
Sudah hampir tengah malam Cantika melamun di depan jendela kamarnya.
Hujan yang membasahi bumi dan sinar bulan yang mencoba menerobos gelapnya malam menambah kesyahduan malam ini.
Entah kenapa hari ini Cantika sangat merindukan Gavin. Andai saja Gavin menemui dirinya betapa bahagia yang ia rasakan.
Memikirkan Gavin seolah candu tersendiri untuk dirinya tetapi sekaligus duri tajam yang siap menusuk hatinya.
Cantika teringat akan kado yang diberikan padanya yang sampai saat ini belum dibukanya.
Perlahan Cantika membalikkan tubuhnya, dan menatap kado yang masih tergeletak rapi diatas meja samping tempat tidurnya.
Tanpa disadarinya kakinya telah menuntunnya mendekati kado tersebut. Tangannya dengan perlahan tapi pasti membuka pembungkus kotak tersebut.
Pertama yang dilihatnya adalah sepucuk surat dari Gavin. Yang berisi permintaan maafnya dan menyampaikan perasaan rindunya.
[ Dear Cantika aku tahu aku telah membuat luka hatimu, setiap saat berharap maaf darimu. Sungguh tidak ada niat sedikitpun dengan sengaja untuk menyakitimu tetapi keadaanlah yang membuat ini semua terjadi. Maafkan aku Cantika. aku disini sangat merindukanmu, hatiku terasa membeku tanpa kehadiran dirimu dalam hari-hari ku.Dinginnya udara disini tak lebih dingin dari hati dan perasaanku tanpamu disisiku. Aku berharap kamu mau memaafkan ku dan menunggu kedatangan ku kembali dalam hari-hari mu. love Gavin] tulis Gavin.
Berikutnya beberapa botol face mist dari bunga Safron khusus diberikan untuk Cantika dan sahabat sahabatnya.
Kandungan bunga Safron sangat baik untuk kecantikan dan sangat digemari dan dicari oleh setiap wanita dibelahan bumi manapun.
Gavin pun mengirimkan beberapa foto dirinya di depan pusara papa kandungnya.
Cantika kembali membaca ulang sepucuk surat dari Gavin.
Air mata Cantika pun tanpa diundang telah membasahi kedua pipinya.
"I Miss you Gavin " ucap lirih Cantika lalu tertidur di meja sambil memegang foto Gavin.
__ADS_1
...................................................
"Kak Cantika!"
"Kakkk bangun kak?" panggil Reno sambil mengetuk pintu kamar Cantika berulang ulang.
Cantika menggeliat melemaskan otot-otot dan sendi-sendi tubuhnya .
Mata Cantika masih terasa lengket dan belum mamou untuk terbuka.
Walaupun kesadarannya sedikit demi sedikit mulai terkumpul.
"Kak!!"
"Ditunggu Oma kita diajak menjemput temannya mama!" seru Reno.
"Hahh temannya mama?" Mata Cantika yang tadinya susah untuk diajak terbuka kini dengan sendirinya terbuka lebar. Pikirannya pun berusaha mengingat ingat siapa teman mama yang dimaksud Reno, tetapi tak satupun yang Cantika ingat tentang teman mama tersebut.
"Iyaa iyaa kakak bangun, tunggu di bawah sebentar lagi kakak turun!' jawab Cantika
Masih penuh tanda tanya dengan teman mama yang dimaksud. Setahu dan seingat Cantika mamanya tidak mempunya teman dekat atau sahabat, hanya teman biasa saja dan itupun kadang baru dikenalnya.
"Hmm apa aku melewatkan sesuatu?" pikir Cantika sambil melakukan prosesi mandi paginya
Setelah selesai semua dan yakin dengan penampilannya.Cantuka pun turun untuk menemui Omanya.
Telah tampak di ruang makan papa, Oma dan Reno.
"Pagii semua!" sapa Cantika.
__ADS_1
"Nah tuh kak Cantika!" tunjuk Reno gak sabar.
"Cepat kak! Reno dah lapar nih!"
Papa langsung mengoyak rambut Reno dan tersenyum ke arah Cantika.
"Pagi Cantik! Yuk kita sarapan dulu terus kita jemput sahabat mama kalian." ajak papa Jason.
"Yukk Tika ! Kita mulai sarapannya." ajak Oma
............................................
Di dalam pesawat yang sebentar lagi akan landing, duduk seorang wanita anggun dengan rambut lurusnya dan berkacamata layaknya bisnis woman yang sedang marak saat ini.
Wanita yang berada di pesawat itupun sebenarnya tidak menyangka perusahaan yang dulunya dipimpin oleh ayahnya dan semenjak ayahnya meninggal dirinya mencoba untuk meneruskannya dan ternyata berhasil dengan sukses.
Tetapi sayangnya kesuksesannya itu membuat para lelaki yang sukanya dengan kekayaan instan tanpa bekerja keras, berbondong-bondong mengantri untuk mendekati nya dan bodohnya lagi dirinya tertipu dengan modus laki laki cemen tak bermodal ini.
Dan parahnya dirinya membiarkan laki-laki tersebut mengambil hati dan masa depannya lalu mencampakkannya begitu saja .
Sakit, perih, marah, benci pada dirinya sendiri katena begitu bodoh dan gampangnya terbedaya oleh laki-laki Toxic yang membuat hidupnya berantakan dan sempat membuatnya jatuh ke titik terendah dalam hidupnya
Tiba-tiba suara pramugari yang menginformasikan bahwa pesawat akan segera landing dan harus memasang sabuk pengaman dan duduk di kursi masing masing membuyarkan lamunannya..Dan membawanya kembali ke alam nyata.
Kini setelah ia berhasil memperbaiki diri dan bangkit dari keterpurukannya ia berniat untuk menerima akibat kesalahan dan kebodohannya terdahulu sebagai bagian dari dirinya dan membuktikan bahwa ia sudah dapat menerima kenyataan yang ada .
...................................................
Hmm kira kira siapa ya teman mama Cantika yang akan mereka sambut kedatangannya.
__ADS_1
ikuti terus yuk kisah Cantika