Cinta Online

Cinta Online
New Couple


__ADS_3

Hari ini adalah jadwal latihan tim basket Gavin .


Sebagai penyemangat dirinya, ia ingin mengundang Cantika dan sahabat+sahabatnya.


Tapi karena tempat latihan basket dekat dengan rumah Gavin, William bersedia bertanggung jawab untuk menjemput Cantika, tadi William menyanggupinya untuk menjemput Cantika beserta Vera. Sedangkan Rio bersama Amanda pacarnya.


Baik Amanda, Vera, William dan Rio sangat antusias untuk menonton tim basket mereka latihan untuk tanding hari Minggu besok.


Beda dengan Cantika, dia merasa akan ada suasana kebencian dengan kepala geng Girly sekaligus kapten Cheerleaders sekolah mereka, Cantika sangat yakin kalau kehadirannya bersama sahabat sahabatnya akan membuat geng Girly semakin tidak suka pada mereka.


Sebenarnya Cantika tidak ingin mereka bermusuhan tetapi Viona saja yang selalu mencari gara-gara dengannya.


Memikirkan hal itu membuat Cantika semakin tidak nyaman untuk datang menonton kekasihnya latihan.


Akhirnya Cantika berusaha menghubungi Gavin, ia meraih ponselnya yang ada di meja samping tempat tidurnya.


"Hallo Kak Gavin" sapa Cantika.


"Hai Cantik? aku senang kamu meneleponku, kangen ya?" goda Gavin.


"Iih kak Gavin geer ah, siapa yang kangen yee" ledek Cantika.


"Hahaha geer ma pacar sendiri gak pa pa lah" balas Gavin.


"Kak .. Cantika gak ikut nonton kakak latihan ya hari ini" ijin Cantika pada Gavin.


"Lha kok gitu. kamu gak ingin liat aku main basket." tanya Gavin


"Ntar hari Minggu waktu kakak tanding aku pasti datang." jawab Cantika cepat.


Hari Minggu kan memang jadwal tanding sekolah mereka, jadi memang terbuka untuk umum, jadi Viona tidak punya alasan untuk mengintimidasi dirinya.


"Hallo Cantika.., kamu masih disitu kan?" Gavin berusaha memastikan keberadaan Cantika.


"Iya kak Gavin, masih disini kok" sahut Cantika.


"Oke, kamu tunggu disitu ya, telepon William bilang dia gak usah jemput kamu, selesai jemput Vera langsung saja ke tempat latihan, paham Cantika?" tanya Gavin.


"Oh iya paham, makasih ya kak" sahut Cantika


"Terima kasih untuk apa?"


"Kakak sudah ijin kan aku tidak ikut nonton latihan basket hari ini" jawab polos Cantika.


"Siapa yang ijinkan? Cantika dengar! kamu adalah semangat aku, tanpa ada kamu aku tidak semangat untuk latihan. " jelas Gavin.


"Jadi kamu sekarang siap-siap, sepuluh menit lagi aku sendiri yang jemput kamu.Aku akan latihan bila kamu datang dan jadi semangat aku, bila kamu gak mau datang aku juga gak akan latihan percuma aku juga gak akan fokus dan bersemangat tanpa kehadiranmu." bujuk Gavin lalu memutuskan hubungan telepon begitu saja


Cantika masih tertegun tidak menyangka akan mendapat jawaban seperti itu dari Gavin .

__ADS_1


Ponsel Cantika kembali berdering kali ini berasal dari Vera. Cantika menatap ponsel berwarna putih miliknya, berat ia menyampaikan pesan Gavin pada Vera, yang berarti dia sudah dipastikan tidak bisa lagi mencari alasan untuk menghindar karena ancaman Gavin bila ia tidak datang Gavin pun tidak akan latihan.


"Bagaimana ini? Gavin kapten tim basket, bagaimana mungkin ia tidak datang saat gladi resik tim basket sekolah mereka hari ini!" pikir Cantika.


"Kak cantikaaa! ditunggu kak Gavin" teriak Reno sambil mengetuk pintu kamar Cantika.


"Haa Gavin dah datang? cepet amat! belum ganti baju lagi, mampus deh kirain gak jadi berangkat, keenakan nyantai ehh malah dijemput Gavin coba William dan Vera yang jemput kan bisa santai, hmm salah nih akunya tadi telepon Gavin" Cantika menyalahkan dirinya sendiri sambil menepuk dahinya.


"Reno tolong bilang ke kak Gavin tunggu bentar, kakak masih siap-siap" pesan Cantika pada Reno.


"Siap kak Tika, Reno laksanakan!" sahut Reno sambil berlari ke arah Gavin yang menunggu di teras rumah Cantika.


Secepatnya Cantika berganti baju dan berdandan seadanya.


Setelah yakin melihat bayangan dirinya di cermin rapi, kemudian Cantika menyambar tas kecil dan turun untuk menemui Gavin.



"Wow" melihat penampilan sederhana Cantika tapi terlihat berkelas Gavin benar-benar dibuat terpesona oleh kecantikan kekasihnya.


Tidak kalah dengan penampilan Cantika Gavin pun terlihat begitu kerennya, dengan T-'shirt putih, jaket diikat di pinggang dan memakai topi penampilannya sungguh luar biasa.



"Hai Cantika yuk kita berangkat" ajak Gavin sambil mengulurkan tangannya ingin menggandeng tangan Cantika.


Reno muncul mengintip di balik pintu.


"Hai Reno sini ngapain sembunyi disitu" ajak Gavin


Reno tersenyum lebar dan berlari ke arah Gavin.


"Kakak mau kemana nih sama kak Cantika?" tanya Reno.


"Kakak mau latihan basket untuk pertandingan hari Minggu besok, Reno kalau mau datang nonton kakak bertanding datang saja bersama kak Cantika ." jelas Gavin.


"Boleh ya kak?" mata Gavin langsung berbinar karena diperbolehkan ikut melihat pertandingan basket hari Minggu besok.


"Boleh dong, datang ya bersama kakak kamu" Gavin kembali mengacak acak rambut Reno.


"Yuk Kak!" ajak Cantika pada Gavin.


"Lho Reno kok di luar, ayo masuk ," perintah Cantika


"Kak Gavin beneran ya boleh?" tanya Reno cemas takut tidak diajak nonton pertandingan basket hari Minggu besok.


"Iya tentu saja," sahut Gavin meyakinkan Reno.


Reno masih ragu dan berusaha memberi kode pada Gavin.

__ADS_1


Akhirnya Gavin mengerti,dan mengedipkan matanya pada Reno "Sayang hari Minggu besok, Reno diajak sekalian ya nonton pertandingan basket sekolah kita" saran Gavin pada Cantika.


"Reno ikut? emang kamu mau ikut nonton pertandingan basket?" tanya Cantika pada Reno.


Reno mengangguk cepat."Iya, Reno mau nonton kak Gavin ,boleh ya kak!" rengek Reno.


Cantika menatap Gavin dan Reno bergantian dan keduanya menyiratkan keinginan untuk dikabulkan.


Cantika berpikir sejenak dan akhirnya mengiyakan permintaan Reno.


"Yes!" seru kompak Reno dan Gavin kemudian mereka saling .high five dan berpelukan.


Cantika yang melihat kekompakan dan keakraban adiknya serta kekasihnya tersenyum bahagia.


"Ya Tuhan terima kasih buat anugrah Mu ini" Cantika bersyukur atas segala hikmat yang ia terima mempunyai adik dan kekasih yang hebat adalah salah satunya.


"Oke Reno, kakak tinggal latihan dulu ya, sampai ketemu hari Minggu ' pamit Gavin.


"Oke kak hati-hati dijalan" pesan Reno.


"Yuk Reno, ayo sana langsung masuk rumah! kakak pergi dulu" pamit Cantika sambil mengacak-acak rambut Reno.


Lalu Gavin dan Cantika pun meninggalkan Reno yang sedang gembira hatinya karena sudah terbayang hari Minggu nanti ia menonton Gavin bertanding basket .


Sesampainya di tempat latihan semua terpesona dengan kekompakan dan keserasian Gavin dan Cantika.


Mereka memasuki lapangan basket dengan berjalan beriringan bergandengan tangan mesra.


Teman-teman tim basket Gavin bersiul dan berkata "Wow best couple terbaru kita nih dan ini real bukan fake seperti yang kemarin di Mading " sindir Teddy.



Yang kemudian disambut riuh tawa mereka yang ada disitu.


Viona yang juga berada disitu hanya bisa tertegun, selama ia mengenal Gavin ia tidak pernah diperlakukan Gavin semesra itu.


"Sialan si cupu sok pake pamer lagi , lihat saja hubungan kalian akan ku hancurkan " dendam Viona


"Vi ...kok kamu diam saja Gavin dikuasai si cupu tuh" teman-teman nya pada protes melihat Viona masih belum melakukan serangan balasan..


"Tenang saja guys kita lihat siapa yang akan menangis meraung-raung nantinya." gumam Viona memandang benci Cantika dan Gavin


"Gavin lihat saja sebentar lagi kamu akan bertekuk lutut dihadapan ku " batin Viona sambil tersenyum sinis.


Latihan dimulai, dan kali ini penampilan Gavin sangatlah luar biasa dibanding latihan sebelumnya dan menuai banyak pujian .


Gavin tersenyum bahagia sambil melihat ke arah Cantika yang juga tersenyum bangga .


..............❤️❤️💕💕💕❤️❤️.......

__ADS_1


__ADS_2