Cinta Online

Cinta Online
Sahabat lama


__ADS_3

Setelah cukup waktu bagi Rose untuk beradaptasi dengan kenyataan bahwa anak dari sahabatnya sendiri ternyata kini menjadi kekasih Cantika.


Rose berdiri di depan jendela kamarnya. Ia memandang bulan yang sinarnya mencoba untuk menyibak gelapnya malam bersamaan dengan sinar bintang yang bertebaran di langit.


Tiba-tiba bayangan Yasir yang samar tersenyum, melintas di antara gelapnya malam yang hanya disinari oleh sinar rembulan yang cukup membuat malam ini terasa syahdu.


"Yasir ....," Tidak terasa airmata menetes di pipi Rose.


"Semoga kamu bahagia disana.Maafkan aku tidak memenuhi janjiku untuk selalu menjaga Kimberley. "


"Aku yakin Jevaro bisa menjaga dan melindungi Kimberley jiah lebih baik dariku."


"Hey bocah tengil! Kamu kangen Kimberley? Aku juga. Sudah lama sekali, sejak Gavin masih berumur satu tahun,. Aku sudah tidak pernah lagi melihat Kimberley. Dulu kami masih sering saling memberi kabar. Tapi karena kesibukan aku meneruskan bisnis ayah dan peristiwa kelam itu, hubungan kami merenggang bahkan hilang kontak. Maafkan aku Yasir." ucap lirih Rose menatap gelapnya malam.


"Aku akan cari tahu dimana mereka tinggal. Aku sudah siap untuk menemui mereka. Oh ya Yasir sepertinya kita bakal besanan. Persahabatan ku dengan Kimberley serta Pak Jevaro sepertinya akan berubah menjadi kekeluargaan. Kamu juga bahagia kan? Kita akan menjadi keluarga besar." tersungging sebuah senyum di bibir Rose


Lalu malam itu Rose tidur dengan pulas dengan senyum yang masih tersungging di bibirnya.


.....................................................


"Pagi Jason!" sapa Rose.


Jason dan Reno yang mendengar suara Rose seketika melihat ke arah Rose. Dan betapa terkejutnya mereka melihat Rose yang kemarin masih terlihat pucat dan lemas.Pagi hari terlihat segar dan ceria.


"Haii Reno! Selamat pagi." sapa Rose sambil mengacak-acak rambut Reno.


"Kamu rajin bangun pagi ya.Anak hebat!" puji Rose.


"Tante sudah sehat?" tanya Reno.


"Berkat Keluarga Reno yang selalu peduli dengan Tante." ucap Rose lembut .


"Jason, Mama mana? ada yang mau aku sharing kan." ungkap Rose.


"Ohhh.... sebentar. Reno tolong panggilkan Oma ya. Ada di kebun belakang."


"Iya pa" Reno pun berlari ke kebun belakang.


"Omaaa!!" panggil Reno.


Jason hanya tersenyum melihat tingkah polah Reno yang menggemaskan.

__ADS_1


"Senang ya Je akhirnya kumpul dengan anak kamu setelah sekian lama." ucap Rose sambil tersenyum.


"Iya walaupun awalnya ada sedikit penolakan. Karena ada amarah yang terlanjur terpendam." ungkap Jason.


"Rose, kapan kamu akan berterus terang atau kamu ingin biarkan keadaan tetap seperti ini? Menyembunyikan kenyataan yang sesungguhnya." selidik Jason.


Rose menghela nafas, dan menghembuskan kembali.


"Aku masih bingung Jason." ucap lirih Rose.


"Ada apa Rose?" tanya Oma yang tiba-tiba sudah ada di belakang Rose.


"Rose ingin sharing sesuatu yang penting ma" jelas Jason.


"Reno! papa, Oma dan Tante Rose pergi dulu ya. Kamu jaga rumah dulu bersama kakak kamu. Kakak kamu masih di kamarnya kan?" tanya Jason.


"Iya pa!" sahut Reno.


"Nanti Reno ajak sarapan bareng kak Cantika nya" lanjut Reno.


"Okay. Anak hebat ! hati-hati di rumah ya.Daa sayang " Jason mencium kening anak cowok kesayangan nya itu.


"Daa pa... Oma ...Tante !"


....................................................


Jason memesankan beberapa camilan dan minuman buat mereka bertiga.


"Katanya ada yang ingin kamu ceritakan. Ada apa lagi Rose" tanya Oma.


"Kamu sudah siap untuk mengakui kebenarannya?" tanya Oma.


Rose hanya terdiam. "Ada yang ingin aku temui terlebih dahulu " sahut lirih Rose.


"Siapa?" tanya Jason.


"Sahabat lama aku. Sejak kejadian suram itu kami hilang kontak. Aku tidak pernah lagi menghubunginya." ungkap Rose.


"Kimberley kah?" tebak Jason.


Rose mengangguk pelan.

__ADS_1


"Jadi kamu benar kenal dengan orang tua Gavin,?" tanya Oma penasaran.


"Iya .... Semuanya bahkan dengan Gavin pun. Aku mengenalnya." Senyum Rose mengembang. Terlintas di bayangannya Gavin kecil yang lucu yang selalu menyambut dirinya sambil berlari kecil memanggilnya" Aunty Rose .... Aunty Rose!."


"Dengan Jevaropun kamu mengenalnya?" tanya Jason kembali antara percaya dan tidak percaya.


Rose mengangguk yakin." Bahkan dengan Ya--- " Rose terdiam menghentikan kalimatnya.


"Yasir! papa kandung Gavin " lanjut Jason.


Rose terbelalak terkejut.


"Kalian tahu?"


Oma dan Jason pun mengangguk.


"Gavin?" tanya Rose.


"Gavin sudah tahu. Mereka pasangan keren tidak berusaha untuk melupakan jati diri Gavin yang sebenarnya. Sejak Gavin dirasa cukup bisa menerima kenyataan.Mereka sudah memberitahu Gavin tentang siapa papanya yang sesungguhnya."


"Bahkan saat ini Gavin berada di rumah papa kandungnya.Dia kuliah disana " lanjut Jason.


"Kashmir?"


"Iya. Kebetulan kakak Papa kandung Gavin teman kantor ku dulu. Jadi aku sedikit tahu juga tentang kisah hidup Gavin." jelas Jason.


"Hmm kak Aqib. Jadi kamu teman kak Aqib?" tanya Rose.


"Kamu mengenalnya?' Jason heran dibuatnya. Rose mengenal semua yang berhubungan dengan Gavin.


"Aku sudah bilang dari awal. Aku saksi kisah cinta Kimberley hingga ia melahirkan Gavin. Semua yang ada di hidup Kimberley aku tahu dan mengenalnya." jelas Rose.


"Hmm berarti kamu juga harus mencontoh sahabat kamu itu untuk berani mengungkapkan kebenaran yang masih tersembunyi." sahut Oma.


"Untuk hal itu, aku masih belajar untuk menyiapkan diri. Tapi aku yakin cepat atau lambat aku akan mengatakan yang sebenarnya." ucap Rose.


Semua terdiam mendengar ucapan Rose.


...................................................


Kisah Cantika dan Gavin up lagi nih terus beri dukungan yaa

__ADS_1


Happy Reading ❤️


__ADS_2