
JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE NYA YA🙏
🍃SLAMAT MEMBACA
Mentari pagi kini sudah mulai terlihat tapi 2 sepasang pengantin baru itu masih tertidur dengan lelap.Sedangkan yang lainnya sudah melakukan sarapan pagi di sebuah hotel tempat acara Fino dan Ani
"Kenapa tuh pengantin baru belum nongol juga ya",Ucap Danu sambil clingak clinguk
"Kayak lo gk tau aja sih Dan,Emang dulu lo baru nikah gimana",Ucap Nathan yang geli melihat tingkah sahabatnya itu
"Iya nich kamu Yang Kayak gk pernah jadi pengantin baru aja,Malu maluin tau",Timpal Amel
"Hehehehe,kok gue lupa ya rasanya",ucap Danu sambil nyengir.Ucapan Danu membuat Amel menjadi tersedak
"Uhukkk uhukkkk",Amel langsung mengambil air yang ada di dekatnya
"Kamu gpp kan Sayang?"Tanya Danu khawatir
"Kamu itu kalo ngomng di fikir dulu napa Yang",Kesal Amel
"Iya Sayang Maaf,Kan aku bercanda.Jangan kesal gitu dong",Ucap Danu Tersenyum
"Cihhhh,sok romantis lo Pare",Ucap Nathan
"Hustttt Sayang"Ucap Anel memperingatkan suaminya
"Bahahahaha,Suami Takut istri",Ledek Danu
"Ya jelas lah gue takut istri,emang lo",Ucap Nathan
Mereka pun kembali melanjutkan sarapan mereka dengan perdebatan perdebatan kecil
******
KAMAR PENGANTIN BARU
"Morning Sayang",Ucap Fino menatap Ani yang baru bangun dari tidurnya
"Hemmmmm,kamu udah bangun dari tadi Sayang?"Tanya Ani yang masih memejamkan matanya
"Iya Sayang, Aku sengaja nunggu kamu bangun",Jawab Fino sambil mengecup bibir Ani sekilas
"Sayang bibir kamu bau tau",Ani terkejut dan langsung membuka matanya
"Morning kiss baby",Ucap Fino dengan senyum
"Udah sana kamu mandi duluan",Usir Ani
"Mandi bareng aja yuk Sayang,Aku yakin kamu pasti gk bisa jalan,Biar aku bantu ya Sayang",Ucap Fino yang langsung menggendong tubuh Ani ke kamar mandi
SEMENTARA ITU DI TEMPAT LAIN
Anel Dan Amel tengah asyik berjalan jalan dengan mengajak baby Fandra dan baby Deva ke taman dekat hotel.ini pertama kalinya mereka jalan jalan ke taman setelah pernikahan mereka.Mereka berdua tertawa bersama mengenang masa masa dimana mereka menjadi sahabat hingga sekarang
"Nel kamu lihat sekarang kita sudah memiliki anak,Aku tidak menyangka akan secepat ini",Ucap Amel sambil berjongkok di depan sang Anak
"Kamu benar Mel,Padahal baru kemarin kita bermain bersama di bangku Sekolang',Timpal Anel
Mereka kembali tertawa mengingat masa sekolah mereka dulu."Nel tunggu sebentar ya Aku mau beli minum di sana",Tunjuk Amel pada pedagang yang ada di sebrang
__ADS_1
"Ok"Jawab Anel
saat Anel tengah asik bercanda dengan baby Fandra tiba tiba ada orang yang memukul kepala Anel begitu keras dari belakang.Orang yang memukul Anel mengambil baby Fandra lalu masuk ke dalam mobil hitam.
Amel yang melihat baby Fandra di bawa oleh seseorang yang tidak di kenal langsung panik,Amel tidak bisa mengejar orang itu karna ia juga sedang membawa baby Deva
"Fandra",Triak Amel namun mobil itu sudah melaju dengan cepat
Anel yang merasa pusing di kepalanya seketika itu Anel langsung pingsan tak sadarkan diri.Amel yang melihat sahabatnya itu pinsan langsung saja berjalan secepatnga ke arah Anel.
"Anel Bangun",Ucap Amel sambil berusaha membangunkan sahabatnya itu.
Amel pun langsung meminta tolong pada orang orang yang lewat di sana untuk memebantunya membawa Anel ke Rumah sakit
*******
Tuttttttt
Tuuuutttttt
Tuttttt
"Sayang hiksss....Aku di rumah sakit Mutiara......Hikssss kamu cepat kesini",
Tutttttt
Amel langsung memutua panggilan telpon nya dan dengan cemas menunggu di depan ruang perawatan
Tak lama Danu dan Nathan datang dengan wajah cemas
"Sayang.....Amel",Panggil Danu saat melihat sang istri tengah duduk membawa baby Deva
"Anel di dalam Nat,Dokter Tengah memeriksa keadaannya",Ucap Amel sambil menangis karna takut
"Sayang kamu tenang ya,Kasian Deva jika kamu seperti ini",Uca Danu menenangkan sang istri
Setelah tenang Amel langsung menceritakan Semua yang ia lihat kepada Danu Dan juga Nathan
"Sial.....Siapa yang sudah berani nyulik Anak gue",Umpat Nathan sambil meremas rambutnya frustasi
"Hiksss semua salah aku Nat,gk harusnya aku ninggalin Anel dan Fandra sendiri",Ucap Amel sambil menangis
"Udah Sayang......Kamu gk boleh Menyalahkan diri kamu sendiri,kamu tenang ya,liat Deva",Danu menenangkan sambil mengambil Alih Deva dari gendongan sang istri
"Mel,gimana keadaan Anel?"Tanya Nathan cepat
"Kata dokter Anel baik baik saja Nat,untungnya pukulan di kepala Anel tidak terlalu parah",Ucap Amel
"Trimakasih mel",Ucap Nathan
Nathan sudah menghubungi Aldo untuk segera melacak keberadaan anaknya saat ini.Tak lama kemudian Fino dan Ani datang setelah mendapatkan kabar dari Danu
"Kak bagaimana keadaan kak Anel?"Tanya Ani panik
"Kak Anel baik baik saja,kamu tidak usah khawatir",Jawab Nathan dengan suara sendu
"Lalu Fandra mana Kak?"Tanya Ani saat tidak melihat keponakannya ada di sana
"Fandra.......Fandra di culik An",Jawab Nathan dengan mata yang sudah mulai basah
__ADS_1
"Apa",Triak Fino dan Ani bersamaan
"Bagaimana bisa kak,Fandra masih kecil kenapa ada orang yang tega menculik Anak kecil",Ucap Ani sambil menangis
Nathan pun menceritakan kejadian yang Amel ceritakan padanya
Ani melihat ke arah Amel ia lalu mendekati Amel yang sejak tadi masih tertunduk di kursi tunggu."Apa kak Amel tidak apa apa?"Tanya Ani dengan suara serak
Amel mengangkat kepalanya."Kakak tidak apa apa Dek",Jawab Amel sambil memaksakan senyumnya
"Danu, lebih baik lo bawa Amel dan Deva pulang,Kasian anak lo jika terlalu lama di sini,Biar gue yang menemani Nathan di sini",Ucap Fino ke Danu
"Baik lah,Tapi jika ada perkembangan cepat hubungi gue",ucap Danu dan langsung mengajak Anak dan istrinya pulang
Tidak lama setelah Danu dan Amel pulang Aldo datang dengan tergesa gesa.
"Bagaimana Do?"Tanya Nathan cepat
"Tuan tidak usah khawatir karna pakaian yang di kenakan Den Fandra sudah terpasang alat pelacak dan untungnya mereka tidak curiga",Ucap Aldo cepat
"Lo menaruh alat pelacak Do?"Tanya Fino cepat
"Bukan Saya,Tapi Tuan Nathan sudah mempersiapkan nya sejak Sebelum Den Fandra lahir",Jawab Aldo
"Hahhhhhh.....Syukurlah jadi kita bisa lebih mudah menemukan Fandra",Ucap Fino lega
"Maaf Tuan,Pasien sudah sadar",Ucap Dokter yang menangani Anel
Nathan dengan cepat masuk ke dalam ruangan rawat Anel saat tau istrinya sudah sadar.
"Sayang",Panggil Nathan
"Fandra Mana Mas?"Tanya Anel cepat
Nathan hanya diam sambil menatap sang istri tanpa Tau harus menjawab apa
"Mas kenapa kmu diam,Mana Fandra",Triak Anel sambil menangis se jadi jadinya
"Kamu tenang ya Sayang......Fandra pasti kembali dengan selamat",Ucap Nathan
"Kakak yang tenang ya kak....Fandra pasti ketemu",Ucap Ani yang ikut menenangkan sang kakak
"Gk dek,Fandra hilang dan kakak harus tenang.....Hikssss Kakak mau Fandra kembali sekarang",Ucap Anel sambil terua menangis
Nathan lebih memilih keluar karna ia tidak tega melihat sang istri yang begitu terpukul atas penculikan ini
"Ahhhhh.....brengsek ,Maafin Papa Fandra,Maafin papa"Tangis Nathan sambil terus memukulkan tangan nya di tembok
"Tuan jangan seperti ini,Tuan harus tenang",Ucap Aldo yang tidak tega melihat kondisi atasanga itu
"Nat lebih baik kita mencari Fandra daripada hanya Diam disini",Ajak Fino
"Yang Di katakan Fino benar Tuan,orang orang kita masih berusaha melacak keberadaan Den Fandra",Timpal Aldo
"Anel biarkan Ani yang menjaganya,Lebih cepat lebih baik",Ucap Fino lagi
"Gue udah gagal jadi papa yang baik Fin",Ucap Nathan lagi
"Lo jangan menyalahkan diri lo sendiri,lo udah jadi papa dan suami yang baik buat keluarga kecil lo,sekarang lo kuat dan ayo kita cari jagoan kecil kita",Ucap Fino yang di angguki oleh Nathan Dan Aldo
__ADS_1
Tapi sebelum mereka pergi Fino menghubungi Danu terlebih dulu untuk memberi tau rencana mereka.