Cinta Online

Cinta Online
Rahasia terpendam


__ADS_3

Rose terlihat bolak balik keluar masuk dapur . Bukannya untuk makan atau mau minum melainkan Rose menunggu kedatangan Oma dari pasar.


Sudah sejak pukul enam pagi Rose sudah terlihat mondar-mandir gelisah di depan dapur.


"Haii !!" Jason berusaha mencoba memberi kejutan pada Rose.


"Je ... mama kamu lama sekali ke pasarnya.?" tanya Rose.


"Biasalah... sekali belanja untuk seminggu." celetuk Jason.


"Tumben cari mama ada apa? Lapar ? Biasanya mama nyimpan makanan di lemari kok." ucap Jason.


"Mau ku ambilkan?!" tawar Jason sambil melangkah ke arah lemari makan.


"Thanks Je aku gak lagi pengen makan." sahut Rose.


"Kopi mau kan?" Lalu Jason membuatkan Rose dan dirinya sendiri secangkir kopi hitam.


Rose menggeser kursi lalu duduk .


Jason yang mengamati gerak gerik Rose merasa penasaran.


"Memangnya ada perlu penting apa dengan mama?" selidik Jason sambil memberikan secangkir kopi pada Rose.


Lalu Jason mengambil kursi dan duduk di depan Rose..


Rose menatap Jason lalu ia memalingkan wajahnya. Menunduk sedih.


Kamu pasti tahu yang menjadi kegundahan hati aku sejak lama.


Jason menarik napas dan menghembuskannya kembali.


"Tentang -----" Kembali Jason menarik napas dalam-dalam dan menghembuskannya. Walau ia sebenarnya sudah tahu apa yang menjadi pikiran Rose saat ini.


"Kamu mau aku yang bantu bicara padanya?" tanya Jason.

__ADS_1


"Menurut kamu bagaimana reaksinya bila aku beritahu kebenarannya." Rose berusaha mencari tahu resiko apa bila ia mengungkap kebenaran itu.


"Menurut aku lebih baik kamu benar-benar persiapkan diri dan mental kamu untuk menerima apapun kenyataan yang akan terjadi. Terlebih resiko reaksi yang timbul langsung dari pengakuan mu setelah sekian lama ini.'' saran Jason


"Aku takut dia akan membenciku----"


"Pasti!" celetuk Oma dari belakang.


Rose dan Jason pun menoleh ke arah munculnya Oma.


"Mama!" Rose langsung berdiri saat melihat Oma datang bersamaan dengan belanjaannya.


"Tuh kan Rose apa yang kubilang mama pasti belanja untuk seminggu ke depan.!" celetuk Jason.


Rose hanya tersenyum.


"Hmm kalau mama tidak belanja sekalian di hari Minggu terus yang masak pagi-pagi siapa? Buat bekal Reno dan Cantika sekolah.?"jelas Oma .


"Mama hebat ih seusia mama masih lincah ke pasar dan memasak." puji Rose sambil memeluk Oma.


"Kapan rencananya?" tanya Oma.


"Kamu pastikan siap lahir batin atas penolakan sementara." sahut Jason


"Penolakan sementara ? Maksudnya.?" tatap Rose pada Oma berganti ke Jason. Tanda ia tak paham.


"Iya penolakan sementara.Dulu aku juga pernah merasakannya." timpal Jason.


Kedua alis Rose saling mendekat. tanda semakin tidak paham.


"Dulu Jason sempat meninggalkan mereka Cantika dam Reno. Untuk alasan dan waktu yang mereka tidak pahami" jelas Oma.


"Dan tahu apa yang terjadi saat Jason kembali dan bangkit dari rasa traumanya itu?' tanya Oma.


Rose mencoba menebak apa yang terjadi pada Jason saat itu.

__ADS_1


"Penolakan?" Rose mencoba menoleh ke arah Jason


"Iya.... betul ! Penolakan. Saat aku mencoba kembali pada mereka.Cantika lah paling vokal menghentikan langkahku.


"Apa yang jadi alasan Cantika menolak mu?" tanya Rose penasaran.


"Luka!"


"Luka? Maksudnya?" kembali Rose tidak paham.


"Selama aku pergi meninggalkan mereka. Cantika terluka dan marah.Banyak kejadian yang membuatnya sedih yang harus ia lalui seorang diri sejak aku jauh dari sisinya. Itulah penyebab ia menolak kehadiran diriku kembali saat itu." jelas Jason.


"Hmm kalau kamu saja di tolak apalagi diriku yang tidak pernah hadir dalam hidupnya." sahut Rose sedikit ragu dan takut kecewa.


"Ya ... itu maksud aku. Kalau kamu yakin sudah saatnya untuk mengungkap kenyataan yang sebenarnya. Sok atuh semangat " saran Jason.


Rose terdiam sejenak.


"Kuncinya ada di dirimu sendiri Rose. Keyakinan diri dalam mengungkapkan kenyataan yang sesungguhnya adalah jalan terbaik untuk kalian berdua. Lanjutkan! Kalau belum yakin lebih baik kamu matangkan terlebih dahulu " saran Oma.


"Yang jelas Cantika sudah terlanjur punya luka sejak kenyataan yang sesungguhnya kita sembunyikan.Dan tugas kita lah untuk menyembuhkan luka itu. Terlebih lagi dirimu yang tidak pernah hadir dalam hidupnya." sahut Jason.


Rose menarik napas dalam-dalam lalu menghembuskan nya.


"Terimakasih buat sharing nya.Akan aku mantapkan lagi keberanian aku untuk mengungkapkan kenyataan sebenarnya pada Cantika."


"Kenyataan apa Tante?"


Jason, Rose maupun Oma seolah menjadi patung. Terdiam kaku tak mampu bergerak saat mendengar suara yang tidak asing lagi bagi mereka.


yaaa .... suara itu suara milik Cantika.


................................................


Hmm akan kah Cantika mengetahui rahasia apa disembunyikan oleh keluarganya?

__ADS_1


Yuk ikuti terus kisah kelanjutannya!


__ADS_2