
Sesampainya mereka di rumah Oma, Jason berusaha mencairkan suasana yang terasa begitu kaku dan menegangkan.
Bahkan Reno yang biasanya bawel dan tengil entah kenapa menjadi pendiam dan hilang suara bawelnya.
"Rose sini duduk di ruang tamu yukk!' ajak Jason.
"Reno! Cantika ! kalian temani papa juga yuk duduk sini bersama Tante Rose! Biarkan Oma membereskan hobby nya terlebih dahulu.
"Tapi Pa ... Cantika mau membantu Oma" protes Cantika serta berusaha menghindar dari Tante Rose.
Cantika tak mengerti ada apa dengan perasaanya, sejak ia bertemu dengan Tante Rose hatinya berdetak dengan cepatnya. Katena itulah Cantika berusaha menghindar agar hatinya kembali tak bergejolak.
"Tidak perlu Tika! kamu temani papa kamu saja?" seru Oma dari dapur.
Mendengar perintah Oma,Cantika mati langkah sudah. Ia hanya bisa menelan salivanya. Dan dengan terpaksa duduk di sebelah papa Jason.
Melihat kakaknya lemas tak berkutik Reno sepertinya tahu tentang kegundahan hati kakaknya.Reno dengan manjanya menyenderkan kepalanya di lengan Cantika dan Reno pun memegang Tangan Cantika yang seolah menyiratkan
bahwa ia akan selalu bersama kakaknya.
Setelah melihat kedua anaknya telah duduk manis Papa Jason mulai berusaha untuk memancing agar suasana tidak menjadi kaku.
"Reno kamu kan suka banget dengan anime? kamu gak penasaran bagaimana antusias orang-orang Jeoang terhadap anime dan komik Jepang? Tante Rose sedah hampir sepuluh tahun tinggal disana lho." ucap Papa Jason.
Mata Reno langsung berbinar binar.
"Woww bener Tante?" tanya Reno takjub.
"Disana apakah Wibu nya juga rame seperti disini Tante?" tanya Reno antusias.
"Yaa banyak, terkadang mereka berapa Minggu sekali ngumpul, dan biasanya ada acara sesama Wibu di jalan " jawab Rose.
"Hmm jadi pengen kesana" ucap Reno lirih.
__ADS_1
"Coba liburan ke sana deh, ntar tidur di rumah Tante!" lirik Rose pada Cantika.
Cantika yang tidak sengaja juga beradu pandang kemudian tertunduk .
"Asyikk! Boleh ya Tante?" seru Reno
"Kak Cantika temani Reno yukk ke Jepang?" ajak Reno bersemangat.
"Kamu kira dekat seperti ke Bali gitu?" sahut Cantika sekenanya
Reno pun langsung memasang wajah sedih dan kecewa.
Dering panggilan masuk hape Cantika membuat semua menjadi hening.
"Sebentar ya Tante, Tika terima telepon dulu ." pamit Cinta.
"Silakan sayang" jawab Tante Rose.
Cantika pun secepat kilat menjauh dari ruang tamu.
"Pacarnya?? Cantika sudah punya pacar?"
Reno mengangguk dengan yakin.
Rose pun melirik ke arah Jason , matanya seolah meminta penjelasan.
Jason yang merasa ada tatapan tersirat dari mata Rose, langsung menjelaskan. "Iya tetapi sekarang sedang kuliah di negeri orang"
Rose menyatukan kedua alisnya "Mereka berhubungan jarak jauh?"
"Sementara"
"Yakin baik? Hubungan jarak jauh biasanya tidak bertahan lama" sahut Rose sinis.
__ADS_1
"Belum tentu Rose..., kamu belum tahu cerita mereka dan apa penyebab mereka harus berhubungan jarak jauh." bela Jason.
"Memangnya kamu yakin? Lelaki jaman sekarang kan ---"
"Rose stop jangan selalu kamu samaratakan." sahut Jason.
"Reno... kamu main di ruang tengah dulu ya, ada yang harus papa bicarakan dengan Tante Rose." jelas Papa Jason.
"Baik pa! Tante ... Reno tinggal dulu yaa" pamit Reno.
"Iya sayang ... maaf ya"
"Tidak apa-apa Tante" sahut Reno langsung menuju ruang tengah dan melanjutkan main game online nya.
"Rose ..., mungkin kamu belum beruntung bertemu dengan lelaki baik dalam hidupmu tapi percayalah Rose lelaki baik itu masih ada." jelas Jason.
"Hmm ... emang kamu sudah kenal sekali dengan cowok Cantika? Kok kesannya kamu sangat mengenalnya." tanya Rose meminta penjelasan.
"Iya! Aku kenal orang tua nya, papa nya adalah patner kerja aku, dalam beberapa proyek kami sering berkerjasama." jelas Jason.
"Wow??orang terkenal donk!'
"Bisa dibilang begitu sejak masih muda papanya sudah pembisnis handal"
"Oh yaaa?? siapa? Mungkin aku ingat, dulu aku kan pernah kerja disini juga sebelum meneruskan pekerjaan ayah." Rose meminta penjelasan dan mencoba mengingat pengusaha pengusaha tersohor di kota ini.
"Papanya bernama Jevaro dan ibunya bernama Kimberley, mereka -----" kalimat Jason terpotong sebelum selesai bicara.
"Whatt??" seru kaget Rose.
....................................................
Hai hai hai tunggu kelanjutannya yaa kenapa Tante Rose terkejut saat nama kedua orang tua Gavin disebut.
__ADS_1
Simak terus yukk jangan sampai ketinggalan.
Kalau kalian suka jangan lupa like dan komen yaa