Cinta Online

Cinta Online
Kembali lagi.


__ADS_3

"Pa.... Oma... kenyataan apa yang harus Cantika ketahui?" desak. Cantika


Jason menelan salivanya sendiri. "Itu ...." Jason melihat Rose sekilas yang terlihat pucat.


"Apa pa?"


"Itu.... kenyataan bahwa Gavin sangat mencintaimu.Iya Gavin sangat mencintaimu." ucap Papa Jason.


Cantika merasa heran dan menyatukan kedua alisnya untuk memastikan apa yang ia dengar barusan.


"Iya tempo hari mamanya sempat cerita sama Oma.Kalau di negeri pamannya Gavin hampir tiap saat bila sendiri selalu memandang fotomu. Dan selalu menyendiri di kamar tidak suka pergi berkumpul dengan teman-temannya." tambah Oma.


"Oh ya? Kapan mama Gavin bercerita pada Oma.?" Cantika merasa heran kapan mereka berdua bertemu. "Apa mungkin waktu acara ulang tahun Laura kemarin ? *pikir Cantika


"Lupa kapan tepatnya tapi pernah cerita begitu waktu telepon Oma." jawab Oma sekenanya.


"Ohh" ucap Cantika mangut-mangut.


Oma dan Jason serentak melirik ke arah Rose.


Rose hanya diam berusaha menenangkan hatinya yang berdetak begitu cepat .


"Tante kenapa,?" tanya Cantika pada Rose.


"Hah... Tante gak kenapa-kenapa kok." jawab Rose spontan.


"Tante sakit? Kok agak pucat wajahnya?" Cantika melihat wajah Rose pucat dan lemas.


"Tante istirahat saja di kamar" saran Cantika.


"Iya sayang Tante ke kamar dulu ya." sahut Rose.


Dalam hati kecil Rose ingin sekali rasanya memeluk dan mengungkapkan semua perasaannya yang terpendam belasan tahun lamanya.


"Maaf " Satu kata yang tidak disadarinya melompat keluar dari bibir Rose.


"Kenapa Tante? Tante bilang apa barusan?" tanya Cantika.


"Oh tidak kok bukan apa-apa. Tante ke kamar dulu ya" Lalu tanpa berpamitan pada Oma dan Jason Rose bergegas berlari menjauh dari Cantika.


Cantika menatap heran melihat gelagat aneh Rose.

__ADS_1


"Cantika.... kamu mau kemana kok sudah rapi?" Oma penasaran melihat cucunya sudah tampil fashionable.


Cantika masih menatap Rose penasaran.


"Cantika ditanya Oma tuh!" tegur papa Jason.


"Ini kak .... lagi rapat sama Oma dan papa. Yakin kakak mau ngobrol dengan kak Cantika? Dengan Reno aja kak! Mabar yuk kak kalau kakak tidak sibuk.!" cerocos Reno berjalan menghampiri Cantika sambil melakukan Video Call an dengan seseorang.


"Kamu ngobrol sama siapa kok bawa-bawa nama kakak?!" protes Cantika


Kemudian dengan tanpa bersalahnya Reno menunjukkan pada Cantika siapa yang sedang ngobrol dengan dirinya.


"Kak Gavin!"


Lalu Reno berlari ke halaman belakang.


"Yee yeee Yee yee yee... salah sendiri hape nya mati jadi kak Gavin ngobrol nya ma aku" Reno mengolok olok kakaknya.


"Apa hape mati? "


"Iya kata kak Gavin telepon kakak gak bisa. Jadi Kak Gavin telepon aku." Reno mencibir dan mengolok Cantika.


Cantika lalu memeriksa


Oma dan papa Jason hanya tersenyum dan menggeleng gelengkan kepalanya.


......................................................


"Hai itu Cantika !" tunjuk Vera.


"Cantika!!" panggil Amanda dari kejauhan sambil melambaikan tangannya.


"Haiii" balas Cantika lalu menghampiri kedua sahabatnya.


"Tumben datangnya telat, aku kira kamu lupa.Hampir saja Manda menelepon mu" sindir Vera.


"Iya maaf ... biasa Reno suka bikin gara-gara." celetuk Cantika.


"Oke deh yuk time to shopping!" celetuk Manda dengan gembiranya.


"Cihh dasar tukang borong!" seru Vera sambil tersenyum.

__ADS_1


Hari ini hari yang menyenangkan seharian tiga sahabat ini melepaskan segala kepenatan dan bersenang-senang dengan belanja berbagai barang yang memang sudah mereka incar sejak lama.


Setelah lelah keliling Mall masuk keluar tenant yang ada disitu. Akhirnya Vera, Manda dan Cantika menuju ke food court untuk mengisi perut mereka yang sudah protes sejak tadi. Dan meneguk minuman segar penghilang dahaga.


"Wahh bener Tika Viona sampai mengejar Gavin di rumahnya.?" Vera ingin tahu cerita lengkapnya.


"Iya dia kira Gavin akan datang jadi Viona dan kawan-kawan nya menunggu Gavin di Bandara.Tidak berhasil di Bandara mereka langsung mencari Gavin di rumahnya " cerita Cantika .


"Wahh nekat juga ya tuh anak" gumam Vera.


"Yahh begitulah Viona." sahut Cantika.


"Sebentar ya guys ada telepon nih" ijin Cantika untuk menerima telepon.


Cantika lalu melangkah menjauh dari teman-temannya.


"Hmm kira-kira telepon dari siapa tuh. Tumben Tika menjauh saat menerima telepon masuk." Manda penasaran dengan sikap Cinta yang tiba-tiba seperti merahasiakan sesuatu.


"Sudah jangan kepo urusan orang lain. Selama ia tidak bercerita dan meminta bantuan kita. Jangan suka kepo dan ikut campur tangan urusan orang " jelas Vera


Lalu merekapun kembali bercerita dan ngobrol ringan.


............................................


Tertulis di layar hape Cantika Afi.


Lelaki yang ia kenal lewat dunia Maya. Dan sempat menjadi seseorang yang special yang mampu mengobati luka hatinya saat ditinggal oleh Gavin.


Tetapi hubungan mereka tidaklah lama selayaknya hubungan dan cinta online pada umumnya hanya terjadi secara singkat dan berakhir singkat pula.


Hadir disaat ia butuh kita menghilang saat telah bosan .Dan kembali saat tidak menemukan yang seperti kita.


.............................................,...


Cantika telah capek dengan hubungan yang tidak jelas seperti itu.Walau jujur ia pernah sangat jatuh cinta pada Afi merasa nyaman bersamanya tapi pada akhirnya jarak dan waktu tidak mungkin menyatukan.


"Hmm" Cantika menarik nafas dalam-dalam lalu menghembuskannya kembali.


Ia sudah berjanji tidak akan lagi menjalin cinta online karena membutuhkan kesabaran ekstra.Dan akan penuh banyak drama yang terjadi.Rasa cemburu karena pikiran-pikiran tidak percaya pada pasangan.Yang dikarenakan terpisah oleh jarak dan waktu.


Bagaimana pun juga lebih baik berhubungan dengan sesuatu yang nyata saja. Nyata cintanya nyata wujudnya.

__ADS_1


.....................................................


__ADS_2