
"Sayang bangun",Ucap Nathan sambil mengelus lembut pipi Sang istri
Anel membuka mata nya saat mendengar suara sang suami dan sentuhan lembut di pipi nya.Anel tersenyum saat wajah sang suami ada di depan mata nya.
"Mas,Ma'af kan aku",Ucap Anel cepat
"Bangun lah",
"Kenapa kau minta ma'af?",Tanya Nathan saat Anel sudah di posisi duduk
"Karna aku marah tnpa alasan",Ucap Anel sambil menatap wajah sang suami
"Meski kamu tidak mengatakan alasan nya,tapi jawaban nya sudah sangat jelas terlihat di wajah mu Sayang",Ucap Nathan cepat
"Bagai mana mas bisa tau?",Tanya Anel
"Karna mas sangat mencintai mu",Ucap Nathan lembut
Blusss
Pipi Anel menjadi merah.Ia tau itu kejujuran yang suami nya katakan untuk membuat hati nya senang.Karna Anel bisa melihat kejujuran di mata sang suami
"Sudah,ayo kita pulang,kau itu seperti **** kecil jika sedang tidur",Ucap Nathan
Mereka berdua keluar dari kamar itu dan berjalan menuju ke arah liff khusus.Di loby Aldo sudah menunggu mereka berdua.Nathan dan Anel sampai di loby.mereka pun masuk ke dalam mobil.Aldo menginjak pedal gas nya saat Nathan dan Anel sudah berada di dalam mobil
"Mas apa kita jadi membeli Gaun?",Tanya Anel cepat
"Ternyata ingatan mu sangat tajam,Tentu saja Sayang",Ucap Nathan
"Kita akan membelinya di mana?",Tanya Anel dengan polos nya
"Mama punya butik langganan yang cukup terkenal,dan tadi mas sudah memesan nya untuk mu",Jawab Nathan sambil mempermainkan rambut sang istri
"Ohhh ya,aku jadi tidak sabar",Ucap Anel semangat
"Kau tidak sabar mencoba gaun nya,atau tidak sabar menghadiri pest itu?",Tanya Nathan cepat
"Dua duanya mas",Jawab Anel sambil tersenyum
"Kau ini",Ucap Nathan
Aldo melajukan mobil nya dengan kecepatan sedang,tak berapa lama mobil yang di kendarai Aldo tiba di sebuah butik.butik itu adalah milik sahabat mama Nathan.
Mereka bertiga turun dari mobil setelah Aldo memarkir kan mobil tersebut.
"Kau ikut masuk atau menunggu di luar?",Tanya Nathan pada asistennya
"Saya di luar saja Tuan",Ucap Aldo cepat
__ADS_1
Anel dan Nathan langsung masuk ke dalam,sedangkan Aldo menunggu di luar.
"Wahhhhh,Rupanya ada yang masih ingat kesini setelah sekian lama",Ucap Mora sang pemilik butik
"Tante tidak usah meledek ku,aku bukan anak kecil lagi",Ucap Nathan cepat
"Sudah lah,Mari sayang ikut Tante,jangan hiraukan suami mu yang keras kepala itu",Ucap Mora sambil menuntun tangan Anel dan masuk di sebuah ruangan.
Nathan mendengus kesal mendengar perkataan sahabat mama nya itu.Lalu ia duduk di sebuah kursi yang ada di dalam butik itu.
*DALAM RUANGAN*
Anel mencoba gaun yang sudah di pesan oleh Nathan sebelum nya.
"Wahhhh,Gaun itu sangat pas di badan mu Sayang,Apa kau nyaman?",Tanya Mora
"Ini sangat nyaman Tante",Ucap Anel sambil tersenyum
"Keluar lah dan temui suami mu itu,ia pasti kesal jika kau lama di dalam sini",Ucap Mora
Anel berjalan perlahan menggunakan Gaun pesanan Nathan,walau pun perutnya sudah sangat kelihatan besar,tapi Gaun itu melekat sempurna di Tubuh Anel.
Anel berdiri tepat di depan Nathan.wajah nya terlihat menunduk malu,.Nathan yang sejak tadi menatap ponsel nya kini mengalihkan pandangan nya perlahan ketika merasakan kehadiran sang istri.Nathan melihat penampilan sang istri yang begitu cantik menggunakan Gaun itu.
Senyum Nathan seketika mengembang dan langsung berdiri untuk mensejajarkan tubuh nya dengan tubuh sang istri.Nathan menatap lekat wajah cantik sang istri yang tengah menunduk.
Bluss
Wajah Anel seketika memerah,mendengar perkataan suaminya.Anel langsung mengalihkan pandangan nya
"Ehemmmm,Jangan mesum di sini",Ucap Mora cepat
"Kenapa,apa Tante begitu iri terhadap ku",Ucap Nathan ketus
"Hahahahaha,He Bocah,Kau itu sangat sensitif sekali",Ucap Mora cepat
"Terserah Tante saja" ,Ucap Nathan lagi
"Sayang,Masuk lah ke dalam ya,kamu akan di bantu karyawan Tante untuk membungkus pakaian itu",Ucap Mora kepada Anel
"Baik Tante",Ucap Anel langsung berbalik menuju ruang ganti.
Setelah Anel pergi
"Nat,Tante ingin bicara,duduk lah",Ucap Mora cepat
"Apa yang ingin tante bicarakan?",Tanya Nathan
"Kau yakin akan membawa istri mu ke sana?",Tanya Mora balik
__ADS_1
"Aku hanya tidak ingin mengecewakan nya Tan,Lagu pula orang orang ku sudah berjaga di sana,mereka tidak akan membiarkan siapa pun menyakiti istri ku",Ucap Nathan dengan wajah serius
"Tentu saja,Aku lupa siapa yang ada di sebelah ku ini,Hahhhhhhh,Semoga saja tidak terjadi sesuatu",Ucap Mora cepat
Anel Sudah keluar dari Ruang ganti,Mereka pun langsung berpamitan pada Mora.
"Tante Mora,trimakasih ya, Gaun nya sangat Indah",Ucap Anel sambil memeluk Tubuh Mora
"Tentu Sayang,lain Kali akan tante buatkan yang lebih bagus dari ini",Ucap Mora saat pelukan mereka sudah terlepas
"Benarkah,Trimakasih ya Tan",Ucap Anel
"Nat,Jaga istrimu ini baik baik",Ucap Mora langsung pada Nathan
"Tentu saja",Jawab Nathan
Mereka pun Berjalan keluar dari butik itu.Mereka langsung masuk ke dalam mobil Aldo,dan dengan cepat Aldo menginjak pedal gas nya setelah Keduanya sudah berada di dalam mobil.Aldo melajukan mobil nya dengan kecepatan Sedang.setengah jam kemudian mereka sampai di kediaman Sanjaya
*******
*KEDIAMAN SANJAYA*
Setelah Aldo berpamitan Untuk kembali ke apartemen nya,Anel Dan Nathan bergegas masuk ke dalam kamar merek.Anel sangat mudah lelah karna kandungan nya yang sudah sangat besar.
"Mas,apa Aku boleh istirahat sebentar",Ucap Anel cepat
"Istirahat lah,Mas akan ke ruang kerja sebentar",Ucap Nathan sambil mencium kening sang istri
Nathan keluar dari kamar dan berjalan menuju ke ruang kerjanya.
"Kenapa prasaan ku jadi tidak enak begini",Gumam Nathan seraya duduk di kursi ruang kerjanya
Nathan mengambil ponsel mya dan memencec salah satu No seseorang.
📞Tutttttttt Tutttttt
"Haloooo",Suara seseorang dari sebrang telpon
"Apa Semuanya sudah siap?",Tanya Nathan cepat
"Semua siap Tuan,Kami sudah memasang CCTV di seluruh ruangan dan tentu nya dengan penjagaan extra",Ucap seorang itu
"Baik lah,pastikan semua nya aman,jangan sampai kalian lalay dalam pengamanan ini",Ucap Nathan dengan nada suara dingin.
"Baik Tuan",Ucap Pria itu
Setelah Nathan memutus panggilan itu,ia langsung kembali ke kamar nya.Nathan langsung masuk ke dalam kamar nya,di dalam Nathan melihat sang istri sedang terlelap.Nathan mendekat ke tempat tidur dan duduk di sebelah tubuh sang istri.
Nathan memandang wajah Anel yang begitu tenang saat ia terlelap."Terus lah tersenyum walau kau sedang tertidur sekali pun,aku akan menebus semua kesalahan ku dengan melindungi mu dan anak kita walau itu dengan nyawa ku sekali pun.I LOVE YOU MY WIFE",Ucap Nathan walau istrinya tidak dapat mendengar nya
__ADS_1