Cinta Online

Cinta Online
Penasaran.


__ADS_3

Dalam perjalanan menuju Bandara, hening menyelimuti suasana di dalam mobil.


"Jason ... bisa tidak agak cepat sedikit. Takutnya pesawatnya sudah mendarat nih!'" Oma cemas sedikit sedikit melihat jam tangannya.


"Tenang ma ... kita gak Terlambat kok!" jawab Jason.


"Oma ... Oma! memangnya kita akan menjemput siapa?" tanya Reno penasaran.


"Sahabat mama kamu, nanti Oma akan kenalkan." jawab singkat Oma.


"Sahabat mama yang mana ya Oma? Cantika mungkin ingat" tanya Cantika sambil berusaha mengingat ingat tetapi tetap saja tidak berhasil.


"Nanti kamu juga Oma kenalkan" ucap Oma sambil tersenyum dan membelai rambut Cantika.


Cantika menatap wajah Oma nya mencoba untuk mencari sesuatu yang ia sendiri tidak tahu apa yang dicarinya.


Merasa diperhatikan intens, Oma memalingkan wajahnya menghadap kaca jendela mobil di sampingnya dan memperhatikan kendaraan yang lalu lalang di jalan raya.


Sesampainya di parkiran Bandara, Oma dan rombongan turun dari mobil.


Mereka kemudian menuju ke area kedatangan.


Papa Jason bertanya pada petugas bandara akan kedatangan pesawat dari Jepang. Dan ternyata mereka tepat waktu baru lima menit yang lalu pesawat mendarat.


"Oma! memangnya teman mama ini seperti teman papa?" tanya Reno kepo.


"Maksud kamu?"


"Iya seperti paman Aqib teman papa?" jelas Reno.

__ADS_1


"Maksud Reno teman mama ini orang luar negri juga kah seperti paman Aqib" Cantika mencoba memperjelas lagi maksud pertanyaan adiknya itu.


"Bukan! Teman mama ini orang asli Indonesia tetapi bekerja di Jepang" sahut Papa.


"Ohh!" sahut Reno sambil manggut-manggut tanda ia mulai mengerti.


"Itu dia?" tunjuk Oma.


"Rosee!!!" teriak Oma memanggil sosok yang Reno dan Cantika selidiki dari tadi.


Wanita dengan rambut lurus sebahu , berkacamata dan memakai rok tersebut terlihat begitu anggun dan pintar


Wanita itu melambaikan tangannya pada Oma tanda ia telah melihat mereka dan kini ia pun menghampiri Oma dan rombongannya.


"Haii Bu! Apa kabar" sapa Rose sambil menempelkan pipinya bergantian dengan pipi Oma.Lalu mencium tangannya.


Setelah mereka melepas rasa rindu setelah bertahun-tahun lamanya.Kini tatapan Rose beralih pada Reno dan Cantika.


Cantika yang dipandang dan diperhatikan sedetail itu merasa jengah. Tatapan itu membuatnya merasa tidak nyaman.


Oma yang paham dengan situasi yang ada mencoba mencairkannya.


"Rose ... ini Cantika dan itu Reno adiknya. Anak Jason dan Aurel " jelas Oma bergetar.


Rose tetap saja tak bergeming memandang Cantika.


"Rose! bagaimana perjalanan mu tadi menyenangkan? Sepertinya kamu mengalami sedikit Jet Leg" sahut papa Jason mencoba memecahkan suasana.


"Oh ... ya .. ya sedikit jet leg" ucap Rose.

__ADS_1


"Ini kedua anakmu Je?" tanya Rose bergetar.


"Iya " jawab papa Jason liruh


"Hmm Cantik dan ganteng" ucap Rose masih tetap matanya tak lepas memandang Cantika.


"Pastinya .... siapa dulu kedua orang tuanya." balas Jason mencoba berkelakar.


Cantika pun hanya mampu menunduk risih ditatap sedemikian tajam dan intens dari ujung kepala hingga kaki.


"Gila nih Tante, siapa sih dia kok dari tadi ngeliatnya begitu amat" batin Cantika.


"Rose ... yuk kita ke mobil" ajak papa Jason.


"Ini Cantika?" tanya lirih Rose bergetar.


"Iya" jawab Oma singkat.


"Sjni sayang, boleh Tante peluk sebentar?"


Sebenarnya Cantika ingin menolak, tetapi Oma dan papa memberinya kode agar dirinya membiarkan Rose memeluknya.


Cantika mengangguk ragu.


Tanpa menunggu lebih lama lagi Rose memeluk Cantika erat dan menangis.


Cantika semakin bingung apa sebenarnya yang terjadi siapa Tante Rose??


...................................................

__ADS_1


Penasaran dengan Tante Rose yukk ikuti kisah Cantika .


__ADS_2