Cinta Online

Cinta Online
Berpisah sesaat


__ADS_3

Hari yang ditunggu akhirnya tiba hari ini Cantika dan keluarga Gavin akan terbang ke India. Perjalanan yang sangat panjang akan menanti mereka.


"Kak Cantika jangan lupa ya oleh-olehnya ?" titip Reno.


"Mau oleh-oleh apa,? Kakak gak tahu ada apa disana ntar kakak tanya kak Gavin dan paman Aqib deh." sahut Cantika.


"Katanya tanda tangan Sharukh Khan?" goda Rose pada Reno.


"Tante...ih" sahut Reno tersipu malu.


Semua yang ada di mobil tertawa terbahak bahak melihat wajah merah Reno.


...............................................


Sesampainya di Bandara Cantika berpamitan pada Rose, Jason serta Oma dan Reno.


"Hati-hati ya cantik kabari kalau sudah sampai ok" pesan Oma lalu mencium kening dan kedua pipi Cantika.


"Doa mama selalu menyertai mu " Rose membelai rambut Cantika dan memeluknya.


"Jaga diri baik-baik ya princess nya papa " Jason memegang kedua pundak Cantika lalu mencium kening Cantika dan memeluk nya.


"Kim...aku titip anak aku ya..." pesan Rose pada Kimberley.

__ADS_1


Kimberley dan Jevaro tersenyum "Pasti Rose. Kalian tidak perlu khawatir Cantika adalah anak kami juga. Sebentar lagi kita akan jadi keluarga besar." sahut Jevaro.


Kemudian terdengar suara panggilan untuk penumpang penerbangan India yang akan segera berangkat.


Kemudian merekapun berpisah."Kak Cantika telepon Reno ya... Reno sayang kakak!" teriak Reno.


"Kakak sayang Reno juga!'" balas Cantika. Lalu Cantika pun berbalik badan dan menghilang dari pandangan mereka.


Reno menatap ke arah terakhir Cantika hilang dari pandangannya.Air matanya menetes membasahi kedua pipi Reno.


Ini adalah pertama kalinya Reno berpisah dengan kakaknya dalam waktu agak lama dan sangat jauh.


Jason yang melihat jagoannya lemas lunglai dan bersedih lantas menghampiri dan menghapus airnata Reno.


"Kak Cantika sedang menjemput kebahagiaan nya kita sebagai orang yang menyanyangi Cantika janganlah bersedih harusnya kita pun bahagia bukannya kebahagiaan Cantika adalah bahagia kita semua?" ucap Papa Jason pada Reno.


"Pastinya.... kamu akan kehilangan patner berantem kamu" ucap Papa Jason terkekeh.


"Ihh papa!" jawab manyun Reno.


"Yuk Reno Tante traktir ice cream mau,??" tawar Rose.


Reno mengangguk sedih.

__ADS_1


Selama perjalanan menuju gerai ice cream favorit Rose.Reno hanya terdiam membisu sambil memandangi langit."Kak Cantika apa kamu disitu?" tanya Reno setiap melihat pesawat yang melintas di langit.


Rose yang melihat dan mengerti keadaan Reno tersenyum bahagia ternyata ikatan batin antara Reno dan Cantika sangatlah kuat .Walaupun mereka bukan saudara kandung hal itu tidak lantas menghilangkan ikatan persaudaraan yang sudah mereka bentuk sejak awal.


"Nah Reno kita sampai nih... special hari ini kamu boleh pilih ice krim manapun dan berapapun yang kamu mau." jelas Rose.


*Wahh asyikk beneran nih Tante?" seru Reno .


Jason tahu maksud Rose mengajak anaknya membeli ice krim dan membebaskannya untuk makan apa saja dan semaunya."Thanks Rose!" bisik Jason.


Rose pun tersenyum dan mengangguk.


"Hmm ternyata Rose manis juga." batin Jason.


"Upss pikiran apa itu!" Jason memukul kepalanya.untuk menghilangkan apa yang terlintas di kepalanya .


"Kenapa Je kamu sakit?' tanya Rose cemas melihat Jason seperti terkena serangan pusing mendadak.


"Oh tidak aku **baik-baik saya kok!" jawab Jason mantap


"Ayoo Tante turun! Tunggu apalagi ?" Reno tiba,-tiba muncul membuka pintu depan mobilnya dan menarik tangan Rose tidak sabar.


"Okay ...okay! Yuk Je ..ma... kita makan ice krim. Disini banyak macamnya. Tempatnya juga nyaman !" ajak Rose pada Oma dan Jason.

__ADS_1


Akhirnya mereka semua pun turun dan menghabiskan sepanjang siang di gerai ice krim favorit Keluarga Rose**.


...............................


__ADS_2