Cinta Online

Cinta Online
Pertemuan Tak Terduga


__ADS_3

Tidak terasa hari telah sore mentari mulai memasuki peraduannya.


Oranye cerah mendominasi warna di langit sore hari ini.


Bunyi pesan masuk di ponsel Cantika mengusik keingintahuan Cantika.


Ia pun bergegas menghampiri meja belajarnya dan meraih hape nya yang tergeletak begitu saja di atas meja


Dengan sedikit harapan yang tipis dan hati yang berdebar halus Cantika membuka pesan masuk tersebut.


[ hai cantik apa kabar .... ? kangen kamu nih]


Membaca pesan masuk tersebut mata Cinta langsung melotot melebar dan berusaha untuk membacanya ulang karena masih tidak percaya dengan apa yang baru saja ia baca.


Kembali Cantika mengamati nomer si pengirim pesan singkat tersebut.


Tertulis dengan sangat jelas nama Affridi.


Sekali lagi Cantika menggosok gosok matanya tanda masih tidak percaya dengan apa yang dilihatnya.


Setelah yakin akan apa yang terjadi, Cantika pun tersenyum bahagia. Pesan masuk yang ia tunggu tunggu beberapa Minggu ini akhirnya muncul juga.


Dengan perasaan bahagia Cantika pun membalas pesan dari kekasih online nya itu.


Cantika pun mengungkapkan perasaan yang sama yang ia rasakan bahwa ia sangat merindukan kekasih nya itu.


Bagi Cantika sejak kepergian Gavin Afridi lah yang menemani dirinya di setiap malam dan menyembuhkan luka nya sedikit demi sedikit.


Afridi berhasil mengambil hati dan perhatian Cantika.


Entah mengapa kini Afridilah yang mendominasi pikiran Cantika sungguh hebat kekuatan cinta diantara mereka. walau hanya berhubungan secara online tetapi cinta diantara mereka bagaikan hubungan cinta sesungguhnya.


Cantika kini telah terbawa arus cinta online yang awalnya ia sendiri pun tidak pernah menduga akan terlibat di dalamnya. Menjalani hubungan jarak jauh seperti ini, sangat lah membutuhkan ektra kesabaran karena perasaan rindu dan cemburu akan sangat mendominasi hubungan jarak jauh seperti ini.


Berkali kali Cinta bertengkar lalu baikan dan begitu seterusnya.Hal yang paling sering menjadi pokok pemicu pertengkaran diantara mereka adalah perasaan cemburu dan waktu.

__ADS_1


Perbedaan jam diantara Cantika dan kekasihnya yang berasal dari benua yang berbeda dan dipisahkan lautan yang luas membuat mereka terkadang kesulitan mencari waktu yang pas untuk berbagi cerita dalam kebersamaan secara online.


Tiba-tiba terdengar bunyi telepon masuk memecahkan lamunan Cantika tentang Afridi.


Dengan semangat empat puluh lina Cantika sangat antusias untuk menerima permintaan video call tersebut.Cantika berharap panggilan Video Call tersebut berasal dari Afridi.


"Hmm kok nomernya berbeda? tapi kode negaranya sama .Apa mungkin nomer hapenya ganti? " pikir Cantika ragu.


Setelah berpikir sejenak akhirnya Cantika pun memutuskan untuk menerima permintaan untuk melakukan video call tersebut.


Dengan berharap panggilan tersebut adalah kekasih hatinya. Cantika pun menerimanya..


Dan betapa terkejutnya nya Cantika saat menerima panggilan video call tersebut.


Bukannya wajah Afridi yang terpampang di layar hape Cantika, melainkan wajah Gavin.


"Haii Cantika .... apa kabar?" tanya Gavin dengan senyuman khas Gavin .


Cantika sangat sangat terkejut tiba tiba mulutnya terasa kelu. Otaknya terasa berhenti sesaat. Suara Cantika pun terasa hilang dan tak mampu mengeluarkan kata-katanya


Tubuhnya freeze dengan tiba-tiba detak jantungnya berdetak tak beraturan.


"Ohh haii.'" sahut Cantika singkat.


"Sudah terima kadonya?" kembali Gavin bertanya pada Cantika


Cantika hanya mengangguk pelan.


"Kamu suka?"


"Belum aku buka ....., tuh!" tunjuk Cantika ke arah kotak yang terbungkus rapi.


"Buka lah , apa baru datang kadonya?'" tanya Gavin yang melihat kado dari dirinya masih tergeletak rapi di atas meja


"Kemarin datangnya, papa kamu yang antar kesini, belum sempet aku untuk membukanya.Maaf" jawab Cantika singkat

__ADS_1


"Kamu baik kan?" tanya Gavin


"Pikir aja sendiri " Entah mengapa hatinya masih terasa sakit bila mengingat kepergian Gavin yang tiba-tiba tanpa pamit .


Gavin menghela nafas.


"Kamu masih marah padaku" ucap sedih Gavin


"Kamu kira hati aku ini taman bermain? yang bisa kamu datangi dan pergi begitu saja.?" protes Cantika.


"Maaf ..., aku tahu aku salah. Seharusnya aku pamit terlebih dahulu padamu' sahut lirih Gavin.


"Tapi jujur saat itu aku gak sanggup mengatakannya padamu. Kalau kita akan berpisah untuk sementara waktu dan nanti setelah kuliah aku kelar, kita akan kembali bersama lagi.'"jelas Gavin.


"Aku merindukan kamu Cantik" sahut lirih Gavin.


"Maaf Gavin ada telepon masuk bye"


Cantika sengaja berbohong untuk memutuskan hubungan video call mereka.


Perasaan Cantika bercampur aduk.


Disisi lain ia senang mengetahui keadaan Gavin baik-baik saja dan merindukan dirinya.


Tetapi disisi lain Cantika masih marah dengan cara Gavin meninggalkan dirinya tanpa pamit.


Bunyi telepon masuk kembali membuyarkan lamunan Cantika.


Cantika melirik ke arah ponsel nya dan mencoba melihat siapa yang menghubunginya. Dan ternyata disana tertulis nama AFRIDI.


...,....................................................


Akankah Cinta memaafkan Gavin


Apa saja isi kado pemberian Gavin

__ADS_1


Bagaimana kelanjutan hubungan mereka?


yuk simak terus kisahnya


__ADS_2