Cinta Online

Cinta Online
Kangen


__ADS_3

Dengan perasaan sedikit ketakutan Cantika pun memberanikan diri untuk menghampiri anak kecil yang samar terlihat menangis di pojok lemari.


Anak kecil itu meringkuk di pojok dengan kaki terlipat menutupi wajahnya kedua tangannya memeluk kedua kakinya dan kepalanya ia sembunyikan diantara kedua kakinya.


Cantika pun menghampiri perlahan anak tersebut dan menyentuh pundaknya.


"Heii kenapa menangis?" tanya Cantika sambil menyentuhnya


Anak kecil tersebut menoleh ke arah Cantika.


Betapa terkejutnya Cantika mendapati Reno adiknya menangis sesenggukan dan wajahnya penuh dengan air mata. Tatapan sedih jelas tersirat dari sorot matanya


"Reno?!'" seru Cantika


"Kak Cantika" tangis Reno sesenggukan.


"Iya sayang, ada apa? Apa yang terjadi Reno? Siapa yang bikin kamu menangis seperti ini, ada yang jahat ke kamu?" tanya Cantika beruntun.


Reno semakin menangis sejadi-jadinya.


Cantika pun memeluk erat Reno dan membelai rambutnya berulang ulang Cantika mengusap punggung Reno yang masih menangis walau sudah semakin lirih.


Cantika terus memeluk adiknya yang semata wayang itu dengan penuh kasih sayang.


Setelah dirasa Reno sudah mulai berhenti menangis Cantika berdiri mengambil segelas air putih untuk adiknya.


"Ini minum dulu sayang" Cantika menyodorkan segelas air putih Reno.


Reno pun mengambil gelas yang disodorkan padanya dengan tangan yang sedikit bergetar. Lalu meminumnya sampai habis


Cantika menatap penuh selidik pada Reno."Ada apa, siapa yang membuat Reno menangis hingga sesenggukan seperti tadi ?" pikir Cantika.

__ADS_1


Setelah Reno menghabiskan minumnya, Cantika mulai mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi.


"Reno .... ada apa? Apa yang terjadi? Kenapa kamu menangis?" tanya Cantika menyelidik.


Reno hanya tertunduk diam.Menyembunyikan wajahnya.


"Reno .... katakan pada kakak, mungkin kakak bisa membantu Reno." hibur Cantika.


"Reno ingat kan, kita dulu pernah berjanji siapapun diantara kita bila mempunyai masalah kita harus saling jujur bercerita, agar kita bisa menyelesaikan masalah apapun itu bersama." Cantika berusaha mengingatkan Reno akan janji diantara mereka.


"Ada apa Reno,? Ceritakan pada kakak apa yang telah terjadi sehingga membuat kamu menangis?"


Reno menggeleng gelengkan kepalanya.


"Reno .... ayolah ada apa?" tanya Cantika kembali


Reno terus menggeleng gelengkan kepalanya.


Mata Reno masih berembun .


"Yakin Reno gak mau kakak bantu?' ucap Cantika sedih.


Reno mengusap air matanya kemudian memeluk kakaknya erat.


"Reno cuman kangen kak Gavin" bisik lirih Reno.


Mendengar bisikan Reno yang sama sekali tidak Cantika sangka, ada yang terasa berdesir di wajah dan tubuh Cantika.


Untuk sesaat irama jantungnya yang tadinya berdetak teratur berubah menjadi tidak beraturan.Cantika terus memeluk adiknya erat tidak terasa butiran bening hangat mengalir di pipinya.


"Kakak juga kangen kak Gavin " ucap Cantika lirih.

__ADS_1


Kedua kakak adik tersebut saling memeluk menguatkan.


Oma yang diam-diam melihat dan mendengar apa yang dibicarakan kedua cucunya pun ikut menangis sedih.


Tapi Oma bangga kedua cucunya begitu dewasanya menghadapi kenyataan yang ada.


Bahkan ada kebanggan tersendiri di benak Oma, saat beberapa hari yang lalu mamanya Gavin beserta adiknya datang menjenguk Cantika.


Bagi Oma itu pertanda bahwa cucunya adalah anak yang baik dan disayangi banyak orang.


Oma menghampiri mereka berdua sambil membawa se-tepak es krim dari frezer .


"Ehem .... ada yang mau es krim?? Konon es Kris bisa menghilangkan kegalauan kita" ucap Oma.


Cantika dan Reno spontan mengusap air mata nya karena malu di depan Oma mereka


"Ini es krim buat kalian, tidak usah malu pada Oma, keluarkan segala yang kalian rasakan jangan ditahan. Bila ingin menangis menangis lah karena dengan menangis justru itu yang akan membuat kita kuat " ucap Oma sambil tersenyum.


Cantika dan Reno pun kemudian memeluk Oma berbarengan. Dan mencium kedua pipi Omanya.


"Reno sayang Oma"


"Cantika juga sayang Oma"


"Oma nya Reno!" celetuk Reno.


"Enak saja Oma nya kak Cantika!"


"Aduhh kalian ini yaa... Oma sayang kalian semua" sahut Oma sambil mencium kedua cucunya.


..................................................

__ADS_1


__ADS_2