CINTA PENGGANTI

CINTA PENGGANTI
Bab 116


__ADS_3

Hampir setengah Jam Anel dan yang lainnya menunggu,Akhirnya Dokter yang menangani Ibu Anel pun keluar dari dalam Ruangan IGD.Anel,Nathan begitu juga dengan Danu langsung mendekati Dokter itu.


"Bagaimana Kondisi Mertua Saya Dok?"Tanya Nathan cepat


"Maaf Tuan,Kami sudah Berusaha.Tapi Tuhan berkehendak lain,Mertua Anda Tidak bisa kami selamatkan",Ucap Dokter itu


"Tidak....Tidak mungkin Dok,Ibu saya baik baik saja.Dokter pasti salah",Ucap Anel yang tidak percaya dengan ucapan dokter itu


Dokter Itu menjelaskan kepada Anel dan yang lainnya tentang penyakit yang di derita Ibu Anel selama Ini."Maafkan Kami",Ucap Dokter itu lagi lalu pergi meninggalkan mereka


"Sayang Tenang lah,Kau harus Kuat Sayang Demi Ani,Sekarang Ini Ani sedang Hamil,jika dia melihat mu seperti ini maka tidak akan ada lagi yang menjadi panutannya,Kau harus bisa menguatkan dirimu dan menguatkan Ani ",Ucap Nathan sambil memeluk tubuh sang istri


Tubuh Anel mulai bergetar,wajahnya memucat dan Matanya mulai terlihat mengeluarkan cairan bening.Saat Tubuh sang ibu yang sudak kaku di atas brankar dengan di tutupi kain,Anel mulai histeris,Ia tidak menyangka akan di tinggalkan sang Ibu begitu cepat.Kini Tubuh Anel terkulai lemas di lantai.


"Hikssss.......Hikssss........Kenapa Ibuk begitu cepat meninggalkan Anel,Apa Ibu lupa dengan janji Ibu Dulu.Kenapa Ibu tidak mengatakan jika Ibu sakit,Kenapa Ibu menyimpannya Sendiri Buk......Kenapa",Triak Anel


Nathan tidak bisa bicara Lagi,Ia tau betapa terpukul Istrinya kehilangan sosok Ibu.Nathan memeluk erat Tubuh Anel yang terus bergetat karna menangis.Nathan mengelus kepala sang istri demi untuk membuatnya lebih tenang.


Sedangkan Danu sedang mengurus semua keperluan yang di butuhkan untuk pemakaman


*******


DI RUMAH

__ADS_1


Fino sudah mendapat kabar tentang Mertuanya,Sama halnya dengan Anel,Ani begitu terpukul mendapat kabar kematian sang Ibu,Awalnya Ani sepat pinsang Kini ia sudah kembali sadar.


"Hiksss.....Ibu Kak",Ucap Ani dengan bibir gemetar


"Sayang tenang lah,Ingat kamu sedang Hamil,Ibu pasti sangat sedih melihat kamu seperti ini",Ucap Fino menguatkan sang Istri


"Ani,Kamu harus Kuat ya,Kakak juga sangat sedih karna Ibu Santi sudah Kakak anggap seperti Ibu kakak sendiri",Ucap Amel memeluk Tubuh Ani


"Hiksss....Hikssss Kenapa Ibu sangat cepat meninggalkan Kita Kak,Apa ibu Sudah tidak menyayangi Kita",Ucap Ani sesenggukan


"Ibu sangat menyayangi Kita,Sekarang Ibu sudah tidak sakit Lagi,Beliau sudah bebas dari beban yang berat.Kita Doakan saja Ibu ya",Ucap Amel yang juga ikut menangis


*******


"Maaf Tuan,Saya Akan kembali ke Prusahaan,Sekali lagi saya turut berduka cita",Ucap Aldo cepat


"Trimakasi Do,Saya titip prusahaan sementari Ini",Bls Nathan


"Baik Tuan",Ucap Aldo lalu pergi meninggalkan Rumah mertua atasannya Itu


Anel dan Ani berjalan menuju ke kamar Alm Ibu Mereka,Mereka duduk di pinggir tempat tidur Ibu mereka yang selama Ini Ibu mereka Tiduri.


Anel mengingat semua masa kecilnya yang indah bersama sang Ibu,Tanpa terasa air mata Anel kembali mengalir.Rasa sakit di tinggalkan orang tercinta kembali ia rasakan.Anel melihat ke seluruh ruangan kamar itu,Hingga matanya tertuju pada sebuah amplop putih yang ada di meja kecil sebelah tempat Tidur itu.

__ADS_1


Anel mengambil Amplop itu lalu melihat tulisan di depan amplop itu


(Untuk kedua putri kesayangan Ibu)


Anel menutup mulutnya dengan tangan kanannya,Sepersekian detik Anel memanggil Ani."Dek ini surat dari Ibu",Ucap Anel dengan tangan gemetar


Ani menatap Amplop itu dan membaca tulisan di depan amplop itu."Kak Buka suratnya",Ucap Ani penasaran,Anel pun dengan cepat membuka Surat itu


#Untuk kedua putri kesayangan Ibu(Anel dan Ani)


Maafkan Ibu yang tidak bisa menemani kalian lebih lama lagi.Ibu sangta bahagia bisa melihat kalian yang kini sudah tumbuh dewasa menjadi putri putri yang sangat cantik


Kalian kini sudah memiliki suami yang sangat mencitai kalian dan bisa melindungi kalian,Itu membuat Ibu tenang jika harus meninggalkan kalian para putri Ibu,Mungkin kini Ibu sudah bertemu dengan ayah kalian.


Apa kalian tau jika Ibu sangat Bersyukur bisa memiliki putri seperti kalian


Maafkan Jika Ibu tidak memberitau kalian tentang penyakit yang Ibu derita selama ini,Itu karna Ibu tidak mau membuat kalian khawatir.Ibu Juga baru tau jika Ibu mempunyai penyakit kangker Otak Setelah Anel menikah.


Ibu berharap Kalian bisa selalu bahagia,dan Jangan bersedih karna semua sudah menjadi kehendak yang di atas.


Ibu yang selalu menyayangi kalian


Anel dan Ani tidak henti hentinya menangis,Meraka sangat merasa bersalah karna tidak bisa merawat Ibu mereka di saat terakhirnya.Mereka berdua merebahkan tubuh mereka di atas tempat tidur yang biasa di tiduri oleh Ibu mereka,Berharap ini semua hanya Mimpi dan setelah mereka membuka mata semua akan kembali seperti sedia kala.

__ADS_1


😭😭😭😭😭


__ADS_2