Cinta Online

Cinta Online
Happy moment


__ADS_3

Cantika tidak lagi memperdulikan panggilan teman-temamnya.


Saat ini yang ada dipikirannya adalah bersujud minta maaf pada Oma yang telah membesarkan dirinya dan selalu ada pasang badan untuk dirinya dari gangguan teman-temannya yang berusaha menyakitinya.


Benar kata Gavin untuk mencintai dan menyayangi seseorang terkadang tidak membutuhkan hubungan darah. Dan jangan juga menarik kesimpulan dari pemahaman kita sendiri terkadang ada sesuatu hal diluar kewajaran hidup yang terjadi dan membuat sesuatu tidak bisa berjalan seperti yang kita pikirkan.


Cantika langsung menaiki ojek onlen dan melaju langsung ke rumahnya.


Vera dan Amanda pun saling berpandangan lalu seperti ada yang mengkomando merekapun berlari menuju mobil dan mengikuti Cantika.


...........................................


Berpikirlah secara dewasa janganlah bersikap egois. Karena aku yakin sebenarnya semua di sekeliling kamu menyanyangi dirimu sesuai peran mereka dalam hidup kamu.


Kalimat demi kalimat yang diutarakan Gavin cukup menampar keras Cantika.


"Bagaimana mungkin ia dengan begitu mudahnya membenci Oma, papa dan Reno. Hanya karena mereka semua tidak ada hubungan darah dengannya. Bagaimana mungkin aku bisa membenci ibu kandungku sendiri yang telah melahirkan aku dengan bertaruh dengan nyawanya sendiri.Kalaupun keadaan yang terjadi saat ini jauh dari keadaan keluarga normal pada umumnya tetapi semakin banyak orang yang menyanyangi dan hadir dalam hidup kita bahkan yang tidak ada pertalian darah sekalipun itu tandanya kita adalah mahkluk yang terpilih mahkluk yang layak mendapatkan kebahagiaan utuh walau keluarga kita jauh dari yang namanya keluarga utuh." pikir Cantika.


"Sudah sampai mbak !" Suara sopir ojek online mengagetkan Cantika dan memaksanya untuk kembali berpijak tanah.


"Oh ...terima kasih pak!' Kemudian Cantika pun segera turun dari mobil.


Cantika menarik nafas dalam-dalam dan menghembuskannya kembali


Ia berusaha mempersiapkan diri untuk menghadapi semuanya.


"Aku bisa ...aku bisa ... aku pasti bisa!" Cantika mencoba mengafirmasi dirinya sendiri agar siap dan mampu menghadapi kisah nyata hidupnya sendiri.


"Kak Cantika!" pekik kaget Reno melihat kakaknya termangu dalam diam di depan rumah mereka

__ADS_1


Semua yang mendengar teriakan Reno. Menoleh ke arah Reno. "Cantika?"


Reno menunjuk ke arah halaman depan.


Papa Jason yang tidak sabaran langsung menghampiri arah tunjuk Reno.


Setelah melihat sendiri siapa yang ada di halaman depan.Jason pun langsung memeluknya dengan penuh kerinduan.


"I love you nak. Kamu kemana saja papa khawatir." Papa tak henti-hentinya memeluk dan mencium Cantika.


"Kak Cantika ..Reno sayang kakak. Jangan tinggalkan Reno lagi kak!" ucap Reno dalam tangisnya.


Oma dan Rose pun saling pandang penasaran lalu menghampiri Cantika.


Rose tercengang dengan kedatangan Cantika.


"Tika..." panggil lirih Oma .


"Oma !" Cantika berlari ke arah Oma dan bersujud.


"Oma ... Tika minta maaf Oma ...Tika minta maaf sudah bikin Oma khawatir!" sesal Cantika sambil terus memeluk kaki Oma.


"Tika ayo nak berdiri.Oma sayang Tika." Oma terus membelai rambut cucunya .Sambil terus terisak bahagia.


Oma berusaha membuat Cantika berdiri lalu memeluk erat cucunya itu setelah puas saling menangis dalam haru. Oma mulai menyeka air mata Cantika lalu mengandeng tangan Cantika dan menuntunnya kepada Rose.


"Cantika Oma sejak kecil sudah mengajarkan kepada kamu untuk menghormati orang tua terlebih lagi seorang ibu. Apapun kesalahannya di masa lalu ia tetaplah ibu kandungmu yang melahirkan kamu dengan bertaruh nyawa. Oma harap kamu mengerti dan memahami nya." jelas Oma sambil menyatukan tangan Cantika dan Rose.


Rose ingin sekali memeluk Cantika tetapi ia masih takut dengan reaksi penolakan Cantika atas kehadiran dirinya dalam hidup Cantika.

__ADS_1


Rose tidak ingin karena kehadirannya kehidupan bahagia Cantika bersama keluarganya sekarang dan sahabat-sahabatnya terusik dan membuat Cantika tidak bahagia.


Baginya saat ini kebahagiaan anaknya jauh diatas segala dibanding dengan kebahagiaan dirinya.


Rose tidak berani berharap terlalu muluk Cantika menerima kehadirannya dalam hidupnya.


"Mama---" ucap lirih Cantika.


Mendengar Cantika memanggil dirinya dengan sebutan mama. Sontak pecah tangis Rose.


Selama ini ia sangat merindukan panggilan itu keluar dari mulut anaknya. Tetapi Rise juga tidak berani terlalu tinggi berharap. Tetapi hari ini tanpa pernah ia duga Cantika memanggilnya dengan sebutan **MAMA.


"Anakku...maafkan mama sayang" hanya kata-kata itu yang terucap dari mulutnya Rose tak sempat berpikir apapun. Sesuatu yang sangat berarti dalam hidupnya saat ini dapat ia peluk erat secara nyata.


"Ma...maafkan Cantika"


"Sstt tidak sayang kamu tidak perlu minta maaf . Mama yang harus minta maaf telah biarkan kamu hidup jauh dari mama " kemudian merekapun saling berpelukan


Semua yang ada di tempat itu ikut menangis dan terharu.Tudak terkecuali Vera dan Amanda yang sudah sampai di rumah Cantika


Tiba-tiba Reno terlihat sedih dan berjalan keluar meninggalkan semua orang yang saat ini semuanya fokus pada bertemunya ibu dan anak yang telah berpisah selama belasan tahun.


..................................................


Haii ikuti terus yuk kisah Cantika dan Gavin jangan luka tinggalkan jejak tap fav like dan komen ya terima kasih 🙏


Oh ya sambil nunggu up yuk kepoin karya teman literasi aku**


__ADS_1


Happy Reading ❤️


__ADS_2