menempuh Waktu 55 menit karna Jalan Pribadi menuju Mansion nya


Saat melakukan pemeriksaan di gerbang pertama teman teman Lily sudah kagum melihat jalan pribadi.


" Ya Tuhan Lily, Jalan kerumah mu saja milik pribadi" Seru Stevi heboh


" Kau belum tau lagi rumah milik Opa ku, Bahkan halaman belakang nya bisa membangun 100 perumahan kelas Atas dan memiliki lapangan Golf pribadi " Jelas Lily bukan bermaksud sombong


" Seberapa kaya nya keluarga mu Lily ?" Tanya Meela


" Enatah lah " Jawab Lily


Sampai mereka di gerbang Utama Untuk masuk ke rumah nya saat membunyikan klakson Mobil yang mereka tumpangi Dengan program otomatis camera menyorot nomor Polisi Mobil nya gerbang langsung terbuka otomatis


" Oh my God Lily, Rumah mu " Kagum Camila


" Sudah lah kalian dari tadi memuji saja, Aku lelah ayo masuk " Lily mengajak ketiga teman nya masuk ke rumah nya


Dan mereka sudah di sambut oleh para pelayan disana yang berbaris rapi menyambut mereka.


" Selamat datang Nona Muda " Sapa mereka serentak


" Panggil saja Lily jangan Nona muda itu menggelikan " Jawab Lily


" Maaf Nona Lily " Ucap Kepala pelayan Yoo


" Dimana Mommy dan yang lain nya Bibi ? " Tanya Lily


" Young sister " Teriak Alandra berlari ke arah kakak nya


" Hey, Jangan lari kau bisa jatuh " Lily menghampiri Alandra


Sementara Alendra datang dengan gaya yang cool gimana gitu


" Kakak, Apa kabar ? " Tanya Alendara


" Hey kau dingin sekali, Padahal ini musim semi dan Cuaca sudah mulai menghangat " Jawab Lily memeluk adik Kembar nya


" Sayang sudah sampai " Tanya Mawar saat baru datang dari Lift bersama Keynan


" Sudah baru saja Mom, Kenal kan ini teman teman Lily " Lily mengenal kan teman teman nya


" Hy Aunty, Saya Camila Bonfils Teman Lily di kelas Bisnis " Sapa Camila


" Selamat datang, Mawar Mommy nya Lily dan sih kembar " Jawab Mawar


" Saya Stevia Smith " Stevia mengenal kan


" Saya Meela Aurora Brine " Meela


" Kenal kan ini Suami Aunty, Daddy nya Lily " Mawar mengenal kan Keynan

__ADS_1


" C^mon Dad, Jangan kaku sekali sudah tua juga " Canda Lily


" Ck, Daddy masih tampan " Jawab Keynan sombong


" Benar, Daddy mu masih tampan Lily " Jawab Camila sih bocor


" Kenal kan, Saya Keynan Min Young Daddy nya Lily dan sih kembar " Sapa Keynan ramah


" Sudsh kalian sarapan dulu, Mommy masak banyak " Ucap Mawar dan mereka berpisah menuju kamar masing masing


" Ya Tuhan Lily, Kami memiliki kamar sendiri ? Kau yakin ? " Tanya Stevi


" Sudah cepat mandi dan segera turun untuk sarapan " Lily meninggalkan mereka di kamar masing masing


Lain hal nya dirumah sakit Alvian mulai melakukan Teraphy untuk otot otot Saraf nya yang kaku karna terbaring selama hampir 7 bulan


" Al, Kau yakin ? " Tanya Karina lagi


" Aku yakin Karina, Aku bisa aku harus sembuh banyak Karyawan menunggu ku " Jawab Alvian


" Terserah mu Al " Jawab Karina


⚘⚘⚘⚘⚘


" Oke Girls siap? Kita kerumah sakit dulu untuk menemui Oma ku, setelah nya kita akan berburu kuliner atau ke tempat Idol kalian " Cerita Lily


" Ayo " Lily mengajak mereka ke Garasi mobil



" Ini Dealler Lily bukan garasi " Kata Meela


" Pilih mau naik mobil mana aku mau membawa Hitam ku " Lily menuju Buggati nya dan menyalakan mesin nya



" Ya aku yakin " Jawab Lily


" Siapa yang akan menyetir ? " Tanya Lily lagi


" Aku saja " Kata Stevi


" Baik pilih mobil mana " Ucap Lily


" Kau yakin boleh ? " Tanya Meela


" Yakin, Pilih lah Daddy tidak akan marah " Jawab Lily


" Aku ingin Ferrari Warna Hitam itu " Tunjuk Stevi



" Bawa saja " Kata Lily dan mereka masuk ke mobil.


Dengan Lily bersama Camila di Buggati dan Stevi dengan Meela di Ferrari


" Kita kerumah Alvian dulu ya " Ucap Lily dan mereka hanya mengikuti Kemana Lily pergi


Sampai lah mereka di rumah milik Alvian dan Lily membunyikan Klakson mobil nya dan keluar lah Penjaga Gerbang


" Nona Lily "


" Iya, Bisa ketemu Alvian ? "


" Maaf Nona, Tuan Muda tidak Ada dirumah "


" Yaudah saya pamit ya mau kerumah sakit " Akhir nya Lily menelan kecewa dan menuju ke rumah sakit

__ADS_1


Saat sampai dirumah sakit Lily menghubungi Angel dya sedang dirumah sakit.


" Hallo Ci, Cici dimana ? tadi aku kerumah Alvian Kata penjaga gak ada dirumah "


" Cici dirumah sakit Lily, Lagi jenguk Saudara " Jawab Angel


" Aku di Centra Medica Young Ci, Oma sakit " Jawab Lily lagi


" Cici juga disini sayang, Kamar VVIP 02 "


" Oh, Oma di VVIP 01 Ci, nanti aku singgahin ya "


Saat Lily sedang berjalan ke Ruangan Oma nya Alvian Yang baru keluar dari kamar nya menuju ke ruang Teraphy terkejut melihat sosok wanita yang sedang menelpon di hadapan nya begitu pula dengan Lily dya juga kaget Melihat sosok yang di rindukan nya selama hampir setahun ini sekarang berada di hadapan nya berjalan dengan tongkat dan di peluk oleh seorang wanita.


Betapa sakit nya hati Lily saat ini melihat siapa yang ada di hadapan nya saat ini.


Hancur hati Lily melihat semua ini.


" Lily, Are U okey ? " Tanya Stevi


" Im Oke " Jawab Lily tanpa mengalih kan pandangan nya ke hadap objek di depan nya


Mata Lily sudah menggenang air Mata yang dalam sekali kedip saja pasti jatuh membasahi pipi nya.


Akhir nya jatuh juga air mata itu tepat membasahi pipi nya.


Dengan segera dya menghapus air mata nya dengan kasar


" Al, Ayo " Karina menyadarkan nya dari lamunan


" Oh iya " Jawab Alvian


" Maaf, " Lily pergi begitu saja meninggalkan Alvian disana


Alvian menatap Lily dengan pandangan sulit di artikan.


Hati nya sakit, Sakit sekali melihat Lily menangis karna nya, Saat Rindu Alvian sudah tak tertahan kan lagi, Tuhan berbaik hati pada nya dengan mempertemukan Lily lagi pada nya dan yang di sesali nya kenapa mesti sekarang ? Saat keadaan Alvian belum sembuh total


" Lily " Panggil Angel saat melihat Lily dan Alvian berhenti melangkah mendengar Angel memanggil Lily kembali


" Cici " Lily memeluk Angel dan menangis


" Kenapa Lily ? " Tanya Angel penasaran dan tiba tiba dya melihat sosok Alvian yang di peluk Karina membantu nya berjalan karna tadi Alvian menolak naik kursi roda


" Ini Pesanan Cici, Dan tolong berikab kado ini untuk Alvian Ci, Hari ini hari ulang tahun nya " Ucap Lily membuat Angel kaget bahkan dya lupa hari ini adalah hari ulang tahun Alvian


" Berikan pada nya saja " Jawab Angel merutuki kebodohan nya kenapa menyuruh Lily memberi langsung dengan kondisi nya saat ini


Lily berjalan kembali ke arah Alvian dengan menguatkan hati nya untuk melihat Alvian secara lebih dekat


" Selamat Ulang tahun By, Eh maaf Alvian " Ucap Lily salah memanggip nya


" Maaf, Hanya bisa kasih ini " Jeda sebentar


Alvian melihat Lily yang sedang membuka Cincin pertunangan ala mereka di hari ulang tahun Lily ke 18 kemaren dan mengambil tangan Alvian kemudian menarih cincin tersebut di Tangan Alvian.


Karna Lily melihat Alvian tidak memakai pasangan cincin milik nya karna Lily tidak tau Alvian baru sembuh dati Koma dan menjalani Operasi maka perhiasan dan cincin Alvian di lepas oleh Angel


" Maaf, aku balikin ke kamu, aku gak pantes pakai ini lagi, Ini milik kamu " Lily meletakan Cincin iru di telapak tangan Alvian dan menutup nya


Stelah itu Air mata Lily jatuh dan dya segera berlari meninggalkan Rumah sakit.


" Lily tunggu " Teriak ketiga teman nya mengejar Lily


Alvian tersadar dari diam nya dan dya baru bisa menangis meratapi hubungan nya dengan Lily sudah benar benar hancur


" Maaf kan aku sayang, Maaf kan aku Schatzi " Alvian sudah jatuh di lantai tidak sanggup menopang beban nya lagi

__ADS_1


__ADS_2