
Pagi ini Aldo terbangun karna mencium bau masakan yang sangat wangi,sehingga membuat perutnya menjadi sangat lapar.Aldo bangun dari tempat tidurnya sambil menguap,Ia berjalan perlahan ke arah pintu lalu membukanya.Aldo berjalan ke arah dapurnya yang mini,dapur yang hanya cukup masuk untuk dua orang saja.
Perlahan Aldo berjalan ke arah dapu ingin melihat siapa orang yang memasak sepagi ini.Saat Aldo tiba di dapur Aldo melihat Malika tengah asyik mengaduk masakannya."Kau yang memasak?"Tanya Aldo saat sudah berada di dalam dapur itu
"Kau sudah bangun,Apa aku menggangu tidurmu?"Tanya Malika balik
"Ahhhh tidak,Aku hanya belum terbiasa dengan adanya orang di rumah ini,Maklum aku hanya tinggal sendiri",Jawab Aldo sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal
"Apa hari ini kau akn ke kantor?"Tanya Malika lagi
"Hmmmmm Iya,Hari ini ada rapat dengan investor besar Jadi aku tidak bisa meninggalkannya",Ucap Aldo
"Baik lah,Kau bersiaplah Sebentar lagi masakannya akan siap",Ucap Malika dengan senyum manisnya
Kenapa dada ku selalu berdebar jika melihat senyum manisnya itu.Apa aku benar benar menyukainya,Batin Aldo
"Ahhhh Baik lah",Ucap Aldo sambil berlalu ke luar dapur
SEMEMTARA ITU DI KEDIAMAN SANJAYA
Pagi ini Anel sangat di buat repot oleh Fandra,Ia menagih janji yang semalam Nathan janjikan kepadanya.Ia bangun sangat panggi hingga membuat Anel sangat kerepotan.
Pukul 05.30
Nathan dan Anel sudah berada di depan rumah Danu,Mereka terpaksa datang sangat pagi karna Fandra terus saja menangis dan berguling di lantai karna segera ingin ke rumah baby Deva.
Nathan mengetuk pintu rumah sahabatnya itu dengan keras,Tak lama kemudian Pintu rumah besar itu terbuka perlahan.
"Ehhhh Ada Den Nathan dan keluarga,Mari masuk Den",Ucap Bik Jum kepada sahabat majikannya itu
"Trimakasih bik",Ucap Nathan lalu masuk ke dalam bersama Fandra yang berada di gendongannya dan Anel yang mengekor di belakangnya
"Maaf ya bik kami menggangu sepagi ini,Apa Amel dan juga Danu belum Bangun bik?"Tanya Anel saat mereka sudah berada di ruang Tamu
"Belum Non Anel,Semalam Baby Deva Sangat rewel hingga membuat Den Danu dan Non Amel baru bisa tidur Jam dua pagi tadi",Ucap Bik Jum cepat
"Baik lah Bik,Kami akan menunggu mereka saja",Timpal Nathan cepat
__ADS_1
"Fandla tidak mauenunggu,Fandla ingin bertemu uncle Danu sekarang juga",Ucap Fandra dengan keras sambil memajukan bibirnya yang mungil
"Sayang,Fandra harus menunggu sebentar karna Paman Danu sedang sibuk",Bujuk Anel
"Tidak Ma,Fandla Mau Uncle Danu sekarang",Ucap Danu Yang memulai aksinya
"Tapi Sayang,Paman sedang sibuk.Kita harus menunggunya,Hanya sebentar saja",Bujuk Nathan
"Huaaaaa.......Hikssss,Fandla ingin Uncle sekarang juga",Ucap Fandra sambil turun dari pangkuan sang Papa dan kembali berguling di lantai
Nathan dan Anel hanya bisa menghela nafasnya karna sudah sangat kewalahan menangani sifat Anaknya itu.
Sementara itu di Kamar Danu yang mendengar keributan di bawah terpaksa bangun,Padahal badannya masih lelah dan sangat mengantuk akibat Deva yang rewel semalaman.Danu keluar dari kamarnya lalu berjalan menuruni Anak tangga.Baru saja Danu sampai di ujung bawah tangga ia sudah melihat Anak sahabatnya yang menangis sambil berguling guling di lantai.Danu mendekat ke arah ruang tamu.
"Ada Apa dengannya,kenapa kalian membiarkan Fandra berguling guling seperti itu?"Tanya Danu saat sudah berada dekat dengan mereka
Anel dan Nathan seketika menoleh ke arah Danu."Hahhhhh Syukurlah kau sudah bangun Dan",Ucap Nathan penuh syukur
Danu yang mendengar ucapan Nathan mulai merasakan hal yang tidak mengenakan,Ia mengerutkan dahinya hingga membuat kedua alisnya saling brtautan.Sedangkan Fandra yang Mendengar suara Danu langsung diam seketika.
"Hikssss.....Uncle",Ucap Fandra dan langsung berhambur le pelukan Danu
"Papa tidak mengijinkan Fandla bertemu dengan uncle,Papa bilang uncle masih sibuk",Ucap Fandra dengan mata yang basah
"Jadi kau menangis seperti itu hanya karna ingin bertemu uncle",Ucap Danu yang langsung di angguki oleh Fandra
"Baiklah sekarang Uncle sudah ada di sini,Jadi Fandra tidak boleh menangis lagi,Ok",Ucap Danu sambil menggendong Fandra dan mengajaknya duduk di sofa
"Ma'afkan jika kami mengganggumu sepagi ini",Ucap Anel tak enak hati
"Tidak Masalah Nel,Aku senang jika Kalian berkunjung kemari,Sebenarnya Ada apa hingga kalian sepagi ini sudah ada di rumah ku?"Tanya Danu cepat
"Kau tau bagaimana sifat Fandra kan,Dia bangun sangat panggi hanya ingin pergi ke rumahmu,Bahkan Dia melakukan hal yang sama saat di rumah Tadi,Kami sampai kewalahan di buatnya",Ucap Nathan cepat
"Fandra tidak mungkin meminta kesini jika kalian tidak menjanjikannya,Jadi apa yang kalian janjikan padanya?"Tanya Danu penuh selidik
Anel Dan Nathan saling pandang,Mereka tau Danu pasti marah jika dia tau mereka sudah menjanjikan Unclenya lah yang akan menjelaskan bagaimana cara membuat Adik seperti Deva.
__ADS_1
"Kenapa Kalian Diam,Perasaanku jadi tidak enak",Ucap Danu cepat
"Sayang Fandra,Kenapa tiba tiba Fandra ingin bertemu dengan uncle,Apa Papa menjanjikan sesuatu pada Fandra?Tanya Danu ke Fandra
Fandra menganggukan kepalanya dengan Mantap."Iya",Jawab Fandra
"Lalu Apa yang di janjikan Papa kepada Fandra?"Tanya Danu lagi sambil menatap tajam ke arah sahabatnya itu
"Papa menjanjikan Fandla Adik Dan Fandla ingin tau bagaimana cara membuat Adik seperti adik Deva.Tapi Papa tidak tau bagaimana cara membuat adik Deva,Papa bilang hanya Uncle yang Tau",Jelas Fandra
"Tapi Fandra Sayang,Uncle tidak bisa memberitaumu bagaimana cara membuat Adik Deva",Ucap Danu yang mulai bingung.
Sedangkan Fandra kembali memulai aksinya Saat mendengar jawaban dari sahabat papanya itu.Ia kembali menangis hingga membuat Danu semakin bingung.
Danu menghela nafasnya dengan berat,Nathan sungguh membuatnya repot hari ini.Ia tau tidak mudah membujuk Fandra jika sudah ingin tau sesuatu.Danu menatap ke arah Nathan yang sejak tadi hanya nyengir seperti Kuda.
"Maaf Bro,Tolong kau tangani Jagoan ku ini,Aku akan berangkat sekarang",Pamit Nathan sambil mencium Kening Anel dan juga Fandra yang masih menangis di pangkuan Danu
"Suamimu benar benar tidak bertanggung jawab",Kesal Danu
"Maafkan Mas Nathan ya Dan,Aku tidak tau jika Fandra akan menyusahkan mu seperti ini",Ucap Anel lagi
Tak Lama kemudian Amel terlihat menuruni Anak tangga,Ia terbangun karna mendengar Tangisan Fandra yang cukup keras."Anel kau disini?"Tanya Amel yang baru saja bergabung di antara merka
"Iya,Maaf Kami Mengganggumu",Ucap Anel yang tak enak dengan sahabatnya itu
"Tidak masalah,Aku senang kau kemari.Lalu Fandra kenapa menangis,Apa kau yang membuatnya memangis Sayang?"Tanya Amel kepada sang suami
"Hahhhhhh",Danu lagi lagi menghela nafasnya yang berat membuat Amel menjadi bingung
"Sayang Fandra,Jangan menangis lagi ya,Fandra mau ikut Bibi melihat Adik Deva tidak",Ucap Amel kepada Anak sahabatnya itu
Fandra langsung Diam dan mengangukan kepalanya
"God boy,Sekarang Ayo ikut Bibi ke atas,Adik Deva sedang Bobo Jadi Fandra tidak boleh menangis,Nanti Adik Deva bisa Bangun dan ikut menangis",Ucap Amel sambil menggendong Fandra berjalan ke atas
"Iya Bi",Ucap Fandra sambil mengusap air matanya dengan tangan kecilnya.
__ADS_1
Anel dan Danu merasa lega karna datang nya Amel.Anel pun berpamitan pada Danu ingin melihat Deva di Atas.