
"Cantika!!" Oma mengetuk pintu kamar Cantika.
"Cantika ayoo sudah hampir jam enam lho!" terdengar suara panik Oma.
"Sabar Oma ini dah selesai kok bentar lagi keluar." sahut Cantika.
Cantika malam ini mengenakan dress keben berwarna hitam.Dengan rambut dikuncir dua dan diberi pita senada dengan dress yang dipakainya. Membuat penampilannya semakin terlihat anggun mempesona.
"Okay gak pakai lama ya .. jangan sampai orang tua Gavin datang kamunya belum siap.," ucap Oma menasehati nya.
"Siap Oma!" sahut kompak Cantika, Vera dan Amanda dari dalam kamar.
..................................
Rose dan Jason sudah rapi dan bersiap untuk menyambut kedatangan tamu istimewa.
Oma dan Reno pun juga tidak ketinggalan bagaikan seorang ratu dan cucu pangeran membuat mereka semua terlihat begitu mempesona.
Tiba-tiba mata Reno terbelalak kagum ke arah tangga."Wow" ucap kagum Reno.
Rose, Jason dan Oma yang melihat reaksi Reno langsung menoleh ke arah pandang Reno. Sedetik kemudian semua berdecak kagum melihat penampilan Cantika yang begitu memukau.
"Wahh anak aku benar-benar cantik ...sesuai dengan namanya Cantika." decak kagum Rose melihat Cantika menuruni tangga.
"Enak saja! Anak aku itu!" sahut Jason tidak mau kalah.
Jason setengah berlari menyambut putrinya dibawah tangga lalu mengulurkan tangannya pada Cantika. .
Cantika pun menyambut hangat uluran tangan papanya lalu papanya mencium kening Cantika sesampainya di bawah.Kemudian papa nya mengantarkan Cantika pada Rose.
"Anakku...." Hanya satu kata itu yang mampu terucap dari bibir Rose..
__ADS_1
Rose memeluk Cantika dengan penuh kehangatan. Air matanya membasahi pipinya. Ada perasaan bersalah dan menyesal yang terbersit di hatinya. Rose telah kehilangan masa-masa emas bersama anaknya dan semua itu tidak bisa terulang kembali .
Kini anak yang ia titipkan pada sahabatnya ini telah tumbuh menjadi gadis dewasa yang Sebentar lagi akan dipersunting oleh pangeran pujaan hatinya.
"Semoga kebahagiaan selalu menghampirimu sayangku " bisik Rose.
"Terima kasih ma'" sahut lirih Cantika
"Kak Cantika cantik! Kalau Reno dewasa nanti pengen punya pacar secantik kakak!" celetuk Reno.
Spontan semua yang ada disitu tertawa mendengar celetukan polos Reno.
"Kamu tuh! Bisaa aja!" Cantika mencubit hidung Reno.
"Kakak! Ihhh cantik-cantik sadis!" sahut Reno sewot.
"Masih kecil sok-sok an tahu cantik.Tuh kak Vera dan kak Manda yang bikin kakak terlihat cantik." jelas Cantika menunjuk ke arah dua sahabatnya itu.
"Wow The power of make up !" seru Reno.
"Permisi selamat malam..." terdengar suara yang berasal dari luar.
"Iya...Oh nak Jevaro nak Kimmy! Ayoo masuk nak !" sahut Oma ketika mengetahui kedua orang tua Gavin telah ada si depan pintu rumah mereka.
"Ayo masuk Jev...jangan sungkan!" sambut Jason.
"Wow ini Cantika?! Pa ...Cantika! " tunjuk Kimberley ke arah Cantika kagum.
"Cantik! " sahut Jevaro tersenyum manis yang memperlihatkan kedua lesung pipinya .Yang sempet membuat hati Rose berhenti sesaat.
Rose cepat-cepat menggeleng gelengkan kepalanya untuk menyadarkan dirinya. Aksi Rose tersebut sempat tertangkap oleh Kimberley.
"Ehem..." Kimberley memberi kode keras pada Rose mengingatkan bahwa Jevaro adalah miliknya. Kimberley tahu betul Rose mengidolakan suaminya sejak dahulu.
__ADS_1
Rose yang sangat mengerti kode yang ditujukan padanya oleh Kimberley hanya tersipu malu dan tertunduk.
"Pantas Gavin sangat mencintaimu dan terus berusaha mempertahankan mu . Ternyata pilihan Gavin benar-benar sempurna.Bidadari cantik yang smart dan sabar." puji Jevaro.
"Anak siapa dulu!" sahut Jason.
"Ehem!" Rose protes dan mengingat kan Jason bahwa dialah orang tua kandung Cantika
Semua tertawa melihat persaingan kedua orang tua yang bangga pada anaknya.
Lalu acara makan malam dimulai sambil membicarakan tentang pertunangan resmi Cantika dan Gavin yang akan dilangsungkan setelah Gavin diwisuda Minggu depan.
"Oh ya Jason ...Rose ..aku mewakili anak aku meminta ijin untuk mengajak Cantika menghadiri acara wisuda Gavin di India ." ungkap Jevaro
Semua orang yang hadir melongo.
"Kak Cantika akan ke India ke negeri Sharukh Khan?" celetuk Reno.
Kimberley tersenyum dan mengangguk.
"Wow hebat!" seru Reno.
"Kalau ketemu Sharukh Khan minta tanda tangan dan foto ya kak!" celetuk Reno lagi
"Kamu pikir Sharunk Khan itu tetangganya paman Aqib yang bisa didatangi langsung dan ketemu terus bilang hello sir minta foto dan tanda tangannya dong!" sahut Cantika yang disambut gelak tawa seluruh orang yang ada di sekeliling meja makan .
Reno hanya nyengir dan menggaruk kepalanya yang tidak gatal
...............................................
Sambil menunggu up bisa mampir dicerita sahabat aku .
__ADS_1
Happy Reading