
Mentari pagi kembali menampakan sinar indahnya yang terbit dari arah Timur.Pagi ini Anel akan melakukan USG pertamanya bersama Nathan.Ini adalah kali pertama bagi Anel merasakan punya suami seutuhnya,mendapat kasih sayang dari sang suami.
Anel Terlihat sangat cantik dengan balutan long dress berwarna Navy.walau pun tubuh nya memang sedikit gemuk karna kehamilan nya itu,tapi tidak mengurangi kecantikan Yang di miliki Anel.
Anel melihat pantulan dirinya dari Cermin besar yang berada di depan nya."Kamu yang sehat ya anak mama,walau pun mama harus mengorbankan tubuh mama ini untuk kamu,mama tidak akan menyesal",Gumam Anel
Nathan yang baru keluar dari kamar mandi langsung mendekat dan memeluk Sang istri dari arah belakang."Dan papa akan menjaga kamu dan Anak kita",Ucap Nathan sambil meletakan dagu nya di pundak Anel
"Trimakasi mas",Ucap Anel dengan air mata yang menggenang
Nathan membalikan tubuh sang istri hingga kini mereka saling berhadapan"Jangan menangis sayang",Ucap Nathan sambil mengecup kedua bola mata sang istri
Anel sangat bahagia pagi ini.Penderitaan yang ia alami selama ini berubah indah karna kesabaran nya.Anel memeluk tubuh kekar sang suami dengan erat.Ia merasakan kenyamanan saat berada di dekapan sang suami.
"Sayang,jika kamu terus memeluk mas,kita tidak akan pernah sampai di rumah sakit",Ucap Nathan cepat
"Ehhhh maaf mas",Ucap Anel malu
Setelah pelukan sang istri terlepas,Nathan langsung mengenakan pakaian nya.Setelah itu Nathan mengajak sang istri ke lantai bawah untuk Sarapan terlebih dahulu.Kini keduanya sedang berada di depan meja makan,Anel memakan sarapan nya dengan lahap.
"Slamat pagi Tuan dan Nona",Sapa Aldo yang baru masuk ke dalam rumah Atasan nya
"Pagi Do",Jawab Nathan
"Sarapan Do",Ucap Anel
"Silakan Nona,saya sudah sarapan",Jawab Aldo sembari duduk di depan meja makan
"Mau kopi Den Aldo?",Tanya Bik imah yang baru datang membawa Susu untuk Anel
"Boleh dehhh Bik",Jawab Aldo cepat
"di tunggu ya Den",Ucap Bik imah yang langsung mendapat anggukan dari Aldo
tak berapa lama bik imah datang membawakan kopi untuk Aldo.setelah selesai sarapan mereka pun langsung menuju ke rumah sakit dengan menggunakan mobil Aldo.sekitar 30 menit mereka pun akhirnya sampai di rumah sakit.Aldo langsung memarkirkan mobilnya di parkiran rumah sakit.
Nathan dan Anel langsung menuju ke ruangan dokter rahman,dokter spesialis kandungan kluarga Sanjaya.
"Slamat pagi Tuan Nathan",Sapa dokter Rahman saat sepasang suami istri sudah duduk di hadapan nya.
__ADS_1
"Slamat pagi dokter Rahman,kenalkan Ini Anel istri saya",Ucap Nathan sambil memeperkenalkan Anel
"Slamat pagi Dok,Saya Anel",Ucap Anel
"Baik Nona,kita langsung saja,apa Nona sudah siap",Ucap Dokter Rahman
"Siap Dok",Jawab Anel
"Baik Nona Anel kita langsung saja di bantu suster Mona untuk menimbang dan cek tensi ya",Ucap Dokter Rahman cepat
Dengan cepat suster mona mendekati Anel dan menuntunnya ke arah ruang pemeriksaan.Sesuai memeriksa dan menimbang,suster Mona membawa Anel untuk ke ruang USG.Dokter Rahman sendiri sudah duduk di depan mesin USG.
"Saya Bantu ya Bu Anel",Ucap Suster Mona membantu Anel menarik Dressnya.
Sesuai membantu Anel,Kemudian Suster mona mengoleskan gel di atas perut Anel.Dokter Rahman pun mulai pemeriksaannya.Nathan yang sudah berdiri di samping Anel pun sudah bersiap ingin tau wajah dan jenis kelamin anak nya.
Dokter Rahman memainkan Alat USG nya ke Seluruh bagian perut Anel.Sampai Dokter Rahmah menghentikan Alat itu tepat di area Wajah jabang Bayi.
"Tuan,Ini bentuk wajah Anak Tuan",Ucap Dokter Rahman sambil sedikit menggerakan alat itu supaya lebih jelas terlihat.
"Apa itu benar Calon Anak saya",Ucap Nathan tak percaya
Nathan menggenggam erat tangan sang istri,Baru kali ini Nathan merasakan kebahagian yang sangat besar.tanpa ia sadari air mata nya meleleh tanpa aba aba.
"Sayang,itu wajah Anak Kita",Ucap Nathan sambil terus meneteskan air mata.
"Ia mas,sangat mirip dengan mu",Ucap Anel tak kalah senang nya.
"Nah dan ini alat kelamin Anak Tuan,Slamat ya Tuan,anak anda berjenis kelamin laki laki dan Sangat sehat.",Ucap Dokter Rahman lagi
Selepas pemeriksaan USG itu,Tak henti henti nya Nathan mengelus perut buncit sang istri.
"Tuan,kita langsung ke prusahaan?",Tanya Aldo cepat
"Hemmmmm",Jawab Nathan singkat
"Mas,hentikan",Ucap Anel yang sudah tidak nyaman
"Kenapa Sayang",Tanya Nathan tanpa menghentikan aktifitasnya
__ADS_1
"Aku tidak nyaman mas",Ucap Anel lagi
"Baik lah",Ucap Nathan yang tak mau membuat sang istri merasa tak nyaman
"mas,kenapa aku harus ikut ke prusahaan?",Tanya Anel lagi
"Supaya mas bisa menjaga kamu dan anak kita",Jawab Nathan sambil mengelus lembut kepala sang istri
"Memang ada apa mas?",Tanya Anel penasaran
"Jangan terlalu banyak bertanga sayang,Ikuti saja kata kata mas,Ini demi kebaikan kamu dan anak kita",Ucap Nathan lagi
"Baik lah Mas",Jawab Anel cepat.walau pun Anel sangat penasaran tapi ia tidak mau memaksa sang suami untuk menceritakan semuanya.
Mobil yang di kendarai Aldo kini sudah tiba di depan loby Kantor.Nathan langsung membantu Anel untuk turun dari dalam mobil,begitupum dengan Aldo.Mereka bertiga berjalan masuk menuju ke arah lif khusus presdir.
Anel sanga tidak nyaman karna banyak pasang mata karyawan yang menatapnya.Mungkin setelah sekian lama,Anel kembali menginjakan kaki mya di prusahaan itu lagi.
"Kenapa kau menundukan kepala mu Sayang?",Tanya Nathan saat Melihat istrinya sejak masuk dari loby hingga sekarang di dalam lif selalu menunduk.
"Aku sedikit tidak nyaman mas",Jawab Anel cepat
"Jangan hiraukan pandangan meraka Sayang,Karna kau adalah istri pemilik prusahaan ini,Jadi jangan pernah menundukan kepala mu seperti ini lagi."Ucap Nathan
Anel hanya tersenyum mendengar perkataan sang suami,tidak beberapa lama mereka pun sampai di lantai ruangan presdir.Mereka bertiga keluar dari dalam lif.Natha berjalan menuju ruangan nya di ikuti oleh Anel,Sedangkan Aldo masuk ke dalam ruangan nya sendiri.
Setibanya Di ruangan Nathan,Anel langsung duduk di sofa ruangan Nathan.Anel memijat kakinya sendiri karna terasa pegal.
"Kau lelah sayang?",Tanya Nathan saat melihat sang istri memijat kakinya sendiri
"Sedikit mas',Jawab Anel
"Benar kah?",Tanya Nathan lagi
"Ia mas,tidak usah terlalu khawatir",Jawab Anel lagi
"Baik lah,Tunggu lah disini,mas ada Rapat penting di ruang Rapat,jika perlu sesuatu langsung hubungi mas ya sayang."Ucap Nathan lalu mencium pucuk kepala sang istri
Sebenarnya Nathan berbohong,ia tidak ada rapat apa pun hari ini.Nathan sebenarnya sudah ada janji dengan kedua sahabatnya untuk membahas masalah yang sempat tertunda malam tadi.Nathan hanya tidak ingin membuat istrinya itu terlalu khawatir jika tau masalah apa yang akan menimpa mereka kali ini
__ADS_1