
Waktu semakin cepat berlalu,Selama Malika di rawat Aldo Selalu menyempatkan Diri untuk sekedar ingin menemani nya,Tapi Sayang nya Malika selalu menghindar.Malika tidak ingin merepotkan Aldo Karna Malika merasa dirinya tidak pantas untuk mendapat bantuan dari laki laki itu.
Hari ini hari ke Enam Malika di Rawat,Kondisinya masih tetap sama,Malika masih merasakan ketakutan setiap melihat Laki laki,Bahkan jika itu dokter sekali pun Ketraumaan nya terhadap laki laki kian meningkat karna dua hari yang lalu Kakak nya sempat datang dan mengancamnya lagi.
KEDIAMAN SANJAYA
Pagi ini Aldo sedang berada di kediaman Atasan nya itu,Karna Nathan memintanya untuk Menjemputnya hari ini. Sekaligus membicarakan Rencana pernikahan Fino dan Ani yang sudah di tentukan.
"Bagaimana Keadaan wanita itu?"Tanya Nathan di sela sela sarapan nya
"Sebenarnya keadaan nya sudah lebih baik Tuan,tapi Vani bilang tiba tiba keadaan nya kmbali memburuk,Ada suster yang mengatakan ada laki laki yang menemuinya dua hari yang lalu",Jawab Aldo cepat
"Itu Pasti Kakak nya,Lebih baik kau menyuruh orang untuk menjaganya",Ucap Nathan sambil menatap asisten mya itu
"Sepertinya tidak perlu Tuan,Lagi pula kenapa kita harus menghawatirkan nya",Ucap Aldo cepat
"Hahahahaha,Karna sangat terlihat di wajah mu kau menyukainya",Ucap Nathan sambil tertawa lebar
"Aldo,Jika kau memang menyukainya jangan membohongi hati mu,karna jika suatu saat ia Sudah tidak ada di dekatmu maka mungkin itu sudah sangat terlambat.Sebenarnya Aku tau bagaiman Malika,Dia gadis yang baik Tapi Kakak nya selalu memperlakukan dia dengan buruk,Bahkan dulu aku pernah melihat nya di ikat dan tubuh nya di beri serangga oleh Kakak nya hanya karna Malika tidak mengitkuti kemauannya. Aku dan Amel pun sering melihat nya menangis di taman belakang sekolahh.",Ucap Anel sambil mengingat kejadian itu,kejadian dimana Anel pertama kali bertemu dengan Malika,Saat itu Anel lah yang melepaskan ikatan tali di tubuh Malika
"Benarkah itu Nona?"Tanya Aldo tidak percaya
"Kalau kau tidak percaya,kau bisa menanyakan nya pada Amel,Saat pertama kali kau memberikan Berkas tentang Malika aku sebenarnya tidak asing dengan Nama nya,Hanya kerna wajah nya yang berubah aku sampai tidak mengenalinya.Maka dari itu aku sempat bertanya pada Amel",Jelas Anel
"Fikirkan lah Baik baik,Siapa tau setelah Fino,kau yang akan menyusul nya",Goda Nathan
"Apa kita berangkat Sekarang Tuan?"Tanya Aldo mengalihkan pembicaraan
"Tentu saja,Kau tunggu aku di mobil",Ucap Nathan cepat
__ADS_1
Aldo pun berlalu dari meja makan menuju ke luar rumah.
"Sayang Mas pergi dulu,Maaf tidak bisa mengantar sampai di rumah Ibu dan jangan lupa titip salam Mas pada Ibu dan Ani",Ucap Nathan sambil memcium kepala sang istri
"Iya,tidak apa apa.Mas hati hati ya,salam mas akan aku sampaikan",Ucap Anel
Nathan dan Aldo pun berangkat ke perusahaan Sanjaya grup,Sedangkan Anel langsung mempersiapkan Fandra karna mereka Hari ini akan pergi ke rumah Ani.
"Mama,Kita au ke mana?"Tanya Fandra saat Anel tengah sibuk mempersiapkan keperluan nya
"Kita Akan ke rumah Nenek Sayang",Ucap Anel kepada putra nya itu
"Bekal kah Ma,Mama tidak bohong kan?"Tanya Fndra memastikan
"Tentu Saja Sayang,Hari ini Kita akan Ke rumah Nenek",Ucap Anel lagi
"Horeeee,",Triak Fandra girang
Anel berjalan ke luar rumah di depan sudah ada Mamang yang menunggu dan siap mengantar Anel.
"Non Sudah siap semua?"Tanya Mamang cepat
"Sudah Mang,ayo kita berangkat",Ucap Anel setelah sudah masuk ke dalam mobil
Mamang pun melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang keluar dari kediaman Sanjaya
PERUSAHAAN SANJAYA GRUP
Nathan yang baru saja tiba di ruangan nya di kagetkan oleh keberadaan Fino di dalam ruangan nya
__ADS_1
"Heyyyy,Apa yang kau lakukan di ruangan ku sepagi ini,Apa kau tidak punya kerjaan Hahhhh."Kesal Nathan
"Aku di sini Baru 15 menit yang lalu,Apa kau tadi terkejut",Ledek Fino
"Hahhhh Diam kau,Tentu saja aku terkejut kedatangan tamu yang tidak penting sepagi ini",Ucap Nathan sambil duduk di kursi meja kerja nya
"Hahahahha,Aku kesini karna ada hal penting yang ingin aku bicarakan pada mu",Ucap Fino cepat
"Apa tidak bis di bicarakan do rumah saja,pasti ini menyangkut penikahan mu",Tebak Nathan
"Hahhhhh,bukan soal itu",Ucap Fino cepat
"Lalu?"Tanya Natham sambil menatap wajah sahabat nya itu
"Bisa kah Kau memberiku pekerjaan Nat",Ucap Fino cepat
"Apa",Ucap Nathan yang mungkin salah dengar
"Bisakah kau memeberiku pekerjaan",Ucap Fino dengan Nada suara yang cukup keras
"Heyyy,kenapa kau berteriak aku ini tidak Tuli",Ucap Nathan tak terima di teriaki Fino."Memang ada apa dengan pekerjaan mu,Bukan kah kau sudah sangat betah dengan pekerjaan mu di RUMAH SAKIT ITU?"Tanya Nathan lagi
"Ya kau tau itu,Tapi Rumah sakit berencana akan memindah tugaskan Ku ke Kota B setelah masa cuti menikah ku selesai",Ucap Fino dengan lesu
Nathan menyeritkan dahinya mendengar ucapan sahabatnya itu."Lalu,Apa nya yang salah,Bukankah itu bagus untuk mu",Ucap Nathan cepat
"Hahhhhh,Kau itu sungguh Kakak ipar tidak berguna.Kalau itu sampai terjadi Ani tidak akan setuju,Siapa yang akan menjaga Ibu jika kami pergi ke sana",Ucap Fino cepat
"Sudah lah,Setelah pernikahan mu baru kita bicarakan lagi,Lagi pula masa cuti mu 1 bulan bukan.Jadi masih banyak waktu,Sekarang fikirkan saja pernikahan mu jangan sampai semuanya gagal hanya karna hal sepele seperti ini",Ucap Nathan cepat
__ADS_1
Setelah tidak mendapat solusi dari sahabatnya itu Fino pun pergi dari prusahaan itu.Ia sangat kesal karna Nathan menganggap semua ini mudah.padahal kepala Fino terasa mau meledak karna memikirkan itu dan Ia pun tidak belum berani membicarakan ini dengan Ani.